Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Tim Gabungan KLHK Amankan Kayu Ilegal Senilai Rp16,5 Miliar Asal Papua di Makassar

Tim Gabungan KLHK Amankan Kayu Ilegal Senilai Rp16,5 Miliar Asal Papua di Makassar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Jan 2019
  • visibility 984
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Jakarta– Tim Gabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengamankan 57 kontainer kayu ilegal asal Papua di Makasar.

Kayu ilegal tersebut diamankan setelah mendapat informasi adanya kayu illegal asal Papua menuju Surabaya.

Direktorat Jenderal Penegakan Hukum LHK (Gakkum) KLHK bersama Lantamal VI Makasar, Armada II TNI AL, serta Tim Gabungan dengan sigap melakukan penindakan terhadap 57 kontainer kayu ilegal jenis kayu Merbau, di Pelabuhan Sukarno Hatta, Makasar, Sulawesi Selatan (6/1/2019).

Volume kayu Merbau yang diangkut kapal SM tersebut, diperkirakan lebih dari 914 meter kubik, dengan perkiraan nilai Rp 16,5 miliar.

Operasi gabungan ini juga merupakan tindak lanjut operasi tangkapan 40 kontainer kayu illegal di Tanjung Perak Surabaya oleh KLHK pada awal Desember 2018.

“Berdasarkan analisis data intelijen, Direktorat PPH Ditjen Gakkum kemudian memerintahkan kami melaksanakan operasi pengamanan itu, dengan dukungan Lantamal VI Makassar, Bea Cukai Makassar, dan KSOP Makassar,” ungkap Muhammad Nur, Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi, dalam rilisnya di Makassar (9/1/2019).

Dia menjelaskan pihaknya sudah memeriksa fisik kayu, mengamankan barang bukti itu, dan secepatnya menindaklanjuti dengan penyidikan semua pihak yang terkait.

Sementara Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan (PPH), Ditjen Gakkum, Sustyo Iriyono, mengungkapkan, upaya ini adalah kerja bersama para pihak mulai dari KPK, Ditjen PHPL, TNI AL, Ditjen Hubla, Ditjen Bea Cukai, dan pemerintah daerah.

“Hasil kerja ini merupakan tindak lanjut dari Satgas Penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA) KLHK. Upaya penyelamatan SDA Papua ini dimulai dengan post-audit terhadap 10 industri di Papua dan kami menemukan adanya berbagai pelanggaran. Kemudian kami dalami, awal Desember 2018, kami mengamankan 40 kontainer kayu di Surabaya, dan hari ini 57 kontainer di Makassar,” jelasnya.

Terkait kasus ini, Direktur Jenderal Gakkum LHK, Rasio Ridho Sani (Roy) menegaskan bahwa, penegakan hukum penyelamatan SDA menjadi prioritas pemerintah, guna melindungi fungsi ekosistem hutan dan kerugian negara, termasuk hutan tropis alami di tanah Papua dari pembalakan liar.

“Pelaku pembalakan liar ini harus ditindak tegas. Kami sedang menyiapkan kerjabersama penerapan pasal dan undang-undang berlapis termasuk penindakan tindak pidana pencuci uang untuk merampas hasil kejahatan agar mereka jera, disamping memenjarakan,” tegasnya.

Ditambahkannya, kerja bersama KPK, Kepolisian, TNI AL, Ditjen Hubla-KSOP, Bea Cukai dan para pihaknya lainnya, sangat penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

“Keberhasilan mendeteksi perubahan modus dan pola-pola para pelaku dan jaringan kejahatan kayu illegal ini, menunjukkan bukti bahwa aparat penegakan hukum harus membangun jaringan kerja bersama. Kita tidak boleh kalah dengan jaringan pelaku kejahatan,  dan kita harus siap menghadapinya,”tuturnya.

Rasio Sani menekankan tidak lupa dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, yang terus bekerja untuk mencegah dan memberantas pembalakan liar.

“KLHK berkomitmen dan terus konsisten untuk memperkuat upaya penegakan hukum, guna menyelamatkan SDA dengan berbagai pendekatan, termasuk berbasiskan sains dan teknologi. Teknologi memudahkan operasi intelijen khususnya pelacakan pergerakan pelaku,” terangnya.

Sebagai bukti komitmen pemerintah, selama tiga tahun terakhir KLHK telah memberikan sanksi kepada 451 korporasi,  membawa 567 kasus pidana ke pengadilan, mengajukan gugatan ganti rugi dan biaya pemulihan kepada 18 korporasi. Selain itu, sebanyak 10 gugatan sudah putus dengan total nilai putusan mencapai lebih dari Rp 18,33 triliun.

“Putusan perdata yang dimenangkan pemerintah ini mungkin yang terbesar. Ini sejarah untuk penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan,” pungkas Rasio Sani.(**)

Penulis : One

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Guru PAUD hingga SMP di Vaksin

    Dari Guru PAUD hingga SMP di Vaksin

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    SEBANYAK 17.000 tenaga pengajar yang terdata di Kota Palembang yang akan divaksin, mulai dari guru Paud sampai dengan SMP, baik negeri, swasta, maupun sekolah naungan Kementerian Agama. Hal itu diungkapkan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda meninjau langsung proses vaksinasi tenaga pengajar di Rumah Sakit Umum Daerah Gandus Kota Palembang, rabu ( 24/3/ 2021). Vaksinasi tenaga […]

  • Jangan Ragu Divaksinasi, MUI: Penggunaan Vaksin AstraZeneca Hukumnya Boleh

    Jangan Ragu Divaksinasi, MUI: Penggunaan Vaksin AstraZeneca Hukumnya Boleh

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 814
    • 0Komentar

    MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) telah resmi menetapkan fatwa dibolehkan menggunakan vaksin Astrazeneca untuk vaksinasi COVID-19. Hal tersebut menjadi dasar bahwa jangan ada lagi keraguan dari masyarakat untuk divaksinasi COVID-19. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, mengatakan fatwa tersebut ditetapkan melalui Nomor 14 Tahun 2021 tentang Hukum Penggunaan Vaksin COVID-19 Produk Astrazeneca yang selanjutnya 17 […]

  • Asa OKI Zero Stunting, Kukuhkan PIK Remaja Desa Lokus Stunting

    Asa OKI Zero Stunting, Kukuhkan PIK Remaja Desa Lokus Stunting

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 883
    • 0Komentar

    PENGENDALIAN laju pertumbuhan penduduk menjadi salah satu konsentrasi Pemerintah Kabupaten OKI, karena laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali bisa membawa dampak buruk bagi perkembangan suatu negara, Baik dalam aspek ekonomi maupun kesehatan, hal inilah yang melatarbelakangi terjadinya kasus stunting. Remaja menjadi ujung tombak pengendalian penduduk, untuk itulah Pemkab OKI mengukuhkan Ketua Pusat Informasi Konseling (PIK) […]

  • HUT RI ke-74,  7.723 Warga Binaan Peroleh Remisi

    HUT RI ke-74,  7.723 Warga Binaan Peroleh Remisi

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Sudirman D. Hury mengatakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan anak didik yang diberikan Remisi Umum dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2019 yang ke 74 adalah yang memenuhi persyaratan diantaranya : Telah menjalani pidana selama 6 bulan […]

  • Jangan Khawatir, Persediaan Blangko KTP Cukup

    Jangan Khawatir, Persediaan Blangko KTP Cukup

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    STOK blangko untuk pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang, tersedia. “Masyarakat jangan khawatir. Stok blangko kita ada sekitar 4 ribu keping. InsyaAllah cukup untuk kebutuhan masyarakat kota Palembang bahkan sampai 3 bulan ke depan,” kata Kepala Disdukcapil Kota Palembang, Dewi Isnaini, Rabu (11/5/2022). Ia menyebutkan, permohonan […]

  • Ciri-Ciri Bau Badan, Jangan Sampai Tak Sadar!

    Ciri-Ciri Bau Badan, Jangan Sampai Tak Sadar!

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.453
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bau badan setiap orang berbeda-beda. Ada yang berbau busuk, bau obat, bau urin, bahkan berbau tinja. Perbedaan ini bisa menjadi indikasi kesehatan tertentu. Bagaimana cara mengenali ciri-ciri bau badan ini? Sayangnya, terkadang, cukup sulit dideteksi sendiri karena reseptor hidung mati untuk sementara waktu jika sudah mencium aroma yang sama selama beberapa waktu. Nah, […]

expand_less
WordPress Archive Array Themes Fixed WordPress Theme Array Themes Latest WordPress Theme Array Themes Lenscap WordPress Theme Array Themes Transmit WordPress Theme Array Themes Typable WordPress Theme Arredo – Clean Furniture Store WordPress Theme ArrowIT – Technology, Digital WordPress Theme Arrowtic – Digital Marketing Agency WordPress Theme Artchi – Modern Architecture Elementor Template Kit ArtCoin Bitcoin & Cryptocurrency Elementor Template Kit