Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Duh, Demo Warga Kedaton Terkait Lahan Nyaris Ricuh, Siapa yang Salah ?

Duh, Demo Warga Kedaton Terkait Lahan Nyaris Ricuh, Siapa yang Salah ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2019
  • visibility 1.267
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Penjarakan mafia tanah. Kembalikan hak kami, Pak Bupati janjinya mana, tolong temui Kami,” teriak massa seraya meringsek masuk hingga tertahan di lobi depan Kantor Bupati.

DEMO yang digelar tersebut  terkait sengketa lahan di Wilayah Kedaton Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI]di Kantor Bupati Kayuagung, Senin (15/7/2019).

Aksi damai ini juga merupakan aksi lanjutan terhadap sejumlah tuntutan. Dalam aksi sebelumnya, Senin (8/7/2019) lalu, massa memasang plang dilahan dalam penguasaan PS warga Pedamaran yang menurut massa cacat hukum.

Dari aduan yang disampaikan masyarakat, Pemkab akan melakukan mediasi antara perusahaan dengan warga yang diagendakan digelar Senin (22/7/2019) mendatang.

Sementara itu, dalam aksi demo terkait sengkarut lahan ini, ratusan pendemo yang menghendaki Pemkab OKI memperjuangkan warga yang sebagian mengklaim memiliki tanah ini nyaris berlangsung ricuh lantaran hingga setengah jam lebih sejak kedatangan, tidak seorang pun bersedia menemui pendemo.

Beruntung, himbauan koordinator aksi yang dilakoni Ismail Dali, Abdul Kadir Umaidi, dan Usman Ibrahim dituruti pendemo, meskipun hampir bersamaan, puluhan massa berhasil menguasai lobi pusat pemerintahan Bumi Bende Seguguk ini.

“Kawan-kawan tetap tenang, jangan bertindak anarkis. Jangan terprovokasi,” katanya seraya menyebut sejumlah nama perwakilan masyarakat Kedaton untuk dipersilahkan masuk ruangan guna mengadukan permasalahan lahan.

Dihadapan Asisten I Antonius Leonardo, Kabag Pemerintahan Hendri, dan Camat Kota Kayuagung Dedi Kurniawan, Ismail menegaskan kembali lahan warga yang dirampas sejumlah oknum tertentu, baik perorangan maupun individu.

Dirinya lalu mengungkapkan kekecewaan berkaitan keterbukaan pemerintah terhadap masyarakat setempat. Ia mencontohkan, masyarakat sedikitpun tidak diberikan informasi soal pembangunan jalan tol

“Kami hanya mendapatkan jawaban terlambat, disaat menanyakan proyek tol. Berarti pemerintah sudah tahu dari awal tentang proyek ini sendiri,” sesalnya.

Lebih jauh ia membeberkan sejumlah tuntutan, diantaranya agar lahan warga yang saat ini dikuasai berupa HGU dari PT Tambang Agro Jaya dikembalikan kepada kembali.

Selain itu, ia juga mempermasalahkan tapal batas kelurahan Kedaton dan menolak SK Bupati tahun 2012 tentang wilayah Kelurahan Kedaton.

Ia juga menuding dalam memperoleh kepemilikan tanah warga, telah melalui manipulasi sedemikian rupa dengan melibatkan oknum tertentu.

“Sejumlah oknum telah menikmati hasil ganti rugi yang tersebar di sejumlah titik lokasi merupakan perlintasan proyek jalan tol bukan pemilik lahan sebenarnya,” tudingnya.

Ismail Dali mengatakan, beberapa hal yang disampaikan nanti akan dipanggil untuk mediasi,  harapannya hak warga Kedaton dapat dikembalikan oleh oknum yang sudah merampas hak warga Kedaton.

Pihaknya sudah menyiapkan berkas lengkap termasuk peta  pesirah pihaknya memegang dokumen tersebut. Penyelesaian permasalahan ini harus segera dilakukan termasuk masalah HGU plasma.”Apapun keputusannya kami menunggu pertemuan pekan depan,”imbuhnya.

Asisten I Setda OKI, Antonius Leonardo mengungkapkan, persoalan tapal batas lebih diproritaskan untuk penyelesaian masalah ini. Ia mengatakan dengan kejelasan tapal batas diselesaikan, solusi persoalan plasma dapat lebih mudah.

Ia menyebut penyelesaian tapal batas ini diserahkan ke bagian pemerintahan, dan untuk masalah plasma menjadi ranah Kecamatan dibantu Dinas Perkebunan dan Peternakan

“Karena ini masalah tapal batas masyarakat Kedaton ini dengan Kecamatan Pedamaran, dan berdasarkan aturan, kalau itu perbatasan antar kecamatan penyelesaiannya Pemda. Berbeda dengan batas desa,” kata Antonius.

Dirinya membeberkan, ditetapkannya SK Bupati tentang tapal batas wilayah yang diterbitkan pada 2012 lalu, ini adalah untuk memudahkan pengurusan dokumen-dokumen dan administrasi pemerintahan. Meskipun demikian, ia mengatakan, tapal batas ini masih ada kemungkinan berubah dengan syarat ada kesepakatan antara dua belah pihak.

“Untuk itu kita sarankan mengumpulkan dokumen dan nanti akan dipertemukan kedua belah pihak. Selain itu tapal batas ini tidak menghilangkan hak atas kepemilikan (perorangan),” ujarnya.

Kabag Tapem Kabupaten OKI, Hendri menuturkan, sebelum diterbitkan SK pada 2012 lalu kerap dilakukan mediasi oleh Bupati terdahulu (Ishak Mekki).

Dia mengharapkan dengan adanya mediasi pertemuan dua belah pihak masalah ini bisa segera diselesaikan. “Untuk itu kalau ada dokumen yang bisa dipertanggungjawabkan silakan dibawa,” katanya.

Sementara itu, Kepala dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI, Aris Panani didampingi Camat Kayuagung, Dedi Kurniawan mengungkapkan bahwa, sembari pihak Pemkab menyelesaikan masalah tapal batas pihaknya akan berupaya menyelesaikan masalah plasma.

Ia melanjutkan, informasi terakhir, PT Rambang saat ini  memang tengah merencanakan mengurus HGU plasma.

“Dari batas ini dapat diketahui kewajiban masyarakat memperoleh plasma. Menurut aturan, perusahaan kebun wajib memfasilitasi plasma paling sedikit 20 persen dari total tanah yang diusahakan,” tuntasnya.[**]

 

Penulis : dra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencananya Pangdam II Sriwijaya Bakal Buka Kejurda Off-Road Challenge di Muba

    Rencananya Pangdam II Sriwijaya Bakal Buka Kejurda Off-Road Challenge di Muba

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    PANGDAM II Sriwijaya rencananya bakal membuka Kejuraan Daerah Off-Road Challenge 2019 di Muba pada 12-13 Oktober di Sirkuit Kampung Selarai Indah. Pada ajang bergengsi ini dipastikan puluhan offroader akan bersaing di sirkuit Kampung Selarai Indah Muba. Tak hanya itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP MHum pun dijadwalkan akan membuka langsung event ini. “Kita berharap […]

  • Dukung Antikorupsi, Kamar Dagang Asing Bersama Bekerjasama dengan Komisi Antikorupsi Nasional

    Dukung Antikorupsi, Kamar Dagang Asing Bersama Bekerjasama dengan Komisi Antikorupsi Nasional

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 611
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, BANGKOK THAILAND – Kamar Dagang Asing Bersama/Joint Foreign Chambers of Commerce (JFCCT) Bekerjasama dengan Komisi Antikorupsi Nasional guna mendukung antikorupsi/National Anti-Corruption Commission (NACC).   Joint Foreign Chambers of Commerce (JFCCT) mengadvokasi nol toleransi, selain itu bekerjasama juga dengan, Anti-Corruption Organization of Thailand (ACT) dan Thai Collective Action Against Corruption ( CAC) untuk mendukung antikorupsi di […]

  • Rumah Terdampak Angin Kencang di Kabupaten Lampung Tengah, BPBD Berikan Bantuan Logistik

    Rumah Terdampak Angin Kencang di Kabupaten Lampung Tengah, BPBD Berikan Bantuan Logistik

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.297
    • 0Komentar

    BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Tengah melaporkan angin kencang melanda Desa 2B Jaya Sakti, Kecamatan Terusan Nyunyai, Kabupaten Lampung Tengah. Peristiwa tersebut terjadi belum lama ini. Kejadian tersebut memicu kerusakan ringan pada 15 rumah warga. Meski terdampak, tidak ada warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut. Paska kejadian, BPBD bergotong royong dengan warga setempat […]

  • Inflasi Versi Perumahan, dari Angka jadi Atap, dari Statistik jadi Asa

    Inflasi Versi Perumahan, dari Angka jadi Atap, dari Statistik jadi Asa

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.344
    • 0Komentar

    BIASANYA kita cuma dengar “inflasi cabai naik, inflasi beras bikin kening berkerut, inflasi bawang bikin pedagang sayur jadi influencer dadakan,” sekarang ada gebrakan baru inflasi versi perumahan. Ide ini muncul dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang kepingin capaian pembangunan rumah diumumkan rutin, mirip cara Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi setiap […]

  • Obat Nyamuk yang Bakar Segalanya, Kecuali Keteguhan Dua Ibu

    Obat Nyamuk yang Bakar Segalanya, Kecuali Keteguhan Dua Ibu

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Rumah boleh habis dilalap api, tapi tidak dengan semangat dua ibu ini. Bu Agustina [38] dan Bu Samsila [60] berdiri di antara puing dan arang, bukan untuk meratapi nasib, tapi untuk memastikan bahwa esok masih bisa disambut, meski dengan tangan kosong dan hati yang tetap penuh harapan. Di Desa Karang Agung, saat malam sudah larut […]

  • Wow, 3 Wartawan Nyaris Tewas Dimassa, Ini Kronologinya

    Wow, 3 Wartawan Nyaris Tewas Dimassa, Ini Kronologinya

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 897
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id.Kayuagung – Saat melakukan tugas peliputan rapat di Kantor Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, Kamis (28/3/2019) sore sekira pukul 16.00 WIB, rapat ini membahas sanksi adat bagi dua warga setempat yang kepergok selingkuh, pada Rabu (27/3/2019) dini hari pukul 02.00 WIB di kediaman wanitanya. Tiga orang wartawan yang bertugas di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), nyaris tewas […]

expand_less
WordPress Archive Simple Video Player svPlayer Plugin For WpBakery and Elementor Builder Simple Virtual Tour Simple Weather Plugin Simple Woo-Commerce Gift Wrap SimpleKey | One Page Portfolio WordPress Theme SimpleMag – Magazine theme for creative stuff Simpley – Isotope Gallery WordPress plugin Simplio – Creative Portfolio WordPress Theme Sinco – Data Science WordPress Theme Sinema – Film Maker & Movie Studio Elementor Template Kit