Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Hari ASEAN 2026, ASEAN Genap 59 Tahun, Ini Tantangan Besar di Tengah Dunia Makin Tegang

Hari ASEAN 2026, ASEAN Genap 59 Tahun, Ini Tantangan Besar di Tengah Dunia Makin Tegang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Hari ASEAN 2026 menjadi momen penting menyusul ASEAN genap 59 tahun, tetapnya pada 8 Agustus 2026. Memasuki usia hampir enam dekade, ASEAN menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari rivalitas kekuatan besar, ketahanan pangan dan energi, hingga tuntutan agar kerja sama negara-negara ASEAN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Asia Tenggara.

Peringatan Hari ASEAN tahun ini juga mencatat sejarah baru setelah Timor-Leste menjadi anggota ke-11 ASEAN pada November 2025. Untuk kali pertama, peringatan Hari ASEAN dihadiri seluruh 11 negara anggota organisasi kawasan tersebut.

Di tengah perubahan geopolitik dunia yang kian cepat, posisi ASEAN kembali menjadi perhatian. Kawasan Asia Tenggara tidak hanya dituntut menjaga perdamaian dan stabilitas, tetapi juga harus mampu melindungi kepentingan masyarakatnya ketika dunia menghadapi berbagai krisis.

Pesan itu disampaikan Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam peringatan ke-59 Hari ASEAN yang digelar di Markas Besar ASEAN, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Sugiono, keberhasilan ASEAN tidak semestinya hanya dilihat dari banyaknya pertemuan dan kerja sama antarnegara. Ukuran yang lebih penting adalah apakah ASEAN mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan ASEAN akan diukur dari kemampuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, memperoleh pekerjaan yang layak, hidup dengan aman, serta menatap masa depan dengan penuh keyakinan,” ujar Sugiono sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Kemlu RI.

ASEAN 59 Tahun, Tantangannya Bukan Lagi Hanya Menjaga Persatuan

Hampir enam dekade setelah didirikan pada 1967, tantangan ASEAN telah berubah.

Kawasan Asia Tenggara, kini harus menghadapi ketidakpastian ekonomi global, persaingan geopolitik, ancaman terhadap ketahanan pangan dan energi, serta perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Oleh sebab itu, ASEAN dituntut memperkuat kemampuan untuk menghadapi berbagai krisis serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan.

Ketahanan pangan dan energi menjadi salah satu perhatian penting. Begitu pula perlindungan warga negara ketika krisis terjadi.

Sementara untuk generasi muda, tantangannya juga tidak kalah besar. Pendidikan dan keterampilan harus diperkuat agar anak muda di negara-negara ASEAN mampu bersaing sekaligus mengambil peran dalam menentukan masa depan kawasan.

Menlu Sugiono: ASEAN Jangan Jadi Arena Rivalitas Negara Besar

Persaingan kekuatan besar menjadi salah satu persoalan yang tidak bisa dilepaskan dari masa depan ASEAN.

Sugiono menegaskan ASEAN tidak boleh menjadi arena rivalitas antar-kekuatan besar maupun memihak salah satu pihak.

Menurutnya, ASEAN harus tetap berpihak pada kepentingan masyarakat demi kesejahteraan, keamanan, dan masa depan kawasan.

Posisi ini membuat sentralitas ASEAN menjadi semakin penting. ASEAN memiliki kepentingan untuk menjaga agar dialog tetap berlangsung ketika hubungan antarnegara mengalami ketegangan.

ASEAN Harus Menjadi “Bridge-Builder”

ASEAN sebenarnya memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai perubahan dan krisis.

Sejak berdiri pada 1967, ASEAN tetap mempertahankan prinsip persatuan, perdamaian, dan dialog meskipun kawasan menghadapi berbagai persaingan.

Sugiono menyebutkan pengalaman itu menjadi modal penting untuk ASEAN guna menghadapi dunia yang semakin kompleks.

“Dunia saat ini membutuhkan bridge-builder yang mampu meredakan ketegangan, menumbuhkan kepercayaan, dan menjaga dialog tetap berjalan. Inilah peran yang telah dimainkan ASEAN selama hampir enam dekade,” tutur Sugiono.

Peran sebagai bridge-builder menjadi semakin penting ketika negara-negara di dunia menghadapi meningkatnya ketegangan geopolitik.

Timor-Leste Jadi Negara Anggota ASEAN ke-11

Salah satu perubahan terbesar dalam ASEAN terbaru adalah masuknya Timor-Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN pada November 2025.

Hari ASEAN 2026 menjadi momentum pertama yang dihadiri 11 negara anggota setelah bergabungnya Timor-Leste.

Keanggotaan baru tersebut membawa peluang sekaligus tantangan. ASEAN perlu memastikan integrasi Timor-Leste berjalan dengan baik sekaligus menjaga kohesi di antara seluruh negara anggota.

Apa Selanjutnya untuk ASEAN?

Setelah mencapai usia 59 tahun, ASEAN kini menghadapi pekerjaan besar menuju ASEAN Community Vision 2045.

ASEAN, kata Sugiono harus mampu menentukan arahnya sendiri serta memperkuat institusi, kapasitas, dan sumber daya untuk mewujudkan visi tersebut.

Dengan demikian, Hari ASEAN 2026 bukan hanya perayaan usia organisasi kawasan. Momen ini menjadi pengingat ASEAN harus semakin relevan bagi masyarakat.

Pada usianya ke- 59 tahun ini, pertanyaan terbesarnya bukan lagi hanya berapa lama ASEAN mampu bertahan, namun seberapa besarnya ASEAN mampu memberikan manfaat nyata bagi lebih dari 700 juta masyarakat di kawasan Asia Tenggara. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik ke Dusun

    Mudik ke Dusun

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.555
    • 0Komentar

          Komikus : Septian Mauludi Naskah   : One           

  • Lepas Pangdam Mayjen TNI  Irwan Pindah Tugas ke Mabes TNI

    Lepas Pangdam Mayjen TNI  Irwan Pindah Tugas ke Mabes TNI

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru melepas Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan pindah alih jabatan ke Mabes TNI. “Beberapa hari yang lalu saya sudah mendapat info bahwa Pangdam akan alih tugas ke Mabes TNI. Saya merasa kehilangan, kita bermitra itu bukan hanya tugas tapi juga kekompakan sudah terbangun. Banyak yang sudah abang perbuat untuk daerah ini. […]

  • Jangan Coba Coba Menimbun, Polda Metro Jaya Amankan Tiga Kelompok Penimbun Obat dan Tabung Oksigen

    Jangan Coba Coba Menimbun, Polda Metro Jaya Amankan Tiga Kelompok Penimbun Obat dan Tabung Oksigen

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 643
    • 0Komentar

    POLDA Metro Jaya berhasil membekuk tiga kelompok yang diduga melakukan penimbunan obat-obatan terapi penanganan COVID-19 dan tabung oksigen. “Kami sudah tangkap tiga kelompok penimbun obat. Baik itu, Avigan, Ivermectin, dan tabung oksigen. Sekarang sedang diproses,” terang Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Fadil Imran, Kamis (08/07/21). Irjen Pol. Fadil Imran belum bisa membeberkan identitas kelompok tersebut […]

  • Ajak Warga Muba Ikuti  Proses Rangkaian Pendataan SP 2020  

    Ajak Warga Muba Ikuti Proses Rangkaian Pendataan SP 2020  

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    TEPAT hari ini 31 Agustus 2020 kick off Sensus Penduduk (SP) Tahun 2020 dimulai. Di Musi Banyuasin, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sangat konsen dan getol mengajak warga untuk mengikuti proses rangkaian pendataan SP 2020. Dimana sebelumnya, Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut gencar mengajak dan mensosialisasikan kepada warga […]

  • Perpres Desain Besar Olahraga Sudah Resmi,  Olahraga Masyarakat Semakin Menggeliat

    Perpres Desain Besar Olahraga Sudah Resmi, Olahraga Masyarakat Semakin Menggeliat

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 762
    • 0Komentar

    KETUA Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Nasional Hayono Isman turut menyambut baik dan merasa gembira dengan ditandatanganinya Peraturan Presiden (Perpres) Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) oleh Presiden Joko Widodo pada tepat pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2021. “Kita mendapat angin segar dengan ditandatanganinya oleh bapak Presiden Joko Widodo Perpres tentang Desain Besar […]

  • Bakal Seru, Posko Kemenangan Kubu Prabowo-Sandi Bikin Posko Dekat Rumah Jokowi di Solo

    Bakal Seru, Posko Kemenangan Kubu Prabowo-Sandi Bikin Posko Dekat Rumah Jokowi di Solo

    • calendar_month Kamis, 13 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JATENG – Kubu Prabowo-Sandiaga bakal mendirikan posko yang di mereka sebut sebagai pos pertempuran di Solo, Jawa Tengah. Sebanyak empat pos, satu di antaranya berjarak hanya beberapa meter dari rumah Joko Widodo. Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Jawa Tengah, Abdul Wachid, mengatakan untuk pos yang berada di dekat rumah Jokowi, tim Prabowo menggunakan […]

expand_less
WordPress Archive Download Monitor Page Addon Download Monitor Terms & Conditions Download Monitor Twitter Lock Dozer – Construction Elementor Template Kit Dør – Modern Architecture and Interior Design WordPress Theme Drago – Creative Digital Agency Elementor Template Kit Dravely – Travel & Vacation Elementor Template Kit Draven – Multipurpose Creative Theme Dream Spa | Salon, Spa WordPress Theme DreamHome – Real Estate WordPress Theme