Senin, 10 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Ketika Ibu-Ibu RT Dambakan Air Bersih & Jalan yang Mulus

Ketika Ibu-Ibu RT Dambakan Air Bersih & Jalan yang Mulus

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Des 2017
  • visibility 1.638
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Sejak dua hari ini langit di Kota Palembang terlihat mendung, hujan pun sejak kemarin malam sudah mulai turun sangat deras, sehingga  membuat udara terasa dingin menyelimuti sekujur tubuh.

Saat jam menunjuk pukul enam di Kamis pagi, sejumlah warga yang ditinggal di Perumahan Pesona Harapan Jaya dan Nirvana, Jalan Azhari, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang terlihat  mulai terlihat sibuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Maklum -lah memang mereka tinggal disebuah perumahan bersubsidi yang memang notabene-nya rumah murah, dibangun pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Suasana perumahan tersebut memang terlihat sangat nyaman,dan Asri, seperti suasana di pedesaan. Aktivitas warga pun di pagi itu terlihat sibuk,  ada yang tengah  berolahraga dengan sengaja berjalan pagi, ada yang telah rapi untuk berangkat kerja, bahkan  ada

pula terlihat masih sibuk beres-beres rumah dan belanja sayur.Katanya Bakal Mengalir 24 Jam, Kok Masih Banyak Warga di Palembang Belum Nikmati Air Bersih Tirta Musi

Seiring berjalannya waktu, tampak terlihat satu ibu rumah tangga yang paruh baya dan tengah hamil menggunakan kendaraan Honda Scoopy membonceng ke dua anaknya yang masih  duduk ditingkat sekolah dasar (SD) untuk pergi ke sekolah.

Dengan penuh hati-hati ia mengendarai motornya, sembari memilih jalan yang bisa dilalui, maklumlah juga memang kondisi Jalan Azhari tersebut rusak parah, penuh lobang sedalam 2-3 cm, becek dan licin. Apalagi setelah diguyur hujan yang sangat deras.

Sekali-kali juga Ibu tersebut menghentikan motornya saat berpapasan dengan kendaraan roda empat karena bingung memilih jalan yang mulus lagi.

“Waduh jalan kok belum diperbaiki, padahal ini jalan poros dan satu-satunya jalan penghubung bagi kami yang tinggal di seputar sini, “ keluhnya.

Menurutnya sangat susah sekali dengan kondisi ia yang tengah hamil melalui jalan ini, apalagi jika sudah diguyur hujan 3-4 jam, karena mengendarai motor harus kerja ekstra dengan jalan kondisnya licin, berlobang, takut berbahaya.

Jum, warga Perumahan Pesona Jaya pun mengakui, dulu dua tahun lalu jalan tersebut sudah pernah di cor dan itupun baru kali pertama. Ironisnya hanya cukup berumur sekitar 9-10 bulan dan jalan Azhari tersebut sepanjang sekitar 100 meter sudah rusak kembali, akibat kerap dilalui dump truck bermuatan tanah dan material bangunan.

“Jalan ini satu-satu yang bisa kami lalui karena tidak ada jalan alternatif lagi, kami mohon ada perhatian serius, sehingga kami yang tinggal di komplek perumahan yang berjumlah lebih kurang 400 kepala dapat nyaman,”keluh lagi.

Sebelumnya warga pernah melaporkan beberapa kali baik melalui di surat pembaca di media cetak, dimedsos mengenai jalan ini, namun hanya ditanggapi akan ditindak lanjuti saja, hingga kini disaat proyek jalan di Palembang sudah hampir selesai semua berjalan, tapi belum ada realisasinya jalan Azhari untuk di cor.

“Walikota Harnojoyo juga sempat melakukan program bersih-bersih parit dan gotong royong di Jalan Azhari, dan warga melalui perwakilan sudah mengajukan juga proposal, tetapi kami tidak tahu, yang jelasnya kami berharap sekali pak Harno dapat merealiasikan akhir tahun ini,”akunya pasrah.

Butuh Air Bersih

Selain, dampakan Jalan Azhari yang mulus, sejumlah warga terutama ibu-ibu rumah tangga di perumahan Pesona Harapan Jaya dan Nirwana memohon kepada  walikota/wakil walikota dapat merealisasikan air bersih (ledeng).

Sebab selama ini sudah empat tahun berjalan di perumahan tersebut tak dialiri air bersih, terlebih di perumahan Pesona Harapan Jaya tahap satu yang dijanjikan difasilitasi air PAM Tirta Musi hingga kini tak terealisasi.

“Ntah kami sendiri tidak tahu dengan pengembangnya, persoalan ini sebanarnya sudah berapa kali diangkat dan dilaporkan ke namun tak pernah ada realisasinya,”tutur Janaria Warga perumahan Pesona Harapan Jaya tahap satu.

Menurutnya jika membaca di media rumah subsidi ini telah digulirkan dari zaman SBY hingga ke Jokowi, dan merupakan program nasional karena dibangun hampir disetiap daerah.

“Pengembang membangun dan menjual nya ke masyarakat yang berpenghasilan rendah dan disetiap daerah pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu infrastrukturnya seperti Air Bersih dan Jalan, namun sayang rumah murah disediakan sudah tidak maksimal, apalagi rumah yang dibangun okeh pengembang asal-asalan,”keluhnya.

Warga berharap Walikota Palembang dapat mencarikan solusinya agar masalah air bersih dapat direalisasikan segera. Selama ini kami bergantung dengan air dari sumur yang dibuat sendiri, dengan kondisi air keruh,baud an berkarat.

“Untuk menjernihkan air menjadi bersih terpaksa disaring dulu, coba bayangkan saja untuk mendapatkan air bersih satu ember saja bisa memakan waktu 30 menit karena air disaring pasti tidak seder air ledeng,”keluhnya lagi.

dirgahayu republik indonesiaDia menilai semua program Walikota selama ini, jika melihat pemberitaan cukup bagus semua, apalagi dengan program bersih-bersih kali dan bergotong royong, serta subuh berjamaah, semua masyarakat sangat mengapresiasinya, namun sayangnya program tersebut tidak diimbangi dengan program infrastruktur yang maksimal.

Sebab ia menilai masih banyak masyarakat yang marjinal (pinggiran) terutama yang tinggal di perumahan bersubsidi belum mendapatkan ketersedian air bersih dan jalan yang bagus. “Kami kadang iri melihat masyarakat yang sudah memiliki air bersih dan jalannya dicor, sementara kami terus berjuang dari jalan yang becek, berlobang,”curhatnya.

Hal senada diakui Juli, sudah 4 tahun lenih tinggal di perumahan bersubsidi, tapi belum menikmati air bersih, hanya mengandalkan air dari sumur yang kondisinya bau, berkarat dan kuning. Untuk mendapatkan air bersih, untuk mandi, mencuci dan membuang hajat mengandalkan air saringan.

“Kami hanya pasrah dengan kondisi ini, apalagi jika musim kemarau sumur yang baud an berkarat kering, Kami terpaksa meminta ke saudara di daerah Sekojo pangkal yang memiliki air ledeng dengan menggunakan drum atau dirigen air,”keluh Juli juga.

Tetapi ulasnya terkadang merasa tidak enak meminta terus, akhirnya warga juga membeli air galon di isi ulang. “Coba bayangkan berapa pengeluaran jika harganya Rp5.000 per galon x 5 galon per hari, jika 1 bulan harga air galon dibeli, lebih mahal uang untuk membeli air bersih dibanding membayar angsuran rumah,”akunya.

Apalagi terangnya, jika meminta air bersih yang jaraknya berkilo-kilo melalui jalan Azhari yang kondisinya rusak parah, sangatlah riskan sulit.

Pantauan ST di Kamis pagi (7/12/2018) saat turun hujan, memang benar kondisi jalan Azhari sepanjang lebih kurang 100  meter, kondisinya sangat rusak parah, terkesan tak layak lagi untuk dilalui. Terlebih jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan dimiliki oleh warga setempat. Warga di Komplek Pesona Harapan Jaya dan Nirwana pasti melintas di Jalan tersebut.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Akhirnya Pemain Bola Gak Perlu Ngadu ke Dukun, NDRC Indonesia, Solusi Sengketa Sepak Bola Tanpa Drama Korea!”

    “Akhirnya Pemain Bola Gak Perlu Ngadu ke Dukun, NDRC Indonesia, Solusi Sengketa Sepak Bola Tanpa Drama Korea!”

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    ISU gaji pemain bola yang suka ngadat kayak sepeda tua, sehingga bikin panas, kehadiran NDRC Indonesia (National Dispute Resolution Chamber) jadi angin segar, bukan lembaga santet atau forum curhat pemain yang diputusin pelatih pas lagi sayang-sayangnya. Ini adalah lembaga resmi, diakui FIFA pula sejak 2023, yang khusus menyelesaikan sengketa pemain bola dan klub di Indonesia […]

  • Korupsi Turun Sampai 0%, Apa Bisa ?

    Korupsi Turun Sampai 0%, Apa Bisa ?

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 828
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya berkomitmen mendukung keinginan Presiden untuk memberantas korupsi sampai 0%, khususnya untuk Sumatera Selatan. Hal itu dikatakannya seusai menghadiri penyerahan dokumen Aksi pencegahan Korupsi dan Laporan Pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi yang diselenggarakan oleh KPK RI dan dihadiri Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3/2019). […]

  • Benarkah, Penerbangan di AS Ditutup karena Kru dan Pilot Menolak Vaksin

    Benarkah, Penerbangan di AS Ditutup karena Kru dan Pilot Menolak Vaksin

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 725
    • 0Komentar

    BEREDAR unggahan di media sosial Facebook yang menyebutkan sejumlah penerbangan di Amerika Serikat (AS) ditutup karena kru dan pilot menolak vaksin. Unggahan tersebut disertai dengan foto Bandara Internasional Hollywood Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat. Dalam foto itu tampak maskapai bernama Spirit Airlines menunda dan membatalkan penerbangan. Faktanya, informasi yang menyebutkan sejumlah penerbangan di Amerika Serikat […]

  • Gubernur Sebut Almarhum Sertu Iskandar Sebagai Pahlawan, Keluarga Korban Respon Begini

    Gubernur Sebut Almarhum Sertu Iskandar Sebagai Pahlawan, Keluarga Korban Respon Begini

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menyambangi secara langsung kediaman almarhum Sertu Iskandar, anggota TNI AD yang gugur saat menyelamatkan seorang warga yang diserang gajah liar di Desa Banyu Biru Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dua hari lalu. Kedatangan Herman Deru ke kediaman korban yang berada di Perumahan Tiga Putri Blox E 2 […]

  • Sumsel Siap Turunkan  Emisi Gas Rumah Kaca

    Sumsel Siap Turunkan  Emisi Gas Rumah Kaca

    • calendar_month Selasa, 11 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 866
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, BIRMINGHAM – Gubernur Sumsel Alex memaparkan guna menghadapi Paris Agreement CoP21 2015, pihaknya telah berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca di sektor transportasi, yakni dengan menggunakan kendaraan hidrogen. Di mana untuk sektor energi Indonesia diakuinya juga menargetkan penurunan emisi sebesar 11 persen pada tahun 2013 sebesar 1,699  juta ton Co2 dalam keadaan business ass […]

  • Paripurna HUT OKI 79, ‘Era Baru, OKI Maju’

    Paripurna HUT OKI 79, ‘Era Baru, OKI Maju’

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) genap berusia 79 tahun. Peringatan hari jadi Bumi Bende Seguguk ini digelar melalui rapat paripurna di ruang gedung DPRD OKI, Jumat (11/10/2024). Sementara itu, untuk peringatan tahun ini mengambil tema ‘Era Baru, OKI Maju’. Rapat paripurna yang dibuka oleh Ketua Sementara DPRD OKI, Farid Hadi Sasongko mengungkapkan, sebagai […]

expand_less
WordPress Archive Elementy – Multipurpose One & Multi Page Template Elementy – Multipurpose One & Multi Page WordPress Theme ElemForm7 PRO – Advanced Elementor Widget for Contact Form 7 Eleos – One-Page Creative WordPress Theme Elespare Pro – News, Magazine and Blog Elements & Addons for Elementor with Header Footer Builder Elessi – WooCommerce AJAX WordPress Theme – RTL support Eletra – Marketplace Electronics Store ELEVATION – Charity/Nonprofit/Fundraising WP Theme Eleven – Music Concert Event WordPress Theme Eliah – Beauty Salon & Cosmetic Elementor Template Kit