Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Amoniak Bocor Bikin 25 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Begini Lho Penjelasan Pusri

Amoniak Bocor Bikin 25 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Begini Lho Penjelasan Pusri

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 2 Nov 2018
  • visibility 1.970
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Manager Humas PT Pusri Palembang Hernawan L Sjamsudin membenarkan adanya warga yang dilarikan ke rumah sakit. Pihaknya juga telah melakukan penjemputan.

“Saat ini semua warga sudah pulang ke rumah masing-masing, dan hari ini [Jumat] akan ada pengecekan kesehatan. “Ini sumbernya dari Pabrik 1 B, kejadiannya saat mau star up,” katanya, Jumat [2/11/2018].

Menurutnya, Pusri mengoperasikan 4 buah pabrik, yaitu Pusri IIB, IB, III dan IV dengan kondisi normal, pada Kamis [1/11/2018]. Salah satu pabrik melaksanakan perbaikan dan akan dihidupkan kembali. Pada saat itu, sebagian kecil gas NH3 terpapar ke udara, namun masih dalam batas yang aman.

Perusahaan telah melakukan tindak lanjut sesuai dengan prosedur, agar paparan tersebut tidak berdampak luas ke pemukiman dan ammonia tersebut merupakan bahan baku yang seharusnya dimanfaatkan kembali.

Sementara, perusahaan telah memfasilitasi untuk penanganan medis kepada warga di Rumah Sakit Graha Pusri Medika saat itu juga, sekitar pukul 19.45 WIB, sesaat setelah  sekitar pukul 20.30 WIB warga sudah kembali ke rumah masing-masing. “Ada sekitar 25 warga yang dibawa ke RS Pusri semalam, tapi semuanya sudah pulang semalam juga,” kata Hernawan,

Terkait ada khabar yang meninggal, hal itu tidak ada kaitannya dengan kejadian semalam. Hermawan, rata- rata warga yang dapat perawatan mayoritas anak- anak, dan diagnosanya karena sesak nafas, karena tidak biasa menghirup udara amonia dan diduga tercampur urea.”Alhamdullilah, semua warga tidak mengalami hal serius semalam,” terangnya.

Ditambahkan Hernawan, kejadian itu pihaknya menganggap suatu hal teknis yang rutin dilakukan pada pabrik. Namun pihaknya tidak mengetahui pasti kenapa saat itu, sampai bau menyengat.

“Pabrik 1B kan ada jadwal service “star up”, dan menghidupkan mesian, saat itulah diduga ada sedikit yang keluar, apalagi didorong arah angin jadi mengarah ke lingkungan warga,” ungkapnya.

Dilanjutkan Hernawan, perusahaan akam melakukan penyelidikan internal adanya dugaan kebocoran gas amonia tersebut, agar kedepan tidak terulang lagi.

“Jelas akan dilakukan  proses investigasi inrernal, karena ada bahan baku yang tidak termanfaatkan (amonia yang terbuang). Sebab bahan baku urea sebenarnya gas alam, air dan udara, kemudia direaksikan NH3 (amonia) dan ada proses lain pemadatan ke urea,” singkatnya.

Turunkan Ambulan

Sebelumnya, sedikitnya 25 Warga yang tinggal di sekitar pabrik PT Pupuk Sriwidjaja [Pusri] Palembang, warga RT 12 dan RT 13 di Kelurahan 1 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang, dilarikan ke Rumah Sakit menyusul terhisap bau amoniak.Peristiwa itu terjadi Kamis kemarin, sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut warga, kejadian yang berlangsung hampir 2 jam tersebut, tidak biasanya dan mengeluarkan bau yang sangat menyengat serta berdebu.

Dari keterangan warga sekitar bau ammonia saat itu sangat kuat, bahkan beberapa menit saja menghisap sudah mulai pusing dan sesak napas, sehingga warga yang tidak tahan dengan mengisap bau amoniak itu sempat dilarikan ke RS Pusri.

Menurut warga sekitar, lokasi perkampungan tempat tinggal sangat dekat dengan pabrik yang memproduksi urea dan amoniak itu, jika ada kebocoran dan angina mengarah ke sini, sudah barang tentu, warga sudah duluan menghisap amoniak. Bukan saja untuk kali ini, namun kondisi seperti sering terjadi.

“Baru lahir saja bayi pasti  sudah mencium aroma ammonia,bahkan kejadi semalam baunya sangat pekat dan, seperti terjadi kebocoran pada pabrik,”urainya salah satu warga Analika.

Dia mengakui semalam Pusri sudah menerjunkan personil, seperti satpam dan para medis dengan menggunakan mobil ambulan, namun mereka mengaku belum cukup banyak yang tidak mendapatkan penangana.

Oman juga menilai Pusri harus diuji lagi kelayakan lingkungan, karena saat setiap hujan bau amonia ini, seperti makin pekat, dan parahnya bau ini sangat kuat.[**]

 

Penulis : One

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Kemarau, Inilah Pemetaan Daerah Rawan Karhutla di Sumsel

    Musim Kemarau, Inilah Pemetaan Daerah Rawan Karhutla di Sumsel

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    POLDA Sumsel telah melakukan memetakan daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau 2021. Pemetaan ini sebagai tindakan pencegahan dini agar tidak terjadi bencana kabut asap itu. “Berdasarkan hasil evaluasi kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi ini, pada setiap musim kemarau permasalahan itu terjadi pada lokasi yang sama. Daerah rawan karhutla […]

  • Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Mari Beli Produk Dalam Negeri

    Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Mari Beli Produk Dalam Negeri

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 597
    • 0Komentar

    HINGGA saat ini, dunia masih menghadapi situasi dengan ketidakpastian dan terus berupaya memulihkan ekonomi. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya memacu pertumbuhan ekonomi dengan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dan anggaran BUMN untuk membeli barang impor atau mengutamakan produk dalam negeri. “Ini uang rakyat, APBN, APBD, […]

  • Alhamdullilah, Atlet dan Official Indonesia di Asian Games Bakal Peroleh Asuransi

    Alhamdullilah, Atlet dan Official Indonesia di Asian Games Bakal Peroleh Asuransi

    • calendar_month Selasa, 24 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.168
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Selama Asian Games yang berlangsung 18 Agustus-2 September 2018, para Official dan Altet Indonesia akan dilindungi asuransi. Hal itu tertuang dalam kerjasama asuransi kesehatan dan jiwa antara Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan AXA Mandiri mengutip Antara, kemarin. Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan oleh Ketua Umum KOI Erick Thohir dengan President Director […]

  • Galaxy S25 Series Jadi Travel Buddy Terbaik, Dengan AI dan Kamera Paling Canggih

    Galaxy S25 Series Jadi Travel Buddy Terbaik, Dengan AI dan Kamera Paling Canggih

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bayangkan punya travel agent pribadi yang bisa ngelakuin banyak hal? Ternyata cukup miliki Galaxy S25 Series untuk rencanakan dan dokumentasikan perjalanan traveling   Buat kamu yang hobi traveling, Galaxy S25 Series bakal jadi device favorit yang bisa diandalkan untuk jadi travel buddy kamu. Smartphone ini dirancang untuk bisa memberikan pengalaman yang semakin mudah dan praktis dalam menjalani aktivitas sehari-hari, bahkan […]

  • Update COVID-19 Muba: Hari Ini Bertambah 1 Kasus Meninggal Dunia dan 9 Positif Covid

    Update COVID-19 Muba: Hari Ini Bertambah 1 Kasus Meninggal Dunia dan 9 Positif Covid

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 994
    • 0Komentar

      GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Kamis (22/4/2021) mengkonfirmasi penambahan 9 kasus positif dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 9 kasus positif dan 1 meninggal dunia per 22 April 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan 9 kasus positif yakni diantaranya kasus 1206 Laki-laki […]

  • Tokoh Masyarakat Diminta Turut Andil Hilangkan Budaya ‘Tujah Menujah’  

    Tokoh Masyarakat Diminta Turut Andil Hilangkan Budaya ‘Tujah Menujah’  

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    GUNA memberantas kebiasaan masyarakat membawa senjata tajam yang tidak sesuai peruntukannya, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  H. Herman Deru mendukung penuh kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Kebiasaan masyarakat Sumsel membawa Lading dan tingginya angka korban meninggal dunia akibat tujah”. Bertempat di Hotel Aston (6/2), kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Polda Provinsi Sumsel ini, […]

expand_less
WordPress Archive eCare – Elderly & Health Care Elementor Template Kit eClass – Learning Management System eClassify – Classified ads Buy and Sell Marketplace Flutter App with Laravel Admin Panel eClipse – Photography Portfolio WordPress Theme Eco Nature – Environment & Ecology WordPress Theme Eco Press – Nature, Ecology & NGO WordPress Theme Eco Recycling – Ecology & Nature WordPress Theme EcoClean – House Cleaning Company WordPress Theme eCode WP – Multipurpose WooCommerce Elementor Theme EcoGrow – Green Farming & Agriculture WordPress Theme