Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Duh, Demo Warga Kedaton Terkait Lahan Nyaris Ricuh, Siapa yang Salah ?

Duh, Demo Warga Kedaton Terkait Lahan Nyaris Ricuh, Siapa yang Salah ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2019
  • visibility 1.278
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Penjarakan mafia tanah. Kembalikan hak kami, Pak Bupati janjinya mana, tolong temui Kami,” teriak massa seraya meringsek masuk hingga tertahan di lobi depan Kantor Bupati.

DEMO yang digelar tersebut  terkait sengketa lahan di Wilayah Kedaton Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI]di Kantor Bupati Kayuagung, Senin (15/7/2019).

Aksi damai ini juga merupakan aksi lanjutan terhadap sejumlah tuntutan. Dalam aksi sebelumnya, Senin (8/7/2019) lalu, massa memasang plang dilahan dalam penguasaan PS warga Pedamaran yang menurut massa cacat hukum.

Dari aduan yang disampaikan masyarakat, Pemkab akan melakukan mediasi antara perusahaan dengan warga yang diagendakan digelar Senin (22/7/2019) mendatang.

Sementara itu, dalam aksi demo terkait sengkarut lahan ini, ratusan pendemo yang menghendaki Pemkab OKI memperjuangkan warga yang sebagian mengklaim memiliki tanah ini nyaris berlangsung ricuh lantaran hingga setengah jam lebih sejak kedatangan, tidak seorang pun bersedia menemui pendemo.

Beruntung, himbauan koordinator aksi yang dilakoni Ismail Dali, Abdul Kadir Umaidi, dan Usman Ibrahim dituruti pendemo, meskipun hampir bersamaan, puluhan massa berhasil menguasai lobi pusat pemerintahan Bumi Bende Seguguk ini.

“Kawan-kawan tetap tenang, jangan bertindak anarkis. Jangan terprovokasi,” katanya seraya menyebut sejumlah nama perwakilan masyarakat Kedaton untuk dipersilahkan masuk ruangan guna mengadukan permasalahan lahan.

Dihadapan Asisten I Antonius Leonardo, Kabag Pemerintahan Hendri, dan Camat Kota Kayuagung Dedi Kurniawan, Ismail menegaskan kembali lahan warga yang dirampas sejumlah oknum tertentu, baik perorangan maupun individu.

Dirinya lalu mengungkapkan kekecewaan berkaitan keterbukaan pemerintah terhadap masyarakat setempat. Ia mencontohkan, masyarakat sedikitpun tidak diberikan informasi soal pembangunan jalan tol

“Kami hanya mendapatkan jawaban terlambat, disaat menanyakan proyek tol. Berarti pemerintah sudah tahu dari awal tentang proyek ini sendiri,” sesalnya.

Lebih jauh ia membeberkan sejumlah tuntutan, diantaranya agar lahan warga yang saat ini dikuasai berupa HGU dari PT Tambang Agro Jaya dikembalikan kepada kembali.

Selain itu, ia juga mempermasalahkan tapal batas kelurahan Kedaton dan menolak SK Bupati tahun 2012 tentang wilayah Kelurahan Kedaton.

Ia juga menuding dalam memperoleh kepemilikan tanah warga, telah melalui manipulasi sedemikian rupa dengan melibatkan oknum tertentu.

“Sejumlah oknum telah menikmati hasil ganti rugi yang tersebar di sejumlah titik lokasi merupakan perlintasan proyek jalan tol bukan pemilik lahan sebenarnya,” tudingnya.

Ismail Dali mengatakan, beberapa hal yang disampaikan nanti akan dipanggil untuk mediasi,  harapannya hak warga Kedaton dapat dikembalikan oleh oknum yang sudah merampas hak warga Kedaton.

Pihaknya sudah menyiapkan berkas lengkap termasuk peta  pesirah pihaknya memegang dokumen tersebut. Penyelesaian permasalahan ini harus segera dilakukan termasuk masalah HGU plasma.”Apapun keputusannya kami menunggu pertemuan pekan depan,”imbuhnya.

Asisten I Setda OKI, Antonius Leonardo mengungkapkan, persoalan tapal batas lebih diproritaskan untuk penyelesaian masalah ini. Ia mengatakan dengan kejelasan tapal batas diselesaikan, solusi persoalan plasma dapat lebih mudah.

Ia menyebut penyelesaian tapal batas ini diserahkan ke bagian pemerintahan, dan untuk masalah plasma menjadi ranah Kecamatan dibantu Dinas Perkebunan dan Peternakan

“Karena ini masalah tapal batas masyarakat Kedaton ini dengan Kecamatan Pedamaran, dan berdasarkan aturan, kalau itu perbatasan antar kecamatan penyelesaiannya Pemda. Berbeda dengan batas desa,” kata Antonius.

Dirinya membeberkan, ditetapkannya SK Bupati tentang tapal batas wilayah yang diterbitkan pada 2012 lalu, ini adalah untuk memudahkan pengurusan dokumen-dokumen dan administrasi pemerintahan. Meskipun demikian, ia mengatakan, tapal batas ini masih ada kemungkinan berubah dengan syarat ada kesepakatan antara dua belah pihak.

“Untuk itu kita sarankan mengumpulkan dokumen dan nanti akan dipertemukan kedua belah pihak. Selain itu tapal batas ini tidak menghilangkan hak atas kepemilikan (perorangan),” ujarnya.

Kabag Tapem Kabupaten OKI, Hendri menuturkan, sebelum diterbitkan SK pada 2012 lalu kerap dilakukan mediasi oleh Bupati terdahulu (Ishak Mekki).

Dia mengharapkan dengan adanya mediasi pertemuan dua belah pihak masalah ini bisa segera diselesaikan. “Untuk itu kalau ada dokumen yang bisa dipertanggungjawabkan silakan dibawa,” katanya.

Sementara itu, Kepala dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI, Aris Panani didampingi Camat Kayuagung, Dedi Kurniawan mengungkapkan bahwa, sembari pihak Pemkab menyelesaikan masalah tapal batas pihaknya akan berupaya menyelesaikan masalah plasma.

Ia melanjutkan, informasi terakhir, PT Rambang saat ini  memang tengah merencanakan mengurus HGU plasma.

“Dari batas ini dapat diketahui kewajiban masyarakat memperoleh plasma. Menurut aturan, perusahaan kebun wajib memfasilitasi plasma paling sedikit 20 persen dari total tanah yang diusahakan,” tuntasnya.[**]

 

Penulis : dra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ritual Pra-Touring,  Rahasia Nyeleneh Agar Perjalanan Jauh Tanpa Drama

    Ritual Pra-Touring, Rahasia Nyeleneh Agar Perjalanan Jauh Tanpa Drama

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 824
    • 0Komentar

    SIAPA bilang perjalanan jauh itu cuma soal gas pol dan angkat tangan sambil teriak, “Gaskeun!”? Nyatanya, perjalanan panjang dengan kendaraan pribadi itu ibarat menikah, kalau tidak dipersiapkan dengan matang, drama datang tanpa diundang. Dari pengalaman pribadi dan tetangga sebelah rumah yang doyan touring, saya menemukan bahwa ritual pra-touring itu pentingnya melebihi mengejar diskon bensin di […]

  • Alex  Sebut Sungsang Cocok  Jadi Desa Wisata

    Alex  Sebut Sungsang Cocok  Jadi Desa Wisata

    • calendar_month Minggu, 6 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    Daerah ini nantinya akan lebih ramai dan dampaknya juga terasa bagi perekonomian masyarakat Sungsang.

  • Daya Beli Masyarakat Masih ‘Memble’

    Daya Beli Masyarakat Masih ‘Memble’

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai momen lebaran dan pilkada serentak  belum mampu mendongkrak daya beli masyarakat. Peneliti Indef, Esa Suryaningrum, mengatakan, daya dorong konsumsi masyarakat melambat akibat tertahannya daya beli masyarakat. “Pengaruh hari raya dan pilkada tidak dapat memberikan sumbangsih optimal terhadap pertumbuhan ekonomi triwulan II 2018,” kata […]

  • Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemprov Sumsel Dorong Pengembangan RS Daerah

    Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemprov Sumsel Dorong Pengembangan RS Daerah

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 553
    • 0Komentar

    DALAM meningkatkan pelayanan, kenyaman serta keamanan yang lebih baik bagi masyarakat Sumsel. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah Azzarah akan melakukan pengembangan dengan memiliki konsep modern serta peralatan yang canggih.  Hal ini sebagai bentuk  dukungan  dalam mewujudkan Sumsel   health tourism. Menurut Wakil Gubernur H Mawardi Yaya  pelayanan kesehatan sangat  penting bagi masyarakat, karena itu  […]

  • Wagub Sumsel Targetkan Tim BSB  Proliga Bawa Pulang Tropi Juara

    Wagub Sumsel Targetkan Tim BSB  Proliga Bawa Pulang Tropi Juara

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle Asri
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    PALEMBANG | Gubernur Sumsel H. Herman Deru melalui Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengajak semua masyarakat Sumsel mendukung Tim Proliga BSB agar dapat mengharumkan nama Sumsel di ajang kompetisi bergengsi Proliga tahun 2022 mendatang. Pernyataan itu disampaikan Wagub Mawardi pada acara launching Tim BSB Proliga Palembang sekaligus Launching Logo di Palembang  Sport and Convention […]

  • Nggak Bikin Kesel Lagi Urus Adminitrasi, Urusan Beres Sebelum Kopi Dingin!

    Nggak Bikin Kesel Lagi Urus Adminitrasi, Urusan Beres Sebelum Kopi Dingin!

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pernah nggak sih merasa ngurus administrasi itu kayak naik gunung? Capek, lama, dan bikin ngos-ngosan dan kesel !Tapi tenang, Palembang punya solusi buat itu. Pemerintah Kota Palembang nggak mau warganya kesusahan. Mereka paham, layanan publik yang lancar itu ibarat jalan tol tanpa hambatan, bisa ngebut tanpa macet!. Itulah kenapa lahir program Palembang Gerak […]

expand_less
WordPress Archive Simple Video Player svPlayer Plugin For WpBakery and Elementor Builder Simple Virtual Tour Simple Weather Plugin Simple Woo-Commerce Gift Wrap SimpleKey | One Page Portfolio WordPress Theme SimpleMag – Magazine theme for creative stuff Simpley – Isotope Gallery WordPress plugin Simplio – Creative Portfolio WordPress Theme Sinco – Data Science WordPress Theme Sinema – Film Maker & Movie Studio Elementor Template Kit