Politik

Wow, Luar Biasa Kok Hebatnya, Saiful Mujani Research Sebut Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Walikota Palembang Kalahkan Jokowi

Saiful Mujani Reaearch Sebut Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Walikota Palembang Kalahkan Jokowi

Dari hasil penelitian dari lembaga Saiful Mujani Reaearch dan Consulting (SMRC) menyebutkan tingkat kepuasan terhadap kepemimpinan Walikota Palembang Harnojoyo, masih menempatkannya pada posisi tertinggi sebagai Calon Walikota Palembang.

Kita ambil tiga sampel pasangan, Harnojoyo Fitrianti Agustinda (41,8%), Mularis Djahri-Lurry Eliza Alex Noerdin (3,8%), Sarimuda-Abdul Rozak (28,4%)

SUMSELTERINI.ID, Palembang – Dari hasil penelitian dari lembaga Saiful Mujani Reaearch dan Consulting (SMRC) menyebutkan tingkat kepuasan terhadap kepemimpinan Walikota Palembang Harnojoyo, masih menempatkannya pada posisi tertinggi sebagai Calon Walikota Palembang.

Bahkan, jika angka dari tingkat kepuasan masyarakat dari program yang dilaksanakan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Hal itu terlihat dari tingkat kepuasan yang didapat masyarakat Kota Palembang, melebihi kepuasan terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin Indonesia.

Kepada peneliti senior SMRC Djayadi Hanan menyampaikan, angka kepuasan terhadap kepemimpinan Harnojoyo sebagai Walikota Palembang, di angka 79%, dimana angka tersebut diatas angka kepuasan Presiden Republik Indonesia Jokowi.

“Kami sudah melakukan rilis terhadap tingkat kepuasan pemerintahan Jokowi, dimana angkanya 67%. Namun, dari hasil penelitian dan survey terhadap calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang, ada angka kepuasan masyarakat terhadap kinerja Harnojoyo, dimana angkanya mencapai 79%,” jelasnya saat ditemui di Hotel Arista Palembang, Minggu (10/9/17).

Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan hasil survey yang dilakukan, dari hasil wawancara dengan responden, nama Harnojoyo dan Sarimuda masih bersaing ketat pada pemilihan calon kepala daerah yang dipilih masyarakat.

Dimana dari Top of Mind atau pilihan kepada calom Walikota yang akan dipilih, menempatkan Harnojoyo sebagai pemimpin yang paling diinginkan oleh masyarakat Palembang.

“Seandainya pemilihan langsung Walikota diadakan hari ini, maka yang akan terpilih kembali adalah calon incumbent, yakni Harnojoyo dengan persentase 29,1% dari sampel yang diambil berdasarkan nama-nama calon yang disampaikan secara spontan,” bebernya.

Bahkan, dari simulasi 17 nama yang diberikan kepada masyarakat, nama Harnojoyo masih unggul, dengan persentase 37,6% kemudian disusul oleh Sarimud dengan persentase 30%.

“Jadi setelah kami sampaikan tanpa nama dan kami berikan 17 nama, Harnojoyo masih tetap unggul, begitupun dengan motode yang sama melalui nama-nama yang sama,” tuturnya.

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Harnojoyo juga berdampak pada Wakil Walikota. Dimana, dari hasil pilihan pasangan, nama Harnojoyo-Fitrianti Agustinda mengungguli nama pasangan lain, dari tiga sampel pasangan yang diterapkan SMRC, dengan angka 41,8%.

“Kita ambil tiga sampel pasangan, Harnojoyo Fitrianti Agustinda (41,8%), Mularis Djahri-Lurry Eliza Alex Noerdin (3,8%), Sarimuda-Abdul Rozak (28,4%),” ulasnya.

Tingginya elektabilitas Harnojoyo berdasarkan hasil survey nya, sangat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, diantaranya adalah program gotong royong dan safari subuh berjamaah yang rutin dilaksanakan.

Dimana, berdasarkan hasil survey, masyarakat tahu dan menerima program gotong royong yang dilaksanakan. Dimana, 74% masyarakat Palembang, cukup puas dengan program kerja Harnojoyo.

Sementara untul program safari subuh, dari 92% masyarakat yang mengetahui program subuh yang dilaksanakan setiap hari ke masjid-masjid di Palembang, 77% cukup puas dan 15% sangat puas.

“Jadi kedua program tersebut cukup membuat masyarakat senang dengan apa yang dilaksanakan Walikotanya. Selain beberapa program lain termasuk program menuju Palembamg EMAS 2018 dan pembangunan infrastruktur,” ucapnya.

Untuk program menuju Palembamg EMAS 2018, dari hasil survey, sekitar 64,9% masyarakat yang tahu, ada sekitar 84% masyarakat Palembang cukup puas. Sementara, sekitar 73% masyarakat Palembang cukup puas dengan apa yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sekarang.

“Dari data kami, untuk infrastruktur hanya 1% yang tidak puas dan 18% yang tidak tahu apa-apa,” sampainya.

Pria yang menjabat sebagai CEO SMRC ini menerangkan, metodologi yang dipakai pada survey adalah dengan melibatkan seluruh warga Kota Palembang yang mempunyai hak pilih dalam Pemilihan Umum, yakni merela yang sudah menikah dan sudah berusia 17 tahun.

Sampel dipilih dengan metode multistage random sampling dengan Jumlah proporsional. Toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan lebih kurang 4,7% pada tingkat kepercayaan 95%.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.

“Artinya, survey yang kami lakukan berdasarkan fakfa di lapangan dan berdasarkan hasil survey pada masyarakat Kota Palembang,” tandasnya.

Comments

Terpopuler

To Top