Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Jalan May Zen, Sei Selincah Rusak Parah, Warga Kok Gak Tidak Diperbaiki?

Jalan May Zen, Sei Selincah Rusak Parah, Warga Kok Gak Tidak Diperbaiki?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
  • visibility 1.321
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Warga yang tinggal di Jalan Taqwa Mata Merah- Sei – Lais,prihatin melihat kondisi jalan May.Zen, Sei – Selayur, tepatnya di depan Jalan Abadi sekitar rusak semakin parah.

Di sepanjang jalan tersebut rusak dan berlobang cukup lebar, bahkan jalan rusak tersebut berlobang cukup dalam sekutar 4 cm, selain itu kondisi jalan yang beraspal tersebut sudah banyakk yang retak dan miring akibat sering dilalui truk-truk bertonase berat yang kerap milintas di jalur tersebut hampir setiap hari (siang,sore dan malam.

Pantuan ST, Rabu (15/11/2017) kerusakan lebih parah berada di depan Jalan Abadi dan rusak berlobang sehingga membuat angkutan umum, mobil pribadi dan kendaraan roda dua mencari jalan yang mulus untuk dilalui.

Akibatdari jalan yang rusak tersebut, selalu terjadi kemacetan diwaktu pagi, karena banyak kendaraan pribadi yang mengantar – jumput anak ke sekolah di Yayasan Pusri (SD,SMP,SMA). Selain itu jalur juga dipadati dari ilir ke ulu kendaraan warga yang tinggal di daerah tersebut untuk beraktifitas kerja sekolah.

Antrian kendaraan akibat macet tersebut hampir 50 meter setiap pagi dan siang ketika sekolah di daerah setempat membubarkan anak muridnya. Belum lagi dengan adanya proyek normalisasi anak sungai yang belum selesai sehingga sangat menganggu laju kendaraan.

“Kami tidak tahu lagi kapan mau diperbaiki karena kondisi ini sudah berlangsung lama, apalagi saat ini kondisi hujan membuat jalan bertambah parah,”keluh Budi Warga Sungai Lais.

Ia pun mengaku sangat hati-hati dan dan cemas jika melalui jalan yang rusak dan berlobang tersebut, karena pengalamannya pernah terjatuh tak bisa mengelak lagi dari lobang yang digenangi air.

“Saya ga bisa mengelak, karena dibanyak truk dan tidak bisa memotong karena sempit, terpaksa melalui jalan yang tergenang air dan lobangnya hampir 4 cm, dan motor terjatuh, membuat gak bisa jalan,”keluhnya.

Menurut, Anton yang berdomisili di Jalan Intan, rusaknya jalan sebenarnya akibat tingginya aktivitas truk yang hilir mudik di jalan yang sempat. Apalagi truk-truk CPO.

“Kami berharap dapat diperbaiki kembali karena selama ini terkesan dibiarkan, padahal proyek perbaikan jalan di akhir tahun ini tengah berlangsung, kami sangat khawatir sering terjadi kecelakaan jika tidak diperbaiki,”paparnya.

Setidaknya ada perhatian serius dari Pemkot Palembang, karena jalan tersebut sudah tidak layak lagi dilalui, apalagi dengan perkembangan kota yang begitu pesat namun infrastruktur di daerahnya dibiarkan hancur seperti ini, seperti tidak ada keadilan.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi 3 Masalah Ini, Caranya.. Ya, “Eling” Donk  

    Hadapi 3 Masalah Ini, Caranya.. Ya, “Eling” Donk  

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.348
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Muba H Yudi Herzandi SH MH mengikuti acara doa bersama untuk masyarakat Sumatera Selatan dalam menghadapi Pandemi Covid-19, bencana kebakaran hutan dan lahan, serta Pilkada serentak tahun 2020, di Masjid Al-Muntaha Mapolres Muba, Selasa (7/7/2020). […]

  • Tambang Ilegal, Hutan Menangis, Gakkum Datang Sebelum Alam Ngamuk

    Tambang Ilegal, Hutan Menangis, Gakkum Datang Sebelum Alam Ngamuk

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 658
    • 0Komentar

    DI negeri tropis yang katanya subur ini, ada satu kebiasaan yang susah dihilangkan menggali dulu, mikir belakangan. Gunung Karang, yang semestinya jadi tempat burung ngetem dan akar pepohonan meditasi, malah dijadikan arena tambang ilegal. Hutan produksi terbatas yang harusnya dijaga seperti mantan yang masih sayang, malah disikat habis pakai ekskavator seolah sedang korek-korek tahu bulat […]

  • Tiga Makna Pidato HD di Depan Monpera yang Perlu Masyarakat Sumsel Ketahui

    Tiga Makna Pidato HD di Depan Monpera yang Perlu Masyarakat Sumsel Ketahui

    • calendar_month Selasa, 2 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Meskipun panas matahari di Selasa (2/10/2018) siang sangat menyengat sekujur kulit tubuh, namun menyurutkan rasa antusias masyarakat  Palembang, Sumsel untuk menghadiri orasi perdana Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya di Halaman Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Sedikit demi sedikit halaman Monpera pun terlihat ramai dipenuhi […]

  • Tertibkan Aset Milik Provinsi, Sumsel Bakal Gandeng BPK RI

    Tertibkan Aset Milik Provinsi, Sumsel Bakal Gandeng BPK RI

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 744
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan [Sumsel ] akan menggadeng BPK RI guna menertibkan aset milik Provinsi. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengungkapkan saat menerima audensi Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel, Pemut Aryo Wibowo bertempat di ruang tamu Gubernur, Kamis (8/8/2019). “Masalah aset ini harus dicarikan solusi dalam pengembaliannya ke Pemprov   saat ini dikuasai lembaga […]

  • Di Muba, PMI Dibentuk Hingga Kecamatan dan Desa

    Di Muba, PMI Dibentuk Hingga Kecamatan dan Desa

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi selaku Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Muba menutup Musyawarah Kerja Daerah PMI Muba yang sebelumnya dibuka dibuka oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex di Opprom Pemkab Muba. Beni mengatakan musyawarah kerja bersama pengurus PMI kabupaten dan pengurus PMI kecamatan tersebut untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran dalam menyusun rencana […]

  • “Kupik Mandi ke Ayek”, Tradisi Sungai yang Kini Mendunia

    “Kupik Mandi ke Ayek”, Tradisi Sungai yang Kini Mendunia

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.366
    • 0Komentar

    DI tepian sungai, suara gemericik air berpadu dengan tawa bocah-bocah, dari dulu sampai sekarang, sungai bukan hanya tempat mandi atau mencuci, tapi juga “panggung kehidupan”. Dan di Muara Enim, Sumatera Selatan, ada satu tradisi unik bernama “Kupik Mandi ke Ayek”, ritual memandikan bayi di sungai yang kini resmi mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Eh, siapa […]

expand_less
WordPress Archive The Events Calendar Pro Community Events Addon The Events Calendar Pro Community Tickets Addon The Events Calendar Event Tickets Plus The Events Calendar Eventbrite Tickets The Events Calendar Filter Bar The Events Calendar PRO WordPress Plugin The Events Calendar Shortcode and Templates Pro – WordPress Plugin The Events Calendar Single Event Page Builder The Experts – Business Consulting and Professional Services WordPress Theme The Food Truck – WordPress Theme