Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Hasil Survei AW Noviadi Ungguli Elektabilitas Ilyas Panji Alam

Hasil Survei AW Noviadi Ungguli Elektabilitas Ilyas Panji Alam

  • account_circle Yosep Indra Praja
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
  • visibility 2.055
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JELANG Pilkada Serentak 2020 di Sumatera Selatan (Sumsel) ternyata lembaga survei Charta Politika Indonesia telah melakukan survei diantaranya Kabupaten ogan Ilir (OI) yang akan memilih Bupati dan Wakil Bupati, Sempetmber mendatang.

Dari laporan survei preferensi masyarakat Kabupaten Ogan Ilir periode survei, 18-22 Desember 2019 ada pertarungan head to head antar dua tokoh. Kedua tokoh tersebut adalah M Ilyas Panji Alam dengan AW Noviadi Mawardi.

Kedua tokoh ini awalnya berpasangan dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2015. Saat itu AW Noviadi (Bupati) dan Ilyas Panji (Wakil Bupati) berhasil mengalahkan pesaing terberat Helmi Yahya-Muchendi Mahzarekki.

Direktur Riset Charta Politika Indonesia Muslimin mengatakan saat rilis hasil survei di Hotel The Zuri Palembang, Minggu (5/1/2020) malam. Pilkada di Kabupaten Ogan Ilir salah satu daerha yang paling menarik ditinjau dari pemberitaan media. Hal itu tak lepas dari pertarungan dua figur yang menonjol Ilyas Pandji Alam dan AW Noviadi.

“Kabupaten Ogan Ilir yang akan melaksanakan Pilkada Serentak September nanti adalah salah satu daerah yang paling menarik. Kalau kita lihat beberapa pemberitaan di media, pertarungan dua figur yang nanti akan head to head menjadi calon Bupati,” kata Muslimin.

“Artinya ada rezim kembar yang kembali berduel. Kalau kita melihat perkembangan di bawah jadi dua figur ini cukup menonjol.
Ada fenomena menarik di OI yang beda dibanding dengan kabupaten lain,” tambahnya.

Dia mengatakan pihaknya menggunakan metodologi wawancara terbuka (face to face interview). Selanjutnya metode sampling menggunakan multistage random sampling. “Diacak secara bertingkat di 16 kecamatan secara porporsional. Margin of error 4,9 persen dengan kriteria responden usia 17 tahun ke atas, atau sudah menikah. Yang penting dicatat, survei ini mengambarkan situasi politik di OI terkini atau sekarang,”  kata dia.

Dari hasil survei tersebut ada beberapa kriteria utama calon bupati OI yang cukup jadi sorotan. Pertama masyarakat OI ternyata ingin pemimpin muda atau usia 30-40 tahun hingga 68,8 Persen. “Padahal dalam survei kami di daerah lain justru masyarakat tidak terlalu peduli dengan usia calon,” kata dia lagi.

Kemudian kedua memiliki hubungan darah dengan tokoh terpandang. Kebetulan AW Noviandi masih cukup muda dibawah 40 tahun dan merupakan anak dari pada tokoh berpengaruh di OI, H Mawardi Yahya yang tak lain Bupati OI dua periode dan sekarang Wakil Gubernur Sumsel.

Karena itu lah AW Noviandi memiliki elektabilitas cukup tinggi melebihi Ilyas Panji. Meskipun saat ini AW Noviandi boleh disebut sebagai penantang dan Ilyas Panji sebagai patahana.

“Saat kita survei tokoh dua nama, elektabilitas AW Noviandi diangka 48,8 persen. Sementara M Ilyas Panji Alam hanya 33,5 persen. Sisanya mereka memilih tidak tahu atau tidak menjawab. Jadi AW Noviadi ini seperti penantang rasa patahana,” kata dia.

Masih kata Muslimin, saat survei dengan delapan nama tokoh calon Bupati OI pun, AW Noviandi juga masih belum terbendung. Noviadi tertinggi dengan elektabilitas 41,3 persen. Posisi kedua tetap ditempati Ilyas Panji 26,8 persen.

Kemudian posisi tiga diduduki Panca W Akbar Mawardi 9,3 persen. Lalu posisi keempat milik Musleh Qori 2,8 persen dan posisi kelima Ardhani 2,5 persen. Sedangkan posisi keenam Endang PU Ishak 1,5 persen, dan posisi ketujuh Kanoviandri 1,0 persen dan terakhir Muslim.

Lanjut Muslimin elektabilitas Ilyas Panji tidak begitu tinggi karena beberapa faktor. Pertama karena kinerja pemerintahan yang masih di bawah 70 persen atau
60,1 persen puas.

Menurutnya Bupati semakin tinggi tingkat kepuasan publik biasanya akan menggerek elektabilitasnya. “Beberapa pengalaman kami, jika patahana tingkat kepuasan publik antara 50-60 persen itu lampu kuning atau hati hati. Itu bukan angka yang tinggi,” tambah dia.

Sementara kinerja pemerintah provinsi (Herman Deru-Mawardi Yahya) di OI cukup tinggi, 73,8 persen masyarakat puas. Bahkan Bupati OI sebelumnya Mawardi Yahya selama dua periode mendapat respon positif, 89,1 persen responden mengaku puas.

“Kesimpulan dari berbagai simulasi banyak nama hingga head to head Noviandi selalu memimpin,” pungkasnya. [***]

Penulis: Yosep Indra Praja

  • Penulis: Yosep Indra Praja

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Muda Divaksin, Satgas : Untuk Contoh Kaum Milenial

    Tokoh Muda Divaksin, Satgas : Untuk Contoh Kaum Milenial

    • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.399
    • 0Komentar

    SEJUMLAH tokoh publik dari kalangan muda terlihat mengikuti vaksin perdana yang dimulai oleh Presiden Joko Widodo bertempat di Istana Merdeka, Rabu (13/1/2021). Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan,dilibatkannya generasi muda itu untuk mewakili masyarakat kaum milenial dan bisa menjadi contoh.  Seperti Raffi Ahmad yang hadir dalam penyuntikan vaksin perdana tersebut, diharapkan dapat […]

  • Rakernas Pordasi, Gubernur Minta Pordasi Ada Kalender Tahunan

    Rakernas Pordasi, Gubernur Minta Pordasi Ada Kalender Tahunan

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru merasa bangga karena Provinsi Sumsel sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Hybrid Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), Sabtu (19/2) bertempat di Hotel Santika Premier Bandara. Menurut Bapak Pembangunan Sumsel itu, melalui Rakernas ini akan memacu semangatnya dalam mengembangkan olahraga berkuda di Sumsel. Bahkan dalam waktu dekat  dirinya akan […]

  • Silahturahmi dengan Warga Bali hingga Serap Aspirasinya

    Silahturahmi dengan Warga Bali hingga Serap Aspirasinya

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    PELAKSANA Tugas Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melakukan kunjungan kerja ke Desa Suka Maju Kecamatan Plakat Tinggi dalam rangka bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus menghindari Peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1944, Kamis (2/3/2022). Bertempat di Pure Buana Sakti Desa Suka Maju Plt Bupati Muba bersama masyarakat melakukan kegiatan seremonial menyambut Hari Raya Nyepi […]

  • Libatkan Alhli Fikih, Kemenag Gelar Bahtsul Masail Bahas Haji di Masa Pandemi

    Libatkan Alhli Fikih, Kemenag Gelar Bahtsul Masail Bahas Haji di Masa Pandemi

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.809
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) mulai menggelar Bahtsul Masail Perhajian. Kegiatan yang mengangkat tema “Manasik Haji di Masa Pandemi” ini berlangsung tiga hari, 27-29 April 2021, di Ciawi, Bogor. Bahtsul Masail ini melibatkan ahli fikih dan syariah, ahli kesehatan, perwakilan ormas Islam (NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Wasliyah), perwakilan Kelompok Bimbingan […]

  • Mangrove Sumsel: Potensi Besar, Kenapa Baru Diajarkan?

    Mangrove Sumsel: Potensi Besar, Kenapa Baru Diajarkan?

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PELATIHAN mangrove sering terdengar seperti kabar baik, tapi kali ini, ada cara lain untuk membacanya sebagai tanda sesuatu belum sepenuhnya berjalan. Apalagi Sumatera Selatan sendiri merupakan provinsi di Pulau Sumatera  tidak kekurangan mangrove. Seperti contohnya di kawasan pesisir  Ogan Komering Ilir dan Banyuasin sudah lama menyimpan kekayaan itu, hijau, dan diam-diam bekerja menjaga garis pantai. […]

  • Ketika Penyandang Disabilitas Jadi Pengemudi Ojek di GBK

    Ketika Penyandang Disabilitas Jadi Pengemudi Ojek di GBK

    • calendar_month Sabtu, 15 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 791
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc) melibatkan penyandang disabilitas yang memiliki kendaraan roda tiga menjadi ojek di lokasi pertandingan kejuaraan empat tahunan khusus atlet difabel ini di Gelora Bung Karno (GBK). Direktur Transportasi Inapgoc, Adrianto Djokosoetono mengatakan, bagi pemilik kendaraan roda tiga ini nantinya memberikan layanan transportasi bagi pengunjung disabilitas, khususnya pengguna […]

expand_less
WordPress Archive AntiqueMall – Antique Store Marketplace WordPress Theme Antomi – Multipurpose Theme for WooCommerce WordPress Anubia | Smoking and Hookah Bar WordPress Theme Anwalt – Law Firm and Lawyer WordPress Theme AnyCar – Automotive, Dealership WordPress Theme Anymag – Magazine Style WordPress Blog AnyWhere Elementor Pro WordPress Plugin AOi – Software & Technology WordPress Theme Aoki – Creative Design Agency WordPress Theme Aonsil – Business & Consulting Elementor Template Kit