Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » Rumah Layak MBR & PPPK, Asa Baru dari Muba untuk Rakyat

Rumah Layak MBR & PPPK, Asa Baru dari Muba untuk Rakyat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 1.192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI Musi Banyuasin alias Muba, kabupaten yang sering jadi bahan obrolan di warung kopi lebih heboh daripada gosip artis, ada kabar segar pemerintah daerahnya siap gandeng Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himpera) buat dorong program rumah murah. Eh jangan salah, bukan rumah “murah meriah asal jadi” kayak mainan monopoli, ini serius, bro.

Nah, ini yang menarik, program ini bukan cuma untuk masyarakat berpenghasilan rendah alias MBR, tapi juga buat para PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Ya, kasihan juga kan, udah kerja siang malam, tapi rumah masih ngontrak. Pepatah lama bilang, “Rumah bukan sekadar tempat berteduh, tapi ladang kenangan dan masa depan”, kalau masih ngontrak, yang dipanen malah cerita pindahan tiap tahun.

Himpera datang ke Muba bawa niat baik, mereka bilang siap bangun rumah layak huni, tapi ada syaratnya, jangan bikin mereka muter-muter kayak naik komidi putar di pasar malam. Izin harus dipercepat, biaya macam-macam (PBG, BPHTB) sebaiknya dipangkas biar harga rumah nggak melambung tinggi kayak harga cabai waktu Lebaran.

Kalau dipikir, wajar juga tuntutan itu, kadang kita suka heran, bikin rumah buat rakyat kecil kok proses izinnya bisa lebih ribet daripada bikin pesta kawinan. Padahal, rakyat udah butuh rumah layak sekarang, bukan besok lusa.

Tentu, Pemkab Muba nggak mau kalah ganteng, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Pak Alva Elan, bilang
“Program rumah untuk rakyat?, kami sambut baik dong. Tapi jangan lupa, harus sesuai aturan, bangunannya jangan banjiran, jalannya jangan kayak offroad”

Nah, ini baru bener, percuma bikin rumah kalau begitu hujan deras langsung jadi kolam renang dadakan, jangan sampai MBR dapat rumah murah tapi bonus banjir, itu bukan hunian layak, tapi latihan survival.

Jujur aja, seringkali program bagus di atas kertas, tapi di lapangan malah jadi drama sinetron panjang. Rumah rakyat jadi proyek setengah hati, kualitas tipis-tipis, yang penting jadi. Di sinilah pentingnya pemerintah jangan cuma jago nyambut baik, tapi juga jago ngawasin.

Dan buat developer, jangan cuma semangat waktu jumpa pers, tapi pas eksekusi malah kayak mesin tua, bunyi keras, jalan pelan. Ingat pepatah, “Janji itu hutang”, kalau udah janji rumah layak, ya harus ditepati, bukan layaknya rumah ayam.

Yang bikin manis, program ini juga menyentuh PPPK, selama ini, banyak PPPK kerja ngurus administrasi negara, tapi urusan rumah masih kejar-kejaran sama cicilan kontrakan, kalau rumah ini bisa terealisasi, hidup mereka bisa lebih tenang. Bisa fokus kerja, bukan fokus mikirin kapan pindahan lagi.

Boleh dong kita kasih masukan, coba deh bikin sistem perizinan rumah ini full digital, jangan ada “biaya siluman” atau “jalan tikus”. Transparan aja, kayak kaca jendela yang baru dipel. Masyarakat pun bisa ikut ngawasin, biar program ini nggak jadi bahan ketawaan di tongkrongan.

Selain itu, pemerintah pusat maupun daerah perlu lebih berani ngasih insentif buat pengembang yang memang fokus bangun rumah MBR. Jangan cuma kasih penghargaan, tapi kasih juga keringanan pajak atau dukungan infrastruktur.

Kalau dipikir-pikir, rumah itu bukan sekadar tembok, atap, dan lantai, rumah itu simbol martabat, kalau rakyat punya rumah layak, mereka punya harga diri. Jangan sampai rakyat kecil merasa negara hadir hanya saat kampanye, tapi hilang waktu mereka butuh atap buat keluarganya.

Jadi, dukungan Pemkab Muba terhadap Himpera ini bisa jadi langkah maju. Tapi ingat, langkah kecil kalau nggak konsisten bisa nyasar ke got. Asa rakyat Muba jelas, bukan rumah megah ala sinetron, tapi rumah sederhana, layak, nggak banjir, dan bisa dicicil tanpa bikin kepala cenat-cenut.

Kalau semua pihak serius, rakyat Muba akan punya cerita baru. “Dulu kami ngontrak, sekarang kami punya rumah sendiri,” itu bukan cuma cerita manis, tapi bukti kalau negara benar-benar hadir.

Karena kata pepatah, “Rumah yang baik bukan yang megah, tapi yang membuat penghuninya betah”. Semoga rumah MBR dan PPPK di Muba bukan cuma sekadar program, tapi benar-benar jadi kenyataan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersama Ketua MA, Gubernur Kuliah Umum di UIN  Raden Fatah Palembang

    Bersama Ketua MA, Gubernur Kuliah Umum di UIN Raden Fatah Palembang

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru berharap para sarjana hukum Islam UIN Raden Fatah Palembang bisa memberikan kontribusi yang baik untuk masyarakat. “Saya berharap, UIN terus menjadi inspirasi bagi fakultas hukum lainnya dalam penerapan pembelajaran Hukum pidana Islam (fiqh jinayah) merupakan syariat Allah SWT yang mengatur ketentuan hukum mengenai tindak pidana atau perbuatan kriminal […]

  • Pilih Batik Sebagai Sarana Promosi Experience Indonesia

    Pilih Batik Sebagai Sarana Promosi Experience Indonesia

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, London, Inggris – KBRI London menggelar “Workshop: Discover Batik” di KBRI London (7/11). Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan promosi Experience Indonesia yang berlangsung selama 3 hari mulai 6 – 8 November 2022 di London. “Kami memilih batik sebagai sarana promosi Experience Indonesia mengingat batik adalah warisan takbenda dunia. Kekayaan wastra nusantara termasuk batik adalah aset diplomasi budaya di […]

  • Langkah Perbaikan, Kemenag Akan Evaluasi Pemberangkatan Umrah

    Langkah Perbaikan, Kemenag Akan Evaluasi Pemberangkatan Umrah

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 654
    • 0Komentar

    KEBERANGKATAN jemaah umrah Indonesia sudah berlangsung hampir satu bulan. Pertama kali diberangkatkan pada 8 Januari 2022, kini sudah lebih 8.000 jemaah Indonesia yang terbang ke Arab Saudi untuk beribadah umrah sehingga perlu dipantau dan dievaluasi. Sejumlah catatan evaluasi mengemuka, salah satunya terkait dengan pelaksanaan karantina kepulangan dan layanan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Dirjen Penyelenggaraan Haji […]

  • Per 17 September 2021 Realisasi Program PEN Capai Rp395,92 Triliun, Perlindungan Sosial Jadi Yang Utama

    Per 17 September 2021 Realisasi Program PEN Capai Rp395,92 Triliun, Perlindungan Sosial Jadi Yang Utama

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 666
    • 0Komentar

    PADA 17 September 2021 diketahui realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah mencapai Rp395,92 T atau 53,2% dari pagu Rp744,77 T. Pada Kuartal III 2021, realisasi Klaster Kesehatan sudah mencapai Rp 97,28 T (45,3% dari pagu Rp 214,96 T), sedang Klaster Perlinsos Rp112,87 T (60,5% dari pagu Rp186,64 T), dan Klaster Program Prioritas Rp 59,51 […]

  • Apple Kenalkan MacBook Air 15 inci, Apa Kelebihannya!

    Apple Kenalkan MacBook Air 15 inci, Apa Kelebihannya!

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.180
    • 0Komentar

    Dengan layar Liquid Retina 15,3 inci yang luas, kinerja M2, masa pakai baterai hingga 18 jam, dan sistem suara enam speaker, semuanya dalam desain tipis dan ringan tanpa kipas, MacBook Air baru adalah yang terbaik di dunia. -laptop inci   Sumselterkini.co.id, CUPERTINO, CALIFORNIA Apple hari ini memperkenalkan MacBook Air 15 inci, laptop 15 inci terbaik […]

  • Kolaborasi Tarian RI & Turki di Acara Indonesia Night Ankara

    Kolaborasi Tarian RI & Turki di Acara Indonesia Night Ankara

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.582
    • 0Komentar

    ANKARA, Turki – Tarian Indonesia dan tarian Turki berpadu dalam acara “Indonesian Night” di Wisma Duta RI, Ankara (08/10/2021). Acara yang dihadiri oleh sejumlah tamu undangan tersebut menampilkan tarian Saman, tari Enggang Menari, tari Jejer Trabzon, tari Spirit Zeybek dan tari kreasi Spirit Nusantara, hasil kerja sama KBRI Ankara dengan sanggar tari Aksak Academy, Ankara. “Diplomasi […]

expand_less
WordPress Archive Live Chat Complete Live Chat Experience Live Chat Pro Live Chat Unlimited Live Deals for WooCommerce Live Preview Switch Bar for WordPress Live Support Chat – Live Chat 3 LiveBlog for AMP Livemesh Addons for Beaver Builder Livemesh Addons for Elementor Premium