Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Aksi 2 Putri Gubernur Sumsel Ini Patut Dicontoh, Apa Itu !

Aksi 2 Putri Gubernur Sumsel Ini Patut Dicontoh, Apa Itu !

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 9 Okt 2018
  • visibility 1.953
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Faldy Lonardo

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG-  Inisatif dua putri Gubernur Sumsel Herman Deru, Leony Marezza Putri dan Ratu Tenny Leriva menyerahkan hewan langka jenis Kukang ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), patut dicontoh.

Aksi ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lainnya yang masih menyimpan hewan langka secara pribadi.

“Waktu itu kami ke Pasar Burung rencananya mau beli ikan hias, suami saya iseng-iseng tanya ke pedagang apakah menjual Burung Hantu. Tapi  malah pedagang itu mengeluarkan kotak sepatu dan menawarkan kuskus,” ujar Leony, Selasa (9/10/2018).

Karena penasaran, kata dia, ia dan suaminya Bustarosa pun langsung membuka kotak sepatu tersebut. Terkejutlah ia, ketika melihat dalam kotak itu ada hewan kukang. Melihat hewan itu suaminya pun memberitahu jika Kukang itu merupakan hewan langka yang dilindungi dan jika sengaja memeliharanya bisa dikenakan sanksi.

“Kami kasihan, dan tahu juga kalau kukang ini dilindungi. Kasihan diperjualbelikan seperti itu, jadi kami beli Ro350 ribu dan serahkan ke petugas BKSDA,” tambah dia.

Leony juga berharap, kedepan agar pihak yang berwenang dapat melakukan giat razia secara rutin di Kota Palembang agar hewan-hewan langka yang dilindungi bisa tetap terjaga dan tidak punah.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha BKSDA Provinsi Sumsel Sunyoto menjelaskan, jika Kukang yang diserahkan secara sukarela ini berjenis kelamin perempuan. Selain itu, Kukang tersebut juga termasuk hewan yang dilindungi dan ada sanksi jika memang diperdagangkan maka dapat dipenjara sampai 5 tahun dan denda Rp100 juta.

“Kukang termasuk hewan yang dilindungi sesuai Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990. Penyebaran hewan ini sendiri hanya ada di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa,” ungkap Sunyoto.

Dikatakan dia, setelah hewan ini diserahkan kepada pihaknya selanjutkan akan dirawat untuk dicek fisiknya terlebih dahulu oleh dokter hewan di BKSDA Sumsel. Kemudian, jika fisiknya sudah benar-benar sehat baru dapat dilepasliarkan.

“Kalau fisiknya sehat nantinya akan kita lepasliarkan di kawasan Suaka Margasatwa Padang Sugihan di Banyuasin,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat di Sumsel jika warga dilarang menangkap dan memilihara satwa langka, salah satunya Kukang. Untuk itu, apabila menemukan masyarakat dapat menyerahkan ke pihaknya agar nanti dilakukan rehabilitasi dan dilepasliarkan kembali.

“Bagi masyarakat yang masih menyimpan atau memelihara Kukang atau pun satwa langka lainnya kami himbau agar lebih baik menyerahkan ke BKSDA Sumsel,” tutupnya.[**]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UIN Raden Fatah Peringkat 4 Kampus Hijau PTKI se Indonesia

    UIN Raden Fatah Peringkat 4 Kampus Hijau PTKI se Indonesia

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.669
    • 0Komentar

    UNIVERSITAS Islam Negeri [UIN] Raden Fatah Palembang/PTKI terbesar di Sumatera Selatan ini berhasil masuk dalam 50 besar UI Green Metric 2020, tepatnya menduduki rangking 4 dilingkungan PTKI, peringkat 45 dari 88 Perguruan Tinggi di Indonesia, serta secara akumulatif berada pada peringkat 563 dari total 912 Universitas di dunia yang keanggotaannya mencapai 84 negara. Pengumuman penghargaan […]

  • Peroleh Izin Kelola Hutan, Warga Muba Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi dan Dodi

    Peroleh Izin Kelola Hutan, Warga Muba Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi dan Dodi

    • calendar_month Minggu, 25 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.406
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Persoalan konflik teritorial di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin mulai menemukan titik terang. Bertahap, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah komando Presiden RI Joko Widodo, mulai mengoptimalkan pemberian akses kelola kawasan hutan melalui Perhutanan Sosial. Hal ini terjawab ketika Presiden RI Joko Widodo menyerahkan keputusan tentang akses hutan […]

  • Percepat Realisasi   Program   Satu Desa Satu Rumah Tahfidz,  Gubernur Maksimalkan Peran Para Hafidz-Hafidzah

    Percepat Realisasi Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz, Gubernur Maksimalkan Peran Para Hafidz-Hafidzah

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 801
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru memberikan apresiasi jajaran Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Al-Falah yang telah berhasil mewisuda Tahfidz Al-Quran 30 Juz, selain itu dia ikut kagum terhadap kemajuan pondok pesantren tersebut. “Hari ini kita menyaksikan wisuda tahfidz Al-Quran 30 Juz, apresiasi untuk jajaran Ponpes ini telah ikut terlibat dalam mencetak generasi yang berahklak,” kata Gubernur […]

  • jembatan-musi-4

    Dua Jembatan Musi Ditargetkan Selesai Tahun Ini

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.269
    • 0Komentar

    Kepala Satker Pelaksana Jalan (PJ) Metropilitan BBPJN V, Demsi Saad menargetkan pembangunan dua jembatan Musi di Palembang [Musi VI dan VI] ditargetkan selesai pada akhir tahun ini guna mengurai kemacetan di dalam Kota Palembang.

  • Wagub Sumsel Launching Program Bebas Jalan Berlubang

    Wagub Sumsel Launching Program Bebas Jalan Berlubang

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 776
    • 0Komentar

    UPAYA Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam penyediaan infrastruktur yang baik dan merata yang bermuara pada konektivitas antar wilayah sudah menjadi komitmen Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur H Mawardi Yahya. Wujud dari komitmen tersebut Pemprov Sumsel melalui Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang menggandeng PT. WIKA Bitumen siap siaga melakukan perbaikan jalan yang rusak […]

  • Demo Lanjutan Pejuang Tanah di Kantor Gubernur

    Demo Lanjutan Pejuang Tanah di Kantor Gubernur

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.265
    • 0Komentar

    SETELAH melakukan aksi demo di Halaman Gedung DPRD Prov Sumsel kemarin, kini Persatuan Masyarakat Pejuang Tanah Alang-Alang Lebar untuk Rakyat melakukan aksinya di Kantor Gubernur Sumsel, Jum’at (10/7/2020). Dalam aksi nya masyarakat yang berasal dari wilayah Labi-Labi ini, mengadukan penggusuran seluas 32 hektare lahan yang dilakukan PT. Timur Jaya Grup. Dimana sebelumnya lahan Labi- Labi […]

expand_less
WordPress Archive Appointly – WooCommerce Appointment Booking & Scheduler Plugin Appointment Buddy – Online Appointment Booking WP Plugin Appointo – Booking Management System AppOne – App Landing WordPress Theme AppRaxx – App Landing Page Elementor Template Kit Apprista – Creative App Landing Elementor Template Kit Approve New User Registration WordPress & WooCommerce Plugin Appset – App Landing Page WordPress Responsive Theme in Marketing Blog & Digital Portfolio Showcase Apptek – App & SaaS Theme AppThemes ClassiPress | WordPress Classified Ads Theme