Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » JEDA » Apa Itu Kambing Hitam? Mengapa Nama Ini Selalu Muncul Saat Ada Kesalahan?

Apa Itu Kambing Hitam? Mengapa Nama Ini Selalu Muncul Saat Ada Kesalahan?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Apa itu kambing hitam? dalam bahasa Indonesia, kambing hitam merupakan salah satu ungkapan  berarti seseorang dijadikan sasaran kesalahan atau dipersalahkan atas suatu masalah, padahal belum tentu ia menjadi penyebabnya. Ungkapan ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, tempat kerja, maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Meski demikian, masih banyak orang yang mengira makna kambing hitam berkaitan dengan seekor kambing berwarna hitam. Padahal, makna ungkapan ini sama sekali tidak berhubungan dengan hewan maupun warna bulunya.

Nah, setelah perkenalan yang cukup serius, izinkan saya bicara, perkenalkan, saya Kambing Hitam.

Namun, tenang, saya bukan kambing sungguhan, karena saya tidak tinggal di kandang, tidak hobi memakan daun singkong, dan tidak pernah ikut lomba kambing hias. Lebih lucunya lagi, ya…saya juga tidak selalu berwarna hitam.

Yang membuat saya heran, nama saya hampir selalu muncul setiap kali manusia sedang mencari siapa yang harus disalahkan, misalnya ada laporan hilang. “Kambing hitamnya siapa?”

Nilai ulangan jeblok. “Pasti ada kambing hitamnya.” Proyek gagal. “Cari dulu kambing hitamnya.”

Saya sampai ingin bertanya, memang saya pernah mendaftar menjadi tersangka nasional? Untung saja bahasa Indonesia tidak bekerja secara harfiah. Kalau iya, kasihan kambing-kambing yang sedang santai makan rumput. Belum selesai mengunyah, tahu-tahu sudah dituduh menjadi penyebab rapat kantor berantakan.

Saya Bukan Kambing yang Gemar Disalahkan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kambing hitam berarti orang yang dipersalahkan atau dijadikan sasaran kesalahan atas suatu peristiwa, meskipun belum tentu ia menjadi penyebab sebenarnya.

Jadi, ketika seseorang berkata, “Jangan jadikan dia kambing hitam,” yang dimaksud tentu bukan mengubah seseorang menjadi kambing lengkap dengan tanduk dan suara “mbek…”. Maksudnya adalah jangan melempar kesalahan kepada orang yang sebenarnya tidak bertanggung jawab.

Mengapa Harus Kambing Hitam?

Ini pertanyaan yang sering muncul, mengapa juga harus kambing?, dan mengapa pula bukan ayam kampung, sapi, atau bebek?

Dalam berbagai budaya, istilah “kambing hitam” telah lama digunakan sebagai lambang seseorang yang memikul kesalahan, agar orang lain terbebas dari tanggung jawab, seiring waktu, ungkapan tersebut juga dikenal dalam bahasa Indonesia dan digunakan untuk menggambarkan orang yang dijadikan sasaran kesalahan, baik secara adil maupun tidak.

Kalau dipikir-pikir, kambing termasuk hewan yang sabar, tidak pernah membuat konferensi pers, tidak pernah mengunggah klarifikasi.

Tidak pernah berkata, “Saya keberatan nama baik keluarga kambing terus-menerus dibawa-bawa.”

Kalau bisa bicara, mungkin mereka sudah membentuk Komunitas Perlindungan Nama Baik Kambing Indonesia.

Saya Baru Dicari Saat Ada Masalah

Lucunya, saya hampir tidak pernah dicari ketika semuanya berjalan baik.

Saat tim menang, tidak ada yang berkata, “Terima kasih, kambing hitam.”

Saat nilai seratus, tidak ada yang mengucapkan, “Keberhasilan ini berkat kambing hitam.”

Saat perusahaan untung besar, tidak ada penghargaan untuk saya.

Tetapi begitu muncul masalah, nama saya langsung dipanggil seperti artis yang sedang naik daun. Printer macet, internet lambat. Presentasi gagal. Lampu proyektor mati. Entah bagaimana, saya selalu menjadi tokoh pendukung dalam setiap kesalahan. Padahal, kadang penyebabnya sederhana. File belum disimpan. Lupa mengisi baterai. Terlambat bangun. Atau… memang lupa mengerjakan tugas.

Menyalahkan Orang Lain Memang Mudah

Dalam kehidupan sehari-hari, mencari siapa yang salah sering terasa lebih mudah daripada mengakui kesalahan sendiri, padahal, orang yang berani berkata, “Maaf, ini memang kesalahan saya.” justru menunjukkan kedewasaan, misalnya, seorang siswa lupa mengerjakan pekerjaan rumah. Daripada berkata, “Buku saya disembunyikan adik” akan jauh lebih baik jika ia mengakui kelalaiannya dan berjanji memperbaikinya.

Begitu pula di tempat kerja. Ketika terjadi kekeliruan, mencari solusi akan jauh lebih bermanfaat daripada sibuk mencari kambing hitam, kesalahan memang tidak menyenangkan, tetapi mengakuinya adalah langkah pertama menuju perbaikan.

Saya Berharap Suatu Hari Nanti Pensiun

Terus terang, saya ingin suatu hari nanti menjadi ungkapan yang jarang dipakai, bukan karena saya tidak suka bahasa Indonesia. Justru saya berharap semakin banyak orang berani bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan, seandainya betapa indahnya kalau setiap orang berkata, “Ya, saya salah. Saya akan memperbaikinya.”

Kalimat sederhana itu mungkin terdengar biasa, namun nilainya jauh lebih besar daripada seribu alasan dan sejuta kambing hitam.

Kambing Hitam dalam Bahasa Indonesia

Saya hanyalah dua kata sederhana, namun, saya termasuk ungkapan, yaitu gabungan kata yang maknanya tidak dapat dipahami dari arti masing-masing katanya. Sama seperti lapang dada, besar kepala, buah hati, ringan tangan, atau cuci tangan, makna kambing hitam tidak berkaitan dengan kambing maupun warna hitam.

Inilah yang membuat bahasa Indonesia kaya dan menarik, dua kata sederhana dapat menyimpan makna yang jauh lebih dalam daripada arti harfiahnya.

Belajar Bertanggung Jawab

Pada akhirnya, setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Itu adalah bagian dari proses belajar, yang membedakan seseorang bukanlah seberapa sedikit ia berbuat salah, melainkan seberapa berani ia mengakuinya dan memperbaikinya.

Oleh sebab itu, lain kali ketika mendengar ungkapan “kambing hitam”, ingatlah  saya bukan hewan yang sedang sibuk mencari rumput, saya hanyalah sebuah ungkapan yang mengingatkan menyalahkan orang lain memang mudah, tetapi bertanggung jawab adalah salah satu tanda kedewasaan. (***)

 

Catatan Redaksi: Artikel ini merupakan tulisan edukatif mengenai makna ungkapan dalam bahasa Indonesia. Penjelasan disusun berdasarkan penggunaan umum dalam bahasa Indonesia dan merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dengan penyajian bergaya naratif agar mudah dipahami pembaca.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evaluasi Implementasi PPKM Darurat Terus Dilakukan 

    Evaluasi Implementasi PPKM Darurat Terus Dilakukan 

    • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.299
    • 0Komentar

    KOODINATOR Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang juga Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pihaknya tengah melakukan evaluasi terhadap apakah PPKM dibutuhkan perpanjangan lebih lanjut. Hasil evaluasi juga akan terlebih dulu dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.  “Kami akan laporkan kepada Presiden dan dua tiga hari ke depan, kita akan umumkan secara […]

  • Tak Sekedar Basa Basi, Mantan Orang Nomor 1 dan Orang Nomor 1 di Sumsel Bersalaman, Patut Dicontoh

    Tak Sekedar Basa Basi, Mantan Orang Nomor 1 dan Orang Nomor 1 di Sumsel Bersalaman, Patut Dicontoh

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Oleh : One SUMSELTERKINI.CO. ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru yang baru –baru ini dilantik di Istana Negara oleh Presiden RI Joko Widodo [Jokowi] bersalaman untuk kali ke dua, dengan Mantan Gubernur Sumsel dua periode  Alex Noerdin  di acara HUT TNI TNI ke -73. Alex Noerdin pertama kali menyalami dan mengucapkan selamat kepada Herman […]

  • Hasil Sensus 2020, BPS Sumsel Catat 8.467.432, Rasio Jenis Kelamin 104 Lebih Banyak Laki-laki

    Hasil Sensus 2020, BPS Sumsel Catat 8.467.432, Rasio Jenis Kelamin 104 Lebih Banyak Laki-laki

    • calendar_month Sabtu, 6 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.135
    • 0Komentar

    KEPALA BPS Provinsi Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, bahwa hasil sensus penduduk 2020 di Provinsi Sumsel tercatat sebesar 8.467.432. Dengan rasio jenis kelamin 104 lebih banyak laki-laki. Artinya, terdapat 104 laki-laki per 100 perempuan di Sumsel pada  Tahun 2020.  Selain itu, dalam pertumbuhan penduduk di Sumsel rata-rata 1,25 persen. Angka ini menurutnya menurun dibanding dengan sensus penduduk […]

  • Ketemu Saat Kunjungan Kerja di Arab Saudi, Menag Bahas Sinergi Peningkatan Pelayanan Haji Dengan Malaysia

    Ketemu Saat Kunjungan Kerja di Arab Saudi, Menag Bahas Sinergi Peningkatan Pelayanan Haji Dengan Malaysia

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas di sela kunjungan kerjanya di Arab Saudi bertemu dengan Menteri di Jabatan Perdana Menteri Hal Ehwal Ugama Malaysia Datuk H Idris bin H Ahmad sekaligus berbicara masalah sinergi mengenai peningkatan pelayanan haji. Kedua pihak sepakat untuk membangun sinergi dalam peningkatan pelayanan haji. “Hari ini saya bertemu Menteri di Jabatan Perdana […]

  • Agar Tak Ditinggal Pembaca, Media Harus Kreatif

    Agar Tak Ditinggal Pembaca, Media Harus Kreatif

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.244
    • 0Komentar

    ANDRA Lesmana Produser dan Presenter Berita Satu TV menjelaskan bahwa semua terkena dampak, termasuk orang-orang yang ada di media. Tantangan yang paling sulit, kata dia, adalah ketika harus mencari informasi langsung ke lapangan. “Dimana dalam kondisi saat ini bisa saja tertular Covid-19, karena ada beberapa teman media yang juga terkena Covid-19. “Peluangnya lebih ke individu […]

  • Ibu Negara Kagum, Sebut Gampo Muba Karya Lokal, Kualitas Internasional  

    Ibu Negara Kagum, Sebut Gampo Muba Karya Lokal, Kualitas Internasional  

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

    “Ada jaket boomber, payung, dan kerajinan lainnya yang berbahan dasar getah gambir. Alhamdulillah ibu Iriana tadi sangat support dengan kehadiran Gambo Muba yang menurutnya bisa menjadi trend fashion yang menyasar semua kalangan,”

expand_less
WordPress Archive WakingIT Mailchimp Newsletter WordPress Plugin Walk – Responsive Business WordPress Theme Walk&Away – Travel Blog & Tours Elementor Template Kit Walker – WooCommerce WordPress Theme WalkOn – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Wallace Inline | Front-end Content Editor for Beaver Builder Wallcart WP – Multipurpose Elementor WooCommerce Theme Walmartomatic – Walmart Affiliate Money Generator Plugin for WordPress Walogin – Membership management with Blockchain (Authenticator) Walsall – Minimal Agency WordPress Theme