Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tips » Bayi Hasil Rekayasa Genetik Lahir, Diklaim Kebal HIV

Bayi Hasil Rekayasa Genetik Lahir, Diklaim Kebal HIV

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 2 Des 2018
  • visibility 1.815
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEORANG – ilmuwan dari Tiongkok bernama Profesor He Jiankui yang berasal dari Southern University of Science and Technology (SUST) di kota Shenzhen melakukan sebuah prosedur medis yang sangat kontroversial, yakni menciptakan bayi rekayasa genetik. Bayi ini diklaim kebal dari penyakit HIV. Meskipun terlihat seperti sesuatu yang hebat, banyak orang yang menganggap penelitian ini sebagai sebuah pelanggaran serius, khususnya dalam hal etika.

Bayi kembar dua dengan manipulasi genetik

Profesor He menyebut bayi kembar ini memiliki nama Lulu dan Nana. DNA dari kedua bayi kembar ini telah diubah dengan metode CRISPR. Setelah melakukan penyesuaian genetik, kedua bayi ini dikabarkan tidak akan mudah terjangkit HIV. Bahkan, Profesor He juga menyebut ayah dari kedua bayi ini sebenarnya positif HIV.

Sebenarnya, kedua orang tua dari bayi rekayasa genetik yang kembar ini tidak berniat untuk memiliki bayi dengan kondisi genetik yang telah dimanipulasi. Hanya saja, keduanya juga tidak ingin sang anak memiliki penyakit sebagaimana yang dimiliki oleh orang tuanya.

“Sebenarnya saya hanya memenuhi keinginan orang tua dari bayi kembar ini. Memang, pekerjaan saya ini sangat kontroversial, namun saya percaya jika ada keluarga yang membutuhkan teknologi ini. Saya bersedia untuk bertanggung jawab dan menerima semua kritik terkait hal ini, tapi saya percaya hal ini akan berguna bagi dunia medis di masa depan,” terang Profesor He melalui kanal YouTube.

Dianggap sebagai pelanggaran serius

Setelah Profesor He merilis video tentang kelahiran bayi kembar ini, universitas SUST tempat ia bekerja justru segera melakukan investigasi. Berdasarkan rilis resmi dari universitas, apa yang dilakukan Profesor He dianggap sebagai “pelanggaran serius bagi etika dan standar akademik,” bahkan, pihak universitas juga memposisikan Profesor He dalam kondisi cuti tanpa digaji sejak Februari 2018 lalu.

Tak hanya pihak universitas, pencipta metode CRISPR dari Amerika Serikat Jennifer Doudna juga ikut-ikutan mengajukan protes. Menurut Doudna, Profesor He telah melakukan melanggar ketentuan yang telah ditetapkan oleh komunitas sains tentang penggunaan metode ini.

Memicu perdebatan para ahli

Di Amerika Serikat, prosedur rekayasa genetik pada bayi dibatasi dengan ketat dan bahkan dikabarkan hanya bisa dilakukan di laboratorium saja. Sementara itu, di Tiongkok, prosedur kloning manusia memang dilarang namun prosedur rekayasa genetik masih diperbolehkan.

“Teknologi ini bisa memberikan masalah dari segi etika mengingat perubahan pada embrio akan diturunkan pada generasi berikutnya. Bisa jadi, garis keturunan dari orang yang memiliki rekayasa genetik ini juga akan terdampak,” tulis Technology Review of Massachussetts Institute of Technology (MIT).

Sementara itu, Profesor Nicholas Evans dari University of Massachussets Lowell menyebut tindakan Profesor He yang mempublikasikan hasil percobaannya sebagai sesuatu yang melanggar norma-norma masyarakat.

“Rekayasa genetika pada embrio memang sudah sering dibicarakan para ahli. Sebenarnya, tujuannya memang baik, yakni anak-anak bisa dibuat untuk kebal pada sebuah penyakit, namun bisa jadi hal ini juga bisa memberikan efek berbahaya,” ungkap Profesor Evans.

David Baltimore, seorang pakar di bidang biologi yang akan segera menyelenggarakan konferensi internasional yang membahas rekayasa genetika di Hong Kong menyebut hasil percobaan yang dilakukan Profesor He yaitu bayi rekayasa genetik akan segera dibahas demi menentukan apakah yang dilakukannya sebenarnya benar atau salah.

“Sebenarnya, kami belum pernah melakukan sesuatu yang bertujuan untuk mengubah seluruh gen umat manusia. Kita juga belum pernah melakukan sesuatu yang bisa memberikan dampak bagi generasi berikutnya. Apa yang dilakukan Profesor He telah mengubah hal ini sehingga kami harus membahasnya,” ungkap Baltimore.[**]

Sumber : doktersehat.com

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Sakit Ibnu Sutowo Baturaja, Jadi RS Rujukan Standar Regional

    Rumah Sakit Ibnu Sutowo Baturaja, Jadi RS Rujukan Standar Regional

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Rumah Sakit Ibnu Sutowo Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu menjadi RS termegah dan menjadi rujukan regional. Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat meresmikan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja, Selasa (19/01/2021). Peresmian gedung baru rumah sakit yang telah berusia 68 tahun tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan […]

  • Wagub Sumsel : Wisudawan/wati PGRI Harus Taklukan  Persaingan Internasional

    Wagub Sumsel : Wisudawan/wati PGRI Harus Taklukan Persaingan Internasional

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.868
    • 0Komentar

    “Saya doakan pula kalian dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya, karena kita sekarang harus siap berkompetisi di tingkat global atau MEA.”

  • Manfaatkan Bahan Lokal, KKP Pelatihan Buat Pakan Ikan

    Manfaatkan Bahan Lokal, KKP Pelatihan Buat Pakan Ikan

    • calendar_month Minggu, 4 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.676
    • 0Komentar

    DALAM upaya mengurangi pemakaian pakan ikan komersil yang berbiaya tinggi, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus menggencarkan Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari) melalui berbagai macam langkah strategis, salah satunya melalui serangkaian kegiatan pelatihan pembuatan pakan ikan berbahan baku lokal pada 2-3 April 2021. Difasilitasi oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Tegal, pelatihan diadakan guna […]

  • Sumsel Siapkan Rantai Pasok Pangan untuk MBG

    Sumsel Siapkan Rantai Pasok Pangan untuk MBG

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Selatan (Sumsel) akan ditopang  ekosistem rantai pasok pangan yang terintegrasi, sehingga Pemerintah Provinsi Sumsel mentransformasikan dengan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) agar mampu menghubungkan sektor produksi hingga distribusi pangan. Peluncuran pengembangan Ekosistem Rantai Pasok GSMP- MBG dilakukan dalam rangkaian High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah […]

  • Tudingan Pengusiran dan Pembongkaran Makam, Ini Bantahan Pemangku Adat Desa Serigeni Lama

    Tudingan Pengusiran dan Pembongkaran Makam, Ini Bantahan Pemangku Adat Desa Serigeni Lama

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    DITUDING sebagai aktor dari pengusiran yang berujung pada pembongkaran makam dibantah keras oleh Ketua Pemangku Adat Desa Serigeni Lama Erwandi. Menurutnya tuduhan pengusiran ini sendiri merupakan kezaliman atas dirinya. Atas semua tuduhan pencemaran baik ini, diharapkan nama melekat kepribadiannya segera dipulihkan. Selain merasa difitnah, ia juga mengeluhkan dampak dari pemberitaan sejumlah media massa hingga sempat viral. […]

  • Wamendagri Tegaskan Peran Satlinmas Hadapi Karhutla, 3.000 Anggota Berkumpul di Palembang

    Wamendagri Tegaskan Peran Satlinmas Hadapi Karhutla, 3.000 Anggota Berkumpul di Palembang

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Komjen (P) Dr. Akhmad Wiyagus menegaskan Satlinmas ikut membantu pemerintah mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar tidak meluas. Penyataan tegas itu disampaikan saat sekitar 3.000 anggota Satlinmas dari berbagai daerah mengikuti Apel Akbar di Stadion Jakabaring, Palembang, Jumat (28/8/2026). Karhutla menjadi salah satu konsentrasi Satlinmas […]

expand_less
WordPress Archive Auto Showroom – Car Dealership WordPress Theme Auto Spa – Car Wash WordPress Theme Autocar – Car Dealer Elementor Template Kit Autodoc – Car Repair WordPress Theme Autodrive – Car Rental & Dealer Elementor Template Kit Autoglow – Car Wash WordPress Theme Autokar – Auto Care Elementor Template Kit AutoKit – Auto Dealership & Car Listing Elementor Template Kit AutomateWoo – Birthdays Add-on AutomateWoo – Marketing Automation for WooCommerce