Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Kebisuan BUMN-BUMD Menjadi Harmoni Pandemi

Kebisuan BUMN-BUMD Menjadi Harmoni Pandemi

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
  • visibility 2.174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hari kemerdekaan bangsa kita memberikan suntikan semangat bagi insan seni. Selama masa pandemi, kreativitas dan aktivitas penggiat seni tak dipungkiri menjadi terbatas. Di bawah kontrol protokol kesehatan yang ketat, buncahan seniman untuk  berkativitas di dunia nyata sangat kuat.

Selama ini, meski terkendala protokol kesehatan, kreativitas dan imanjinasi seniman selama masa pandemi tak pernah padam. Tanpa panggung, tanpa pameran, dan tanpa penonton ‘nyata’ senyatanya ternyata karya-karya mereka senantiasa hadir.

Melalui  Dewan Kesenian Palembang (DKP), para seniman di bawah enam komite yang ada, teater, musik, seni rupa, tari, sastra, dan   film mencoba mengulik dan membahas persoalan berkesenian menuju kenormalan baru. Sekaligus bersilatutahmi dan menggelar karya.

Kegiatan ini, seakan menjadi obat saat kronisnya kondisi kesehatan. Dukungan dan suport termasuk kepedulian berbagai pihak, membuat kegiatan yang dikemas dalam art normal, iklim berkesenian menuju kenormalan baru (silaturahmi-gelar karya seniman kini dan nanti)  pun usai dan tuntas. Dialog webinar plus yang dilaksanakan secara daring dan nyata, serta diisi gelar karya para seniman pun bergulir nyaman dari hari  pertama hingga hari ketiga.

Dukungan berbagai pihak bukanlah berupa belas kasihan. Tetapi penyemangat sehingga naluri berkesenian dan kreativitas pun bisa tersalurkan. Apalagi, seni itu bukanlah sekedar seni untuk seni. Tetapi seni itu adalah memberikan warna dan manfaat bagi kehidupan.

Karenanya menjadi pertanyaan, kalau masih ada lembaga-lembaga yang seyogyanya punya kemampuan untuk bisa peduli, ternyata sedikit pun mereka tak memberikan empati apalagi simpati. Seni senyatanya memang tak butuh empati maupun  simpati itu. Tanpa itu, takkan mengurangi kadar dan kualitas maupun kuantitas mereka berkarya.

Tetapi yang   menjadi persoalan, adalah  adakah pihak-pihak yang punya kemampuan dan kepedulian bagi kehidupan, bisa ikut mewarnai kehidupan. Membuat masyarakat,  bisa menikmati ‘renyahnya’ seni yang membuat kehidupan di masa pandemi bisa menjadi lebih segar. Bagaimana caranya, ya dengan menggunakan ‘tangan’ mereka mencoba memberikan napas segar bagi para seninman untuk tetap terjaga semangatnya.

BUMN-BUMD Membisu

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha milik Daerah (BUMD), tentunya tidaklah semata mencari keuntungan. Kalaupun mereka untung, sudah diatur adanya peran mereka untuk ikut ‘membangun’ kehidupan masyarakat di sekitarnya. Masyarakat di saat pandemi, tak sekedar butuh materi dan bantuan dana, mereka pun akan menikmati seni-seni yang terus mengalir dan terjaga ritmenya.

Itu menang kondisi ideal, yang barangkali akan ditemui dalam situasi normal. Dalam masa pandemi yang mungkin sedang menuju normal, bisa saja lembaga-lembaga itu, pun juga terkendala dalam pusaran yang sama dan dialami masyarakat. Mungkin saja, mereka juga terdampak akibat pandemi covid 19. Sehingga, wajarlah kalau naluri kepedulian mereka pun turut menurun fungsinya. Rasa empati dan simpati mereka pun, mungkin wajar kalau ikut berubah.

Sebagai Ketua Pelaksana kegiatan Silaturahmi dan Gelar    Karya seniman kini dan nanti yang digagas DKP, penulis merasakan hal tersebut. Permohonan untuk beraudiensi sekedar bersilaturahmi ataupun permohonan partisipasi dari dana CSR sepertinya tak tersentil di respon mereka.

Kepada PT Pusri, PT Bukit Asam, Pertamina, Bank Sumsel, BTN Syariah,  dan BNI upaya membangun kerjasama disampaikan. Padahal, bukan belas kasihan yang  diharapkan.   Tetapi, empati dan simpati mereka terhadap kehidupan yang sesungguhnya membutuhkan kehadiran seni.

Seni yang membuat kehidupan bisa lebih berwarna. Tak satupun, BUMN maupun BUMD yang ada, memberikan respon positif. Bahkan, Bank Sumsel,  yang selama ini sangat konsen dengan seni, ternyata untuk audiensi pun tak tersedia waktu. Sementara, BUMN lainnya, seperti Pusri, Pertamina, PT Bukit Asam, sampai hari pelaksanaan, diam membisu dalam aktivitas mereka.

Itulah kehidupan. Itulah senyatanya persoalan. Tetapi, bagi para seniman, aktivitas berkesenian takkan terhenti oleh tak hadirnya empati dan simpati. Tepuk tangan dan pujian serta kritikan kurator pun, sesugguhnya memang dibutuhkan. Tetapi tanpa kehadirannya pun, seni itu harus tetap ada.

Kehidupan membutuhkannya. Makanya, dia akan tetap mengalir. Sama seperti aktivtas pihak-pihak tersebut yang tetap beraktivitas meski membisu terhadap kehidupan.

Art Normal

Melalui Art-Normal:Silaturahm-Gelar Karya Seniman Kini dan Nanti: Iklim Kesenian Menuju Kenornalam Baru, DKP mencoba menggambarkan kondisi yang dialami dan bagaimana pelaku seni menyiasati dan bertahan di era pandemi. Lalu, memberikan pemetaan dan menggali rekomendasi terhadap berbagai stake holder sehingga bisa dijadikan bahan masukan dalam melangkah bersama.

Bersamaan HUT ke-75 RI,  pembukaan kegiatan ini sekaligus dialog pihak terkait digelar.

Termasuk pementasan wayang Palembang dan penampilan lagu Hari Merdeka berupa ansamble gitar yang disajikan oleh Komunitas Gitar Klasik Palembang.

Pembukaan (Opening) Webinar Plus DKP Senin (17/8) telah disiarkan secara langsung oleh RRI dari tempat pelaksanaan Guns Cafe di seputaran Kambang Iwak Palembang. Aktivitas kegitan tersebut juga sudah terpublikasi melalui media massa maupun media sosial.  Dalam kebisuannya, BUMN dan BUMD yang ada di Palembang, tentu tak buta dan tuli.  Mereka, akan merasakan bahwa getaran seni tetap berdenyut dan memperkuat nadi kehidupan manusia.

DKP menggelar kegiatan untuk insan seni di kota Palembang, bertajuk ART NORMAL, dan digelar di Guns Cafe, dari 17 sampai 19 Agustus.

Banyak harapan yang bisa terdokumentasi dari kegiatan silaturahmi dan gelar karya ini. Bukan tidak mungkin, dari situ kita bisa mengetahui bahwa kesenian telah berubah. Pandemi mungkin saja telah ‘memaksa’ wajah  kesenian berubah menjadi sesuatu bentuk baru. Paling tidak, keinginan seniman bersemuka dengan penikmatnya di bumi, bisa terealisasi.

Narasumber  di Teater ada Marlahim Zaini dari Riau, Marhana dari Padang dan Toton Dai Permana dari Palembang, dengan pemantik Diskusi dari DKP Hasan, dipandu artis lokal Cek One, ada juga penampilan monolog dari Fiki.

Sedangkan di komite Musik, DKP menghadirkan Jimi Hutan Tropis, Budi LVT, Fadhil Indra (pendiri Gong Sriwijaya) dari Jakarta, dengan pemantik diskusi Endi Ruskan, dengan penampilan dari Iir Stoned, Alila Najwa, Randi/Rosa. Pada Selasa (18/8/2020), komite Seni Rupa akan menghadirkan Dr. Erwan Suryanegara, M,Sn, Askanadi Sirodjudin, dengan Pemantik Diskusi Husni Mubarak, disini DKP juga menggelar Demo Melukis.

Untuk Komite Tari DKP menghadirkan Dr. Susasrita Violaranti, M.Sn, Surtianingsih Imansyah, dengan pemantik Diskusi Sonia dipandu oleh Dina Tanjung, dengan dihidangkan pula tampilan dari Saudaradance dan BlockArt

Rabu (19/8), komite Sastra menghadirkan narasumber yakni Dr. Tarech Rasyid, M.Hum (Rektor Universitas IBA), Dr. Didik Suhendi, M.Hum (Wakil Ketua HISKI Sumsel) Maspril Aries (Penulis dan Penggagas Dewan Kesenian Lampung), dan Dr. Darwin Effendi, M.Pd. (Dosen Universitas PGRI Palembang) dengan pemantik diskusi Imron Supriyadi, MAg Di hari itu juga,  menyuguhkan penampilan pembacaan puisi-Anto Narasoma-Yos Ilyas, Jaid Saidi dan testimoni beberapa sastrawan.

Dan sorenya,  menghadirkan komite film dengan narasumber Erlan Basri (Sekjen ADM), Ari Bulu (Koordinator ADM Palembang), Yudi Suhairi (Sekretaris Kekraf Palembang)   dengan pemantik diskusi Endah Septi Elyani dan pemutaran film indie.

Seni tetap menggeliat, meski di seberang sana kebisuan bergerak bersama aktivitas keseharian. Beruntung, masih melihat dan mendengar serta memendam rasa, sehingga rona kehidupan sebagai alamiahnya seni kehidupan tetap terjalin menjadi sebuah harmoni.

 

Palembang, 26 Agustus 2020

Muhamad Nasir

Penggiat Seni Kota Palembang

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manajemen SFC Klaim Dapatkan 7 Pemain Baru

    Manajemen SFC Klaim Dapatkan 7 Pemain Baru

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    Komposisi tim Sriwijaya FC perlahan mulai terbentuk. Demi membangun skuat yang lebih tangguh di Liga 2 musim ini, Laskar Wong Kito telah merekrut sejumlah nama baru. Setidaknya Sriwijaya FC sudah mencapai kesepakatan terhadap tujuh pemain. Ketujuh pemain itu direkrut dari berbagai tim di Liga 2, mulai dari PSMS Medan, Martapura FC, PSCS Cilacap dan Perserang […]

  • Presiden Apresiasi Kota Pagaralam Sebagai kota Energi Hijau 

    Presiden Apresiasi Kota Pagaralam Sebagai kota Energi Hijau 

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 664
    • 0Komentar

    PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga Kota Pagaralam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang telah menerapkan pengembangan energi hijau pertama di Indonesia. Presiden mengakui bahwa dunia global semuanya menuju Energi Baru Terbarukan (ETB) dimana semua negara juga telah mulai merencanakan untuk menuju energi hijau, baik itu energi matahari, hydropower, energi geothermal, energi arus laut, […]

  • Asa Menpora Dito dalam Rakornas Kepemudaan dan Keolahragaan Tahun 2023

    Asa Menpora Dito dalam Rakornas Kepemudaan dan Keolahragaan Tahun 2023

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo berharap Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepemudaan dan Keolahragaan Tahun 2023 menjadi sarana konsolidasi dan optimalisasi pelayanan kepemudaan dan keolahragaan di Indonesia.Hal itu disampaikan Menpora Dito saat meninjau kesiapan Rakornas Kepemudaan dan Keolahragaan Tahun 2023 di Jakarta Internasional Velodrome, Jakarta, Kamis (7/9) malam. “Saya […]

  • INDOGO.ID Dipastikan Hadir Dalam Acara Pameran AALCO di Bali, Indonesia 2023

    INDOGO.ID Dipastikan Hadir Dalam Acara Pameran AALCO di Bali, Indonesia 2023

    • calendar_month Sabtu, 14 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 841
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, [vritimes] – INDOGO.ID hadir dalam acara Asian-African Legal Consultative Organization (AALCO) yang akan diselenggarakan di Bali, Indonesia, pada tanggal 16-20 Oktober 2023. Perusahaan INDOGO.ID dipastikan mengikuti acara Asian-African Legal Consultative Organization (AALCO) yang akan diselenggarakan di Bali, Indonesia, pada tanggal 16-20 Oktober 2023. Keikutsertaan INDOGO.ID menjadi sebuah komitmen yang terus dijaga untuk bisa ikut […]

  • Rumah Layak MBR & PPPK, Asa Baru dari Muba untuk Rakyat

    Rumah Layak MBR & PPPK, Asa Baru dari Muba untuk Rakyat

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    DI Musi Banyuasin alias Muba, kabupaten yang sering jadi bahan obrolan di warung kopi lebih heboh daripada gosip artis, ada kabar segar pemerintah daerahnya siap gandeng Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himpera) buat dorong program rumah murah. Eh jangan salah, bukan rumah “murah meriah asal jadi” kayak mainan monopoli, ini serius, bro. Nah, ini […]

  • Muba Rintis Desa Sadar Kerukunan

    Muba Rintis Desa Sadar Kerukunan

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    KABUPATEN Muba berencana merintis desa sadar kerukunan sehingga umat beragama dan etnis dapat hidup saling perdampingan /zero konflik.   Desa Sadar Kerukunan yang akan dirintis di Desa Suka Damai Kecamatan Tungkal Jaya dan bertahap nantinya akan diterapkan disetiap pedesaan di Muba. Ketua dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel audiensi bersama Bupati Muba Dodi […]

expand_less
WordPress Archive Aliomatic – AliExpress Affiliate Money Generator Plugin for WordPress Alipay Cross Border Online Payment Alister Bank – Credits & Banking Finance WordPress Theme Alit – Minimalist Responsive Woocommerce WordPress Theme Alkahraba – Electrical Shop & Store WooCommerce Elementor Template Kit All In One Addons for WPBakery Page Builder (formerly Visual Composer) All in One Carousel for WordPress All In One SEO PRO WordPress Plugin All In One Slider Responsive WordPress Slider Plugin All in One Support Button + Callback Request. WhatsApp, Messenger, Telegram, LiveChat and more…