Selasa, 1 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Hari ASEAN 2026, ASEAN Genap 59 Tahun, Ini Tantangan Besar di Tengah Dunia Makin Tegang

Hari ASEAN 2026, ASEAN Genap 59 Tahun, Ini Tantangan Besar di Tengah Dunia Makin Tegang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Hari ASEAN 2026 menjadi momen penting menyusul ASEAN genap 59 tahun, tetapnya pada 8 Agustus 2026. Memasuki usia hampir enam dekade, ASEAN menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari rivalitas kekuatan besar, ketahanan pangan dan energi, hingga tuntutan agar kerja sama negara-negara ASEAN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Asia Tenggara.

Peringatan Hari ASEAN tahun ini juga mencatat sejarah baru setelah Timor-Leste menjadi anggota ke-11 ASEAN pada November 2025. Untuk kali pertama, peringatan Hari ASEAN dihadiri seluruh 11 negara anggota organisasi kawasan tersebut.

Di tengah perubahan geopolitik dunia yang kian cepat, posisi ASEAN kembali menjadi perhatian. Kawasan Asia Tenggara tidak hanya dituntut menjaga perdamaian dan stabilitas, tetapi juga harus mampu melindungi kepentingan masyarakatnya ketika dunia menghadapi berbagai krisis.

Pesan itu disampaikan Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam peringatan ke-59 Hari ASEAN yang digelar di Markas Besar ASEAN, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Sugiono, keberhasilan ASEAN tidak semestinya hanya dilihat dari banyaknya pertemuan dan kerja sama antarnegara. Ukuran yang lebih penting adalah apakah ASEAN mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan ASEAN akan diukur dari kemampuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, memperoleh pekerjaan yang layak, hidup dengan aman, serta menatap masa depan dengan penuh keyakinan,” ujar Sugiono sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Kemlu RI.

ASEAN 59 Tahun, Tantangannya Bukan Lagi Hanya Menjaga Persatuan

Hampir enam dekade setelah didirikan pada 1967, tantangan ASEAN telah berubah.

Kawasan Asia Tenggara, kini harus menghadapi ketidakpastian ekonomi global, persaingan geopolitik, ancaman terhadap ketahanan pangan dan energi, serta perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Oleh sebab itu, ASEAN dituntut memperkuat kemampuan untuk menghadapi berbagai krisis serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan.

Ketahanan pangan dan energi menjadi salah satu perhatian penting. Begitu pula perlindungan warga negara ketika krisis terjadi.

Sementara untuk generasi muda, tantangannya juga tidak kalah besar. Pendidikan dan keterampilan harus diperkuat agar anak muda di negara-negara ASEAN mampu bersaing sekaligus mengambil peran dalam menentukan masa depan kawasan.

Menlu Sugiono: ASEAN Jangan Jadi Arena Rivalitas Negara Besar

Persaingan kekuatan besar menjadi salah satu persoalan yang tidak bisa dilepaskan dari masa depan ASEAN.

Sugiono menegaskan ASEAN tidak boleh menjadi arena rivalitas antar-kekuatan besar maupun memihak salah satu pihak.

Menurutnya, ASEAN harus tetap berpihak pada kepentingan masyarakat demi kesejahteraan, keamanan, dan masa depan kawasan.

Posisi ini membuat sentralitas ASEAN menjadi semakin penting. ASEAN memiliki kepentingan untuk menjaga agar dialog tetap berlangsung ketika hubungan antarnegara mengalami ketegangan.

ASEAN Harus Menjadi “Bridge-Builder”

ASEAN sebenarnya memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai perubahan dan krisis.

Sejak berdiri pada 1967, ASEAN tetap mempertahankan prinsip persatuan, perdamaian, dan dialog meskipun kawasan menghadapi berbagai persaingan.

Sugiono menyebutkan pengalaman itu menjadi modal penting untuk ASEAN guna menghadapi dunia yang semakin kompleks.

“Dunia saat ini membutuhkan bridge-builder yang mampu meredakan ketegangan, menumbuhkan kepercayaan, dan menjaga dialog tetap berjalan. Inilah peran yang telah dimainkan ASEAN selama hampir enam dekade,” tutur Sugiono.

Peran sebagai bridge-builder menjadi semakin penting ketika negara-negara di dunia menghadapi meningkatnya ketegangan geopolitik.

Timor-Leste Jadi Negara Anggota ASEAN ke-11

Salah satu perubahan terbesar dalam ASEAN terbaru adalah masuknya Timor-Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN pada November 2025.

Hari ASEAN 2026 menjadi momentum pertama yang dihadiri 11 negara anggota setelah bergabungnya Timor-Leste.

Keanggotaan baru tersebut membawa peluang sekaligus tantangan. ASEAN perlu memastikan integrasi Timor-Leste berjalan dengan baik sekaligus menjaga kohesi di antara seluruh negara anggota.

Apa Selanjutnya untuk ASEAN?

Setelah mencapai usia 59 tahun, ASEAN kini menghadapi pekerjaan besar menuju ASEAN Community Vision 2045.

ASEAN, kata Sugiono harus mampu menentukan arahnya sendiri serta memperkuat institusi, kapasitas, dan sumber daya untuk mewujudkan visi tersebut.

Dengan demikian, Hari ASEAN 2026 bukan hanya perayaan usia organisasi kawasan. Momen ini menjadi pengingat ASEAN harus semakin relevan bagi masyarakat.

Pada usianya ke- 59 tahun ini, pertanyaan terbesarnya bukan lagi hanya berapa lama ASEAN mampu bertahan, namun seberapa besarnya ASEAN mampu memberikan manfaat nyata bagi lebih dari 700 juta masyarakat di kawasan Asia Tenggara. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baznas Bedah Rumah Iskandar, Ini Asa Wawako Untuk Warga Palembang

    Baznas Bedah Rumah Iskandar, Ini Asa Wawako Untuk Warga Palembang

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

      ISKANDAR (55), warga Jalan Madang Dalam 1 lorong Damai 1, RT 24 RW 08 Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Kemuning. Terlihat  kondisi rumah sebelumnya Bapak dua anak ini, cukup memperhatikan. Rumah dengan luas 36 Meter persegi terbuat dari kayu. Atap dan dinding rumah sudah miring. Akses ke rumah hanya bisa dilalui becak dan motor, karena […]

  • Gelorakan Olahraga di Masa Pandemi Covid-19

    Gelorakan Olahraga di Masa Pandemi Covid-19

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 754
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin bangun sarana olahraga disetiap kecamatan guna menggelorakan olahraga di masa pandemi covid-19. Bupati Muba Dr. H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA meresmikan Sport Center di Kelurahan Babat Kecamatan Babat Toman yang dibangun pada tahun 2020 lalu. Sport Center tersebut terdiri dari lapangan futsal, dua lapangan voli dan basket. “Semoga setelah […]

  • Jual Beras Medium, PT Kopsri Bentuk 31 Agen Baru di Daerah

    Jual Beras Medium, PT Kopsri Bentuk 31 Agen Baru di Daerah

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.095
    • 0Komentar

    Program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan disambut positif dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) Palembang.

  • Protokes Tetap Diutamakan Di Upacara HUT Pusri ke-61

    Protokes Tetap Diutamakan Di Upacara HUT Pusri ke-61

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.420
    • 0Komentar

    HUT Pusri ke-61 dilaksanakan cukup berbeda dan harus dilaksanakan secara terbatas, karena pandemi COVID-19 yang masih belum berakhir. Beberapa kegiatan diselenggarakan dengan membatasi jumlah orang (physical distancing) dan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Menurut Dirut PT Pusri Tri Wahyudi Saleh, Pusri merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) pada ini 24 Desember 2020 ini genap […]

  • Asian Games Momentum Dorong Daya Beli dan Komsumsi

    Asian Games Momentum Dorong Daya Beli dan Komsumsi

    • calendar_month Rabu, 30 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan event Asian Games menjadi momentum dalam mendorong daya beli dan konsumsi Perhelatan Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi Indonesia. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) […]

  • Keterbukaan Informasi Akan Bangun Kepercayaan Masyarakat

    Keterbukaan Informasi Akan Bangun Kepercayaan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Sunaryo SSTP mengatakan keterbukaan informasi publik akan membangun kepercayaan masyarakat. Keterbukaan informasi publik ini otomatis akan meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap kebijakan publik yang dijalankan oleh pemerintah, kata dia saat membuka sosialisasi pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) serta […]

expand_less
WordPress Archive Download Monitor Page Addon Download Monitor Terms & Conditions Download Monitor Twitter Lock Dozer – Construction Elementor Template Kit Dør – Modern Architecture and Interior Design WordPress Theme Drago – Creative Digital Agency Elementor Template Kit Dravely – Travel & Vacation Elementor Template Kit Draven – Multipurpose Creative Theme Dream Spa | Salon, Spa WordPress Theme DreamHome – Real Estate WordPress Theme