Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tips » Sudah Dapat Buyer Luar Negeri, Belum Tentu Siap Ekspor, Bea Cukai Ungkap 3 Bekal Penting untuk UMKM

Sudah Dapat Buyer Luar Negeri, Belum Tentu Siap Ekspor, Bea Cukai Ungkap 3 Bekal Penting untuk UMKM

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 13 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Mendapat buyer dari luar negeri tentu menjadi kabar baik bagi pelaku UMKM. Namun, menemukan pembeli internasional baru merupakan awal. Agar peluang tersebut benar-benar berubah menjadi transaksi ekspor, pelaku usaha masih perlu menyiapkan sejumlah hal, mulai dari prosedur dan dokumen hingga pembiayaan serta cara menjaga komunikasi dengan buyer.

Bea Cukai mengingatkan pentingnya kesiapan tersebut melalui rangkaian pembinaan ekspor yang digelar Bea Cukai Cikarang dan Bea Cukai Malang pada Juli 2026.

Dari kegiatan tersebut, setidaknya ada tiga bekal penting yang perlu diperhatikan UMKM sebelum dan ketika mulai masuk pasar ekspor.

1. Pahami Prosedur dan Dokumen Ekspor

Hal pertama yang tidak bisa dilewatkan adalah memahami bagaimana proses ekspor berjalan.

Dalam Pembinaan Pelaku Usaha Ekspor bertema “Bagaimana Memulai Ekspor” yang digelar Bea Cukai Cikarang bersama Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi pada 23 Juli 2026, pelaku usaha mendapatkan penjelasan mengenai tahapan memulai ekspor, persiapan dokumen, pemenuhan ketentuan kepabeanan, hingga fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing produk.

Pemahaman tersebut penting karena ekspor tidak berhenti pada kesepakatan antara penjual dan buyer. Barang yang akan dikirim ke luar negeri tetap harus mengikuti ketentuan kepabeanan dan persyaratan yang berlaku.

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I Bea Cukai Cikarang, Ro’yat, mengatakan UMKM memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global selama mampu memahami prosedur ekspor dan menjaga kualitas produknya.

“Kami berharap semakin banyak UMKM di Kabupaten Bekasi yang berani memanfaatkan peluang ekspor. Bea Cukai siap menjadi mitra yang memberikan edukasi dan pendampingan agar proses ekspor dapat berjalan sesuai ketentuan serta memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha,” ujarnya.

2. Siapkan Modal Saat Pesanan Mulai Membesar

Bekal kedua berkaitan dengan kemampuan UMKM memenuhi pesanan.

Ada kondisi ketika buyer sudah ditemukan dan permintaan mulai masuk, tetapi kapasitas produksi belum mampu mengimbangi jumlah pesanan. Pada titik inilah pembiayaan menjadi bagian penting dari kesiapan ekspor.

Persoalan tersebut dibahas dalam Ngopi Ekspor (Ngobrol Pintar, Ngobrol Inspirasi Ekspor) edisi Juli yang digelar Bea Cukai Malang pada 29 Juli 2026.

Pimpinan BRI KCP Tlogomas Malang, Deana Yanurinsyah, menjelaskan sejumlah alternatif pembiayaan yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi permintaan pasar ekspor.

Selain modal kerja, pelaku usaha juga perlu memahami mekanisme pembayaran dalam perdagangan internasional. Salah satu instrumen yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah Letter of Credit (L/C).

L/C dapat digunakan sebagai instrumen pembayaran dalam transaksi internasional dan memberikan mekanisme yang lebih terstruktur bagi eksportir maupun importir. Bagi UMKM yang mulai berhadapan dengan buyer luar negeri, pemahaman mengenai metode pembayaran menjadi penting agar kesepakatan bisnis tidak hanya menarik di atas kertas, tetapi juga memiliki mekanisme transaksi yang jelas.

3. Jangan Hanya Cari Buyer, Pelajari Karakternya

Bekal ketiga justru berada di sisi hubungan bisnis.

Mendapat kontak atau permintaan dari buyer internasional belum menjamin kerja sama akan berjalan panjang. Pelaku usaha perlu memahami kebutuhan buyer, cara berkomunikasi yang tepat, serta menjaga kepercayaan setelah komunikasi bisnis dimulai.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Madani Export Academy, Yuli Andayani, dalam Ngopi Ekspor Bea Cukai Malang.

Menurutnya, pelaku usaha perlu memahami karakter buyer internasional, memberikan respons secara tepat, menjaga komunikasi tetap konsisten, dan membangun hubungan jangka panjang.

Artinya, kemampuan ekspor tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk. Cara UMKM merespons pertanyaan, memahami kebutuhan pembeli, memenuhi kesepakatan, dan mempertahankan komunikasi juga dapat menentukan keberlanjutan hubungan bisnis.

Bagi pelaku UMKM, bagian ini sering kali sama pentingnya dengan mencari buyer itu sendiri. Sebab, satu transaksi yang berhasil belum tentu menjadi pasar berulang jika hubungan dengan pembeli tidak dikelola dengan baik.

Ekspor Bukan Cuma Temukan Pembeli

Rangkaian pembinaan di Kabupaten Bekasi dan Malang memperlihatkan bahwa tantangan UMKM untuk masuk pasar global cukup berlapis.

Produk yang berkualitas tetap menjadi modal utama. Namun, setelah buyer ditemukan, pelaku usaha masih harus memastikan prosedur ekspor dipahami, dokumen dan ketentuan kepabeanan dipenuhi, kapasitas produksi siap, pembiayaan tersedia, serta mekanisme pembayaran dan komunikasi dengan buyer dapat dikelola.

Karena itu, kesiapan ekspor sebaiknya dibangun sebelum pesanan besar datang. Dengan memahami proses dari awal, UMKM tidak hanya memiliki peluang mendapatkan buyer internasional, tetapi juga lebih siap ketika peluang tersebut benar-benar berubah menjadi transaksi.

Melalui edukasi dan pendampingan tersebut, Bea Cukai mendorong semakin banyak UMKM berani memanfaatkan pasar ekspor sekaligus memahami bahwa menembus pasar global bukan hanya soal menjual produk ke luar negeri, melainkan membangun bisnis yang siap memenuhi tuntutan perdagangan internasional. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adakah Asa Rakyat di Rumah Aspirasi yang Baru Diresmikan?

    Adakah Asa Rakyat di Rumah Aspirasi yang Baru Diresmikan?

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Di halaman Rumah Dinas Wali Kota Palembang kemarin mendadak lebih ramai dari biasanya, bukan karena ada tamu negara atau syuting sinetron, tapi karena launching ‘Rumah Aspirasi’ tempat rakyat bisa curhat resmi tanpa perlu antre di kolom komentar medsos. Wali Kota Ratu Dewa membuka acara dengan pantun, seolah ingin bilang ini rumah dinas, tapi […]

  • Tahun 2021, Polri Berhasil Tangani 18 Kasus Penipuan Investasi dan Asuransi

    Tahun 2021, Polri Berhasil Tangani 18 Kasus Penipuan Investasi dan Asuransi

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 701
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri sepanjang tahun 2021 menangani 18 perkara tindak pidana penipuan investasi dan asuransi. Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Whisnu Hermawan mengatakan, dari 18 kasus tersebut ada enam perkara telah selesai penyidikan dan dalam tahap P21 atau berkas dinyatakan lengkap untuk segera dilimpahkan ke penuntut umum, serta satu […]

  • mitsubishi-suv

    Wow keren, Mitsubishi Bakal Luncurkan Mobil Baru Kelas MVP

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.563
    • 0Komentar

    Pasar mobil kelas  low multi purpose vehicle (MPV) dari Mitsubishi,  diperkirakan produk baru ini akan diterima konsumen, benarkah?.

  • 18 kloter jemaah haji Indonesia hari ini dijadwalkan pulang ke Tanah Air  

    18 kloter jemaah haji Indonesia hari ini dijadwalkan pulang ke Tanah Air  

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 967
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Hari ini, 18 kloter jemaah atau berjumlah 6.961 orang haji Indonesia dijadwalkan pulang ke Tanah Air setelah fase Armina berakhir. Jemaah Gelombang 1 yang telah menyelesaikan rangkaian Tawaf Ifadah dan Tawaf Wada hari ini mulai bersiap meninggalkan Tanah Suci untuk kembali ke Tanah Air. “Jadwal kepulangan jemaah Gelombang 1 akan dimulai pada […]

  • Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Dukung Visi Muba Maju Berjaya Lewat TORA

    Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Dukung Visi Muba Maju Berjaya Lewat TORA

    • calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 989
    • 0Komentar

    PEMUDA Muhammadiyah bisa ikut dalam upaya penangkalan gerakan radikalisme serta turut aktif dalam upaya memajukan perekonomian bangsa. Oleh sebab itu, Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dzul Fikar Ahmad menyampaikan tujuannya berkunjung ke Muba untuk  tindak lanjut dari hasil silaturahmi PP Pemuda Muhammadiyah dengan Presiden Joko Widodo pada tanggal 24 Januari 2020 lalu. “Terkait upaya […]

  • LITERASI, DIGITALISASI, DAN SDM KOMPETEN, 3 KUNCI OPTIMALKAN WAKAF

    LITERASI, DIGITALISASI, DAN SDM KOMPETEN, 3 KUNCI OPTIMALKAN WAKAF

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 931
    • 0Komentar

    TIGA kunci utama sebagai upaya optimalisasi gerakan wakaf yang berkelanjutan. Pertama, peningkatan literasi wakaf kepada masyarakat. Masih rendahnya literasi masyarakat berdampak pada realisasi wakaf dan persepsi yang keliru terhadap wakaf, untuk itu perlu lebih gencar melakukan sosialiasasi dan edukasi khususnya kepada generasi milenal. Kedua, perlunya teknologi digital untuk pengelolaan wakaf. Perkembangan teknologi dan pandemi mengubah kebiasaan […]

expand_less
WordPress Archive Essence – Life Coach & Speaker Elementor Template Kit Essence – WordPress Blog Theme Essential Addons Bundle for Elementor Page Builder Essential Addons for Elementor Pro Essential Grid Gallery WordPress Plugin Essential Hover Effects Essential Pricing Plan Switcher for Elementor Essentials - Multipurpose WordPress Theme Estame – Real Estate Elementor Template Kit Estatic – Real Estate Elementor Template Kit