Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Catatan Putra Daerah Muratara

Catatan Putra Daerah Muratara

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
  • visibility 1.545
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN Musi Rawas Utara [Muratara] merupakan Daerah Otonomi Baru di Sumatra Selatan [Sumsel] yang merupakan pemekaran dari kabupaten induk yakni Kabupaten Musi Rawas yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 16 tahun 2013.

Secara letak geografis kabupaten ini berada paling barat Sumsel yang berbatasan dengan Provinsi Jambi. Kabupaten Muratara ini, juga merupakan kabupaten terbungsu di Provinsi Sumsel.

Sebagai anak muda asal Muratara, tentu saya menilai progres kemajuan daerah tercinta, baik menilai dalam perspektif kemajuan ekonomi, infrastruktur pembangunan fisik maupun pembangunan SDM dan perspektif kebijakan Pemerintah Kabupaten Muratara.

Seyogyanya saya sebagai manusia yang diberikan kesempurnaan mata, hati dan otak yang kesemuanya itu dimanfaatkan untuk berkerja pada Amar Ma’ruf Nahi Mungkar,mengatakan yang sebenarnya baik pada suatu yang baik, dan mengatakan yang buruk pada suatu yang buruk.

Kondisi sekarang Kabupaten Muratara dalam persepektif kemajuan ekonomi. Apakah sudah mengalami kemajuan ekonomi di Muratara? Jawabannya, iya.

Namun hanya orang-orang tertentu dan elit daerah saja. Secara data statistik bahwa garis kemiskinan di Musi Rawas Utara pada 2019 mengalami kenaikan sebesar 7,25% dari Rp 470,485 menjadi Rp 504,598 tahun 2020, kemudian pada jumlah penduduk miskin pun mengalami kenaikan dari 36,63 ribu orang 2019, menjadi 37,75 ribu orang tahun 2020.

Jika itu ditampilkan dalam bentuk Head Count Index, presentase penduduk miskin naik sebesar 0,35 persen dari 19,12 tahun 2019 menjadi 19,47 persen 2020 sehingga data kemiskinan itu berdampak pada tingkat pengangguran dan PHK yang meningkat ditengah kondisi pandemi yang kita alami saat ini.

Kemudian dari aspek infrastruktur pembangunan fisik. Kabupaten Muratara telah mengalami perubahan yang cukup baik, akses jalan sebagai penghubung lintas Provinsi dan jalan penghubung antar kecamatan-kecamatan sudah dibangun meski dibeberapa tempat pembangunan belum merata, barangkali. Namun dalam sarana dan prasarana lain, masih perlu banyak dibangun sebagai penunjang untuk kemajuan daerah.

Pemadaman listrik
Kita tahu bahwa Muratara sebagai kabupaten yang sering mengalami pemadaman listrik yang lama sehingga aktivitas masyarakat terhambat. Saya sedikit tahu bahwa pemadam listrik itu dikarenakan kekurangannya energi listrik, sebab suplai energi listrik dari gardu induk Lubuklinggau sudah maksimal. 

Oleh sebab itu untuk mengatasi permasalah kekurangan energi listrik ini Pemerintah Kabupaten Muratara mengucurkan dana 250 Miliar untuk proyek pembangunan Gardu Induk 150 kV dilahan 3,39 Hektare di Desa Lubuk Rumbai Baru, Kecamatan Rupit dengan peletakan batu pertama pembangunan Gardu Induk pada bulan Februari 2018 dan akan di targetkan selesai April 2019. Namun sangat di sayangkan proyek pembangunan Gardu Induk ini mangkrak dengan menelan dana Rp250 miliar.

Ada apa? Dan bagaimana penyebab proyek bangunan gardu induk ini mangkrak? Masih kurangkah dengan dana Rp250 Miliar?
Apa karena rekanan tidak begitu sepaham dalam menggunakan dana itu?

Entahlah, saya bingung mau berasumsi ke wilayah lebih dalam lagi. Karena yang masyarakat rasakan adalah asas kebermanfaatan jika proyek pembangunan gardu induk ini selesai sangat luar biasa. Apalagi ditengah pandemi yang kita alami saat ini, seluruh proses pembelajaran  Mahasiswa dan Siswa dari rumah menggunakan sistem online, bekerja dari rumah bagi karyawan diluar daerah saat pulang kerumah. Tentunya ini menjadi persoalan dan keluh kesah bagi mereka sekaligus menjadi tanggungjawab dan PR besar Pemerintah Kabupaten Muratara.

Sedangkan pembangunan SDM, Kabupaten Muratara masih dalam klasterisasi terendah meskipun dari tahun ke tahun ada perubahan kenaikan. Patut upaya pemerintah kabupaten Muratara untuk didukung dalam pembangunan manusia ini, agar keluar dari urutan daerah tertinggal yang ditetapkan berdasarkan Perpres Nomor 131 tahun 2015. Ini tugas anak muda, tokoh masyarakat dan steakholder daerah untuk bahu membahu mengeluarkan nama daerah dari daftar daerah tertinggal menuju daerah yang maju, moderen, berintelektual dan daerah yang Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur.

Aspek persepektif kebijakan Pemerintah Kabupaten Muratara yang saya rasakan adalah lamban dan cukup gagap. Seperti hal dalam menangani covid 19 awal-awal dulu. Kemudian bantu Mahasiswa masih terdapat kesimpangsiuran informasi sehingga membingungkan para Mahasiswa terkait anggaran yang dialokasikan itu. Dan terkahir lagi-lagi persoalan proyek pembangunan Gardu Induk yang mangkrak dan didiamkan begitu saja, hingga bagian rumah control dan trofan Gardu Induk listrik terbakar atau bahkan dibakar pemerintah sikap untuk mengeluarkan kebijakannya. Sampai saat ini lokasi proyek pembangunan Gardu Induk ini menjadi semakbelukar.[***]

Oleh:
Sandesta Alumni Unsri asal Kabupaten Muratara

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JSC Rayakan Akhir Tahun Bersama Penyandang Disabilitas

    JSC Rayakan Akhir Tahun Bersama Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    JSC menyiapkan bus untuk menjemput mereka dari panti dan membawa jalan-jalan di kompleks olah raga terpadu ini

  • Perdagangan Antardaerah Diperkuat, Presiden Minta Setiap Daerah Fokus Pada Produk Unggulannya

    Perdagangan Antardaerah Diperkuat, Presiden Minta Setiap Daerah Fokus Pada Produk Unggulannya

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 580
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) meminta setiap daerah untuk fokus dalam mengembangkan produk unggulan masing-masing. Hal tersebut ditegaskan Presiden Joko Widodo saat membuka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo Tahun 2021, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. “Setiap daerah harus fokus pada produk unggulannya sehingga bisa saling menopang, bisa saling […]

  • Dukung Embarkasi Palembang, Pertamina Tambah Suplay Avtur

    Dukung Embarkasi Palembang, Pertamina Tambah Suplay Avtur

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.554
    • 0Komentar

    Palembang – Pertamina marketing Operation region 2 Sumbagsel telah menyiapkan tambahan Avtur sebesar 51% dari rata-rata normal setiap bulannya, guna mendukung penerbangan 19 kloter haji yang berangkat dari embarkasi Bandara SMB II Palembang.

  • Muba Jadi Daerah Pertama Bentuk Perda COVID-19

    Muba Jadi Daerah Pertama Bentuk Perda COVID-19

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.791
    • 0Komentar

    EMPAT Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prakarsa Pemerintah Kabupaten Muba telah disetujui menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Muba Tahun 2020. Empat Raperda tersebut meliputi Raperda tentang Pelaksanaan Pola Hidup Masyarakat yang Sehat, Disiplin dan Produktif di Era Kebiasaan Baru COVID-19 di Kabupaten Muba, Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi BWP Perkotaan Kecamatan Babat […]

  • Antisipasi COVID-19, Sekolah Diliburkan Perkantoran Tetap Seperti Biasa

    Antisipasi COVID-19, Sekolah Diliburkan Perkantoran Tetap Seperti Biasa

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    GUNA mengantisipasi penyebaran Virus Corona (COVID-19), Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengambil kebijakan dengan cara merumahkan sekolah atau belajar di rumah, sedangkan untuk pelayan perkantoran pemerintah tetap kerja seperti biasa. Menurut Bupati Banyuasin H. Askolani, SH.MH didampingi Wakil Bupati H. Slamet menjelaskan,  kebijakan ini diambil setelah melakukan rapat bersama Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Jaksa Negeri, Kepala Dinas […]

  • Wahai Warga Jakarta, Catat Ya, Ini Janji Kampanye Anis –Sandi Perlu Dikawal

    Wahai Warga Jakarta, Catat Ya, Ini Janji Kampanye Anis –Sandi Perlu Dikawal

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.152
    • 0Komentar

    “Maju Kotanya, Bahagia Warganya”, sesuai slogan kampanye keduanya, hari ini mungkin akan “Action.”

expand_less
WordPress Archive Crafto – The Multipurpose HTML5 Template Craftso – Crafting Elementor Template Kit Crafty Hands – Arts & Workshop WordPress Theme Craggy – Food Delivery, Services & Bitcoin Crypto Currency Multi-purpose WordPress Theme Craigomatic – Craigslist Automatic Post Generator Plugin for WordPress Crawler – Ticker Plugin for Elementor Creastic - Creative Digital Agency Elementor Template Kit Create Add On For Elementor Creatic – One Page Parallax WordPress Creatifull – Creative Agency Elementor Template Kit