Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Produk Halal, Selangkah Lagi Indonesia Urutan Pertama Dunia

Produk Halal, Selangkah Lagi Indonesia Urutan Pertama Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
  • visibility 843
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PRODUK makanan halal (halal food) Indonesia berada di peringkat dua dunia berdasarkan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2022 yang dirilis DinarStandard, 31 Maret 2022 dan selangkah lagi akan berada diurutan pertama. Indonesia kalah dari Malaysia pada kategori makanan dan minuman halal. Sedangkan untuk kategori modest fashion serta farmasi dan kosmetik, Indonesia menduduki peringkat tiga dan sembilan.

“Ini adalah kabar baik yang semakin menghidupkan semangat dan komitmen kita bersama. Satu tahap lagi upaya kita untuk memenangkan produk halal food kita sebagai yang nomor satu. Kita sekarang ini menuju nomor satu dunia,” ungkap Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham di Jakarta, Jumat (1/4/2022).

Laporan SGIE tahun 2022 juga menyebutkan bahwa Indonesia masih menduduki peringkat ke-4 dunia dalam hal pengembangan ekosistem ekonomi syariah yang kuat dan sehat. Artinya, Indonesia masih berhasil mempertahankan peringkat tahun sebelumnya. Tiga peringkat di atas Indonesia adalah Malaysia, Saudi Arabia, dan Uni Emirat Arab. Pemeringkatan eskosistem ekonomi syariah mencakup keuangan syariah, makanan/minuman halal, modest fashion, farmasi dan kosmetik, wisata ramah muslim, media, dan rekreasi.

Menurut Aqil Irham, SGIE 2022 juga mencatat sejumlah kemajuan signifikan yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia. Kemajuan tersebut antara lain berupa penyesuaian regulasi Jaminan Produk Halal dalam rangka mempercepat, menyederhanakan dan memperjelas proses, mengurangi waktu pemrosesan, dan memfasilitasi sertifikasi halal untuk usaha mikro dan kecil (UMK). Pemerintah Indonesia, melalui BPJPH, juga dinilai telah mengambil berbagai langkah untuk memperkuat ekosistem makanan halal.

Misalnya, BPJPH memiliki program sertifikasi halal gratis untuk pelaku UMK yang tentunya sangat terdampak pandemi Covid-19,” sebut Aqil mencontohkan.

Ikhtiar lain yang dilakukan BPJPH dalam meningkatkan layanan sertifikasi halal adalah transformasi digital (kodifikasi dan digitalisasi sertifikat halal), serta pelatihan capacity building online guna mendukung target sertifikasi halal. Sertifikat halal yang terkodifikasi digital akan memudahkan akses informasi nilai dan volume produk halal. BPJPH juga mengembangkan sistem informasi halal (Sihalal) yang menggabungkan semua prosedur dan program halal, serta sudah terintegrasi dengan pasar halal, aplikasi, dan penyedia uang elektronik.

“Saya setuju dengan proyeksi Global Islamic Economy Indicator (GIEI), bahwa Indonesia memiliki prospek yang sangat baik dan menjanjikan untuk investor makanan halal. Saya optimis dan yakin, investasi di sektor makanan halal akan terus meningkat, terutama sejak Undang-undang Jaminan Produk Halal mulai berlaku di Indonesia,” tuturnya.

Meski demikian, Aqil menggarisbawahi pentingnya kerja sama para pihak terkait. Menurutnya, pengembangan ekosistem syariah harus dilakukan secara sinergis. “Kemajuan ekosistem halal adalah buah kerja bersama yang harus dimaknai sebagai pemacu upaya untuk semakin serius ke depannya,” jelasnya.

“Kita akan terus berikhtiar melalui program 10 juta produk bersertifikat halal untuk sektor makanan dan minuman. Kita juga terus menjalin komunikasi, publikasi, sosialisasi, dan edukasi ke semua stekeholders,” imbuhnya.

Dengan kolaborasi, Aqil yakin peringkat produk halal Indonesia akan terus meningkat. Bahkan, bisa berada pada urutan pertama di tahun 2024. Apalagi, integrasi sistem informasi produk halal antara Dirjen Bea Cukai, LNSW, KNEKS dan BPJPH juga semakin baik dalam mendata aktivitas ekspor dan impor produk halal.

“Dengan begitu, ke depan volume dan nilai ekspor produk halal kita akan terdata secara tersistem sehingga mendukung pencatatan produk halal dengan baik,” jelasnya.

“Ini adalah bagian dari upaya penting kita semua untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produk halal terbesar di dunia,” pungkasnya.Kemenag (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Adha 1440 H, Gubernur : Mari Pererat Silahturahmi

    Idul Adha 1440 H, Gubernur : Mari Pererat Silahturahmi

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 955
    • 0Komentar

    “Saya kesini membawa  satu ekor sapi. mohon di sembelih, selanjutnya dagingnya dibagikan dengan rata kepada masyarakat. Kepada panitia kurban untuk didata warga yang berhak menerimanya,”

  • Cegah Covid-19, Gubernur : Semoga Pergub 37 Dapat Bikin Disiplin Masyarakat

    Cegah Covid-19, Gubernur : Semoga Pergub 37 Dapat Bikin Disiplin Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 802
    • 0Komentar

    “Pergub 37 itu mengajak untuk kita disiplin protokol kesehatan salah satunya memakai masker. Saat ini sudah berjalan, dan jika melanggar akan dikenakan denda,” tuturnya, kemarin. Denda tersebut, lanjutnya, sebagai hukuman yang diyakini dapat memberikan efek jera bagi masyarakat yang tidak disiplin protokol kesehatan. “Diharapkan Pergub tersebut dapat lebih meningkatkan kedisiplinan masyarakat. Itu juga untuk menjaga […]

  • Gubernur Apresiasi Kegigihan  Nakes  di Sumsel Berjuang Tangani Covid 19

    Gubernur Apresiasi Kegigihan Nakes di Sumsel Berjuang Tangani Covid 19

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 812
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada para tenaga kesehatan dan berbagai pihak yang telah berkontribusi, berjuang menangani Covid 19 di Sumsel melalui layanan terbaik untuk masyarakat. Terbukti saat ini, angka penyebaran covid-19 di Sumsel terus melandai. Penghargaan juga diberikan untuk tenaga medis yang telah gugur dalam membantu pengananan Covid-19 […]

  • Vicon Bareng para Menteri, Gubernur Maksimalkan Upaya Penanganan Covid-19 di Sumsel

    Vicon Bareng para Menteri, Gubernur Maksimalkan Upaya Penanganan Covid-19 di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 790
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel H. Herman Deru menghadiri langsung rapat melalui video conference bersama Kemendgari, Kemenko Polhukam, Kemenko Kemaritimanan dan Investasi, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kemenkeu, Kemendes PDTT, BNPB dan kementerian lainnya.   DALAM rapat tersebut, HD mendengarkan arahan dari beberapa Menteri dari kabinet Indonesia Maju tersebut terkait soal implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam […]

  • Okta Customer Identity Cloud Mendukung Identitas Digital yang Aman dan Tepercaya dengan Singpass

    Okta Customer Identity Cloud Mendukung Identitas Digital yang Aman dan Tepercaya dengan Singpass

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Okta, Inc. (NASDAQ: OKTA), penyedia identitas independen terkemuka, hari ini mengumumkan integrasi mereka dengan layanan identifikasi digital nasional Singapura, Singpass, yang dimulai pada tahun 2022. Pelanggan Okta yang disetujui oleh Singpass kini dapat dengan mudah mengintegrasikan Singpass QR Login dengan fitur Universal Login di Okta Customer Identity Cloud (didukung oleh teknologi […]

  • Bankir Kini Tak Takut Kredit Macet, Tapi Takut Penjara

    Bankir Kini Tak Takut Kredit Macet, Tapi Takut Penjara

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANKIR kini menghadapi tekanan yang tidak ringan, pasalnya mereka dituntut agresif menyalurkan kredit agar roda ekonomi terus bergerak,  sebaliknya keputusan bisnis yang berujung kredit macet bisa menyeret mereka ke proses hukum sehingga dengan kondisi ini yang mulai menjadi perhatian serius Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketakutan itu bukan cuma isu di ruang seminar, di industri perbankan, […]

expand_less
WordPress Archive Solixer – Ecology & Solar Energy WordPress Theme SolTeck – Software, Startup & SaaS Landing WordPress Theme Soluris – Ecology & Solar Energy WordPress Theme Solutech – Security & CCTV WordPress Theme Solvency – Finance & Credit Repair WordPress Theme Sona – Digital Marketing Agency WordPress SongBook – Music School WordPress Theme Sonne - Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit Sonoran – Responsive WordPress Coming Soon Plugin Sonus – Podcast & Audio WordPress Theme