Uang Garuda Tertekan, BI Minta Masyarakat Janga Panik
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Selasa, 24 Apr 2018
- visibility 1.964
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.ID, Jember – Bank Indonesia (BI) meminta agar masyarakat tidak panik dengan nilai rupiah yang melemah dan tidak melakukan tindakan membeli dolar secara berlebihan yang justru dapat memicu semakin sulit untuk mempertahankan nilai rupiah.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) hampir menyentuh diposisi Rp14.000 per Dollar, namun BI tengah berupaya menstabilkan nilai rupiah.
“BI sedang main ‘lepas dan tarik’ dengan sangat hati-hati dalam tekanan nilai rupiah. BI sebagai bank sentral sedang berupaya menangani moneter tersebut dan terpenting adalah masyarakat tetap tenang dengan kondisi tekanan ekonomi yang terjadi di dunia global,” ujarnya kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo usai menghadiri serah terima jabatan Kepala Kantor Perwakilan BI Jember di Gedung Serbaguna BI Jember, Jawa Timur, mengutip Antara,Senin sore (22/4/2018).
Menurutnya hal itu dilakukan dalam jangka menengah dan panjang, pihak BI bersama pemerintah juga akan memperbaiki di bidang ekspor, yakni peningkatan ekspor.
Sehingga menurutnya berdampak pada meningkatnya devisa. Kalau bicara ekspor, maka ada iklim usaha, investasi, dan peraturan yang kini dijalankan BI dengan pemerintah.
- Penulis: Irwan Wahyudi

Saat ini belum ada komentar