Selasa, 1 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Tak Hanya Teori, Kurikulum Baru Ini Bikin Lulusan Langsung Siap Kerja

Tak Hanya Teori, Kurikulum Baru Ini Bikin Lulusan Langsung Siap Kerja

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH memperkuat pendidikan vokasi berbasis industri untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing sektor manufaktur nasional sekaligus mengurangi kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kerja sama Indonesia dan Swiss, Kementerian Perindustrian menghadirkan Industrial-Based Curriculum (IBC), sebuah kurikulum terintegrasi yang dirancang agar lulusan pendidikan vokasi tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga memiliki keterampilan yang benar-benar dibutuhkan industri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, sektor industri manufaktur masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Pada triwulan I 2026, industri pengolahan tercatat berkontribusi sebesar 19,07 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan tumbuh 5,04 persen secara tahunan.

Menurut Agus, pertumbuhan tersebut harus didukung oleh SDM industri yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Karena itu, pemerintah terus memperkuat pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri agar lulusan lebih siap menghadapi persaingan kerja.

“Pemerintah terus menyiapkan SDM industri yang kompeten, adaptif terhadap teknologi, dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Agus dalam keterangannya, belum lama ini.

Ia menambahkan, persaingan industri global tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan investasi, tetapi juga kualitas tenaga kerja. Industri membutuhkan lulusan yang mampu bekerja cepat, memahami kebutuhan lapangan, dan mengikuti perkembangan teknologi modern.

Penguatan pendidikan vokasi tersebut dilakukan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) yang membawahi berbagai unit pendidikan vokasi di Indonesia. Salah satu langkah yang kini dikembangkan adalah penggunaan aplikasi Industrial-Based Curriculum (IBC).

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menjelaskan, aplikasi IBC memudahkan satuan pendidikan dalam menyusun kurikulum berbasis industri secara lebih terintegrasi. Sistem ini mencakup proses perencanaan, pemantauan, hingga dokumentasi kebutuhan kompetensi tenaga kerja.

Menurut Doddy, kehadiran aplikasi tersebut juga membuka ruang lebih luas bagi dunia industri untuk ikut terlibat langsung dalam penyusunan kurikulum pendidikan vokasi.

“Aplikasi IBC memudahkan unit pendidikan vokasi dalam perencanaan dan pengelolaan kurikulum berbasis industri secara lebih terstruktur dan terintegrasi,” kata Doddy.

Selain sekolah, industri juga dapat memberikan masukan, validasi, hingga evaluasi terhadap Job Occupational Analysis (JoA) yang menjadi dasar penyusunan kurikulum. Dengan sistem yang terdigitalisasi, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Wulan Aprilianti Permatasari mengatakan, kurikulum berbasis industri menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat hubungan antara pendidikan dan kebutuhan dunia usaha.

Menurutnya, selama ini masih banyak lulusan yang kesulitan masuk ke dunia kerja karena kompetensi yang dimiliki belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan industri.

“Melalui aplikasi IBC, proses penyusunan kurikulum berbasis industri diharapkan lebih efektif, efisien, dan berdampak nyata bagi kesiapan lulusan,” ujar Wulan.

Program Manager Swisscontact Daniel Weibel menilai, salah satu tantangan terbesar pendidikan saat ini adalah adanya kesenjangan antara pembelajaran di sekolah dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Karena itu, IBC hadir untuk memastikan kurikulum pendidikan benar-benar selaras dengan kebutuhan industri. Dengan pendekatan tersebut, lulusan diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan dasar, tetapi juga siap langsung bekerja ketika lulus.

Kerja sama Indonesia dan Swiss dalam pengembangan pendidikan vokasi ini telah berjalan sejak 2018 melalui program Swiss Skills for Competitiveness (SS4C). Hingga kini, puluhan Job Occupational Analysis (JoA) Chart dari berbagai sektor telah disusun sebagai dasar pengembangan kurikulum berbasis industri di Indonesia. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Anak Muda Berkreasi, Dibangun Papua Youth Creative Hub, Kapan Dimulai

    Tempat Anak Muda Berkreasi, Dibangun Papua Youth Creative Hub, Kapan Dimulai

    • calendar_month Kamis, 17 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.488
    • 0Komentar

    PUSAT pengembangan kreativitas pemuda/pemudi Papua atau Youth Creative Hub. Begitulah kawasan yang akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jayapura, Provinsi Papua. Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan tindaklanjut kunjungan Presiden Joko Widodo ke Papua pada Oktober 2019 lalu sekaligus amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua […]

  • Konten Singapura Dirayakan di MIPCOM 2022 dengan Tampilan Pertama pada Produksi Bersama Regional Mendatang yang Sangat Dinanti

    Konten Singapura Dirayakan di MIPCOM 2022 dengan Tampilan Pertama pada Produksi Bersama Regional Mendatang yang Sangat Dinanti

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 613
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, CANNES, PRANCIS –  Para komisaris dan produser internasional disuguhi tampilan pertama dari serangkaian produksi bersama regional yang akan datang dari Singapura. Menanggapi permintaan global untuk konten Asia, acara sukses yang dipimpin oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA) Singapura dan Association of Independent Producers (AIPRO) menandai ekspedisi ke-22 Singapura ke MIPCOM.   Delegasi […]

  • Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen, Semester II Jadi Penentu Akselerasi

    Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen, Semester II Jadi Penentu Akselerasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6 persen pada akhir 2026. Target tersebut dipasang setelah ekonomi nasional tumbuh 5,45 persen pada semester I-2026. Optimisme itu disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta, Jumat (14/8/2026). Prabowo menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal […]

  • Klinik Sehati Pusri Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga
    CSR

    Klinik Sehati Pusri Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Klinik Sehati Pusri terus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyediaan pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, pemberian obat-obatan gratis, serta edukasi kesehatan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Pada pelaksanaan Batch III tahun 2026, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pusri Palembang menjangkau 1.700 warga yang tersebar di empat kelurahan, yakni 1 Ilir, […]

  • Asian Games, EO Asing Tapi Tetap Usung Budaya Indonesia

    Asian Games, EO Asing Tapi Tetap Usung Budaya Indonesia

    • calendar_month Rabu, 30 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 881
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Direktur Kreatif Pembukaan Asian Games, Wishnutama, menegaskan bahwa meskipun menggunakan jasa event organizer (EO) asing, baik di dalam acara pembukaan dan penutupan, Asian Games 2018 tetap mengusung budaya Indonesia. “Saya bertanggung jawab dari segi kreatif dan memastikan kekuatan lokal budaya Indonesia harus kita tampilkan. Tidak ada campur tangan dari luar. Semua adalah kreativitas […]

  • Alhamdulillah, Selesai 2 Jam, Operasi Bedah Saraf Bunga Berjalan Lancar

    Alhamdulillah, Selesai 2 Jam, Operasi Bedah Saraf Bunga Berjalan Lancar

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    ILHAM dan Ernawati kedua orangtua Bunga Az-Zahra bayi yang baru berumur 59 hari mengidap Meningokel atau kelainan tabung saraf yang langka tampak bernapas lega. Ini setelah Tim Dokter RSUD Sekayu yang berkolaborasi dengan beberapa dokter bedah Palembang, Sabtu (20/6/2020) berhasil melakukan operasi bedah saraf perdana dilakukan RS level Kabupaten/Kota di Sumsel. Butuh waktu sekitar 2,5 […]

expand_less
WordPress Archive GravityView – Ratings & Reviews GravityView – Social Sharing & SEO Great Lotus – Buddhist Temple Template Kit Grecko | Business WordPress Theme Green Box for WordPress – Manage and Sell Banners Green Donations for WordPress – Accept and Manage Donations Green Earth – Environmental WordPress Theme Green Grocery – Grocery Store Organic Food WordPress Theme Green Lawn – Landscaping WordPress Theme Green Lines for WordPress – Manage and Sell Ad Lines