Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » “KUR Perumahan, Bonus Satu Paket, Usaha Lancar Rumah Pekerja Aman!”

“KUR Perumahan, Bonus Satu Paket, Usaha Lancar Rumah Pekerja Aman!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 871
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MISALNYA Pengusaha muda sibuk mikirin omzet, omzet, dan omzet lagi, kali ini ada kabar yang bikin mereka bisa senyum sambil ngupil, Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Iya, KUR yang biasanya dipakai buat modal usaha, sekarang bisa bikin pengusaha ganda untung: usaha tambah maju, pekerja tambah betah di rumah. Bonus satu paket, bro!

Bayangkan ini, Pak Andi, pengusaha muda di bidang kuliner, tiap bulan pusing mikirin modal tambahan buat buka cabang baru. Ujung-ujungnya, modal dari tabungan sendiri habis duluan buat bayar sewa tempat dan gaji karyawan.

Eh, pas dengar KUR Perumahan bunga cuma 5 persen, iya cuma lima persen, lebih murah dari harga kopi kekinian dua gelas sehari mata Pak Andi langsung berbinar. “Ini rezeki nomplok,” katanya sambil tertawa kecut, “kayak dapat diskon 50 persen tapi cuma berlaku seminggu!”

Dan bukan cuma Pak Andi yang happy, Ketua Umum HIPMI, Akbar Himawan Buchari, bilang, “Sebanyak 70 persen anggota HIPMI itu UMKM. Potensi mereka memanfaatkan KUR Perumahan ini, usaha maju, ekonomi nasional terdongkrak, pekerja juga senang.” Jadi bukan cuma soal duit, tapi soal win-win solution, pengusaha happy, pekerja pun nyaman tinggal di hunian layak.

KUR Perumahan ini ibarat jembatan emas, kalau biasanya pengusaha muda harus melompat dari satu batu modal ke batu modal lain kadang kaki terpleset, kadang jatuh ke kubangan utang, sekarang ada jembatan yang aman, kokoh, dan dengan pemandangan bonus rumah bagi karyawan, kata pepatah, “Kalau rumah aman, hati tenang; kalau hati tenang, usaha pun lancar”

Di pertemuan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dengan sekitar 10 pengusaha HIPMI di Wisma Mandiri II, suasana serius tapi nggak kaku. Kadang bercampur tawa ketika Pak Menteri bilang, “Saya ingin KUR Perumahan ini tidak hanya jadi angka di laporan, tapi dirasakan manfaatnya langsung oleh pengusaha muda dan pekerja mereka.” Ya, serius tapi santai, kayak dosen ngajar sambil bagi permen.

Nah, di sinilah letak keunikan KUR Perumahan. Suku bunga rendah 5 persen itu bukan cuma angka cantik. Ini ibarat kue lapis legit manis di luar, lembut di dalam, bikin pengusaha nggak takut modalnya meletus sebelum panen laba.

Ditambah lagi, HIPMI juga bekerja sama dengan Himperra, Apersi, dan REI untuk memastikan program ini tepat sasaran. Jadi bukan sekadar “modal cair lalu hilang,” tapi ada pengawasan supaya hunian layak sampai ke tangan pekerja yang benar-benar butuh.

Cerita Pak Andi dan teman-temannya ini bisa jadi pelajaran buat pengusaha muda lain. Jangan sampai KUR Perumahan ini lewat begitu saja. Ibarat lagi beli tiket nonton konser favorit, kalau telat daftar, ya cuma bisa lihat orang lain joget dari luar pagar. Jadi, peluang ganda modal usaha meningkat dan karyawan senang tinggal di rumah yang layak, harus diambil sekarang.

Yang lebih menarik, menurut Ketua HIPMI, KUR Perumahan juga bisa mendorong munculnya pengusaha baru, bayangkan seorang pemuda di kota kecil yang baru mau buka bengkel atau usaha kuliner, tapi kesulitan modal. Dengan KUR Perumahan, modal tambahan tersedia, hunian bagi pekerja bisa diurus bareng, dan bisnis pun bisa langsung tancap gas. Ibarat kata pepatah lama, “Sedia payung sebelum hujan,” tapi kali ini “Sedia KUR sebelum modal habis.”

Di balik tawa dan dagelan kocak, pesan moralnya jelas kemandirian pengusaha muda sangat penting. Bukan cuma buat diri sendiri, tapi untuk kesejahteraan pekerja dan perekonomian nasional.

Kalau pengusaha bisa tumbuh, UMKM berkembang, pekerja sejahtera, maka ekonomi Indonesia ikut terdongkrak, dan itu semua bisa dimulai dari satu langkah kecil memanfaatkan KUR Perumahan.

KUR Perumahan ini bukan sekadar kredit, tapi peluang emas pengusaha muda. Bonusnya? Dua sekaligus usaha maju, rumah pekerja aman. Jangan sampai pengusaha muda cuma lihat kesempatan ini lewat jendela sambil ngelus dada. Ambil, manfaatkan, dan jadilah generasi pengusaha yang cerdas, kocak, dan berpengaruh.

Jadi, kalau kamu pengusaha muda yang baca ini jangan cuma mikir omzet. Ingat kata pepatah, “Rumah aman, hati tenang, usaha pun lancar.” Dengan KUR Perumahan, itu semua bukan cuma kata-kata manis, tapi nyata di depan mata. Ambil langkah sekarang, dan rasakan ganda untungnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pererat Silahturahmi, Bupati : Tetap  Damai di Bumi,Damai di Hati & Tetap Patuhi Protokes

    Pererat Silahturahmi, Bupati : Tetap Damai di Bumi,Damai di Hati & Tetap Patuhi Protokes

    • calendar_month Sabtu, 26 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    PERAYAAN Natal membuat Bupati Musi Banyuasin, Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA memanfaatkannya sebagai momentum mempererat silaturahmi dengan umat katolik di perayaan Natal tahun 2020 ini. Meski masih dihadapkan pada masa pandemi COVID-19. Bupati Muba bersilaturahmi ke kediaman Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, Jumat (25/12/2020). Uskup […]

  • Wagub Hadiri Rapat Paripurna, Fraksi DPRD Berikan Masukan ke Pemprov Sumsel

    Wagub Hadiri Rapat Paripurna, Fraksi DPRD Berikan Masukan ke Pemprov Sumsel

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.433
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya mendengarkan penyampaian pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2021 pada Rapat Paripurna ke 51 DPRD Provinsi Sumsel dipimpin  oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel, H . Muchendi M, Senin. Dalam pandangan umumnya masing-masing fraksi menyampaikan masukan, saran serta catatan dan jawaban terhadap […]

  • SUB- Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030

    SUB- Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.508
    • 0Komentar

    Pemprov Sumsel terus berupaya ikut mengendalikan perubahan iklim melalui pengurangan gas emisi rumah kaca. Caranya dengan melakukan strategi aksi mitigasi. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya ssar membuka Sosialisasi SUB- Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Provinsi Sumsel, di Auditorium Bina Praja, Rabu (24/8) pagi. Menurutnya dalam rangka mendukung progam pengendalian perubahan […]

  • Cegah Korupsi, KPK Ajak Masyarakat Awasi LHKPN

    Cegah Korupsi, KPK Ajak Masyarakat Awasi LHKPN

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 701
    • 0Komentar

    SEBELUM batas akhir pelaporan pada 31 Maret 2021 mendatang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan seluruh Penyelenggara Negara untuk segera menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)-nya, masyarakat pun diminta turut serta mengingatkan dan mengawasi proses ini. Dalam keterangan resmi KPK yang diterima InfoPublik, Sabtu (20/3/2021), bagi seorang Penyelenggara Negara, LHKPN berfungsi sebagai instrumen akuntabilitas […]

  • Apa Itu Kambing Hitam? Mengapa Nama Ini Selalu Muncul Saat Ada Kesalahan?

    Apa Itu Kambing Hitam? Mengapa Nama Ini Selalu Muncul Saat Ada Kesalahan?

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Apa itu kambing hitam? dalam bahasa Indonesia, kambing hitam merupakan salah satu ungkapan  berarti seseorang dijadikan sasaran kesalahan atau dipersalahkan atas suatu masalah, padahal belum tentu ia menjadi penyebabnya. Ungkapan ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, tempat kerja, maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Meski demikian, masih banyak orang yang mengira […]

  • Tak Hanya Teori, Kurikulum Baru Ini Bikin Lulusan Langsung Siap Kerja

    Tak Hanya Teori, Kurikulum Baru Ini Bikin Lulusan Langsung Siap Kerja

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PEMERINTAH memperkuat pendidikan vokasi berbasis industri untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing sektor manufaktur nasional sekaligus mengurangi kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Melalui kerja sama Indonesia dan Swiss, Kementerian Perindustrian menghadirkan Industrial-Based Curriculum (IBC), […]

expand_less
WordPress Archive Fashi WP – Multipurpose Fashion WooCommerce WordPress Theme Fashion Feast – WooCommerce Responsive Theme Fashion Feel – WooCommerce Elementor Template Kit Fashion Instincts – WooCommerce Elementor Template Kit Fashion Spirit – WooCommerce Elementor Template Kit Fashion Store – Hanbags, Shoer RTL Responsive WooCommerce WordPress Theme Fashionable – Fashion Shop Elementor Template Kit Fashionly – Fashion Blog Theme Fashiro WP – Multipurpose Elementor WooCommerce Theme Fashly – Fashion & Clothing Designer Elementor Template Kit