Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tips » DUTA Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro Kasih Tips Terkait Isoman

DUTA Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro Kasih Tips Terkait Isoman

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
  • visibility 6.974
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

JURU Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro menyampaikan tips apabila hasil tes dinyatakan positif tapi tidak merasakan gejala serius yang membutuhkan bantuan medis atau tanpa gejala sama sekali.

“Apabila itu terjadi kita disarankan isolasi mandiri. Tapi ingat, isolasi mandiri bukan berarti kita sendirian tanpa bantuan orang lain. Isolasi boleh mandiri tetapi sembuh kembali negatif COVID-19 tidak harus sendiri,” ujar dr Reisa saat penyampaian perkembangan terkini terkait dengan implementasi PPKM Darurat, Sabtu (10/7).

Langkah selanjutnya, segera lapor ke Ketua Rukun Tetangga (RT) atau Ketua Rukun Warga (RW) atau satgas setempat. Mereka akan membantu untuk melaporkan ke Puskesmas terdekat. Menurut dr Reisa, ada baiknya pada tahap ini, setelah hasil tes didapat, segera membuka kontak dengan dokter dari pelayanan jasa kesehatan daring atau telemedis yang akan memandu dan memberi saran selama masa isoman.

“Kabar baik bagi warga Jabodetabek, ada 11 penyedia jasa layanan telemedis sudah akan siap memberikan konsultasi bahkan obat-obatan dan vitamin gratis karena sudah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan,” katanya.

Dia juga mengingatkan pilih lokasi isolasi mandiri yang terpisah dan tidak memungkinkan kontak dengan anggota keluarga. Pastikan ruangannya bersih, ventilasi, dan sirkulasi udara tempat isoman tersebut bagus. Udara segar mengalir dengan baik. Jangan berbagi alat makan dan alat mandi. Bahkan perlengkapan ibadah jauh lebih baik bila bawa sendiri semuanya.

Kemudian, siapkan stok vitamin dan suplemen lainnya. Pastikan yang sudah ada izin Badan POM, serta konsultasi dan minta resep dokter apabila perlu obat-obatan lainnya. Jangan lupa banyak minum air matang dan bersih atau air mineral agar tidak dehidrasi dan konsumsi hanya makanan bergizi seimbang.

“Siapkan oximeter untuk mencatat saturasi oksigen di tubuh termometer untuk periksa suhu badan dan kalau bisa alat pengukur tensi darah,” ujar dr Reisa.

Dia menambahkan, kalau merasa fit bawa alat olahraga ringan dan pastikan alat komunikasi seperti telepon genggam selalu siap pakai. Hal ini penting karena selama 10 hari atau sesuai anjuran dokter yang mengawasi, tidak boleh kontak, bertemu langsung dengan siapapun termasuk anggota keluarga. Masa selesai isolasi diputuskan oleh dokter yang mengawasi bukan keputusan pribadi.

“Biasakan matahari masuk ke tempat isolasi dan biasakan berjemur minimal 30 menit setiap harinya,” kata dr Reisa.

dr Reisa mengatakan, jadwalkan konsultasi dengan dokter selama masa isoman, dokter bisa merujuk ke RS apabila timbul gejala berat. Hal ini adalah hal terakhir yang diinginkan. “Insya Allah, apalagi kita sudah menerapkan langkah-langkah tadi, kondisi tubuh makin membaik, imunitas melawan dengan agresif serangan si virus dan kita segera kembali negatif,” ujarnya.

dr Reisa kembali mengingatkan, isoman memang sepenuhnya dilakukan sendirian. Namun dukungan dari anggota keluarga, lingkungan tempat tinggal, dan dokter lewat komunikasi virtual akan membantu sembuh dan pulih kembali. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya selama masa isolasi tetap semangat berpikir positif, berdoa dengan tekun dan berharap cepat ‘negatif’. “Ingat isolasi boleh mandiri, sembuh tidak harus sendiri,” kata dr Reisa.

Tindakan ketiga yang bisa dilakukan, lanjut dr Reisa, karena mendapat informasi yang akurat adalah membiasakan membuang limbah masker medis dengan benar.

Limbah masker habis pakai tak boleh sembarangan, pengelolaannya harus dilakukan dengan tepat agar tidak menimbulkan dampak berbahaya dan beracun bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

dr Reisa menjelaskan, masker yang sudah dipakai, dikumpulkan di satu tempat. Kalau hanya satu bisa langsung semprotkan disinfektan atau rendam di larutan pemutih atau klorin. Robek tali dan bagian tengah masker agar rusak dan tidak dapat dipergunakan ulang  orang lain, masukkan ke dalam wadah tertutup atau dibungkus plastik, dan buang ke tempat sampah.

Penting sekali untuk selalu cuci tangan dengan baik dan benar terutama dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik setelah menangani limbah masker medis.

dr Reisa mengakui situasi pandemi tentu tidak mengenakkan. PPKM Darurat bahkan lebih memperketat peraturan saat beraktivitas di luar. Maka tetap tinggal di rumah, terapkan prokes ketat kalau memang harus sekali keluar rumah, dan pastikan ikut program vaksinasi COVID-19.

“Vaksinasi covid-19 yang merata di antara masyarakat Indonesia akan membuka kembali peluang berjumpa dengan orang tua, anak, dan cucu dan orang tersayang lainnya dalam situasi yang lebih baik. Daftar sekarang juga antar mereka yang perlu dibantu seperti para lansia dan temani jadi saksi bersejarah hidup mereka,” ujar dr Reisa.[***]

ril/irwan wahyudi

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hibur Korban Gempa Turki, Gelar Festival Ramadhan di Hatay Bersama NGO Indonesia

    Hibur Korban Gempa Turki, Gelar Festival Ramadhan di Hatay Bersama NGO Indonesia

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id -Hatay, Turki – KBRI Ankara menggelar festival Ramadhan di Hatay, Turki bertema “Endonezya Karedeslar Iftari”, acara tersebut juga diisi dengan kegiatan membagikan ribuan bantuan kemanusiaan dan menu iftar bagi korban gempa bumi di Turki pada 6 Februari 2023 lalu. “Ada 11 provinsi yang terdampak gempa di Turki, dan merupakan salah satu daerah yang paling parah terdampak bencana, bersama sejumlah […]

  • Stsss jangan berisik, Wantannas RI temui Pj.Bupati OKI, ada apa!

    Stsss jangan berisik, Wantannas RI temui Pj.Bupati OKI, ada apa!

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.599
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Tim Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Wantannas RI) menemui Pemkab. OKI, Sumatera Selatan (Sumsel), kunjungi guna menjaga stabilitas keamanan nasional yang mengusung tema ‘Optimalisasi Cooling System Guna Mencegah dan Mereduksi Konflik Sosial Dampak Pilkada Serentak di Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024’. Selain itu, Wantannas RI datang ke OKI  bertujuan untuk menggali data dan […]

  • Atasi Semrawut Kota Palembang, Pol PP Lakukan Ini

    Atasi Semrawut Kota Palembang, Pol PP Lakukan Ini

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    “Kita tidak mau di Kota Palembang ini terlihat kotor dan semerawut, untuk itulah kita adakan penertiban pada hari ini mulai dari depan Dika sampai ke pasar 16 Ilir Kota Palembang,”

  • Inflasi Sumsel Jinak, Tapi PR Masih Numpuk? Ini Bedah Jujurnya!

    Inflasi Sumsel Jinak, Tapi PR Masih Numpuk? Ini Bedah Jujurnya!

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.060
    • 0Komentar

    RAPAT Koordinasi TPID–TP2DD di Aryaduta Palembang itu suasananya mirip kumpul keluarga besar, bedanya, yang ngumpul bukan paman dan sepupu, tapi para jenderal ekonomi dari seluruh Sumsel. Ada BI, BPS, OJK, para kepala daerah, OPD, pokoknya lengkap. Tinggal kurang penyanyi organ tunggal saja biar makin sakral. Gubernur Herman Deru membuka acara sambil menegaskan kalau inflasi Sumsel […]

  • Reog Gak Cuma Nari, Tapi Juga Bisa Antar Ponorogo ke Panggung Dunia

    Reog Gak Cuma Nari, Tapi Juga Bisa Antar Ponorogo ke Panggung Dunia

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – “Reog itu bukan sekadar atraksi pentas. Ia adalah orkestra budaya yang kalau digoyang sedikit, bisa menghidupi 21 ribu perut, menggerakkan ekonomi, dan bikin turis mancanegara mangap saking kagumnya. Ponorogo, siap-siap, sampeyan bukan lagi kota kecil di Jawa Timur sampeyan bisa jadi kota kreatif dunia.” Begitulah kira-kira kalau Reog bisa ngomong sambil narik selendang, […]

  • Terkait Karhutlabun, Petuah Kodim 0430 Banyuasin : “Jagalah Alam, Sehingga Alam Juga Akan Menjaga Manusia”

    Terkait Karhutlabun, Petuah Kodim 0430 Banyuasin : “Jagalah Alam, Sehingga Alam Juga Akan Menjaga Manusia”

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    KODIM 0430 Banyuasin, Amran Alfian menegaskan siap siaga dalam pemadaman api yang membakar lahan luas di Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sumsel begitu pula  dengan lahan -lahan lainya. Hal tersebut diutarakannya seusai Pelantikan DPRD Banyuasin, kemarin.Dirinya berharap, dari kebakaran yang sangat luas tersebut pihak kepolisian dapat mengusut penyebabnya. “Kita dari Kodim 0430 Banyuasin selalu berada […]

expand_less
WordPress Archive Opta Minimal Portfolio and Photography Theme Optcare – Eye Care WordPress Theme +RTL Optech – IT Solutions and Services WordPress Theme Optica – Optometrist & Eye Care Elementor Template Kit Opticest - Optometrist & Eyecare Elementor Template Kit Optico | Optometrist & Eye Care WordPress Theme Optik – Optometrist & Eye Care WordPress Theme Optima - Multipurpose WordPress Theme Optima – Psychology and Counseling WordPress Theme Optima – Simple Magazine WordPress Theme