Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Catatan Putra Daerah Muratara

Catatan Putra Daerah Muratara

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
  • visibility 1.546
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN Musi Rawas Utara [Muratara] merupakan Daerah Otonomi Baru di Sumatra Selatan [Sumsel] yang merupakan pemekaran dari kabupaten induk yakni Kabupaten Musi Rawas yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 16 tahun 2013.

Secara letak geografis kabupaten ini berada paling barat Sumsel yang berbatasan dengan Provinsi Jambi. Kabupaten Muratara ini, juga merupakan kabupaten terbungsu di Provinsi Sumsel.

Sebagai anak muda asal Muratara, tentu saya menilai progres kemajuan daerah tercinta, baik menilai dalam perspektif kemajuan ekonomi, infrastruktur pembangunan fisik maupun pembangunan SDM dan perspektif kebijakan Pemerintah Kabupaten Muratara.

Seyogyanya saya sebagai manusia yang diberikan kesempurnaan mata, hati dan otak yang kesemuanya itu dimanfaatkan untuk berkerja pada Amar Ma’ruf Nahi Mungkar,mengatakan yang sebenarnya baik pada suatu yang baik, dan mengatakan yang buruk pada suatu yang buruk.

Kondisi sekarang Kabupaten Muratara dalam persepektif kemajuan ekonomi. Apakah sudah mengalami kemajuan ekonomi di Muratara? Jawabannya, iya.

Namun hanya orang-orang tertentu dan elit daerah saja. Secara data statistik bahwa garis kemiskinan di Musi Rawas Utara pada 2019 mengalami kenaikan sebesar 7,25% dari Rp 470,485 menjadi Rp 504,598 tahun 2020, kemudian pada jumlah penduduk miskin pun mengalami kenaikan dari 36,63 ribu orang 2019, menjadi 37,75 ribu orang tahun 2020.

Jika itu ditampilkan dalam bentuk Head Count Index, presentase penduduk miskin naik sebesar 0,35 persen dari 19,12 tahun 2019 menjadi 19,47 persen 2020 sehingga data kemiskinan itu berdampak pada tingkat pengangguran dan PHK yang meningkat ditengah kondisi pandemi yang kita alami saat ini.

Kemudian dari aspek infrastruktur pembangunan fisik. Kabupaten Muratara telah mengalami perubahan yang cukup baik, akses jalan sebagai penghubung lintas Provinsi dan jalan penghubung antar kecamatan-kecamatan sudah dibangun meski dibeberapa tempat pembangunan belum merata, barangkali. Namun dalam sarana dan prasarana lain, masih perlu banyak dibangun sebagai penunjang untuk kemajuan daerah.

Pemadaman listrik
Kita tahu bahwa Muratara sebagai kabupaten yang sering mengalami pemadaman listrik yang lama sehingga aktivitas masyarakat terhambat. Saya sedikit tahu bahwa pemadam listrik itu dikarenakan kekurangannya energi listrik, sebab suplai energi listrik dari gardu induk Lubuklinggau sudah maksimal. 

Oleh sebab itu untuk mengatasi permasalah kekurangan energi listrik ini Pemerintah Kabupaten Muratara mengucurkan dana 250 Miliar untuk proyek pembangunan Gardu Induk 150 kV dilahan 3,39 Hektare di Desa Lubuk Rumbai Baru, Kecamatan Rupit dengan peletakan batu pertama pembangunan Gardu Induk pada bulan Februari 2018 dan akan di targetkan selesai April 2019. Namun sangat di sayangkan proyek pembangunan Gardu Induk ini mangkrak dengan menelan dana Rp250 miliar.

Ada apa? Dan bagaimana penyebab proyek bangunan gardu induk ini mangkrak? Masih kurangkah dengan dana Rp250 Miliar?
Apa karena rekanan tidak begitu sepaham dalam menggunakan dana itu?

Entahlah, saya bingung mau berasumsi ke wilayah lebih dalam lagi. Karena yang masyarakat rasakan adalah asas kebermanfaatan jika proyek pembangunan gardu induk ini selesai sangat luar biasa. Apalagi ditengah pandemi yang kita alami saat ini, seluruh proses pembelajaran  Mahasiswa dan Siswa dari rumah menggunakan sistem online, bekerja dari rumah bagi karyawan diluar daerah saat pulang kerumah. Tentunya ini menjadi persoalan dan keluh kesah bagi mereka sekaligus menjadi tanggungjawab dan PR besar Pemerintah Kabupaten Muratara.

Sedangkan pembangunan SDM, Kabupaten Muratara masih dalam klasterisasi terendah meskipun dari tahun ke tahun ada perubahan kenaikan. Patut upaya pemerintah kabupaten Muratara untuk didukung dalam pembangunan manusia ini, agar keluar dari urutan daerah tertinggal yang ditetapkan berdasarkan Perpres Nomor 131 tahun 2015. Ini tugas anak muda, tokoh masyarakat dan steakholder daerah untuk bahu membahu mengeluarkan nama daerah dari daftar daerah tertinggal menuju daerah yang maju, moderen, berintelektual dan daerah yang Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur.

Aspek persepektif kebijakan Pemerintah Kabupaten Muratara yang saya rasakan adalah lamban dan cukup gagap. Seperti hal dalam menangani covid 19 awal-awal dulu. Kemudian bantu Mahasiswa masih terdapat kesimpangsiuran informasi sehingga membingungkan para Mahasiswa terkait anggaran yang dialokasikan itu. Dan terkahir lagi-lagi persoalan proyek pembangunan Gardu Induk yang mangkrak dan didiamkan begitu saja, hingga bagian rumah control dan trofan Gardu Induk listrik terbakar atau bahkan dibakar pemerintah sikap untuk mengeluarkan kebijakannya. Sampai saat ini lokasi proyek pembangunan Gardu Induk ini menjadi semakbelukar.[***]

Oleh:
Sandesta Alumni Unsri asal Kabupaten Muratara

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenaga Kerja Lokal Muba Terserap 1.930 Orang, MBG Jadi Penyumbang Terbesar

    Tenaga Kerja Lokal Muba Terserap 1.930 Orang, MBG Jadi Penyumbang Terbesar

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 1.930 tenaga kerja lokal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berhasil terserap ke dunia kerja hingga Juli 2026. Dari total tersebut, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan melibatkan 1.715 pekerja, jauh melampaui penempatan tenaga kerja di sektor lainnya. Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba mencatat, penyerapan […]

  • Resmikan Gedung Baru Yayasan Abdul Rahman, Upaya Cetak Generasi Berkualitas

    Resmikan Gedung Baru Yayasan Abdul Rahman, Upaya Cetak Generasi Berkualitas

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.063
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru meresmikan Gedung Baru Yayasan Abdul Rahman ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita di Desa Karang Mulia RT.07 Kecamatan Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim, Minggu (28/3). Pembangunan tiga (3) ruang kelas untuk belajar mengajar dan satu (1) ruang kantor berupa bantuan Gubernur Sumsel Herman Deru melalui dana Corporate Social and Responsibility […]

  • Santri, Pasukan Sunyi yang Tak Viral Tapi Vital Banget!

    Santri, Pasukan Sunyi yang Tak Viral Tapi Vital Banget!

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.775
    • 0Komentar

    KALAU Socrates hidup di zaman sekarang, mungkin dia udah pensiun jadi filsuf dan buka channel YouTube, karena di dunia yang serba konten ini, orang lebih suka nonton unboxing kehidupan orang lain daripada merenungi hidupnya sendiri. Tapi di tengah gegap gempita dunia maya, ada sekelompok manusia yang tetap hidup dengan mode silent, siapa dia?, yaitu para […]

  • Kembalikan Sumsel Jadi Lumbung Pangan Nasional

    Kembalikan Sumsel Jadi Lumbung Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 23 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    MARTAPURA-Kabupaten OKU Timur sebagai daerah pertanian yang ditunjang irigasi teknis yang besar akan tetap menjadi daerah lumbung pangan bagi Provinsi Sumatera Selatan. Harapan tersebut diungkapkan langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru ketika memberikan arahan dalam sinkonisasi program Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten OKU Timur di Martapura, Jumat (22/2) di Martapura. “Mari kita kembalikan Sumsel […]

  • Kemenhub Siap Kendalikan Transportasi di Masa Sebelum, Selama, dan Sesudah Peniadaan Mudik, Untuk Apa ?

    Kemenhub Siap Kendalikan Transportasi di Masa Sebelum, Selama, dan Sesudah Peniadaan Mudik, Untuk Apa ?

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perhubungan siap menerapkan pengendalian transportasi di masa sebelum, selama dan sesudah peniadaan mudik, menindaklanjuti SE Satgas no 13 tentang Peniadaan Mudik Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Bulan Ramadhan beserta adendumnya yang telah diterbitkan Satgas Penanganan Covid 19. Khusus untuk pengendalian di masa pelarangan mudik, telah dituangkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor […]

  • Kapolres OKI Rombak 7 Kapolsek, 5 Wajah Baru Isi Jabatan Strategis

    Kapolres OKI Rombak 7 Kapolsek, 5 Wajah Baru Isi Jabatan Strategis

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.812
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Resort (Polres) Ogan Komering Ilir (OKI) Polda Sumatera Selatan, melakukan perombakan. Tujuh Kapolsek diganti pejabat baru. Serah terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek yang digelar di Aula Mapolres OKI, Selasa [12/1/2021]. AKP Johny Martin yang sebelumnya menjabat Kapolsek Tanjung Lubuk Polres OKI Polda Sumsel, kini dibebastugaskan dan diangkat dalam Jabatan baru sebagai Panit 1 unit 2 […]

expand_less
WordPress Archive Crafto – The Multipurpose HTML5 Template Craftso – Crafting Elementor Template Kit Crafty Hands – Arts & Workshop WordPress Theme Craggy – Food Delivery, Services & Bitcoin Crypto Currency Multi-purpose WordPress Theme Craigomatic – Craigslist Automatic Post Generator Plugin for WordPress Crawler – Ticker Plugin for Elementor Creastic - Creative Digital Agency Elementor Template Kit Create Add On For Elementor Creatic – One Page Parallax WordPress Creatifull – Creative Agency Elementor Template Kit