Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Dulce Et Utile

Dulce Et Utile

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Mar 2019
  • visibility 3.405
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAAT ini bermain dengan kata-kata dan simbol sangat marak. Mendekati pesta demokrasi, semakin banyak muncul kata-kata yang menjadi jargon para pemain pesta demokrasi.

Hampir setiap hari ada saja kata-kata baru yang kita nikmati, baik di media sosial maupun media daring.  Bahkan, kalau kita berjalan menyusuri jalan protokol dan jalan lintas antarkota antarprovinsi pun banyak kita jumpai foto dan kata-kata jargon tersebut dalam bentuk baliho ataupun poster. Walaupun terkadang si pembuat atau pemasang baliho tersebut tidak jelas tujuan atau maksudnya. Seharusnya, calon anggota legislatif tersebut harus jelas visi misi atau apa yang akan dilakukan mereka seandainya terpilih nanti.

Bukan hanya masalah kata-kata pada petarungan calon legislatif yang menjadi sorotan, pemilihan pemimpin tertinggi di Republik ini pun tak kalah lebih menarik. Pemilihan kata atau diksi dalam bentuk karya fiksi menjadi hangat untuk dibicarakan. Beramai-ramai para netizen mengomentari kata-kata yang menjadi pilihan dalam bentuk puisi yang dibuat oleh salah seorang seniman di negeri ini. Puisi yang ditulis oleh Neno Warisman mendapat kritikan, baik pro maupun kontra terhadap pilihan kata dalam puisi tersebut.

Puisi adalah salah satu produk karya sastra. puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan struktur batin dan struktur fisik (Waluyo, 1987). Pilihan katanya bersifat metafora dan bersifat imajinatif. Para penikmat puisi atau pembaca puisi tersebut memaknainya pun beragam karena puisi merupakan multitafsir.

Suatu hasil karya sastra baru dapat dikatakan memiliki nilai sastra apabila di dalamnya terdapat kesepadanan antara bentuk dan isinya. Bentuk dan susunan bahasanya baik dan indah., Kemudian, isinya dapat menimbulkan perasaan haru dan kagum di hati pembacanya. Bentuk dan isi sastra harus saling mengisi, yaitu dapat menimbulkan kesan yang mendalam di hati para pembacanya sebagai perwujudan nilai-nilai karya seni.

Kalau kita lihat dari struktur batin puisi, yakni rasa (feeling), sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair. Penulis puisi tersebut memang dikenal sebagai seniman, dari kecil sudah menyukai puisi dan pernah menjuarai lomba baca puisi se-Jakarta. Kemudian, ia pun banyak menghabiskan waktunya untuk dunia sosial, pendidikan, dan religi. Dengan demikian, melihat dari latar belakang penulisnya akan ada keterkaitannya bagaimana puisi yang menjadi viral tersebut tercipta.

.Memaknai puisi pun beragam tergantung dari penafsiran pembacanya. Pembaca boleh setuju ataupun tidak setuju. Hal ini merupakan bagian dari resepsi pembaca. Bahkan, sampai sebagai tingkat kritus sastra, terkhusus karya puisi di atas.

Teks-teks dalam puisi saling berhubungan sehingga mengikatnya menjadi sebuah karya. Teks sastra terdiri atas isi, yaitu ide-ide atau amanat yang hendak disampaikan pengarang kepada pembaca. Lalu, bentuk, yaitu cerita dalam teks yang dapat dibaca dan dipelajari menurut berbagai pendekatan gaya bahasa, setting, dan sebagainya. Teks- teks ini berkaitan dengan konteks, yakni aspek-aspek lingkungan fisik atau sosial yang kait-mengait dengan ujaran tertentu, serta  pengetahuan yang sama-sama dimiliki pembicara dan pendengar sehingga pendengar paham apa yang dimaksud pembicara (Kridalaksana, 2011).

Sisi konteks inilah mungkin yang menarik dan menjadi persoalan dari puisi tersebut. Konteks yang terjadi adalah sebuah “pertarungan” menjelang perhelatan akbar di Republik ini (pilpres). Maka, apa pun dapat dikaitkan dengan permasalah pilpres ini, termasuk urusan karya sastra, seperti berpuisi di atas.

Sebuah puisi yang tercipta untuk kita nikmati dari sisi seni dan mendapatkan pencerahan dari sisi amanat yang tercipta dari seorang penulis. Seperti kata Horatius, yaitu dulce et utile (dalam bahasa Latin, sweet and useful). Dulce (sweet) berarti sangat menyenangkan atau kenikmatan, sedangkan utile (useful) berarti isinya bersifat mendidik (mikics, 2007:95). Oleh karena itu, mari kita menikmati puisi tersebut dengan bijak. Jangan sampai kita kehilangan makna dulce et utile dari sebuah karya sastra.

 

Dr. Darwin Effendi, M.Pd.

Dosen Universitas PGRI Palembang

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengarkan  Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda Perubahan APBD Sumsel TA 2024

    Dengarkan  Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda Perubahan APBD Sumsel TA 2024

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat paripurna LXXXVIII (88) dengan agenda mendengarkan jawaban Gubernur atas pandangan umum Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahn Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran (TA) 2023, Rabu (28/8) di ruang rapat paripurna. Rapat paripurna  dipimpin oleh H. Muchendi Mahzareki, SE, M.Si […]

  • Antisipasi banjir, Pemkot serius tangani beberapa titik yang rawan

    Antisipasi banjir, Pemkot serius tangani beberapa titik yang rawan

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus bekerja keras menangai banjir. Apalagi di musim penghujan saat ini.   Di Palembang, beberapa titik rawan banjir. Antara lain, di simpang lima DPRD Provinsi Sumsel, Jalan Veteran, Simpang Polda, wilayah Lemabang, Sekojo, Sekip, Plaju, Seberang Ulu dan beberapa kawasan lainnya.   Melihat […]

  • CATATAN TENGAH MALAM : Antara Minyak Angin & Jendela Kenangan

    CATATAN TENGAH MALAM : Antara Minyak Angin & Jendela Kenangan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.092
    • 0Komentar

    TADI dini hari aku posting dua tulisan, tapi yang baca cuma cicak, dan itu pun lagi merem. Ini tayang ulangnya buat kamu yang bangun pagi, masih semangat, dan belum dikejar utang. Bacanya sambil ngopi, biar nggak baper, tapi siapin minyak angin, siapa tahu ada kenangan lewat tanpa permisi. Usia itu lucu Waktu muda, kita kuat […]

  • Atasi masalah kemiskinan ekstrem, OKI gaet BSB dan OKI Pulp and Paper Mills

    Atasi masalah kemiskinan ekstrem, OKI gaet BSB dan OKI Pulp and Paper Mills

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pj. Bupati OKI Ir. Asmar Wijaya M.Si, mengatakan program diinisiasi  Pj. Gubernur Sumsel Elen Setiadi, yang mengajak perusahaan-perusahaan untuk berkontribusi dalam membantu masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Selatan dalam upaya mengatasi kemiskinan ekstrem. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kabupaten OKI bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan lokal seperti Bank Sumsel Babel dan OKI Pulp and […]

  • Ruang Laut Jadi Jalur Energi & Karbon Biru

    Ruang Laut Jadi Jalur Energi & Karbon Biru

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INDONESIA government ministry dan PT PLN (Persero) mengintegrasikan pemanfaatan ruang laut untuk pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan nasional sekaligus penguatan ekosistem karbon biru. Kebijakan ini membuka ruang pemanfaatan laut untuk pembangunan jaringan listrik nasional, termasuk kabel bawah laut, pembangkit di wilayah pesisir, serta fasilitas pendukung sistem kelistrikan di kawasan kepulauan. Langkah itu menandai pergeseran fungsi ruang laut yang […]

  • Umumkan 3 Besar JPT, Muba Tunggu Hasil Rapat

    Umumkan 3 Besar JPT, Muba Tunggu Hasil Rapat

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Palembang- Pelaksanaan Tes Penulisan Makalah/Karya Tulis dan Wawancara Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akhirnya selesai dilakukan, yang mana digelar 24-25 Maret 2019 di Hotel Emilia Palembang. Tercatat, ada sebanyak 22 peserta yang mengikuti seleksi JPT Pratama Pemkab Muba untuk mengisi lima kursi Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Muba yakni […]

expand_less
WordPress Archive Powerful Filters for wpDataTables Powerlegal – Law, Lawyer & Attorney WordPress Theme PowerPack Addons for Elementor PowerPack for Beaver Builder PowerZone – Fitness and Gym WordPress Theme Praha – Electrician Experts WordPress Theme Prala – Backpack Traveler Blog Elementor WordPress Theme Pray – Charity / Nonprofit / Fundraising WordPress Preemptive – Business & Finance Elementor Template Kit Pregmom – Pediatrician Clinic Elementor Template Kit