Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Kenapa Kabut Asap Pekat Terus Kepung Palembang ? Begini Penjelasan BPBD Sumsel

Kenapa Kabut Asap Pekat Terus Kepung Palembang ? Begini Penjelasan BPBD Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2019
  • visibility 934
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Iriansyah menuturkan, Pemerintah Provinsi Sumsel telah melakukan upaya dan usaha yang sangat besar mulai dari Instruksi Gubernur Sumsel yang telah menetapkan status siaga dengan menurunkan satuan tugas,agar penanganan karhutlah bisa ditanggulangi.

Di Provinsi Sumsel terdapat 9 Kabupaten/kota yang rawan terjadi karhutlah diantaranya Kabupaten OKI, OI, Muba dan Banyuasin. BPBD melakukan pengendalian operasi darat, operasi udara, kemudian sosialisasi dan satgas doa. Disana juga juga telah dibuat satuan tugas di tingkat kabupaten untuk menanggulangi dan mencegah karhutlah.

Sembilan Kabupaten/kota yang rawan terjadi karhutlah tersebut empat diantaranya (OKI,OI, Muba dan Banyuasin) merupakan daerah yang sangat luas sekali, mulai dari luas lahan hutannya, luas lahan perkebunannya dan luas lahan gambutnya. Sebanyak 1.512 pasukan yang diturunkan oleh tim untuk pencegahan karhutlah di desa yang rawan karhutlah tersebut.

“Nah kondisinya berpotensi untuk mudah terjadi kebakaran karena kondisi cuaca juga yang mempengaruhi dari karhutlah tersebut,”paparnya.

Oleh sebab itu pemprov telah berupaya bagaimana untuk mengantisipasi, mencegah karhutlah ini sejak dini . Bahkan kami mengusulkan bantuan 1 unit helikopter lagi ke pemerintah pusat untuk melengkapi 9 helikopter yang beroperasi saat ini. Selain itu ada dua pesawat yang melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang terus mengupayakan pembentukan hujan.

Iriansyah menjelaskan proses pemadaman cukup sulit dilakukan akibat kemarau tahun ini yang cukup ekstrem. “Sehingga mudah sekali terjadinya Karhutlah dan membuat titik hotspot meningkat,”terangnya.

Kondisi terakhir dampak karhutlah yang terjadi di Daerah OKI khususnya daerah Kecamatan Rambutan, Pampangan, Tulung Selapan, Cengal, Pedamaran dan Pematang Panggang membuat asap dibawa angin hingga ke Kota Palembang.

“Memang betul asap karhutlah yang ada di Palembang  ini masuknya dari kabupaten OKI Pangkalan Lampam. Proses pemadaman sudah dilakukan siang dan malam oleh petugas. Hanya saja, kondisi cuaca yang panas serta angin kencang membuat Karhutlah terus meluas,” ungkapnya.[**]

 

Penulis : one

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Pinjaman Nol Persen, Asal Jangan Nol Rencana”

    “Pinjaman Nol Persen, Asal Jangan Nol Rencana”

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.617
    • 0Komentar

    DI PALEMBANG, kabar gembira datang lebih cepat dari tukang gorengan buka lapak sore, tahun 2025 ini, Wali Kota Ratu Dewa menggulirkan program pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan buat para pelaku UMKM, katanya, tiap pelaku usaha bisa dapat Rp5 juta, syaratnya?, punya NIB, usaha aktif minimal setahun, dan nggak lagi nikmatin subsidi bunga dari tempat […]

  • Palembang Siap PSBB, Perwali Masuk Tahap Pengkajian Gubernur Sumsel

    Palembang Siap PSBB, Perwali Masuk Tahap Pengkajian Gubernur Sumsel

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 982
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palembang sudah merampungkan draf rancangan peraturan walikota (perwali) yang mengatur penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Palembang, yang direncanakan akan dibelakukan H+2 setelah lebaran. Perwali yang kini memasuki tahap pengkajian Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dan masukan dari seluruh elemen masyarakat, perwali hanya tinggal sosialisasi kepada masyarakat sebelum PSBB akan diterapkan. “Saya […]

  • Jika Serius Digarap Lahan Rumah Bisa Tekan Pengeluaran & Hasilkan Uang, Salah Satu Buktinya Seperti Dilakukan Emak-emak Warga Kecamatan Muara Jaya, Begini Pengakuannya

    Jika Serius Digarap Lahan Rumah Bisa Tekan Pengeluaran & Hasilkan Uang, Salah Satu Buktinya Seperti Dilakukan Emak-emak Warga Kecamatan Muara Jaya, Begini Pengakuannya

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 752
    • 0Komentar

    GERAKAN Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) mendapatkan respon positif dari masyarakat, salah satunya Parnatin, warga Kecamatan Muara Jaya Kabupaten OKU. Saat dibincangi disela-sela kunjungan Gubernur Herman Deru dikawasan itu belum lama ini, ibu rumah tangga ini menyebut memanfaatkan pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan dapur  sangat tepat dilakoni oleh kalangan ibu rumah tangga. “Pekarangan rumah saya manfaatkan […]

  • Bikin Bangga Negara, Barbie Made in Kendal Sumbang Dollar

    Bikin Bangga Negara, Barbie Made in Kendal Sumbang Dollar

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dulu Indonesia  cuma bangga punya boneka kayu buatan kakek di pojokan dapur, sekarang boneka made in Kendal udah mejeng di rak Walmart Amerika Serikat. Mainan anak ini ternyata nggak cuma bisa bikin anak kecil ketawa, tapi juga bikin ekonomi kita senyum-senyum sendiri, soalnya ekspornya makin moncer, cuannya makin lancar, dan dunia pun mulai […]

  • Rp189,5 Miliar Ikan Selamat dari Keranjang Kapal Asing, Dari Baby Tuna sampai Harga Sebuah Rumah Sakit

    Rp189,5 Miliar Ikan Selamat dari Keranjang Kapal Asing, Dari Baby Tuna sampai Harga Sebuah Rumah Sakit

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 814
    • 0Komentar

    PERNAH dengar pepatah, “ikan di laut aspal di darat, uangnya bisa terbang ke luar negeri”? Nah, kira-kira begitu kalau kapal asing nekat cari makan di perairan kita. Untunglah kali ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menyelamatkan “dompet laut” kita senilai Rp189,5 miliar dari kapal asing berbendera Filipina. Bayangin, sekali patroli saja, negara bisa hemat […]

  • Bila Sapi Ada Gejala PMK, Segera Kontak Petugas

    Bila Sapi Ada Gejala PMK, Segera Kontak Petugas

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.323
    • 0Komentar

    PEMKOT Palembang, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), akan memasang stiker di lapak penjual daging sapi di pasar-pasar tradisional. Kebijakan ini untuk mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, terutama sapi, yang kasusnya juga terjadi di Palembang. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Sayuti, mengatakan, stiker itu diterbitkan oleh Rumah […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Composite Products WooCommerce Composite Products Plugin WooCommerce Composite Products | WooCommerce Product Bundles WooCommerce Conditional Content WooCommerce Conditional Shipping and Payments WooCommerce ConstantContact Integration WooCommerce Contactless Delivery WooCommerce Cost of Goods WooCommerce Countdown Timer – Flash Sales & Price Discount Plugin WooCommerce Coupon Campaigns