Longsor Terjang Aceh Tengah, 1 Warga Tewas, 7 Kampung Terdampak
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 24 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : bnpb.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ACEH TENGAH – Longsor Aceh Tengah membuat sejumlah akses warga mendadak tertutup material tanah dan lumpur setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Minggu (13/9/2026) sore.
Bencana itu bukan hanya memutus akses di sejumlah ruas jalan. Satu warga meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka, sementara sedikitnya tujuh kampung di empat kecamatan masuk wilayah terdampak.
Material longsor dilaporkan menutup sejumlah jalan nasional, provinsi hingga kabupaten. Kondisi tersebut membuat petugas harus turun langsung untuk membuka kembali jalur yang tertimbun agar aktivitas masyarakat bisa berjalan.
Wilayah yang terdampak tersebar di Kecamatan Kebayakan, Lut Tawar, Celala, dan Silih Nara. Skala sebaran ini membuat penanganan tidak terpusat di satu titik.
Di tengah proses penanganan, data korban juga terus didata. Satu warga dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 13 warga lainnya mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis.
Longsor juga menghantam permukiman warga. Dua rumah mengalami rusak berat dan dua lainnya rusak sedang akibat material tanah yang bergerak setelah hujan deras.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Hujan yang turun sejak sore membuat kondisi tanah di sejumlah wilayah menjadi rawan bergerak.
BPBD Aceh Tengah kemudian mengerahkan peralatan berat untuk mengejar pembersihan material yang menutup badan jalan. Dua alat berat, masing-masing satu wheel loader dan satu excavator, digunakan dalam proses penanganan.
Pembersihan dilakukan agar jalur yang tertutup longsor bisa kembali dilewati. Petugas juga masih melakukan asesmen untuk memastikan dampak bencana serta kebutuhan penanganan di titik-titik terdampak.
BNPB bersama BPBD dan unsur terkait terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Penanganan diprioritaskan pada pembukaan akses sekaligus memastikan warga di wilayah terdampak tetap aman.
Masyarakat di Aceh Tengah diminta tidak menganggap kondisi setelah hujan sebagai situasi yang sudah sepenuhnya aman. Potensi longsor susulan masih perlu diwaspadai, terutama ketika hujan deras kembali turun dalam waktu lama.
Warga yang tinggal di sekitar lereng dan tebing diminta segera meningkatkan kewaspadaan jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah dan mencari tempat yang lebih aman. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
