Senin, 10 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » JEDA » Apa Itu Kambing Hitam? Mengapa Nama Ini Selalu Muncul Saat Ada Kesalahan?

Apa Itu Kambing Hitam? Mengapa Nama Ini Selalu Muncul Saat Ada Kesalahan?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Apa itu kambing hitam? dalam bahasa Indonesia, kambing hitam merupakan salah satu ungkapan  berarti seseorang dijadikan sasaran kesalahan atau dipersalahkan atas suatu masalah, padahal belum tentu ia menjadi penyebabnya. Ungkapan ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, tempat kerja, maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Meski demikian, masih banyak orang yang mengira makna kambing hitam berkaitan dengan seekor kambing berwarna hitam. Padahal, makna ungkapan ini sama sekali tidak berhubungan dengan hewan maupun warna bulunya.

Nah, setelah perkenalan yang cukup serius, izinkan saya bicara, perkenalkan, saya Kambing Hitam.

Namun, tenang, saya bukan kambing sungguhan, karena saya tidak tinggal di kandang, tidak hobi memakan daun singkong, dan tidak pernah ikut lomba kambing hias. Lebih lucunya lagi, ya…saya juga tidak selalu berwarna hitam.

Yang membuat saya heran, nama saya hampir selalu muncul setiap kali manusia sedang mencari siapa yang harus disalahkan, misalnya ada laporan hilang. “Kambing hitamnya siapa?”

Nilai ulangan jeblok. “Pasti ada kambing hitamnya.” Proyek gagal. “Cari dulu kambing hitamnya.”

Saya sampai ingin bertanya, memang saya pernah mendaftar menjadi tersangka nasional? Untung saja bahasa Indonesia tidak bekerja secara harfiah. Kalau iya, kasihan kambing-kambing yang sedang santai makan rumput. Belum selesai mengunyah, tahu-tahu sudah dituduh menjadi penyebab rapat kantor berantakan.

Saya Bukan Kambing yang Gemar Disalahkan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kambing hitam berarti orang yang dipersalahkan atau dijadikan sasaran kesalahan atas suatu peristiwa, meskipun belum tentu ia menjadi penyebab sebenarnya.

Jadi, ketika seseorang berkata, “Jangan jadikan dia kambing hitam,” yang dimaksud tentu bukan mengubah seseorang menjadi kambing lengkap dengan tanduk dan suara “mbek…”. Maksudnya adalah jangan melempar kesalahan kepada orang yang sebenarnya tidak bertanggung jawab.

Mengapa Harus Kambing Hitam?

Ini pertanyaan yang sering muncul, mengapa juga harus kambing?, dan mengapa pula bukan ayam kampung, sapi, atau bebek?

Dalam berbagai budaya, istilah “kambing hitam” telah lama digunakan sebagai lambang seseorang yang memikul kesalahan, agar orang lain terbebas dari tanggung jawab, seiring waktu, ungkapan tersebut juga dikenal dalam bahasa Indonesia dan digunakan untuk menggambarkan orang yang dijadikan sasaran kesalahan, baik secara adil maupun tidak.

Kalau dipikir-pikir, kambing termasuk hewan yang sabar, tidak pernah membuat konferensi pers, tidak pernah mengunggah klarifikasi.

Tidak pernah berkata, “Saya keberatan nama baik keluarga kambing terus-menerus dibawa-bawa.”

Kalau bisa bicara, mungkin mereka sudah membentuk Komunitas Perlindungan Nama Baik Kambing Indonesia.

Saya Baru Dicari Saat Ada Masalah

Lucunya, saya hampir tidak pernah dicari ketika semuanya berjalan baik.

Saat tim menang, tidak ada yang berkata, “Terima kasih, kambing hitam.”

Saat nilai seratus, tidak ada yang mengucapkan, “Keberhasilan ini berkat kambing hitam.”

Saat perusahaan untung besar, tidak ada penghargaan untuk saya.

Tetapi begitu muncul masalah, nama saya langsung dipanggil seperti artis yang sedang naik daun. Printer macet, internet lambat. Presentasi gagal. Lampu proyektor mati. Entah bagaimana, saya selalu menjadi tokoh pendukung dalam setiap kesalahan. Padahal, kadang penyebabnya sederhana. File belum disimpan. Lupa mengisi baterai. Terlambat bangun. Atau… memang lupa mengerjakan tugas.

Menyalahkan Orang Lain Memang Mudah

Dalam kehidupan sehari-hari, mencari siapa yang salah sering terasa lebih mudah daripada mengakui kesalahan sendiri, padahal, orang yang berani berkata, “Maaf, ini memang kesalahan saya.” justru menunjukkan kedewasaan, misalnya, seorang siswa lupa mengerjakan pekerjaan rumah. Daripada berkata, “Buku saya disembunyikan adik” akan jauh lebih baik jika ia mengakui kelalaiannya dan berjanji memperbaikinya.

Begitu pula di tempat kerja. Ketika terjadi kekeliruan, mencari solusi akan jauh lebih bermanfaat daripada sibuk mencari kambing hitam, kesalahan memang tidak menyenangkan, tetapi mengakuinya adalah langkah pertama menuju perbaikan.

Saya Berharap Suatu Hari Nanti Pensiun

Terus terang, saya ingin suatu hari nanti menjadi ungkapan yang jarang dipakai, bukan karena saya tidak suka bahasa Indonesia. Justru saya berharap semakin banyak orang berani bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan, seandainya betapa indahnya kalau setiap orang berkata, “Ya, saya salah. Saya akan memperbaikinya.”

Kalimat sederhana itu mungkin terdengar biasa, namun nilainya jauh lebih besar daripada seribu alasan dan sejuta kambing hitam.

Kambing Hitam dalam Bahasa Indonesia

Saya hanyalah dua kata sederhana, namun, saya termasuk ungkapan, yaitu gabungan kata yang maknanya tidak dapat dipahami dari arti masing-masing katanya. Sama seperti lapang dada, besar kepala, buah hati, ringan tangan, atau cuci tangan, makna kambing hitam tidak berkaitan dengan kambing maupun warna hitam.

Inilah yang membuat bahasa Indonesia kaya dan menarik, dua kata sederhana dapat menyimpan makna yang jauh lebih dalam daripada arti harfiahnya.

Belajar Bertanggung Jawab

Pada akhirnya, setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Itu adalah bagian dari proses belajar, yang membedakan seseorang bukanlah seberapa sedikit ia berbuat salah, melainkan seberapa berani ia mengakuinya dan memperbaikinya.

Oleh sebab itu, lain kali ketika mendengar ungkapan “kambing hitam”, ingatlah  saya bukan hewan yang sedang sibuk mencari rumput, saya hanyalah sebuah ungkapan yang mengingatkan menyalahkan orang lain memang mudah, tetapi bertanggung jawab adalah salah satu tanda kedewasaan. (***)

 

Catatan Redaksi: Artikel ini merupakan tulisan edukatif mengenai makna ungkapan dalam bahasa Indonesia. Penjelasan disusun berdasarkan penggunaan umum dalam bahasa Indonesia dan merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dengan penyajian bergaya naratif agar mudah dipahami pembaca.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Muba Dianugerahi Juga Kok ‘Sahabat Pers’ dari SMSI

    Bupati Muba Dianugerahi Juga Kok ‘Sahabat Pers’ dari SMSI

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 936
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama sejumlah Walikota/Bupati dan tokoh di Sumatera Selatan mendapat penghargaan sebagai “Anugerah Sahabat Pers” dari Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumsel (SMSI) Sumsel. Penghargaan tersebut diterima Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muba Heryandi Sinulingga AP yang […]

  • Cegah Karhutlah,BNPB Pantau Langsung Bikin Sedotan di Muba

    Cegah Karhutlah,BNPB Pantau Langsung Bikin Sedotan di Muba

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 973
    • 0Komentar

      Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Penjabat Bupati Muba H Apriyadi, terus mewaspadai dan giat mencari berbagai solusi agar dapat mencegah dan meminimalisir potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) di Kabupaten Muba.   “Akan diusahakan agar masyarakat Muba tidak terkena dampak Karhutlah. Oleh sebab itu, pencegahan akan difokuskan  dengan segera melakukan pembangunan Sodetan di […]

  • Muba Menuju Masyarakat Cerdas Berbasis Digital

    Muba Menuju Masyarakat Cerdas Berbasis Digital

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), menggelar Rapat Pembahasan Persiapan Penilaian Evaluasi Tahap I Program Smart City 2020 di Ruang Rapat Serasan Sekate, Rabu (21/10/2020). Kepala Dinkominfo Kabupaten Muba Harryandi Sinulingga AP menyampaikan kepada para OPD dilingkungan Pemkab Muba, agar aktif membantu pelaksanaan dalam pengisian kuisioner, laporan capaian program, laporan capaian rencana […]

  • Rayakan HUT ke-77, Walikota Apresiasi TNI AU Ikut Serta Atasi Stunting di Palembang

    Rayakan HUT ke-77, Walikota Apresiasi TNI AU Ikut Serta Atasi Stunting di Palembang

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.420
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id – Wali Kota (Wako) Palembang Harnojoyo bersama Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda  menghadiri langsung bakti sosial dan pengobatan massal dalam  rangkaian peringatan HUT TNI AU ke 77 di Kampung Dirgantara Sukarame Palembang, Selasa (7/3). Kegiatan yang secara langsung dibuka Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo, Wako Palembang Harnojoyo […]

  • Jalin Silaturahim, Danrem Gapo Bagikan Bingkisan Lebaran Pada Prajurit

    Jalin Silaturahim, Danrem Gapo Bagikan Bingkisan Lebaran Pada Prajurit

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    KOMANDAN Korem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji S.I.P., S.Sos menyerahkan bingkisan lebaran kepada prajurit, dan PNS di lapangan apel makorem 044/Gapo Jl. Jenderal Sudirman Km 4.5 Palembang, Selasa (3/5/2021). Penyerahan bingkisan tersebut diserahkan secara simbolis dari Danrem kepada perwakilan Bintara, Tamtama dan PNS Makorem 044/Gapo. Penyerahan itu disaksikan Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Grandy Mangiwa […]

  • Sumsel Serap Percepatan Penanganan Covid Hampir 100 %

    Sumsel Serap Percepatan Penanganan Covid Hampir 100 %

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    PEMPROV. Sumsel telah menyerap anggaran percepatan penanganan covid-19 hampir 100% dari Rp136,65 miliar dana yang disiapkan Pemprov Sumsel. Gubernur Sumsel H.Herman Deru SH.MM saat menyerahkan bantuan alat kesehatan dari perusahaan BUMN asal Singapura Temasek Foundation dan APBD Sumsel pada 7 rumah sakit di Palembang, di Auditorium Pemprov Sumsel, Jumat (17/7) siang. Menurut HD sejak awal dirinya memang […]

expand_less
WordPress Archive WakingIT Mailchimp Newsletter WordPress Plugin Walk – Responsive Business WordPress Theme Walk&Away – Travel Blog & Tours Elementor Template Kit Walker – WooCommerce WordPress Theme WalkOn – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Wallace Inline | Front-end Content Editor for Beaver Builder Wallcart WP – Multipurpose Elementor WooCommerce Theme Walmartomatic – Walmart Affiliate Money Generator Plugin for WordPress Walogin – Membership management with Blockchain (Authenticator) Walsall – Minimal Agency WordPress Theme