Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Musim Kemarau, Inilah Pemetaan Daerah Rawan Karhutla di Sumsel

Musim Kemarau, Inilah Pemetaan Daerah Rawan Karhutla di Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
  • visibility 1.165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

POLDA Sumsel telah melakukan memetakan daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau 2021. Pemetaan ini sebagai tindakan pencegahan dini agar tidak terjadi bencana kabut asap itu.
“Berdasarkan hasil evaluasi kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi ini, pada setiap musim kemarau permasalahan itu terjadi pada lokasi yang sama. Daerah rawan karhutla itu dipetakan sebagai fokus perhatian tindakan pencegahan dini,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Senin.

Sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, penanganan masalah karhutla tahun ini harus lebih serius dengan melakukan berbagai tindakan antisipasi dan penegakan hukum secara tegas.
Sebagai langkah antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan menghadapi musim kemarau 2021 ini, pihaknya telah memetakan 10 daerah rawan karhutla untuk menjadi perhatian jajaran Polda Sumsel, dan membentuk tim penanggulangan karhutla

Sepuluh yang daerah rawan karhutla itu yaitu Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Muara Enim, Lahat, Musirawas, dan Kabupaten Muirawas Utara (Muratara),

Daerah yang dipetakan rawan karhutla itu, dalam beberapa bulan terakhir mulai terdeteksi banyak titik panas (hotspot) dan angkanya cenderung meningkat. Titik panas yang terdeteksi di wilayah provinsi ini terus bergerak naik, pada Maret 2021 terdeteksi hanya 49 hotspot, April meningkat menjadi 122 titik, dan pada periode 1-27 Mei 2021 terdapat 134 hotspot.

Pihak terkait diminta gencar memberikan imbauan kepada masyarakat dan pemilik perusahaan perkebunan di wilayahnya agar melakukan berbagai persiapan antisipasi karhutla menghadapi musim kemarau.
Lahan perkebunan yang rawan terjadi kebakaran pada saat musim kemarau, pemiliknya atau pengelolanya diminta membangun kanal, menyiapkan sumber air serta peralatan yang dapat digunakan dengan mudah dan cepat untuk memadamkan api.

Jajaran Polres di 10 daerah yang dipetakan rawan karhutla diperintahkan sejak beberapa bulan terakhir melakukan pembinaan terhadap masyarakat dan perusahaan perkebunan.

“Dengan melakukan pembinaan, diharapkan bisa dilakukan berbagai kegiatan antisipasi, sehingga dapat dicegah terjadinya karhutla yang bisa mengakibatkan terjadinya bencana kabut asap yang berdampak mengganggu berbagai aktivitas dan kesehatan masyarakat,” katanya mengutip laman resmi tribratanews.polri.go.id, selasa [1/6/2021].

Selain melakukan berbagai tindakan antisipasi sejak dini, pihaknya berupaya melakukan penegakan hukum secara tegas sesuai dengan maklumat larangan membakar untuk membuka atau membersihkan lahan pada musim kemarau. “Masyarakat dan pengelola perusahaan perkebunan di provinsi setempat jangan coba-coba melakukan pembakaran untuk membersihkan lahan setelah panen atau membuka lahan baru pada musim kemarau ini,” ujarnya.

Aksi pembakaran hutan dan lahan untuk membuka kebun baru yang biasa dilakukan pada setiap musim kemarau tidak bisa ditolerir, karena asapnya mengganggu kesehatan masyarakat dan berbagai aktivitas termasuk penerbangan. “Siapapun yang terbukti melakukan pembakaran yang berakibat terjadinya karhutla dan bencana kabut asap akan ditindak tegas serta diproses sesuai ketentuan hukum,” katanya.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sumsel Minta ICMI Orwil Sumsel Jaga Kondusifitas Sumsel

    Gubernur Sumsel Minta ICMI Orwil Sumsel Jaga Kondusifitas Sumsel

    • calendar_month Rabu, 21 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    Pemahaman jangan sampai menjadi korban hasutan dan hoax. 

  • Waspadai Isu Politik Identitas di Pemilu 2024

    Waspadai Isu Politik Identitas di Pemilu 2024

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.016
    • 0Komentar

    Di pemilihan umum pada tahun 2024 ini diperkirakan akan memunculkan kembali tentang isu-isu politik identitas seperti pemilu pada tahun sebelumnya di 2019 yang silam. Isu-isu politik identitas dapat lahir dari berbagai macam faktor yaitu seperti agama, suku, gender, etnik, dan lain sebagainya. Bentuk politik identitas itu sendiri biasanya digunakan oleh para pemangku kepentingan untuk memperoleh […]

  • Mendagri Instruksikan, Selama PPKM Waktu Makan di Warung Makan, 30 Menit

    Mendagri Instruksikan, Selama PPKM Waktu Makan di Warung Makan, 30 Menit

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 605
    • 0Komentar

    MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan instruksi terbaru Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali. Instruksi Mendagri (Inmendagri) tersebut diterbitkan setelah pemerintah kembali memperpanjang PPKM level 4 Jawa dan Bali sampai 23 Agustus 202. Dalam Inmendagri Nomor 34 tersebut, terdapat […]

  • Antisipasi erupsi, BNPB naikan level ‘Awas’

    Antisipasi erupsi, BNPB naikan level ‘Awas’

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) siaga untuk mengantisipasi potensi dampak erupsi setelah adanya kenaikan status aktivitas vulkanik Gunung Ibu pada tingkat tertinggi, yaitu level IV atau ‘Awas’ pada Rabu (15/1), pukul 10.00 waktu setempat atau WIT. Gunung Ibu yang berlokasi di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, mengalami erupsi terus menerus hingga […]

  • Penyebaran Covid Belum Berhenti di Muba, 9 Positif, Sembuh 10

    Penyebaran Covid Belum Berhenti di Muba, 9 Positif, Sembuh 10

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 995
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Rabu (14/10/2020) mengkonfirmasi penambahan 10 kasus sembuh dan 9 kasus positif. Dengan penambahan 10 kasus sembuh tersebut total kasus sembuh terdata ada sebanyak 216 kasus. “Ada penambahan 10 kasus sembuh dan 9 kasus terkonfirmasi positif COVID-19,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, penambahan […]

  • “EVIKA Turun ke Laut, Si Guru Galak Penjaga Ekosistem”

    “EVIKA Turun ke Laut, Si Guru Galak Penjaga Ekosistem”

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.797
    • 0Komentar

    LAUT Indonesia sekarang punya guru baru, dan bukan sembarang guru, lho kok bisa?  bisa dong, mau tahu! namanya EVIKA, tapi tenang aja bro.. nama itu dijamin, bukan nama artis FTV yang viral di TikTok, EVIKA  hanya kata singkatan dari Evaluasi Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan. Program sakti dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) punya kerjaan […]

expand_less
WordPress Archive Topchess – Chess Club Courses & Training Elementor Template Kit TopDeal – Multi Vendor Marketplace Elementor WooCommerce WordPress Theme (Mobile Layouts Ready) Topika – Insurance Agency Elementor Template Kit Topika – Insurance Company WordPress Theme TopPic – Portfolio Photography Theme TopScorer – Sports WordPress Theme TopSpin – Tennis School & Sports Club Elementor Template Kit TopSpin – Tennis School & Sports Club FSE WordPress Theme TopTech – SEO Marketing Agency & Technology WordPress Theme TopZ – Food Store & Sport Fashion Shop WooCommerce WordPress Theme