Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Tim Gabungan KLHK Amankan Kayu Ilegal Senilai Rp16,5 Miliar Asal Papua di Makassar

Tim Gabungan KLHK Amankan Kayu Ilegal Senilai Rp16,5 Miliar Asal Papua di Makassar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Jan 2019
  • visibility 961
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Jakarta– Tim Gabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengamankan 57 kontainer kayu ilegal asal Papua di Makasar.

Kayu ilegal tersebut diamankan setelah mendapat informasi adanya kayu illegal asal Papua menuju Surabaya.

Direktorat Jenderal Penegakan Hukum LHK (Gakkum) KLHK bersama Lantamal VI Makasar, Armada II TNI AL, serta Tim Gabungan dengan sigap melakukan penindakan terhadap 57 kontainer kayu ilegal jenis kayu Merbau, di Pelabuhan Sukarno Hatta, Makasar, Sulawesi Selatan (6/1/2019).

Volume kayu Merbau yang diangkut kapal SM tersebut, diperkirakan lebih dari 914 meter kubik, dengan perkiraan nilai Rp 16,5 miliar.

Operasi gabungan ini juga merupakan tindak lanjut operasi tangkapan 40 kontainer kayu illegal di Tanjung Perak Surabaya oleh KLHK pada awal Desember 2018.

“Berdasarkan analisis data intelijen, Direktorat PPH Ditjen Gakkum kemudian memerintahkan kami melaksanakan operasi pengamanan itu, dengan dukungan Lantamal VI Makassar, Bea Cukai Makassar, dan KSOP Makassar,” ungkap Muhammad Nur, Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi, dalam rilisnya di Makassar (9/1/2019).

Dia menjelaskan pihaknya sudah memeriksa fisik kayu, mengamankan barang bukti itu, dan secepatnya menindaklanjuti dengan penyidikan semua pihak yang terkait.

Sementara Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan (PPH), Ditjen Gakkum, Sustyo Iriyono, mengungkapkan, upaya ini adalah kerja bersama para pihak mulai dari KPK, Ditjen PHPL, TNI AL, Ditjen Hubla, Ditjen Bea Cukai, dan pemerintah daerah.

“Hasil kerja ini merupakan tindak lanjut dari Satgas Penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA) KLHK. Upaya penyelamatan SDA Papua ini dimulai dengan post-audit terhadap 10 industri di Papua dan kami menemukan adanya berbagai pelanggaran. Kemudian kami dalami, awal Desember 2018, kami mengamankan 40 kontainer kayu di Surabaya, dan hari ini 57 kontainer di Makassar,” jelasnya.

Terkait kasus ini, Direktur Jenderal Gakkum LHK, Rasio Ridho Sani (Roy) menegaskan bahwa, penegakan hukum penyelamatan SDA menjadi prioritas pemerintah, guna melindungi fungsi ekosistem hutan dan kerugian negara, termasuk hutan tropis alami di tanah Papua dari pembalakan liar.

“Pelaku pembalakan liar ini harus ditindak tegas. Kami sedang menyiapkan kerjabersama penerapan pasal dan undang-undang berlapis termasuk penindakan tindak pidana pencuci uang untuk merampas hasil kejahatan agar mereka jera, disamping memenjarakan,” tegasnya.

Ditambahkannya, kerja bersama KPK, Kepolisian, TNI AL, Ditjen Hubla-KSOP, Bea Cukai dan para pihaknya lainnya, sangat penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

“Keberhasilan mendeteksi perubahan modus dan pola-pola para pelaku dan jaringan kejahatan kayu illegal ini, menunjukkan bukti bahwa aparat penegakan hukum harus membangun jaringan kerja bersama. Kita tidak boleh kalah dengan jaringan pelaku kejahatan,  dan kita harus siap menghadapinya,”tuturnya.

Rasio Sani menekankan tidak lupa dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, yang terus bekerja untuk mencegah dan memberantas pembalakan liar.

“KLHK berkomitmen dan terus konsisten untuk memperkuat upaya penegakan hukum, guna menyelamatkan SDA dengan berbagai pendekatan, termasuk berbasiskan sains dan teknologi. Teknologi memudahkan operasi intelijen khususnya pelacakan pergerakan pelaku,” terangnya.

Sebagai bukti komitmen pemerintah, selama tiga tahun terakhir KLHK telah memberikan sanksi kepada 451 korporasi,  membawa 567 kasus pidana ke pengadilan, mengajukan gugatan ganti rugi dan biaya pemulihan kepada 18 korporasi. Selain itu, sebanyak 10 gugatan sudah putus dengan total nilai putusan mencapai lebih dari Rp 18,33 triliun.

“Putusan perdata yang dimenangkan pemerintah ini mungkin yang terbesar. Ini sejarah untuk penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan,” pungkas Rasio Sani.(**)

Penulis : One

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopiku kental, mantap rasanya, mengenal kopi, dampak positif, negatif, batasan konsumsi kafein hingga tradisi minum kopi dibeberapa negara

    Kopiku kental, mantap rasanya, mengenal kopi, dampak positif, negatif, batasan konsumsi kafein hingga tradisi minum kopi dibeberapa negara

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.702
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kopi, yang suka pasti banyak, yang gak suka juga pasti ada, bagi perokok mayoritas mereka mengkomsumsi kopi. Kopi saat ini juga sudah banyak di olah diinovasi menjadi minuman segar, tengok saja disemua Mall kopi banyak varian dan rasanya, dan diolah menarik, sehingga membuat cewek-cewek/cowok yang gak suka kopi menjadi suka. Tanaman kopi ditemukan […]

  • Safari Jurnalistik, Insan Media Harus Pahami IT

    Safari Jurnalistik, Insan Media Harus Pahami IT

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 831
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, mengatakan bahwa peningkatan pengetahuan dan pemahamam tentang Informasi dan Teknologi (IT) adalah sebuah keniscayaan bagi sumber daya manusia di industri media. “Saat ini, dunia menuju dunia digital. Maka bangsa kita juga sedang menuju bangsa digital. Artinya, semua sisi kehidupan semakin berbasis digital. Untuk menuju ke sana, kini […]

  • Usung Tema Wonderful Indonesia, KBRI Windhoek Partisipasi di Ajang NTE

    Usung Tema Wonderful Indonesia, KBRI Windhoek Partisipasi di Ajang NTE

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.275
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Windhoek, Namibia – Namibia Tourism Expo (NTE), pada 26-28 April 2023 yang diselenggarakan di Windhoek Country Club. NTE 2023 diikuti 60 peserta dari kalangan industri wisata dan perhotelan. Mengusung tema Wonderful Indonesia, KBRI Windhoek ikut berpartisipasi di ajang itu. Sesuai dengan tema Wonderful Indonesia, stan pameran KBRI Windhoek menampilkan foto dan video obyek wisata Bali dan destinasi […]

  • Sumsel Segera Miliki Balai Penyuluhan Perikanan Menaungi 5 Provinsi

    Sumsel Segera Miliki Balai Penyuluhan Perikanan Menaungi 5 Provinsi

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.488
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru berkomitmen akan mendukung penuh rekomendasi pembangunan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan, (BP3) Palembang oleh Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Selain dapat menjaga habitat berbagai jenis ikan di Sumsel, keberadaan BP3 ini juga diharapkannya dapat meningkatkan kesejahteraan warganya. Menurut HD, soal pembangunan ini […]

  • BI Gelontorkan Rp185,6 T Sambut Ramadan 2026

    BI Gelontorkan Rp185,6 T Sambut Ramadan 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bank Indonesia menyiapkan Rp185,6 triliun uang tunai untuk mengantisipasi lonjakan transaksi selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Bank sentral meningkatkan pasokan kas karena konsumsi rumah tangga, mobilitas masyarakat, dan aktivitas ritel diperkirakan menguat pada kuartal pertama tahun ini. Dari total tersebut, Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan nasional, termasuk pengisian ATM dan layanan […]

  • Manajemen SFC Klaim Dapatkan 7 Pemain Baru

    Manajemen SFC Klaim Dapatkan 7 Pemain Baru

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    Komposisi tim Sriwijaya FC perlahan mulai terbentuk. Demi membangun skuat yang lebih tangguh di Liga 2 musim ini, Laskar Wong Kito telah merekrut sejumlah nama baru. Setidaknya Sriwijaya FC sudah mencapai kesepakatan terhadap tujuh pemain. Ketujuh pemain itu direkrut dari berbagai tim di Liga 2, mulai dari PSMS Medan, Martapura FC, PSCS Cilacap dan Perserang […]

expand_less
WordPress Archive Array Themes Fixed WordPress Theme Array Themes Latest WordPress Theme Array Themes Lenscap WordPress Theme Array Themes Transmit WordPress Theme Array Themes Typable WordPress Theme Arredo – Clean Furniture Store WordPress Theme ArrowIT – Technology, Digital WordPress Theme Arrowtic – Digital Marketing Agency WordPress Theme Artchi – Modern Architecture Elementor Template Kit ArtCoin Bitcoin & Cryptocurrency Elementor Template Kit