Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Mangrove Sumsel: Potensi Besar, Kenapa Baru Diajarkan?

Mangrove Sumsel: Potensi Besar, Kenapa Baru Diajarkan?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELATIHAN mangrove sering terdengar seperti kabar baik, tapi kali ini, ada cara lain untuk membacanya sebagai tanda sesuatu belum sepenuhnya berjalan.

Apalagi Sumatera Selatan sendiri merupakan provinsi di Pulau Sumatera  tidak kekurangan mangrove.

Seperti contohnya di kawasan pesisir  Ogan Komering Ilir dan Banyuasin sudah lama menyimpan kekayaan itu, hijau, dan diam-diam bekerja menjaga garis pantai.

Manfaat mangrove sendiri sangat penting untuk menahan abrasi, menyaring air, dan menyerap karbon.

Terlebih mangrove itu setia menjalankan tugasnya, bahkan saat manusia belum sepenuhnya menghargainya.

Namun satu pertanyaan sederhana mulai terasa mengganggu, kalau mangrove sudah lama ada dan potensinya besar, kenapa baru sekarang masyarakat didorong serius untuk mengolahnya?

Pelatihan teknis yang dibuka Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, H. Edward Candra, di Hotel Santika Premiere, Rabu (8/4/2026), memang membawa harapan.

Peserta belajar mengolah produk turunan mangrove dan memahami konsep silvofishery,  yaitu model budidaya yang menggabungkan tambak dengan pelestarian mangrove.

Tapi lebih dari itu sebenarnya, pelatihan ini seperti membuka lapisan yang selama ini tertutup ada jarak antara potensi dan pemanfaatan.

Pasalnya selama bertahun-tahun, mangrove lebih sering hadir dalam dua wajah ekstrem.

Di satu sisi, mangrove ditebang untuk kepentingan tambak dan pembangunan.

Di sisi lain, ia dilindungi ketat tanpa memberi nilai ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Namun dua pendekatan ini sama-sama menyisakan masalah, pasalnya yang satu merusak, yang satu lagi sering tidak memberi insentif.

Di tengah tarik-menarik itu, masyarakat pesisir berdiri di posisi paling sulit.

Mereka paham mangrove penting, tapi kebutuhan hidup tidak bisa menunggu.

Ketika pilihan ekonomi lebih cepat datang dari aktivitas lain, mangrove sering kalah.

Di sinilah perlunya pelatihan guna  mencoba mengubah arah cerita, bukan lagi sekadar menjaga mangrove, tapi menghidupkannya dalam ekonomi.

Produk turunan seperti sirup, makanan olahan, hingga bahan alami mulai dikenalkan sebagai peluang nyata.

Sementara silvofishery menawarkan jalan tengah yaitu tetap menghasilkan, tanpa merusak.

Pendekatan ini terdengar ideal, tapi tantangan sebenarnya tidak berhenti di ruang pelatihan.

Masalah klasik sering muncul setelah kegiatan selesai.

Peserta pulang membawa pengetahuan, tapi tidak selalu membawa akses pasar.

Produk sudah bisa dibuat, tapi belum tentu bisa dijual.

Akibatnya  banyak program berhenti sebagai pengalaman, bukan perubahan.

Oleh karena itu, keberhasilan pelatihan seperti ini tidak bisa diukur dari jumlah peserta atau sertifikat yang dibagikan.

Ukurannya jauh lebih konkret sebenarnya, yaitu apakah dalam beberapa bulan ke depan akan muncul produk mangrove dari Sumsel di pasar?

Apakah masyarakat benar-benar mendapat tambahan penghasilan? atau semuanya kembali seperti semula?

Untuk menjawab itu, dibutuhkan langkah lanjutan yang lebih serius.

Misalnya, pemerintah daerah perlu memastikan pendampingan berkelanjutan, bukan hanya pelatihan sekali jalan.

Akses permodalan juga harus dibuka, terutama bagi kelompok masyarakat yang ingin memulai usaha berbasis mangrove.

Selain itu, koneksi ke pasar baik lokal maupun digital harus diperkuat agar produk tidak berhenti di skala kecil.

Edukasi juga perlu diperluas. Tidak hanya soal cara mengolah, tapi juga soal branding, kualitas produk, dan standar keamanan pangan.

Di era sekarang, produk bagus saja tidak cukup, sebab harus punya cerita, kemasan menarik, dan mampu bersaing.

Langkah lain yang tak kalah penting adalah konsistensi kebijakan.

Program ekonomi hijau sering terdengar menjanjikan, tapi goyah di lapangan sering berubah arah.

Padahal, masyarakat butuh kepastian, mereka butuh tahu  usaha yang mereka bangun hari ini akan tetap relevan dan didukung ke depan.

Dalam konteks ini, mangrove sebenarnya punya peluang besar menjadi wajah baru ekonomi pesisir Sumsel.

Dunia sedang bergerak ke arah keberlanjutan.

Ramah lingkungan

Produk ramah lingkungan punya pasar yang terus tumbuh.

Jika hal ini dikelola dengan benar, mangrove tidak hanya menjaga lingkungan, tapi juga membuka pintu ekonomi yang lebih luas.

Namun semua itu kembali pada satu hal yaitu masalah keseriusan.

Pelatihan bisa menjadi awal yang baik, tapi bukan tujuan akhir, pelatihan ini hanya pintu masuk.

Sebab tanpa langkah lanjutan, pintu itu akan tetap terbuka tanpa ada yang benar-benar masuk.

Selain itu masyarakat pesisir juga perlu mengambil peran aktif.

Peluang yang datang tidak selalu sempurna.

Karena kadang  datang dalam bentuk pelatihan sederhana, yang perlu dikembangkan lebih jauh secara mandiri.

Kolaborasi antar kelompok, inovasi produk, dan keberanian mencoba pasar baru menjadi kunci agar peluang tidak terlewat.

Sekretaris Daerah Sumsel, H. Edward Candra, dalam arahannya menegaskan mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung pesisir sekaligus sumber ekonomi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan mampu mengolah mangrove secara produktif dan tetap menjaga kelestariannya,” ujarnya.

Pernyataan itu bukan sekadar harapan namun menjadi pengingat  masa depan pesisir tidak bisa hanya bertumpu pada satu sisi lingkungan atau ekonomi saja.

Keduanya harus berjalan bersama, pasalnya mangrove sudah lama menjaga pesisir Sumsel tanpa banyak tuntutan.

Kini giliran manusia mengelolanya dengan lebih bijak.

Karena pertanyaannya bukan lagi apakah mangrove itu penting, semua orang sudah tahu jawabannya.

Pertanyaannya adalah, apakah kita benar-benar siap menjadikannya bernilai?. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Palembang Turun, Tapi Kenapa Harga Pangan Masih Naik-Turun?

    Inflasi Palembang Turun, Tapi Kenapa Harga Pangan Masih Naik-Turun?

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Angka inflasi Palembang pada September 2026 terlihat membaik. Namun, kondisi harga di lapangan masih menjadi perhatian pemerintah, berdasarkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi Palembang pada September 2026 tercatat 2,40 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini turun dari Agustus 2026 yang mencapai 2,48 persen. Capaian tersebut masih berada dalam sasaran inflasi […]

  • Politik Bicara Mutu, Prodi UIN Raden Fatah Raih Terbaik

    Politik Bicara Mutu, Prodi UIN Raden Fatah Raih Terbaik

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.561
    • 0Komentar

    BEGITU mendengar kata politik, banyak yang langsung menghela napas, ingat debat kusir, kampanye penuh jargon, sampai kisah rebutan kursi. Namun kisah dari Prodi Ilmu Politik UIN Raden Fatah Palembang justru terbalik. Alih-alih gaduh, mereka sedang sibuk menorehkan prestasi lewat komitmen mutu akademik. Pada kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) digelar 16–19 September 2025 di Gedung Academic […]

  • HUT ke-59 Pramuka, Wawako Palembang Pesan Ini

    HUT ke-59 Pramuka, Wawako Palembang Pesan Ini

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    DI HUT ke-59 Gerakan Pramuka, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda [Finda] mengajak gerakan pramuka sebagai wadah organisasi pemuda untuk mengisi kemerdekaan dengan menerapkan hidup sehat, seperti mematuhi protokol kesehatan ditengah kondisi Pandemi covid 19. Hal itu disampaikannya sebagai bentuk rasa penghormatan terhadap jasa para Pahlawan yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan. “Saat ini Pemerintah Kota […]

  • Tentang Vaksin Booster COVID-19 Yang Perlu Kita Ketahui

    Tentang Vaksin Booster COVID-19 Yang Perlu Kita Ketahui

    • calendar_month Selasa, 25 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 731
    • 0Komentar

    PELAKSANAAN vaksinasi booster COVID-19 telah dilakukan sejak 12 Januari 2022. Segala yang perlu diketahui tentang vaksinasi booster, dari jenis vaksin yang digunakan, hingga waktu giliran vaksinasi dapat dicari tahu melalui https://faq.kemkes.go.id/ Ingat untuk tetap disiplin protokol kesehatan setelah divaksinasi! Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id/ dan https://s.id/infovaksin #IndonesiaBangkit #SEMUAWAJIBPAKAIMASKER #PakaiMasker #CepatVaksin […]

  • BATAN Nilai Pemangku Kepentingan Enggan Dukung Perkembangan PLTN di Indonesia

    BATAN Nilai Pemangku Kepentingan Enggan Dukung Perkembangan PLTN di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.143
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Djarot Sulistio Wisnubroto menilai pemangku kepentingan enggan berkomitmen dalam mendukung perkembangan PLTN di Indonesia sehingga energi nuklir masih dijadikan pilihan terakhir dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Hal itu disampaikannya pada pembukaan Seminar Nasional Teknologi Energi Nuklir di Palembang, Rabu (4/7/2018). Menurutnya, dengan kondisi itu teknologi nuklir […]

  • Agar Produksi Lancar, Pusri Lakukan Turn Around Pabrik Baru II B

    Agar Produksi Lancar, Pusri Lakukan Turn Around Pabrik Baru II B

    • calendar_month Selasa, 31 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.455
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang melakukan Turn Around (TA/Pemeliharaan) Pabrik II B yang baru dibangun beberapa tahun silam setelah P2B Plant Acceptance (serah terima). “Pemeliharaan pabrik memang sudah hal biasa dilakukan, bukan saja II B, namun pabrik lama juga masuk jadwal TA tahun ini. Ibarat kendaraa n pasti setelah kian kilometer atau […]

expand_less
WordPress Archive LeadEngine – Multi-Purpose WordPress Theme with Page Builder LeadGen – Multipurpose Marketing Landing Page Pack with HTML Builder Leadinjection – Landing Page Theme League Table League Table – Table Plugin for WordPress Lean – One Page Portfolio WordPress Theme LearnDash | Easy Digital Downloads Integration LearnDash LMS 2Checkout Integration LearnDash LMS ConvertKit Integration LearnDash LMS Elementor Integration