Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Ketika Penyandang Disabilitas Jadi Pengemudi Ojek di GBK

Ketika Penyandang Disabilitas Jadi Pengemudi Ojek di GBK

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 15 Sep 2018
  • visibility 797
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc) melibatkan penyandang disabilitas yang memiliki kendaraan roda tiga menjadi ojek di lokasi pertandingan kejuaraan empat tahunan khusus atlet difabel ini di Gelora Bung Karno (GBK).

Direktur Transportasi Inapgoc, Adrianto Djokosoetono mengatakan, bagi pemilik kendaraan roda tiga ini nantinya memberikan layanan transportasi bagi pengunjung disabilitas, khususnya pengguna kursi roda yang akan menyaksikan pertandingan di kawasan GBK.

“Asian Para Games ini pesta olahraga bagi saudara-saudara disabilitas, untuk itu bukan hanya atlet maupun ofisial yang terlibat. Namun, masyarakat biasa penyandang disabilitas kami libatkan secara aktif untuk lebih merasakan atmosfir pesta olahraga ini, termasuk para pengunjung atau penonton disabilitas,” kata Adrianto Djokosoetono dalam keterangan resminya di Jakarta, melansir Warta Ekonomi.co.id, Sabtu (15/9/2018).

Sejauh ini, kata dia, sudah ada 40 unit motor dengan modifikasi khusus milik individu penyandang disabilitas, yang 30 di antaranya berasal dari Jakarta dan 10 kendaraan lain sengaja didatangkan dari Yogyakarta.

“Kebetulan saudara kami di Yogyakarta, mereka memang sudah memiliki layanan khusus ojek disabilitas, sehingga kami undang mereka ke Jakarta untuk turut berpartisipasi,” katanya menambahkan.

Adrianto Djokosoetono menjelaskan, ojek kendaraan roda tiga ini akan memulai aktivitasnya di kawasan GBK mulai pembukaan hingga berakhirnya perhelatan, di mana untuk mendapatkan layanan ini pengunjung akan melalui shuttle khusus difabel.

“Pengunjung disabilitas memiliki parkir khusus di area GBK ini. Di situ pula nanti akan ada shuttle bagi mereka yang ingin merasakan jasa pengantaran dari kendaraan modifikasi khusus ini ke venue-venue yang ada di kawasan GBK. Fasilitas ini free untuk pengunjung,” kata Adrianto menjelaskan.

Sementara itu, salah satu penyandang disabilitas, Mia mengaku keikutsertaannya pada Asian Para Games, selain untuk berpartisilasi, juga digunakannya untuk mensosialisasikan kendaraan modifikasi khusus ini agar mendapat tempat di masyarakat.

“Kami berharap kendaraan kami ini bisa mendapatkan tempat di masyarakat umum karena tempat parkir untuk kendaraan seperti ini tidak ada. Untuk parkir di sebuah tempat, saya harus terlebih dulu bernegosiasi, karena untuk mobil kami tidak boleh masuk dan untuk motor tidak muat,” katanya.

Asian Para Games 2018 akan diikuti 2.886 atlet dari 41 negara. Mereka akan bertanding pada 18 cabang olahraga yang telah ditetapkan. Kejuaraan pendamping Asian Games ini menjadi kualifikasi bagi atlet yang akan turun di Paralimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.[WE]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Political Wiil Pemerintah dalam Penegakan Hukum, Sekda Akui Proses Penyidikan PPNS Belum Maksimal

    Political Wiil Pemerintah dalam Penegakan Hukum, Sekda Akui Proses Penyidikan PPNS Belum Maksimal

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    Untuk meningkatkan kemampuan dalam penyidikan di Provinsi Sumsel.

  • “RSUD Sekayu Juara SMART Hospital, Dokter & Laptop Kompak!”

    “RSUD Sekayu Juara SMART Hospital, Dokter & Laptop Kompak!”

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.893
    • 0Komentar

    RSUD Sekayu resmi naik kelas jadi rumah sakit masa depan! Dokter pegang tablet, perawat cek data pakai aplikasi, dan mesin-mesin di sana seperti punya nyawa sendiri, bekerja cepat kayak lagi lomba. Hasilnya? Health Innovation Awards INAHEF 2025 mampir ke lemari penghargaan RSUD Sekayu, untuk kategori Rumah Sakit Terdepan SMART Hospital. Ini bukan sekadar penghargaan buat […]

  • “TBC Bukan Takdir, Cuma Tebakan Bodoh Kalau Kita Diam-Diam Saja”

    “TBC Bukan Takdir, Cuma Tebakan Bodoh Kalau Kita Diam-Diam Saja”

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 626
    • 0Komentar

    PERNAH dengar istilah “batuk berdahak lima minggu tapi masih karaokean”? Nah, itu bukan gejala cinta yang tertahan, tapi bisa jadi tanda TBC Tuberkulosis. Penyakit satu ini emang suka nempel diam-diam, kayak mantan yang masih follow IG tapi nggak pernah like. Padahal, kalau dibiarkan, TBC bisa jadi kayak cicilan online makin lama makin mencekik. Tapi tenang…., […]

  • Rembug Kontak Tani Nelayan Andalan 

    Rembug Kontak Tani Nelayan Andalan 

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.819
    • 0Komentar

    PEMKAB Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perternakan hari ini menyelenggarakan Kegiatan Rembug Paripurna dalam rangka Pemilihan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2020-2025 di Kabupaten Muba, Selasa (24/11/20) bertempat di Aula Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perternakan. Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten […]

  • Dandim 0406 / Mura Hadiri  Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana

    Dandim 0406 / Mura Hadiri  Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 993
    • 0Komentar

    DANDIM 0406/MLM Letkol Inf M. A’an Setiawan, S.Sos, M.I.Pol., menghadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam yang digelar di Halaman Mapolres Lubuklinggau, Senin (6/1/2020). Menurut Dandim, apel ini sangat diperlukan sebagai bentuk kewaspadaan semua pihak menghadapi sejumlah kemungkinan bencana alam, Meski secara khusus Kota Lubuklinggau tidak termasuk daerah rawan bencana, bukan berarti bencana alam […]

  • Peta Kuliner Jakarta

    Peta Kuliner Jakarta

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.699
    • 0Komentar

    Naik kereta, naik bis kota Bingung mau makan apa?  Tenang aja, ada Peta Kuliner Jakarta Lihat Peta Kuliner Jakarta siapkan lidahmu untuk petualangan melampaui batas rasa dan biarkan citarasa kuliner Jakarta memelukmu dengan kelezatannya. Nikmati makanan, jalan-jalan keliling kota, dan biarkan sensasi petualangan melingkupi setiap langkahmu.[***] Salam Hangat, Greenpeace Indonesia

expand_less
WordPress Archive Yeasty Marketing Agency & Advertising Service Elementor Template Kit Yello – Digital Agency Elementor Template Kit Yellow Business – Construction Template YellowPencil - Visual CSS Style Editor YellowPencil – Visual CSS Style Editor Yena – Beauty & Cosmetic WooCommerce Theme Yet Skin – Add-on for Go Pricing YITH Advanced Refund System for WooCommerce Premium YITH Amazon S3 Storage Premium YITH Auctions for WooCommerce Premium