Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Obat Nyamuk yang Bakar Segalanya, Kecuali Keteguhan Dua Ibu

Obat Nyamuk yang Bakar Segalanya, Kecuali Keteguhan Dua Ibu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 663
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rumah boleh habis dilalap api, tapi tidak dengan semangat dua ibu ini. Bu Agustina [38] dan Bu Samsila [60] berdiri di antara puing dan arang, bukan untuk meratapi nasib, tapi untuk memastikan bahwa esok masih bisa disambut, meski dengan tangan kosong dan hati yang tetap penuh harapan.

Di Desa Karang Agung, saat malam sudah larut dan ayam belum sempat mimpi bertelur, dua rumah mendadak berubah jadi lentera raksasa yang menyala tanpa permisi.

Bukan karena listrik PLN mendadak naik level jadi festival, tapi karena seekor “obat nyamuk bakar” memutuskan untuk pensiun secara dramatis dengan melompat ke tumpukan kain dan perabot, lalu menyulutnya seperti kembang api malam tahun baru.

Waktu menunjukkan pukul 00.35. Itu jam di mana manusia seharusnya mimpi jadi sultan, bukan mendadak jadi pengungsi. Tapi itulah yang dialami Bu Agustina dan Bu Samsila. Rumah mereka, yang dibangun dari hasil kebun dan peluh bertahun-tahun, lenyap dalam hitungan menit, dilahap api tanpa sisa, kecuali puing-puing dan kenangan yang kini hanya bisa mereka ingat sambil menatap langit.

Kata orang tua dulu “Kalau rumah terbakar, yang paling dulu hangus itu bukan genteng, tapi tenang”

Bu Agustina adalah seorang petani, kini hanya bisa memeluk anak-anaknya, Jaka dan Marwa. Yang dulunya rumah mungil, mereka penuh gelak tawa dan aroma sambal tomat, kini hanya tersisa bau arang dan suara jangkrik yang sok simpatik.

Sementara Bu Samsila, buruh tani yang dikenal murah senyum, meski gigi tinggal separuh regu, kini duduk termenung di Musala desa.

Tangannya terus meremas ujung kerudung, seolah masih tak percaya bahwa buku nikah, ijazah anak, hingga panci warisan dari mertuanya kini sudah berubah jadi debu yang beterbangan.

Katanya sambil tertawa kecil yang getir “Ya Allah, bahkan sandal jepit sebelah aja ikut hilang, padahal sebelahnya udah pensiun dari dua Lebaran lalu”.

Tapi Karang Agung bukan kampung biasa. Ini kampung yang kalau ayam hilang, warga rela bangun jam tiga buat razia kandang. Jadi saat dua rumah ambruk dilalap api, warga langsung gotong royong. Bukan cuma membawa sembako, tapi juga membawa pelukan, doa, dan cerita lucu agar korban tetap tersenyum.

Ada yang menyumbang panci, meski gagangnya copot. Ada juga yang memberi baju, meski ukurannya lebih cocok untuk anak SMA daripada Bu Samsila. Tapi semua diterima dengan lapang dada. Sebab di desa ini, keikhlasan tak perlu ukuran, seperti kata pepatah kampung “Baju boleh pinjaman, tapi senyum harus orisinal”.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tak tinggal diam. Lewat Tim Tagana dan Kasi Kesos, bantuan dikirim secepat kabar gosip di grup WA RT.

Bupati H. M. Toha bahkan mengirim pesan simpatik yang tak cuma formal, tapi juga mengandung empati. Ia minta semua pihak membantu dan mengingatkan agar obat nyamuk bakar mulai diperlakukan seperti makhluk hidup karena sekali lepas kendali, bisa lebih jahat dari mantan yang balikan demi motor.

Malam itu, rumah boleh jadi abu. Tapi kehangatan kampung justru terasa lebih nyata. Di balik musibah, lahir banyak tangan yang ingin memeluk. Bahkan anak-anak muda desa rela iuran buat beli karpet agar Bu Agustina dan Bu Samsila tak lagi tidur beralaskan tanah.

Dan malam-malam setelahnya, ketika mereka mulai tidur di pos ronda sambil menatap bintang, ada satu hal yang tak ikut terbakar harapan.

Karena dalam setiap musibah, selalu ada kesempatan untuk kita saling menyelamatkan. Dan di desa ini, mereka tak hanya tahu cara menanam padi, tapi juga tahu cara menanam kasih sayang.”Api memang bisa membakar rumah, tapi tidak bisa membakar gotong royong,” kata Pak Kades, sambil menyeka peluh dengan handuk yang ternyata hasil hadiah dari undangan sunatan dua bulan lalu.

Kadang hidup memberi kita pelajaran dalam bentuk arang. Tapi dari situ pula kita belajar bahwa rumah bisa dibangun ulang, tapi hati yang tabah dan masyarakat yang saling menolong, itulah pondasi yang tak bisa dibakar.

Dan buat kamu yang masih nyalain obat nyamuk dekat tirai plastik, ingatlah…Obat nyamuk itu kecil, tapi bisa bikin kamu tinggal di tenda BPBD.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusat Kesehatan TNI Distribusikan Obat, Korem 044/Gapo Terima Paket Obat-Obatan Covid -19

    Pusat Kesehatan TNI Distribusikan Obat, Korem 044/Gapo Terima Paket Obat-Obatan Covid -19

    • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.008
    • 0Komentar

    KOREM 044/Gapo menerima pendistribusian 10 ribu paket obat-obatan dari Pusat Kesehatan (Puskes) TNI, dalam rangka kegiatan Karya Bhakti untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Kemaren. Pendistribusian 10 ribu paket obat-obatan dari Puskes TNI tersebut, diterima langsung Serma Retno Susilo dan anggota Denkesyah 02.02.04/Palembang. Adapun 10 […]

  • Hari Ibu Untuk Anak-anak

    Hari Ibu Untuk Anak-anak

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    MEMPERINGATI hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, Puluhan wali murid Taman Kanak-kanak (TK) Harapan Mulia mengikuti berbagai rangkaian lomba. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda sekaligus Wali murid Prince Muhammad Asgard anak keduanya turut memeriahkan kegiatan tersebut. Menurut Fitri moment hari ibu adalah hal yang tidak bisa dilupakan, dimana semua peran […]

  • Kapal RS. KRI Dokter Wahidin Siap Berlayar Melayani Pasien

    Kapal RS. KRI Dokter Wahidin Siap Berlayar Melayani Pasien

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 722
    • 0Komentar

    Satu dari dua kapal bantu rumah sakit pesanan TNI-AL yang diproduksi PT PAL Indonesia telah selesai. Kapal ini setara dengan rumah sakit tipe C. PADA Kamis 7 Januari 2021, dari dok galangan di Pelabuhan Semarang meluncur sebuah kapal bantu rumah sakit (BRS) baru, buatan PT PAL Indonesia (Persero). Kapal BRS pesanan TNI-AL itu secara resmi […]

  • Program CSR Pusri Antarkan Izul Raih Predikat Lulus Sarjana Tercepat
    CSR

    Program CSR Pusri Antarkan Izul Raih Predikat Lulus Sarjana Tercepat

    • calendar_month Minggu, 24 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.300
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Izul Mabruroh sangat terharu ketikan ia diumumkan menjadi salah satu terbaik, Wisudawati Sarjana Universitas Sriwidjaja [Unsri] Palembang. Izul memperoleh predikat lulus tercepat dengan IPK 3.20, wisuda angkatan 2015, Fakultas Pertanian, Unsri Palembang. Ia merupakan salah satu peraih program beasiswa dari Corporate Social Responsibility/CSR yang dilaksanakan PT Pusri Palembang. Pusri Palembang beberapa tahun ini […]

  • Ahlussunnah Wal Jama’ah Menuju Kebangkitan Banyuasin Religius

    Ahlussunnah Wal Jama’ah Menuju Kebangkitan Banyuasin Religius

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    MENYONGSONG Kebangkitan Banyuasin Religius yang di canangkan Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH membuka Konferensi Ke V Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Muslimat dan Fatayat Kabupaten Banyuasin, dengan tema “Penguatan Pemahaman terhadap Ahlus-sunnah wal jama’ah Menuju Kebangkitan Banyuasin yang religius” kegiatan digelar di Gedung Diklat Pemda Banyuasin, dimulai 6-7 Januari 2020. “Mari kita bergotong royong, berat menjadi […]

  • Kabar baik, insentif RT & RW naik jadi Rp 1 Juta, Sekda Pemkot Palembang : Sesuai amanat Kemendagri, tak ada kaitan dengan salah satu pasangan di Pilkada

    Kabar baik, insentif RT & RW naik jadi Rp 1 Juta, Sekda Pemkot Palembang : Sesuai amanat Kemendagri, tak ada kaitan dengan salah satu pasangan di Pilkada

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kota Palembang menaikkan insentif untuk ketua Rukun Tetangga (RT). Kabar gembira ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, di acara pengarahan dan pembinaan tugas ketua RT dan RW serta penyerahan insentif bulan Agustus, di Balai Kecamatan Ilir Barat Dua, Kamis (26/9/2024).   “Alhamdulillah, kajian di Badan Anggaran DPRD Kota Palembang, disetujui […]

expand_less
WordPress Archive Vaya – E-commerce Elementor Template Kit Vayvo – Media Streaming & Membership WordPress Theme VC Icon Finder – WPBakery Page Builder Icon finder VC Particles 3D Background VC Particles Background vCity – Online Browser Game veApp – Mobile App & Startup Elementor Template Kit Veco – Creative Agency Elementor Template Kit VEDA | Multi-Purpose Theme VEDBO – Elementor WooCommerce Theme