Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Dulce Et Utile

Dulce Et Utile

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Mar 2019
  • visibility 3.392
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAAT ini bermain dengan kata-kata dan simbol sangat marak. Mendekati pesta demokrasi, semakin banyak muncul kata-kata yang menjadi jargon para pemain pesta demokrasi.

Hampir setiap hari ada saja kata-kata baru yang kita nikmati, baik di media sosial maupun media daring.  Bahkan, kalau kita berjalan menyusuri jalan protokol dan jalan lintas antarkota antarprovinsi pun banyak kita jumpai foto dan kata-kata jargon tersebut dalam bentuk baliho ataupun poster. Walaupun terkadang si pembuat atau pemasang baliho tersebut tidak jelas tujuan atau maksudnya. Seharusnya, calon anggota legislatif tersebut harus jelas visi misi atau apa yang akan dilakukan mereka seandainya terpilih nanti.

Bukan hanya masalah kata-kata pada petarungan calon legislatif yang menjadi sorotan, pemilihan pemimpin tertinggi di Republik ini pun tak kalah lebih menarik. Pemilihan kata atau diksi dalam bentuk karya fiksi menjadi hangat untuk dibicarakan. Beramai-ramai para netizen mengomentari kata-kata yang menjadi pilihan dalam bentuk puisi yang dibuat oleh salah seorang seniman di negeri ini. Puisi yang ditulis oleh Neno Warisman mendapat kritikan, baik pro maupun kontra terhadap pilihan kata dalam puisi tersebut.

Puisi adalah salah satu produk karya sastra. puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan struktur batin dan struktur fisik (Waluyo, 1987). Pilihan katanya bersifat metafora dan bersifat imajinatif. Para penikmat puisi atau pembaca puisi tersebut memaknainya pun beragam karena puisi merupakan multitafsir.

Suatu hasil karya sastra baru dapat dikatakan memiliki nilai sastra apabila di dalamnya terdapat kesepadanan antara bentuk dan isinya. Bentuk dan susunan bahasanya baik dan indah., Kemudian, isinya dapat menimbulkan perasaan haru dan kagum di hati pembacanya. Bentuk dan isi sastra harus saling mengisi, yaitu dapat menimbulkan kesan yang mendalam di hati para pembacanya sebagai perwujudan nilai-nilai karya seni.

Kalau kita lihat dari struktur batin puisi, yakni rasa (feeling), sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair. Penulis puisi tersebut memang dikenal sebagai seniman, dari kecil sudah menyukai puisi dan pernah menjuarai lomba baca puisi se-Jakarta. Kemudian, ia pun banyak menghabiskan waktunya untuk dunia sosial, pendidikan, dan religi. Dengan demikian, melihat dari latar belakang penulisnya akan ada keterkaitannya bagaimana puisi yang menjadi viral tersebut tercipta.

.Memaknai puisi pun beragam tergantung dari penafsiran pembacanya. Pembaca boleh setuju ataupun tidak setuju. Hal ini merupakan bagian dari resepsi pembaca. Bahkan, sampai sebagai tingkat kritus sastra, terkhusus karya puisi di atas.

Teks-teks dalam puisi saling berhubungan sehingga mengikatnya menjadi sebuah karya. Teks sastra terdiri atas isi, yaitu ide-ide atau amanat yang hendak disampaikan pengarang kepada pembaca. Lalu, bentuk, yaitu cerita dalam teks yang dapat dibaca dan dipelajari menurut berbagai pendekatan gaya bahasa, setting, dan sebagainya. Teks- teks ini berkaitan dengan konteks, yakni aspek-aspek lingkungan fisik atau sosial yang kait-mengait dengan ujaran tertentu, serta  pengetahuan yang sama-sama dimiliki pembicara dan pendengar sehingga pendengar paham apa yang dimaksud pembicara (Kridalaksana, 2011).

Sisi konteks inilah mungkin yang menarik dan menjadi persoalan dari puisi tersebut. Konteks yang terjadi adalah sebuah “pertarungan” menjelang perhelatan akbar di Republik ini (pilpres). Maka, apa pun dapat dikaitkan dengan permasalah pilpres ini, termasuk urusan karya sastra, seperti berpuisi di atas.

Sebuah puisi yang tercipta untuk kita nikmati dari sisi seni dan mendapatkan pencerahan dari sisi amanat yang tercipta dari seorang penulis. Seperti kata Horatius, yaitu dulce et utile (dalam bahasa Latin, sweet and useful). Dulce (sweet) berarti sangat menyenangkan atau kenikmatan, sedangkan utile (useful) berarti isinya bersifat mendidik (mikics, 2007:95). Oleh karena itu, mari kita menikmati puisi tersebut dengan bijak. Jangan sampai kita kehilangan makna dulce et utile dari sebuah karya sastra.

 

Dr. Darwin Effendi, M.Pd.

Dosen Universitas PGRI Palembang

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Instruksikan Dinas PUBM Perbaiki Jalan di Desa Cahya Makmur

    Gubernur Instruksikan Dinas PUBM Perbaiki Jalan di Desa Cahya Makmur

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel, H. Herman Deru meminta instansi terkait yakni PUBM-TR untuk berkoordinasi dengan Kabupaten OKI guna perbaikan akses jalan yang berada di Desa Cahya Makmur. Sebab jalan tersebut dinilai sudah banyak yang berlubang. “Lakukan koordinasi dengan Bupati untuk perbaikan jalan ini. Jalan ini sudah rusak, kasian sama masyarakatnya,” kata HD, kemarin. Dia menegaskan, perbaikan akses […]

  • Pertama di Dunia, Indonesia Bangun Industri Baterai Listrik

    Pertama di Dunia, Indonesia Bangun Industri Baterai Listrik

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.786
    • 0Komentar

    INDONESIA mulai membangun industri baterai listrik terintegrasi dari hulu hingga hilir yang pertama di dunia dengan investasi ratusan triliun. Industri tersebut menggandeng PT LG asal Korea Selatan (Korsel), yang akan berinvestasi senilai Rp142 triliun setara dengan USD9,8 miliar. “Saya senang bahwa tahapan pembangunan industri baterai listrik terintegrasi telah mulai berjalan,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) […]

  • Kabupaten Muba Siap Gandeng BTKL PP Wilayah I Palembang Tes Covid-19

    Kabupaten Muba Siap Gandeng BTKL PP Wilayah I Palembang Tes Covid-19

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 691
    • 0Komentar

    BERBAGAI aksi dan langkah strategis terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin untuk mencegah dan menanggulangi wabah Covid-19 atau virus Corona di wilayah Muba. Dukungan pun terus datang mengalir dari semua pihak, salah satunya dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL PP) Wilayah I Palembang yang […]

  • Alhamdulillah, Jalan di Muba yang rusak mulai diperbaiki

    Alhamdulillah, Jalan di Muba yang rusak mulai diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Instruksi Pj. Bupati Muba Sandi Fahlepi, yang meminta penanggulangan sementara kerusakan jalan di Jirak Jaya dilakukan oleh perusahaan yang beroperasional di wilayah sekitar. Alhamdulillah, akhirnya beberapa ruas jalan rusak di Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai diperbaiki perusahaan di wilayah operasional. Dalam proses perbaikan tersebut diawasi langsung pihak kecamatan bersama warga. […]

  • Penyuluh Pertanian Penggerak Utama Transformasi Ekonomi

    Penyuluh Pertanian Penggerak Utama Transformasi Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.546
    • 0Komentar

    PENYULUH Pertanian diyakini dapat menjadi penggerak utama dalam mentransformasi ekonomi sebagai upaya penguatan ekonomi di Kabupaten Musi Banyuasin dari bidang pertanian dimasa yang akan datang. Apalagi saat ini sumber pendapatan APBD Kabupaten Muba lebih dari 65% tergantung pada dana bagi hasil Migas, oleh karenanya diperlukan transformasi ekonomi kedepannya jika energi tidak terbarukan tersebut habis. Salah […]

  • Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

    Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

    • calendar_month Sabtu, 26 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.360
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (26/12/2020) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus COVID-19. “Tidak ada penambahan kasus per 26 Desember 2020,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Diketahui, hingga 26 Desember ada 691 kasus diantaranya 597 kasus sembuh, 65 masih dirawat, dan 29 kasus meninggal dunia. Sementara itu, berdasarkan data update Gugus […]

expand_less
WordPress Archive Powerful Filters for wpDataTables Powerlegal – Law, Lawyer & Attorney WordPress Theme PowerPack Addons for Elementor PowerPack for Beaver Builder PowerZone – Fitness and Gym WordPress Theme Praha – Electrician Experts WordPress Theme Prala – Backpack Traveler Blog Elementor WordPress Theme Pray – Charity / Nonprofit / Fundraising WordPress Preemptive – Business & Finance Elementor Template Kit Pregmom – Pediatrician Clinic Elementor Template Kit