Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Isu Corona Berujung Kepanikan

Isu Corona Berujung Kepanikan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
  • visibility 1.419
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEJAK pertama kalinya ditemukan virus corona atau 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) di Wuhan, salah satu kota di Provinsi Hubei, China. Simpang siur kabar asal mula munculnya virus ini diketahui pertama kali muncul di pasar hewan dan makanan laut di kota wuhan.

Hal ini dikarenakan belum adanya kejelasan tentang informasi darimana sebenarnya virus ini datang. Dokter Li Wenliang adalah petugas medis yang pertama kali mengkonfirmasi dan memberikan peringatan terhadap virus baru ini.

Li Wenliang bekerja di salah satu rumah sakit di kota wuhan, ia memberikan informasi tentang penyakit baru melalui media sosial agar semua rekan-rekannya sesama petugas medis berhati-hati dalam menangani penyakit baru yang misterius.

Li mengatakan, menurut dari sebuah tes yang dilihatnya virus corona ini mirip seperti atau satu keluarga dengan virus sindrom pernapasan akut (SARS). Virus corona memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa. Gejala lainnya seperti demam, batuk, sakit kepala hingga sakit tenggorokan. Bagi penderitanya yang memiliki daya tahan tubuh tidak kuat bisa sampai mengalami penyakit saluran pernapasan yang lebih serius, mulai dari pneumonia sampai bronkitis.

Berawal pengumuman untuk pertama kali oleh pemerintah China bahwa virus corona telah mulai menyebar dengan cepat di kota wuhan sampai ke kota lainnya membuat masyarakat mulai waspada dan mengantisipasi terkenanya virus tersebut. Kota wuhan mendadak seperti kota mati dengan adanya informasi virus baru ini, semua akses baik menuju atau keluar dari kota wuhan sudah mulai dibatasi. Menurut data yang dilansir CNN, korban meninggal yang diakibatkan oleh virus corona ini mencapai 3.348 orang.

Jumlah kasus tertinggi masih ditempati China dengan 80.422 orang terjangkit sedangkan jumlah yang meninggal mencapai 3.013 orang dan yang sembuh dari virus ini berjumlah 52.239 orang. Posisi kedua kasus virus corona terbanyak terjadi di Korsel dengan 6.088 yang terinfeksi. Jumlah yang meninggal sampai saat ini berjumlah 35 orang dan yang sembuh berjumlah 41 orang.

Kasus virus corona di Italia hingga hari ini tercatat mencapai 3.858 orang. Jumlah korban meninggal sebanyak 148 orang dan sembuh 414 orang. Sedangkan di Negara Iran sendiri jumlah yang terinfeksi virus corona mencapai 3.513 orang. Dari jumlah yang ada 107 orang dinyatakan meninggal dunia dan yang sembuh berjumlah 739 orang. Seiring dengan berjalannya waktu kasus yang sama tentang virus corona ini pun terus berdatangan dari berbagai negara di belahan dunia termasuk Indonesia.

 

Panic Buying

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri Selasa (28/1) pagi yang diberitakan oleh media online jurnas.com terdapat 100 WNI di Wuhan yang terdiri dari 84 mahasiswa, 16 tamu mahasiswa dan sementara di Provinsi Hubei secara keseluruhan ada 243 orang.

Kepanikan berawal ketika Pemerintah memutuskan akan memulangkan 243 warga negara Indonesia yang ada di kota Wuhan pada bulan januari lalu. Keputusan ini dilakukan melihat semakin mengganasnya virus corona di negara tersebut. Pemerintah terus berupaya mempersiapkan segala rencana untuk mengevakuasi para WNI dari kota tersebut.

Mereka yang dievakuasi akan dikarantina setibanya di Indonesia. Masa karantina akan diberlakukan kepada para WNI yang dipulangkan dari kota Wuhan selama 14 hari. Selama rentan waktu tersebut kesehatan mereka akan selalu dipantau oleh petugas medis yang sudah disiapkan sebelumnya. Pemerintah pun memutuskan pulau Natuna sebagai lokasi dimana para WNI akan dikarantina.

Pro dan Kontra pun bermunculan masyarakat yang awalnya sudah ketakutan dengan akan masuknya virus corona di Indonesia akhirnya bertambah panik dengan keputusan tersebut. Bagaimana tidak dengan simpang siurnya informasi tentang penyebaran virus corona ini ditengah masyarakat membuat mereka takut akan tertularnya oleh virus ini.

Berbagai upaya pun dilakukan masyarakat Pulau Natuna dengan melakukan aksi unjuk rasa penolakan di depan kantor DPRD Kabupaten Natuna atas karantina yang akan dilakukan di daerah mereka. Warga Natuna meminta agar karantina dipindahkan ke kapal perang atau daerah yang jauh dari tempat tinggal mereka.

Kepanikan masyarakat Indonesia bertambah ketika Pemerintah baru-baru ini mengumumkan ada dua warga negara Indonesia yang positif terjangkit virus corona. Dua warga tersebut ternyata masih satu keluarga dimana yang terjangkit virus corona ini seorang ibu berumur 64 tahun dan putrinya berumur 31 tahun.

Setelah diselidiki penularan virus ini berawal dari lantai dansa. Dalam acara itu banyak tamu dari berbagai negara yang dihadiri sekitar 50 orang. Mereka tergabung dalam sebuah komunitas dansa  yang secara periodik melakukan kegiatan dansa. Pasangan dansa dari WNI ini sendiri adalah warga negara Jepang yang belakangan diketahui positif terkena virus corona dan bermukim di Malaysia.

Dengan adanya kasus ini membuat masyarakat panic buying. Panic buying sendiri adalah sebuah fenomena dimana masyarakat membeli barang dalam jumlah besar saat munculnya wabah atau bencana yang terjadi di suatu daerah. Di berbagai negara, terutama Indonesia hal itu sudah terlihat dari melonjaknya pembelian di sejumlah toko maupun mall untuk kebutuhan pokok seperti beras dan mie instan.

Produk yang paling dicari oleh masyarakat adalah hand sanitizer, masker dan obat-obatan. Jika hal ini terus berlanjut oleh masyarakat akan memicu terjadinya kelangkaan berbagai produk di pasaran yang berdampak pada kenaikan harga barang. Sehingga aksi ini akan berimbas terhadapa kenaikan inflasi yang akan mengganggu stabilitas ekonomi Indonesia.

Adanya isu tentang penimbunan masker dan masyarakat yang menguras habis isi hand sanitizer di tempat-tempat umum seperti bandara, stasiun maupun sarana publik lainnya membuat pemerintah dengan tegas akan menindak siapapun oknum yang ketahuan melakukan kejahatan tersebut. Pemerintah juga menghimbau masyarakat agar lebih higienis dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Dengan sering mencuci tangan, membatasi kontak yang tidak perlu dengan orang asing, menjaga imunitas tubuh agar selalu fit dan untuk sementara menghentikan dahulu kunjungan ke negara-negara yang terinfeksi virus corona.[****]

 

Penulis : Sepriadi Saputra, M.I.Kom

Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UIN

Raden Fatah Palembang

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggabungan Dua Penyelenggara Telekomunikasi, Dirjen Minta Perhatikan Prinsip Bisnis

    Penggabungan Dua Penyelenggara Telekomunikasi, Dirjen Minta Perhatikan Prinsip Bisnis

    • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 721
    • 0Komentar

    TERHITUNG sejak tanggal 20 September 2021, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate telah menerima surat permohonan penggabungan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) dan PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo). Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ismail menyatakan, penggabungan dua penyelengara telekomunikasi tersebut sehingga kini berganti nama menjadi PT Indosat Ooredoo Hutchison […]

  • Teken kesepakatan dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sumsel, Muba ingin maksimalkan pengelolaan kuangan negara

    Teken kesepakatan dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sumsel, Muba ingin maksimalkan pengelolaan kuangan negara

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.005
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Pemkab Muba melakukan Penandatanganan Perpanjangan Nota Kesepakatan dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan Terkait Sinergi Pengelolaan Keuangan Negara dalam Pelaksanaan Hubungan, Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan di Kantor Perwakilan Muba di Palembang, kemarin. Kerjasama ini guna memaksimalkan pengelolaan keuangan negara […]

  • Luar Biasa, 2 Bulan Ini, PAD Digenjot Kata Harnojoyo Capai Rp90 Miliar

    Luar Biasa, 2 Bulan Ini, PAD Digenjot Kata Harnojoyo Capai Rp90 Miliar

    • calendar_month Selasa, 26 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Berbagai cara dilakukan Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang guna menggenjot Pendapatan Asli Daerah [PAD]. Apalagi tahun ini Palembang menargetkan PAD mencapai Rp1 triliun. Oleh sebab itu semua peluang yang berpotensi menghasilkan pendapatan terus dilakukan. Palembang merupakan beberap tahun belakangan sudah menjadi kota yang lebih pesat pembangunan dibanding kota lainnya di Sumatera, sudah sepantasnya […]

  • Menakar Rezeki dari Sektor Laut, Pemerintah Buat Aturan

    Menakar Rezeki dari Sektor Laut, Pemerintah Buat Aturan

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 619
    • 0Komentar

    PERATURAN baru PNBP dari sektor kelautan diberlakukan. Dampaknya akan nendang pada 2022, dengan potensi penerimaaan sampai Rp12 triliun. Sebagian dari pungutan hasil reklamasi pantai. Dari laut kembali ke laut. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan bahwa perolehan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor perikanan akan selalu disalurkan kembali untuk mempercepat pembangunan sektor kelautan dan […]

  • Tiga Paskibraka Sukses Jalankan Tugas Sakral Pengibaran Merah Putih di Istana Merdeka

    Tiga Paskibraka Sukses Jalankan Tugas Sakral Pengibaran Merah Putih di Istana Merdeka

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Suasana khidmat menyelimuti halaman Istana Merdeka saat Bendera Merah Putih dikibarkan dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Berkibarnya Sang Merah Putih, tak lepas dari  tiga anggota Paskibraka mendapat tugas utama dalam prosesi pengibaran. Mereka adalah Celina Olivia Apriani Theo dari Kalimantan Barat sebagai pembawa bendera, I Nyoman […]

  • Gubernur Simak Sumbang Saran Fraksi -Fraksi

    Gubernur Simak Sumbang Saran Fraksi -Fraksi

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.414
    • 0Komentar

    Palembang – Guna menciptakan kesamaan pandangan dan pendapat terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Sumatera Selatan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) melangsungkan Rapat Paripurna XXXIV pembicaraan tingkat dua dengan agenda, pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Provinsi Sumsel, Senin (25/9).

expand_less
WordPress Archive StoryHub – Multipurpose WordPress Elementor Blog Theme STRACK Biz Elementor Template Kit Stractura – Construction Elementor Template Kit Stradale – Cafe & Restaurant WordPress Theme Strata – Professional Multi-Purpose Theme Stratum Pro – Elementor Widgets Streamit – Live Video Streaming Player WordPress Plugin Streamit - Video Streaming WordPress Theme + RTL StreamVid - Video Streaming WordPress Theme Striking MultiFlex & Ecommerce Responsive WP Theme