Peristiwa

Dirut Bank Sumsel Babel Positif COVID-19 Bukan Kasus Lokal, Tapi Imported Case, Begini Keterangan Lengkapnya

Foto : istimewa

DIREKTUR Utama Bank Sumsel Babel [BSB] Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin dan istri Wina Ramadiana saat ini masih dalam Isolasi secara mandiri. Manajemen Bank Sumsel Babel diwakili Direktur Operasional Bapak Oktiandi menyampaikan klarifikasi kondisi dan perkembangan Dirut.

Di Ruang Command Center Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Direktur Operasional Oktiandi, menjelaskan beberapa poin terkait Dirut dan istri.

Menurutnya berdasarkan hasil SWAB test dari RS Siloam yang baru diterima tadi  bahwa benar Achmad Syamsudin dan istri, Wina Ramadiana Positif  SARS-CoV-2.

“Perlu kami sampaikan pada 10 April 2020, beliau mendapat kabar bahwa orang tuanya meninggal dunia di Jakarta. Siang harinya Pukul 12.00 WIB beliau berangkat ke Jakarta untuk melayat orangtuanya,”katanya kemarin.

Selanjutnya kata dia pada Sabtu [11/4 2020] beliau sudah kembali lagi ke Palembang. Sejak terjadinya pendemi COVID-19, Bank SumselBabel telah menerapkan Business Continuity Plan (BCP) dan Crisis Manejemen Team (CMT) dan dibuatkan tehnisnya dalam bentuk SOP.

Ketika beliau pulang dari Jakarta, terangnya,  beliau patuh dengan SOP,  karena  pada hari Senin [13 /4 2020] beliau tidak masuk kantor.

“Beliau selaku Direktur Utama Bank Sumselbabel tetap menjalani protab atau protocol Bank Sumselbabel dengan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari,”paparnya.

Pada Rabu [15/4 2020], atas inisiatif sendiri beliau ingin memastikan kondisi Kesehatan dan istrinya ke RS Siloam.

Sebagai informasi beliau termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG) karena sejak hari Senin sampai Rabu (sejak Kembali ke Palembang) beliau masih melakukan rapat dengan Direksi melalui Vicon maupun dengan Unit kerja lainnya dan  dalam memberikan arahan  beliau dalam keadaan sehat-sehat saja.

“Hasil SWAB test yang menyatakan beliau positif SARS CoV-2, artinya kalau melihat situasi seperti ini, penyebab beliau positif bukan karena  tranmisi local, tetapi karena IMPORTED CASE,”sambungnya.

Karena sejak pulang dari Jakarta beliau tidak pernah masuk kantor. Kemudian yang hanya melakukan kontak dengan beliau setelah di Palembang adalah protokol, satpam, sopir dan pembantu rumah tangga.

Sejak dapat berita beliau positif maka sesuai protab mereka  melakukan isolasi mandiri dan melakukan Rapid Test.  “Alhamdulillah, semua yang sempat kontak dengan beliau hasilnya dinyatakan Negatif,”urainya.

Saat ini beliau dalam kondisi isolasi mandiri di rumah dan dalam pengawasan dari dokter RS Siloam. Sebagai informasi hari Jumat (kemarin) beliau masih sempat melakukan Vicon dengan Direksi dan pegawai.

Terkait bisnis, sebenarnya Direktur Utama tetap ada hanya orangnya saja yang tidak ada. Operasional sudah ada sistemnya sehingga semua berjalan, seperti biasa dan tidak ada hal-hal yang sifatnya mengganggu jalannya bisnis bank. “Kepada nasabah kami sampaikan bahwa tidak ada hal-hal yang menyangkut persoalan sehingga terganggunya bisnis bank,”tambahnya lagi.

Dan operasional tetap jalan terus. Saat ini Bank Sumselbabel sedang concern untuk menghadapi dampak-dampak COVID-19, terhadap debitur terutama UMKM. [***]

Ril/One

 

 

Comments

Terpopuler

To Top