Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Cadar di Matamu

Cadar di Matamu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
  • visibility 1.858
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FENOMENA banyaknya mahasiswi di Lingkungan UIN Raden Fatah Palembang memakai cadar. Bersamaan dengan maraknya penggunaan cadar, pro-kontra pun muncul antara akademisi, agamawan, mahasiswa bahkan masyarakat luas. Keadaan ini memunculkan polemik berupa larangan bercadar di beberapa kampus di Indonesia. Salah satunya, pada bulan maret 2018, pihak UIN Sunan Kalijaga mengeluarkan surat edaran yang melarang mahasiswinya memakai cadar atas alasan pencegahan ideologi anti Pancasila.

Seorang wanita, di satu sisi merupakan makhluk yang diciptakan oleh sang pencipta dengan segala keindahannya. Mayoritas kaum wanita memiliki kecenderungan selalu ingin tampil cantik. Diantaranya mengikuti trend busana masa kini. Namun di sisi lain, terlihat sosok wanita yang berpenampilan sangat jauh berbeda dari kebanyakan wanita masa kini. Jika kebanyakan wanita masa kini berpenampilan menarik dan tampak stylish, sebagian lainnya justru jauh dari kata itu. Sebaliknya mereka selalu terlihat menggunakan jubah atau terusan yang longgar, tanpa motif dengan pilihan warna yang dominan gelap, jilbab yang besar yang menguntai ke seluruh tubuh serta selembar kain kecil yang menyembunyikan kecantikannya.

Belakangan ini fenomena wanita bercadar menjadi suatu hal yang sudah tidak asing lagi untuk ditemui. Jika dicermati dengan seksama jumlah pemakai cadar di seluruh Indonesia mengalami kenaikan yang sangat fantastis seperti yang dilansir dalam salah satu artikel pada website Kompasiana. Fenomena ini juga sudah merambah begitu cepat hingga sekarang fenomena cadar mulai memasuki ranah Perguruan Tinggi, baik Perguruan Tinggi umum maupun Perguruan Tinggi yang berbasis agama Islam.

Mengingat kampus adalah salah satu wadah strategis dalam mengembangkan keilmuan tidak heran apabila kampus yang berbasis Islam memiliki potensi adanya paham keagamaan, tak terkecuali paham fundamental. Berbagai latar belakang mahasiswa yang menuntut ilmu di Sebuah Universitas dapat memicu bermacam-macam pandangan dan pemahaman tentang agama. Sebagaimana yang dikemukakan M. Natsir, dalam pandangannya ada tiga entitas komponen utama yaitu: Pesantren, Kampus (Perguruan Tinggi), dan Masjid. Ketiga komponen inilah yang akan menjadi urat nadi dalam membangun basis keummatan dan basis intelektualitas di internal umat Islam. Kampus menjadi begitu rentan terhadap bermacam-macam pemahaman agama, hal ini menjadi perhatian bagi seluruh pihak salah satunya Perguruan Tinggi.

Cadar merupakan identitas diri bagi penggunanya, penulis melihat bahwa cadar selalu menjadi isu kontroversial di kalangan masyarakat juga dari beberapa mahasiswa yang memandangnya. Motivasi bercadar yang meliputi motivasi internal yang muncul dari diri partisipan dan motivasi eksternal yang muncul didasarkan dari lingkungan partisipan dalam mengenal cadar. Terlepas dari motivasi bercadar para penggunanya. Banyak masyarakat yang memandang negatif terhadap orang yang menggunakan cadar, dari segi sosial masyarakat cenderung melihat bahwa orang yang bercadar sulit bersosialisasi, cenderung menutup diri dari orang-orang yang bukan bagian dari kelompoknya. Perempuan yang menggunakan cadar kerap mengalami kesulitan dalam proses komunikasi untuk membangun hubungan secara personal dengan masyarakat, hal ini yang menjadikan perempuan bercadar terkesan menutup diri dan dipandang negatif oleh masyarakat.

Tetapi disisi lain masih banyak juga masyarakat memandang positif dan salut (mengapresiasi) terhadap perempuan yang menggunakan cadar. Sikap mereka sangat toleran dan menghargai satu sama lain, bagi mereka itu adalah keputusan dan hak masing-masing individu yang harus dihargai dan dihormati.

Dengan kata lain, fernomena bercadar bukan lagi sesuatu pemandangan ekstrem untuk diperdebatkan apalagi sampai berujung adanya nuansa diskriminasi. Karena bukan hanya cadar, tetapi celana jingkrang juga bukan sesuatu dianggap fundamentalis tetapi sebuah stylish masa kini. [****]

 

Putri Citra Hati, M.Sos

Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UIN Raden Fatah Palembang

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet Panjat Tebing Asal Muba Sumbang Emas di Kejuaraan Dunia

    Atlet Panjat Tebing Asal Muba Sumbang Emas di Kejuaraan Dunia

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 919
    • 0Komentar

    ATLET PPLP-D Panjat tebing asal Kabupaten Musi Banyuasin Martha Dinata yang berhasil menyumbangkan satu medali emas pada kejuaraan Dunia Wirapraja Open speed clasic 2019 di Sawa Lunto Padang Sumatera Barat mendapatkan sambutan sepesial dari Bupati Muba H. Dodi Reza Alex di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, kemarin. Keberhasilan Martha Dinata tersebut, menjadi kebanggaan tersendiri bagi […]

  • Sidak Pasar Padang Selasa, Wawako Akui Masih Banyak Pedagang Curang

    Sidak Pasar Padang Selasa, Wawako Akui Masih Banyak Pedagang Curang

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.318
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Palembang [BBPOM] melakukan sidak ke Pasar Padang Selasa, Senin [14/9/2020]. Dalam sidak tersebut, Walikota Palembang mengakui masih banyak pedagang yang curang, seperti sidak ini menemukan penjual mie, kwitiau dan kue apem yang mengandung formalin. “Ya, ini akan kami lakukan terus-menerus disejumlah Pasar kota […]

  • Isolasi Terpusat dan Percepatan Vaksinasi Untuk Memperkuat Penanganan COVID-19

    Isolasi Terpusat dan Percepatan Vaksinasi Untuk Memperkuat Penanganan COVID-19

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 564
    • 0Komentar

    ANGKA kasus aktif COVID-19 dan BOR relatif menunjukkan tren menurun, namun kita harus tetap berhati-hati dan waspada. Presiden Joko Widodo berpesan pada Pimpinan Daerah agar menjalankan 3 hal untuk terus menekan laju persebaran virus dan dampaknya, yakni dengan memindahkan yang isoman ke isoter di semua kabupaten dan kota, melakukan percepatan vaksinasi, dan sigap mengurus hal […]

  • Berantas Covid, Kerjasama Dunia Sangat Dibutuhkan

    Berantas Covid, Kerjasama Dunia Sangat Dibutuhkan

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.030
    • 0Komentar

    DUTA Besar Italia untuk Indonesia Benedetto Latteri menyatakan kerja sama semua bangsa di dunia sangat dibutuhkan dalam melawan pandemi COVID-19 saat ini. “Kebersamaan serta kerja sama antar bangsa di dunia sangat dibutuhkan dalam rangka menanggulangi pandemi COVID-19,” kata Benedetto Latteri saat menyambut kedatangan vaksin Tahap ke-80, yang merupakan donasi Italia, di Bepceandara Soekarno Hatta pada […]

  • Penyaluran Kredit Harus Selektif, Agar BPR Semakin Sehat

    Penyaluran Kredit Harus Selektif, Agar BPR Semakin Sehat

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 707
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Provinsi Sumsel yang telah agresif dalam meningkatkan kinerja, memperbaiki menajemen dan pola pelayanan kredibel  sehingga mendapat kepercayaan oleh masyarakat. Namun demikian dia tetap mengingatkan agar BPR lebih selektif dalam menyalurkan kredit khusus. “Kita harus betul-betul selektif di dalam memberikan kredit khusus. Berikan […]

  • Layar Tak Lagi Aman, Anak Terpapar Konten Seksual

    Layar Tak Lagi Aman, Anak Terpapar Konten Seksual

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SENIN pagi kemarin, di sebuah forum literasi digital di Jakarta, para narasumber kembali menyoroti satu hal yang makin sulit diabaikan, anak-anak kini tumbuh di tengah layar yang tidak pernah benar-benar berhenti bergerak. Anak-anak sudah terbiasa memegang ponsel bahkan sebelum benar-benar memulai aktivitas hari mereka. Mereka membuka layar lebih dulu sebelum membuka percakapan dengan orang di […]

expand_less
WordPress Archive Eduonline – Education & University WordPress Theme Edurock – Education WordPress Theme Edus – Online Education Elementor Template Kit Edutech – Education WordPress Theme Eduti – Education Elementor Template Kit Eduvision – Online Course Multipurpose Education WordPress Theme Effective Lottie Animation Addon For Elementor Effigy – A Clean and Professional Music WordPress Theme eFlorist – Flower Boutique & Decoration Elementor Template Kit eForm easySubmission – Direct Form Edit & Extended Format String