Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Isu Corona Berujung Kepanikan

Isu Corona Berujung Kepanikan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
  • visibility 1.408
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEJAK pertama kalinya ditemukan virus corona atau 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) di Wuhan, salah satu kota di Provinsi Hubei, China. Simpang siur kabar asal mula munculnya virus ini diketahui pertama kali muncul di pasar hewan dan makanan laut di kota wuhan.

Hal ini dikarenakan belum adanya kejelasan tentang informasi darimana sebenarnya virus ini datang. Dokter Li Wenliang adalah petugas medis yang pertama kali mengkonfirmasi dan memberikan peringatan terhadap virus baru ini.

Li Wenliang bekerja di salah satu rumah sakit di kota wuhan, ia memberikan informasi tentang penyakit baru melalui media sosial agar semua rekan-rekannya sesama petugas medis berhati-hati dalam menangani penyakit baru yang misterius.

Li mengatakan, menurut dari sebuah tes yang dilihatnya virus corona ini mirip seperti atau satu keluarga dengan virus sindrom pernapasan akut (SARS). Virus corona memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa. Gejala lainnya seperti demam, batuk, sakit kepala hingga sakit tenggorokan. Bagi penderitanya yang memiliki daya tahan tubuh tidak kuat bisa sampai mengalami penyakit saluran pernapasan yang lebih serius, mulai dari pneumonia sampai bronkitis.

Berawal pengumuman untuk pertama kali oleh pemerintah China bahwa virus corona telah mulai menyebar dengan cepat di kota wuhan sampai ke kota lainnya membuat masyarakat mulai waspada dan mengantisipasi terkenanya virus tersebut. Kota wuhan mendadak seperti kota mati dengan adanya informasi virus baru ini, semua akses baik menuju atau keluar dari kota wuhan sudah mulai dibatasi. Menurut data yang dilansir CNN, korban meninggal yang diakibatkan oleh virus corona ini mencapai 3.348 orang.

Jumlah kasus tertinggi masih ditempati China dengan 80.422 orang terjangkit sedangkan jumlah yang meninggal mencapai 3.013 orang dan yang sembuh dari virus ini berjumlah 52.239 orang. Posisi kedua kasus virus corona terbanyak terjadi di Korsel dengan 6.088 yang terinfeksi. Jumlah yang meninggal sampai saat ini berjumlah 35 orang dan yang sembuh berjumlah 41 orang.

Kasus virus corona di Italia hingga hari ini tercatat mencapai 3.858 orang. Jumlah korban meninggal sebanyak 148 orang dan sembuh 414 orang. Sedangkan di Negara Iran sendiri jumlah yang terinfeksi virus corona mencapai 3.513 orang. Dari jumlah yang ada 107 orang dinyatakan meninggal dunia dan yang sembuh berjumlah 739 orang. Seiring dengan berjalannya waktu kasus yang sama tentang virus corona ini pun terus berdatangan dari berbagai negara di belahan dunia termasuk Indonesia.

 

Panic Buying

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri Selasa (28/1) pagi yang diberitakan oleh media online jurnas.com terdapat 100 WNI di Wuhan yang terdiri dari 84 mahasiswa, 16 tamu mahasiswa dan sementara di Provinsi Hubei secara keseluruhan ada 243 orang.

Kepanikan berawal ketika Pemerintah memutuskan akan memulangkan 243 warga negara Indonesia yang ada di kota Wuhan pada bulan januari lalu. Keputusan ini dilakukan melihat semakin mengganasnya virus corona di negara tersebut. Pemerintah terus berupaya mempersiapkan segala rencana untuk mengevakuasi para WNI dari kota tersebut.

Mereka yang dievakuasi akan dikarantina setibanya di Indonesia. Masa karantina akan diberlakukan kepada para WNI yang dipulangkan dari kota Wuhan selama 14 hari. Selama rentan waktu tersebut kesehatan mereka akan selalu dipantau oleh petugas medis yang sudah disiapkan sebelumnya. Pemerintah pun memutuskan pulau Natuna sebagai lokasi dimana para WNI akan dikarantina.

Pro dan Kontra pun bermunculan masyarakat yang awalnya sudah ketakutan dengan akan masuknya virus corona di Indonesia akhirnya bertambah panik dengan keputusan tersebut. Bagaimana tidak dengan simpang siurnya informasi tentang penyebaran virus corona ini ditengah masyarakat membuat mereka takut akan tertularnya oleh virus ini.

Berbagai upaya pun dilakukan masyarakat Pulau Natuna dengan melakukan aksi unjuk rasa penolakan di depan kantor DPRD Kabupaten Natuna atas karantina yang akan dilakukan di daerah mereka. Warga Natuna meminta agar karantina dipindahkan ke kapal perang atau daerah yang jauh dari tempat tinggal mereka.

Kepanikan masyarakat Indonesia bertambah ketika Pemerintah baru-baru ini mengumumkan ada dua warga negara Indonesia yang positif terjangkit virus corona. Dua warga tersebut ternyata masih satu keluarga dimana yang terjangkit virus corona ini seorang ibu berumur 64 tahun dan putrinya berumur 31 tahun.

Setelah diselidiki penularan virus ini berawal dari lantai dansa. Dalam acara itu banyak tamu dari berbagai negara yang dihadiri sekitar 50 orang. Mereka tergabung dalam sebuah komunitas dansa  yang secara periodik melakukan kegiatan dansa. Pasangan dansa dari WNI ini sendiri adalah warga negara Jepang yang belakangan diketahui positif terkena virus corona dan bermukim di Malaysia.

Dengan adanya kasus ini membuat masyarakat panic buying. Panic buying sendiri adalah sebuah fenomena dimana masyarakat membeli barang dalam jumlah besar saat munculnya wabah atau bencana yang terjadi di suatu daerah. Di berbagai negara, terutama Indonesia hal itu sudah terlihat dari melonjaknya pembelian di sejumlah toko maupun mall untuk kebutuhan pokok seperti beras dan mie instan.

Produk yang paling dicari oleh masyarakat adalah hand sanitizer, masker dan obat-obatan. Jika hal ini terus berlanjut oleh masyarakat akan memicu terjadinya kelangkaan berbagai produk di pasaran yang berdampak pada kenaikan harga barang. Sehingga aksi ini akan berimbas terhadapa kenaikan inflasi yang akan mengganggu stabilitas ekonomi Indonesia.

Adanya isu tentang penimbunan masker dan masyarakat yang menguras habis isi hand sanitizer di tempat-tempat umum seperti bandara, stasiun maupun sarana publik lainnya membuat pemerintah dengan tegas akan menindak siapapun oknum yang ketahuan melakukan kejahatan tersebut. Pemerintah juga menghimbau masyarakat agar lebih higienis dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Dengan sering mencuci tangan, membatasi kontak yang tidak perlu dengan orang asing, menjaga imunitas tubuh agar selalu fit dan untuk sementara menghentikan dahulu kunjungan ke negara-negara yang terinfeksi virus corona.[****]

 

Penulis : Sepriadi Saputra, M.I.Kom

Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UIN

Raden Fatah Palembang

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangun jembatan diduga tanpa izin disidak, Sekda Palembang : dukung pembangunan,  catat ! tapi harus patuhi semua aturan

    Bangun jembatan diduga tanpa izin disidak, Sekda Palembang : dukung pembangunan, catat ! tapi harus patuhi semua aturan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.293
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Pj Sekda Palembang, Gunawan, mengimbau kepada masyarakat Palembang, yang ingin melakukan pembangunan tetap mematuhi aturan yang berlaku di Pemkot Palembang, imbauan itu disampaiklannya saat sidak terhadap bangunan jembatan, yang diduga tak memiliki izin di Jalan Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang, Jumat (22/3/2024). Dalam sidak tersebut, Pj Sekda Palembang, Gunawan, […]

  • Kesulitan Air Bersih, Pemkab Muba Respon Laporan Warga

    Kesulitan Air Bersih, Pemkab Muba Respon Laporan Warga

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    ST- Musim kemarau membuat warga kesulitan air bersih, Pemkab Muba langsung merespon cepat dengan mendistribusikan air bersih dari PDAM Sekayu dan juga diberikan bak penampung air atau Tedmond dengan kapasitas 2 ribu liter sebanyak 2 unit. Adanya laporan dan informasi warga bahwa beberapa Dusun di Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba kesulitan air bersih, […]

  • Perusahaan Diharapkan Meningkatkan Sinergi Lewat CSR

    Perusahaan Diharapkan Meningkatkan Sinergi Lewat CSR

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda berharap perusahaan dapat meningkatkan sinergi dalam memajukan daerah melalui alokasi Corporate Social Responsibility (CSR). Hal ini diutarakannya saat menghadiri Halal Bihalal PT Bukit Asam Tbk, Kamis (13/6),  di Novotel Palembang. “Pemerintah Kota Palembang berterima kasih kepada PTBA yang telah aktif bekerjasama menyalurkan CSR-nya di Palembang. Hal demikian hendaknya dapat dicontoh perusahaan […]

  • “Fashion Diplomacy; Bringing Sustainability into Fashion”

    “Fashion Diplomacy; Bringing Sustainability into Fashion”

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.193
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Sustainability atau keberlanjutan merupakan salah satu aspek utama yang harus diperhatikan pelaku industri fesyen dan kreatif untuk bisa tembus pasar global. Isu ini juga yang diangkat dalam program “Emerging Designers Bootcamp” bertema “Fashion Diplomacy; Bringing Sustainability into Fashion” yang dilaksanakan di Yogyakarta pada 11- 25 Agustus 2024. Program Emerging Designers Bootcamp (EDB) ini […]

  • Polri Laporkan dalam Sepakan Ringkus 45 Pelaku Pinjol, Ini Rinciannya

    Polri Laporkan dalam Sepakan Ringkus 45 Pelaku Pinjol, Ini Rinciannya

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 711
    • 0Komentar

    POLRI menyatakan telah melakukan penangkapan terhadap 45 orang tersangka yang terkait dengan tindak pidana penyelenggara financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending) atau biasa dikenal pinjaman online (pinjol) ilegal. Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Ahmad Ramadhan mengungkapkan bahwa penangkapan sebanyak 45 tersangka itu merupakan operasi yang dilakukan di seluruh Indonesia sepanjang […]

  • Dinsos Palembang Tepis Berita Hoaks Tentang Alat Bantu Kesehatan Gratis

    Dinsos Palembang Tepis Berita Hoaks Tentang Alat Bantu Kesehatan Gratis

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.454
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Berita bohong atau berita tidak bersumber atau Hoaks, yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, kembali melanda masyarakat Palembang dan kali ini hinggap pada Dinas Sosial Kota Palembang, terkait pesan singkat di WhatsApp (WA) yang memberitakan tentang pemberian Alat bantu kesehatan gratis, selama hampir seminggu terakhir. Kepala Dinas Sosial Palembang, Heri Arpian, mengatakan […]

expand_less
WordPress Archive StoryHub – Multipurpose WordPress Elementor Blog Theme STRACK Biz Elementor Template Kit Stractura – Construction Elementor Template Kit Stradale – Cafe & Restaurant WordPress Theme Strata – Professional Multi-Purpose Theme Stratum Pro – Elementor Widgets Streamit – Live Video Streaming Player WordPress Plugin Streamit - Video Streaming WordPress Theme + RTL StreamVid - Video Streaming WordPress Theme Striking MultiFlex & Ecommerce Responsive WP Theme