Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tips » Sudah Dapat Buyer Luar Negeri, Belum Tentu Siap Ekspor, Bea Cukai Ungkap 3 Bekal Penting untuk UMKM

Sudah Dapat Buyer Luar Negeri, Belum Tentu Siap Ekspor, Bea Cukai Ungkap 3 Bekal Penting untuk UMKM

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Mendapat buyer dari luar negeri tentu menjadi kabar baik bagi pelaku UMKM. Namun, menemukan pembeli internasional baru merupakan awal. Agar peluang tersebut benar-benar berubah menjadi transaksi ekspor, pelaku usaha masih perlu menyiapkan sejumlah hal, mulai dari prosedur dan dokumen hingga pembiayaan serta cara menjaga komunikasi dengan buyer.

Bea Cukai mengingatkan pentingnya kesiapan tersebut melalui rangkaian pembinaan ekspor yang digelar Bea Cukai Cikarang dan Bea Cukai Malang pada Juli 2026.

Dari kegiatan tersebut, setidaknya ada tiga bekal penting yang perlu diperhatikan UMKM sebelum dan ketika mulai masuk pasar ekspor.

1. Pahami Prosedur dan Dokumen Ekspor

Hal pertama yang tidak bisa dilewatkan adalah memahami bagaimana proses ekspor berjalan.

Dalam Pembinaan Pelaku Usaha Ekspor bertema “Bagaimana Memulai Ekspor” yang digelar Bea Cukai Cikarang bersama Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi pada 23 Juli 2026, pelaku usaha mendapatkan penjelasan mengenai tahapan memulai ekspor, persiapan dokumen, pemenuhan ketentuan kepabeanan, hingga fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing produk.

Pemahaman tersebut penting karena ekspor tidak berhenti pada kesepakatan antara penjual dan buyer. Barang yang akan dikirim ke luar negeri tetap harus mengikuti ketentuan kepabeanan dan persyaratan yang berlaku.

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I Bea Cukai Cikarang, Ro’yat, mengatakan UMKM memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global selama mampu memahami prosedur ekspor dan menjaga kualitas produknya.

“Kami berharap semakin banyak UMKM di Kabupaten Bekasi yang berani memanfaatkan peluang ekspor. Bea Cukai siap menjadi mitra yang memberikan edukasi dan pendampingan agar proses ekspor dapat berjalan sesuai ketentuan serta memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha,” ujarnya.

2. Siapkan Modal Saat Pesanan Mulai Membesar

Bekal kedua berkaitan dengan kemampuan UMKM memenuhi pesanan.

Ada kondisi ketika buyer sudah ditemukan dan permintaan mulai masuk, tetapi kapasitas produksi belum mampu mengimbangi jumlah pesanan. Pada titik inilah pembiayaan menjadi bagian penting dari kesiapan ekspor.

Persoalan tersebut dibahas dalam Ngopi Ekspor (Ngobrol Pintar, Ngobrol Inspirasi Ekspor) edisi Juli yang digelar Bea Cukai Malang pada 29 Juli 2026.

Pimpinan BRI KCP Tlogomas Malang, Deana Yanurinsyah, menjelaskan sejumlah alternatif pembiayaan yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi permintaan pasar ekspor.

Selain modal kerja, pelaku usaha juga perlu memahami mekanisme pembayaran dalam perdagangan internasional. Salah satu instrumen yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah Letter of Credit (L/C).

L/C dapat digunakan sebagai instrumen pembayaran dalam transaksi internasional dan memberikan mekanisme yang lebih terstruktur bagi eksportir maupun importir. Bagi UMKM yang mulai berhadapan dengan buyer luar negeri, pemahaman mengenai metode pembayaran menjadi penting agar kesepakatan bisnis tidak hanya menarik di atas kertas, tetapi juga memiliki mekanisme transaksi yang jelas.

3. Jangan Hanya Cari Buyer, Pelajari Karakternya

Bekal ketiga justru berada di sisi hubungan bisnis.

Mendapat kontak atau permintaan dari buyer internasional belum menjamin kerja sama akan berjalan panjang. Pelaku usaha perlu memahami kebutuhan buyer, cara berkomunikasi yang tepat, serta menjaga kepercayaan setelah komunikasi bisnis dimulai.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Madani Export Academy, Yuli Andayani, dalam Ngopi Ekspor Bea Cukai Malang.

Menurutnya, pelaku usaha perlu memahami karakter buyer internasional, memberikan respons secara tepat, menjaga komunikasi tetap konsisten, dan membangun hubungan jangka panjang.

Artinya, kemampuan ekspor tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk. Cara UMKM merespons pertanyaan, memahami kebutuhan pembeli, memenuhi kesepakatan, dan mempertahankan komunikasi juga dapat menentukan keberlanjutan hubungan bisnis.

Bagi pelaku UMKM, bagian ini sering kali sama pentingnya dengan mencari buyer itu sendiri. Sebab, satu transaksi yang berhasil belum tentu menjadi pasar berulang jika hubungan dengan pembeli tidak dikelola dengan baik.

Ekspor Bukan Cuma Temukan Pembeli

Rangkaian pembinaan di Kabupaten Bekasi dan Malang memperlihatkan bahwa tantangan UMKM untuk masuk pasar global cukup berlapis.

Produk yang berkualitas tetap menjadi modal utama. Namun, setelah buyer ditemukan, pelaku usaha masih harus memastikan prosedur ekspor dipahami, dokumen dan ketentuan kepabeanan dipenuhi, kapasitas produksi siap, pembiayaan tersedia, serta mekanisme pembayaran dan komunikasi dengan buyer dapat dikelola.

Karena itu, kesiapan ekspor sebaiknya dibangun sebelum pesanan besar datang. Dengan memahami proses dari awal, UMKM tidak hanya memiliki peluang mendapatkan buyer internasional, tetapi juga lebih siap ketika peluang tersebut benar-benar berubah menjadi transaksi.

Melalui edukasi dan pendampingan tersebut, Bea Cukai mendorong semakin banyak UMKM berani memanfaatkan pasar ekspor sekaligus memahami bahwa menembus pasar global bukan hanya soal menjual produk ke luar negeri, melainkan membangun bisnis yang siap memenuhi tuntutan perdagangan internasional. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target Bor 502 Sumur, Blok Rokan Produsen Minyak Bumi Terbesar di Indonesia

    Target Bor 502 Sumur, Blok Rokan Produsen Minyak Bumi Terbesar di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.365
    • 0Komentar

    SATUAN Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), menargetkan lapangan minyak bumi Blok Rokan, Provinsi Riau, bisa menjadi produsen minyak bumi terbesar di Indonesia karena potensinya cukup besar. Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara, Rikky Rahmat Firdaus, melalui keterangan tertulisnya, kemaren. Rikky mengatakan Blok Rokan kini […]

  • Dinkes Banyuasin Beri Santunan Kepada  Keluarga Elsa Bayi Korban Terdiagnosa Pneumonia

    Dinkes Banyuasin Beri Santunan Kepada Keluarga Elsa Bayi Korban Terdiagnosa Pneumonia

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    “Pihak Tim Dinkes Banyuasin kemarin telah mengecek langsung ke RS Ar Rasyid dan benar korban terdiagnosa pneumonia. Hari ini tim kita juga sudah kerumah Duka sekaligus memberikan santunan pada keluarga atas atas meninggalnya korban, “

  • Mandalika Punya Bukit Jokowi, Namun Kenapa Dinamakan Bukit Kepala Negara

    Mandalika Punya Bukit Jokowi, Namun Kenapa Dinamakan Bukit Kepala Negara

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.481
    • 0Komentar

    LOKASINYA persis berada di atas trek lurus start-finish sirkuit Mandalika. Posisinya ada di sisi timur sirkuit Mandalika. Untuk menuju ke tempat itu hanya ada satu akses. Dari jalan umum kurang lebih hanya butuh waktu 10 menit menggunakan kendaraan roda empat. Di sanalah terhampar Bukit Jokowi. Dinamakan bukit Jokowi, karena Presiden Jokowi pernah mengunjungi bukit tersebut […]

  • Sertijap Kadis Kominfo Dan Informatika OKI, Alexander Bustomi : Kita Lanjutkan Program Kerja Pejabat Lama

    Sertijap Kadis Kominfo Dan Informatika OKI, Alexander Bustomi : Kita Lanjutkan Program Kerja Pejabat Lama

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.319
    • 0Komentar

    DINAS Komunikasi, Informatika  (Diskominfo) menggelar serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Dinas (Kadis) di kantor DisKominfo, Selasa (7/1/2020). Kepala Dinas Kominfo dan Informatika yang sebelumnya dijabat oleh Dwi Muzawal Zulkarnain SH MSi kini dijabat oleh Alexander Bustomi  yang sebelumnya menjadi .Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan SatPol-PP Kabupaten OKI. Dwi Muzawal Zulkarnain SH MSi mengatakan, mutasi terhadap […]

  • Kejar Target,  Akhir tahun, Wong Palembang 100 % vaksinasi

    Kejar Target, Akhir tahun, Wong Palembang 100 % vaksinasi

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    RATUSAN warga Kecamatan Gandus Palembang, Rabu (14/10/2021), memenuhi halaman Situs Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang. Dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) warga tampak antusias mengikuti vaksinasi massal tersebut. Wakil Walikota Palembang Fitrianti Aguatinda mengatakan, tingkat kesadaran warga kota tertua di Indonesia ini sangat meningkat , ini terlihat dari antusias warga yang mulai sejak pagi berdatangan […]

  • Revitalisasi Kebun Sawit Petani di Muba, Jokowi Bilang Begini

    Revitalisasi Kebun Sawit Petani di Muba, Jokowi Bilang Begini

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.191
    • 0Komentar

    Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melaunching revitalisasi (peremajaan) kebun kelapa sawit milik petani di Desa Panca Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten, Musibanyuasin (Muba), Sumatera Selatan, jumat (13/10/2017).

expand_less
WordPress Archive Essence – Life Coach & Speaker Elementor Template Kit Essence – WordPress Blog Theme Essential Addons Bundle for Elementor Page Builder Essential Addons for Elementor Pro Essential Grid Gallery WordPress Plugin Essential Hover Effects Essential Pricing Plan Switcher for Elementor Essentials - Multipurpose WordPress Theme Estame – Real Estate Elementor Template Kit Estatic – Real Estate Elementor Template Kit