Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tips » DUTA Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro Kasih Tips Terkait Isoman

DUTA Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro Kasih Tips Terkait Isoman

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
  • visibility 6.959
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

JURU Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro menyampaikan tips apabila hasil tes dinyatakan positif tapi tidak merasakan gejala serius yang membutuhkan bantuan medis atau tanpa gejala sama sekali.

“Apabila itu terjadi kita disarankan isolasi mandiri. Tapi ingat, isolasi mandiri bukan berarti kita sendirian tanpa bantuan orang lain. Isolasi boleh mandiri tetapi sembuh kembali negatif COVID-19 tidak harus sendiri,” ujar dr Reisa saat penyampaian perkembangan terkini terkait dengan implementasi PPKM Darurat, Sabtu (10/7).

Langkah selanjutnya, segera lapor ke Ketua Rukun Tetangga (RT) atau Ketua Rukun Warga (RW) atau satgas setempat. Mereka akan membantu untuk melaporkan ke Puskesmas terdekat. Menurut dr Reisa, ada baiknya pada tahap ini, setelah hasil tes didapat, segera membuka kontak dengan dokter dari pelayanan jasa kesehatan daring atau telemedis yang akan memandu dan memberi saran selama masa isoman.

“Kabar baik bagi warga Jabodetabek, ada 11 penyedia jasa layanan telemedis sudah akan siap memberikan konsultasi bahkan obat-obatan dan vitamin gratis karena sudah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan,” katanya.

Dia juga mengingatkan pilih lokasi isolasi mandiri yang terpisah dan tidak memungkinkan kontak dengan anggota keluarga. Pastikan ruangannya bersih, ventilasi, dan sirkulasi udara tempat isoman tersebut bagus. Udara segar mengalir dengan baik. Jangan berbagi alat makan dan alat mandi. Bahkan perlengkapan ibadah jauh lebih baik bila bawa sendiri semuanya.

Kemudian, siapkan stok vitamin dan suplemen lainnya. Pastikan yang sudah ada izin Badan POM, serta konsultasi dan minta resep dokter apabila perlu obat-obatan lainnya. Jangan lupa banyak minum air matang dan bersih atau air mineral agar tidak dehidrasi dan konsumsi hanya makanan bergizi seimbang.

“Siapkan oximeter untuk mencatat saturasi oksigen di tubuh termometer untuk periksa suhu badan dan kalau bisa alat pengukur tensi darah,” ujar dr Reisa.

Dia menambahkan, kalau merasa fit bawa alat olahraga ringan dan pastikan alat komunikasi seperti telepon genggam selalu siap pakai. Hal ini penting karena selama 10 hari atau sesuai anjuran dokter yang mengawasi, tidak boleh kontak, bertemu langsung dengan siapapun termasuk anggota keluarga. Masa selesai isolasi diputuskan oleh dokter yang mengawasi bukan keputusan pribadi.

“Biasakan matahari masuk ke tempat isolasi dan biasakan berjemur minimal 30 menit setiap harinya,” kata dr Reisa.

dr Reisa mengatakan, jadwalkan konsultasi dengan dokter selama masa isoman, dokter bisa merujuk ke RS apabila timbul gejala berat. Hal ini adalah hal terakhir yang diinginkan. “Insya Allah, apalagi kita sudah menerapkan langkah-langkah tadi, kondisi tubuh makin membaik, imunitas melawan dengan agresif serangan si virus dan kita segera kembali negatif,” ujarnya.

dr Reisa kembali mengingatkan, isoman memang sepenuhnya dilakukan sendirian. Namun dukungan dari anggota keluarga, lingkungan tempat tinggal, dan dokter lewat komunikasi virtual akan membantu sembuh dan pulih kembali. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya selama masa isolasi tetap semangat berpikir positif, berdoa dengan tekun dan berharap cepat ‘negatif’. “Ingat isolasi boleh mandiri, sembuh tidak harus sendiri,” kata dr Reisa.

Tindakan ketiga yang bisa dilakukan, lanjut dr Reisa, karena mendapat informasi yang akurat adalah membiasakan membuang limbah masker medis dengan benar.

Limbah masker habis pakai tak boleh sembarangan, pengelolaannya harus dilakukan dengan tepat agar tidak menimbulkan dampak berbahaya dan beracun bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

dr Reisa menjelaskan, masker yang sudah dipakai, dikumpulkan di satu tempat. Kalau hanya satu bisa langsung semprotkan disinfektan atau rendam di larutan pemutih atau klorin. Robek tali dan bagian tengah masker agar rusak dan tidak dapat dipergunakan ulang  orang lain, masukkan ke dalam wadah tertutup atau dibungkus plastik, dan buang ke tempat sampah.

Penting sekali untuk selalu cuci tangan dengan baik dan benar terutama dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik setelah menangani limbah masker medis.

dr Reisa mengakui situasi pandemi tentu tidak mengenakkan. PPKM Darurat bahkan lebih memperketat peraturan saat beraktivitas di luar. Maka tetap tinggal di rumah, terapkan prokes ketat kalau memang harus sekali keluar rumah, dan pastikan ikut program vaksinasi COVID-19.

“Vaksinasi covid-19 yang merata di antara masyarakat Indonesia akan membuka kembali peluang berjumpa dengan orang tua, anak, dan cucu dan orang tersayang lainnya dalam situasi yang lebih baik. Daftar sekarang juga antar mereka yang perlu dibantu seperti para lansia dan temani jadi saksi bersejarah hidup mereka,” ujar dr Reisa.[***]

ril/irwan wahyudi

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Serahkan Bantuan Korban Stunami Lampung Selatan

    Sumsel Serahkan Bantuan Korban Stunami Lampung Selatan

    • calendar_month Minggu, 30 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  Provinsi Sumatera Selatan mengirim bantuan kepada korban Stunami Lampung Selatan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumsel Herman Deru kepada Bupati  Lampung Selatan, Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto, minggu (30/12/2018). Sebelum dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis, gubernur dan istri Hj Febrita Lustia dan rombongan dijamu makan siang oleh bupati Lamsel. Usai […]

  • Pesan Presiden RI Prabowo  Saat Lantik 961 Kepala Daerah

    Pesan Presiden RI Prabowo Saat Lantik 961 Kepala Daerah

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang digelar serentak di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pelantikan yang digelar secara serentak tersebut merupakan momen bersejarah dalam pemerintahan Indonesia. “Saudara-saudara ini saya kira adalah momen bersejarah pertama kali di negara kita, kita lantik […]

  • Tsunami Selat Sunda, BNPB : Masyarakat Dihimbau Tidak Melakukan Aktivitas di Sekitar Pantai  

    Tsunami Selat Sunda, BNPB : Masyarakat Dihimbau Tidak Melakukan Aktivitas di Sekitar Pantai  

    • calendar_month Minggu, 23 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    Banten – Dampak tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda, terutama di daerah Pandeglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah. Hingga pukul 07.00 WIB, Minggu (23/12/2018), jumlah korban meninggal mencapai 43 orang, 584 orang luka-luka, dan 2 orang hilang. Sementara, kerugian fisik terdiri atas 430 unit rumah rusak berat, 9 hotel rusak berat, dan […]

  • Dua Kantor Pelayanan Publik Sumsel Dapat Penghargaan

    Dua Kantor Pelayanan Publik Sumsel Dapat Penghargaan

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    SEBAGAI penghargaan bergengsi berhasil diperoleh Pemerintah Provinsi Sumsel di awal tahun 2022. Salah satunya yakni Penghargaan kepada Kantor Pelayanan Samsat UPTB Palembang 1 Pemprov Sumsel sebagai penyelenggara pelayanan publik kategori pelayanan prima tahun 2021. Ini merupakan penghargaan tertinggi dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Penyerahan penghargaan […]

  • Pusri Turun, Panen Naik, Petani Ngikik

    Pusri Turun, Panen Naik, Petani Ngikik

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Kalau pangan itu ibarat bensin, maka petani adalah sopir, dan pupuk? Jelas, pupuk itu semacam oli dan vitamin mobilnya. Tanpa pupuk, sawah cuma jadi kolam renang buat tikus tanaman ngambek, hasil panen nyungsep, dan kita semua bisa puasa dadakan tanpa sahur. Bahkan di negeri yang kadang lebih sering ribut soal harga cabe ketimbang […]

  • Menhub Minta Pencegahan Penyebaran Covid Dimaksimalkan, Apalagi Pascalibur

    Menhub Minta Pencegahan Penyebaran Covid Dimaksimalkan, Apalagi Pascalibur

    • calendar_month Minggu, 23 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 735
    • 0Komentar

    MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi minta agar upaya pencegahan penyebaran covid-19 tersebut terus dilakukan dan diperketat. “Apalagi setelah libur hari raya ini. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, setelah libur panjang biasanya ada kenaikan. Untuk itu, kita harus tetap bekerjasama dan tetap tegas,” ujar Menhub saat meninjau langsung pelayanan antigen gratis kepada penumpang dan pengemudi angkutan di terminal […]

expand_less
WordPress Archive Opta Minimal Portfolio and Photography Theme Optcare – Eye Care WordPress Theme +RTL Optech – IT Solutions and Services WordPress Theme Optica – Optometrist & Eye Care Elementor Template Kit Opticest - Optometrist & Eyecare Elementor Template Kit Optico | Optometrist & Eye Care WordPress Theme Optik – Optometrist & Eye Care WordPress Theme Optima - Multipurpose WordPress Theme Optima – Psychology and Counseling WordPress Theme Optima – Simple Magazine WordPress Theme