Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Mulutmu Harimaumu

Mulutmu Harimaumu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
  • visibility 2.010
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERIBAHASA dari judul tulisan ini mengingatkan kita untuk selalu hati hati-hati dalam berbicara. Apa yang kita bicarakan harus bisa dipertanggungjawabkan. Tentu sebagai makhluk sosial, manusia tidak akan terlepas dari peristiwa komunikasi, baik komunikasi langsung (tatap muka) maupun melalui media, misalnya media sosial. Kalau bicara baik, baik isi dan bahasa yang digunakan akan menimbulkan kebaikan pula. Namun sebaliknya, jika bahasa yang dipergunakan selalu nengandung isi  kebcencian dan permusuhan, akan banyak pula masalah yang dihadapi.

Seorang komunikan (pembicara) hendaklah selalu memperhatikan sikap bahasa dalam bertutur. Artinya, pembicara tesebut memperhatikan kesopanan bereaksi terhadap suatu keadaan sehingga dipelukan sikap mental dan perilaku dalam berbahasa.

Jika seseorang ingin mengungkapkan sesuatu kepada lawan bicaranya (penutur dengan lawan tutur), apa yang ingin diungkapkannya tersebut mempunyai makna atau maksud kalimat. Namun, dalam penyampainnya pembicara harus menuangkannya dalam ujud tindak tutur (Speech act), yaitu produk atau hasil dari suatu kalimat dalam kondisi tertentu yang dapat berujud pernyataan, pertanyaan, dan perintah (Suwito, 1983:33).

Tindak tutur mana yang akan dipilih pembicara tergantung beberapa faktor, seperti dengan bahasa apa ia harus bertutur, kepada siapa ia harus menyampaikan tuturannya, dalam situasi bagaimana tuturan itu disampaikan, dan kemungkinan-kemungkinan struktur mana yang ada dalam bahasa yang dipakai.

Akhir-akhir ini “perang” kata sering dipertontonkan oleh orang-orang terkenal di dunia maya atau dapat disebut dengan istilah pegiat media sosial. Diksi yang digunakan sering kurang sesuai atau pas. Terkadang penggunaan bahasa metafora dipakai. Metafora merupakan pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti sebenarnya, melainkan sebagai lukisan berdasarkan persamaan atau perbandingan. Disengaja atau tanpa sengaja, yang jelas pemakaian bahasa metafora tersebut telah menimbulkan multitafsir. Kata, frasa ataupun kalimat yang dilontarkan sering menjadi topik hangat dalam perbincangan di jejaring media sosial.

Apapun bisa menjadi viral melalui media sosial ini, baik perbuatan maupun bahasa atau tuturan. Salah satu contoh, kata “evolusi” bisa menjadi topik hangat atau trending topic di media sosial. Kata “evolusi” hanyalah sebuah kata yang artinya perubahan (petumbuhan, perkembangan) secara berangsur-angsur atau perlahan-lahan (Kamus Besar Bahasa Indonesia/KBBI). Namun, kata tersebut dapat menjadi masalah apabila diucapkan oleh seseorang dalam situasi dan konteks yang berbeda.

Ada norma-norma atau aturan-aturan yang harus dipahami dalam berinterkasi (norms of interaction and interpretation). Norms atau norma menunjuk pada aturan yang membatasi percakapan. Misalnya, apa yang boleh dikatakan atau tidak, bagaimana cara membicarakannya, terbuka, kasar dan sebagainya. Norma interaksi dicerminkan oleh tingkat hubungan sosial dalam sebuah masyarakat bahasa. Masyarakat bahasa itu sendiri merupakan kesamaan sosial, keagamaan, budaya, kekeluargaan, pekerjaan maupun kesamaan-kesamaan bahasa yang digunakan.

Dari uraian tersebut dapat digambarkan apakah penutur dan lawan tutur itu mempunyai kesamaan-kesamaan yang telah disebutkan. Artinya, kalau tidak ada kesamaan tersebut, terjadilah mispersepsi seperti pada kasus kata “evolusi” di atas.

Tugas pendengar atau petutur dalam memahami ujaran adalah mengidentifikasi sesuatu yang dimaksud dalam ujaran tersebut. Acapkali kemampuan mengidentifikasi atau memaknai ujaran tersebut berbeda dengan yang dimaksud oleh pembicara atau penutur. Perbedaan tersebut disebabkan oleh perbedaan-perbedaan pemahaman dunia (knowledge of world) antara pembicara dengan pendengar.

Menutup tulisan singkat ini, seperti dalam hipotesis Sapir-Whorf bahwa jalan pikiran manusia dibentuk oleh bahasa yang digunakannya. Dalam artian, pikiran yang jernih dan teratur diucapkan dalam bahasa yang jernih dan teratur pula akan dapat menghindari peredaran produk-produk bahasa yang tidak bermutu dan kacau balau pula.[***]

 

Penulis:

Dr. Darwin Effendi, M.Pd.

Dosen Universitas PGRI Palembang

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Belajar di SLB Jadi Seru dengan Papan Interaktif Digital!”

    “Belajar di SLB Jadi Seru dengan Papan Interaktif Digital!”

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.400
    • 0Komentar

    BELAJAR itu identik dengan murid yang duduk kaku, mata melotot ke papan tulis, dan guru teriak “Perhatikan!”, di SLB sekarang situasinya beda banget. Kenapa?, karena Papan Interaktif Digital (IFP) hadir seperti “superhero papan tulis” tanpa jubah dan tanpa masker. Tinggal sentuh, murid bisa nonton video, menghitung, bahkan belajar Al-Qur’an. Di SLB B-C Alfiany, Jakarta Barat, […]

  • Uang Banyak, Harga Deg-degan dan Inflasi Jangan Ikut Liar

    Uang Banyak, Harga Deg-degan dan Inflasi Jangan Ikut Liar

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 452
    • 0Komentar

    AKHIR  2025 lalu, uang di Indonesia lagi rajin-rajinnya berolahraga, berlari kencang sampai ngos-ngosan, tapi terlihat bahagia. Menurut rilis Bank Indonesia dilaman resminya, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2025 tumbuh 9,6 persen (yoy), naik dari November 2025 yang 8,3 persen (yoy). Total M2 pun tembus Rp10.133,1 triliun. Angka ini kalau […]

  • Hari ini, 9 Zulhijah 2024 [15 Juni 2024] jemaah haji seluruh dunia wukuf di Arafah

    Hari ini, 9 Zulhijah 2024 [15 Juni 2024] jemaah haji seluruh dunia wukuf di Arafah

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 996
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Hari ini, 9 Zulhijah 2024 atau 15 Juni 2024, jemaah haji dari seluruh dunia termasuk jemaah haji Indonesia sedang melaksanakan prosesi wukuf di Arafah. Waktu wukuf di Arafah dimulai setelah tergelincirnya matahari (waktu Zuhur) pada hari Arafah. Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengatakan, selama wukuf, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi […]

  • Coca-Cola® Bekerjasama dengan Superstar Asia, Menangkan Metawin; Meluncurkan Kampanye Terbaru ‘A Recipe for Magic’ Di Asia

    Coca-Cola® Bekerjasama dengan Superstar Asia, Menangkan Metawin; Meluncurkan Kampanye Terbaru ‘A Recipe for Magic’ Di Asia

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.982
    • 0Komentar

    Kampanye pemasaran menyoroti keajaiban makanan bersama dan bertujuan untuk menginspirasi orang untuk membuat momen makan bersama yang lebih bermakna Sumselterkini.co.id, BANGKOK, THAILAND – Media OutReach – 31 Juli 2023 – Hari ini, Coca-Cola® mengungkapkan superstar, aktor, dan model Asia, Win Metawin, sebagai Duta Merek ASEAN pertama untuk ‘A Recipe for Magic’, kampanye dan pemasaran merek […]

  • Cegah Investasi Bodong, PKK Gandeng OJK

    Cegah Investasi Bodong, PKK Gandeng OJK

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 568
    • 0Komentar

    TP PKK Sumsel terus bersinergi dengan lembaga terkait, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel mendorong literasi pemanfaatan jasa keuangan bagi masyarakat. Hal ini agar masyarakat tidak terjebak kepada praktik jasa keuangan atau investasi bodong. Salah satunya adalah dengan memaparkan dan mengenalkan tentang Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dimana OJK adalah […]

  • Ini Alasan Bupati OKI Segerakan Pekerjaan Fisik Padat Karya

    Ini Alasan Bupati OKI Segerakan Pekerjaan Fisik Padat Karya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE meminta sejumlah pekerjaan fisik padat karya disegerakan untuk menanggulangi dampak ekonomi akibat merebaknya virus corona COVID-19. “Segerakan pekerjaan-pekerjaan fisik yang padat karya agar jadi stimulus ekonomi bagi masyarakat dan pajaknya juga akan kembali ke negara,” ungkap Iskandar saat memimpin rapat kesiapsiagaan menghadapi Ancaman Virus Vorona COVID-19, Selasa, […]

expand_less
WordPress Archive Nautica – Responsive WooCommerce WordPress Theme Navian – Multi-Purpose Responsive WordPress Theme Naxly – Data Science & Analytics WordPress Theme Nayaka – Nail Salon & Beauty Care Elementor Template Kit Nazareth | Church & Religion WordPress Theme Ncmaz – News Magazine Full Site Editing WordPress Block Theme Nearby Places WordPress Plugin Nedril – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Needle – Tattoo Studio Elementor Template Kit Neighborhood – Responsive Multi-Purpose Shop Theme