Gempa M6,1 Guncang Nias Selatan, Getaran Terasa hingga Padang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :bmkg.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,1 mengguncang wilayah sekitar Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Rabu (18/8) pukul 13.02 WIB. Gempa berpusat di laut dengan kedalaman 29 kilometer.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 147 kilometer tenggara Kabupaten Nias Selatan.
Meski cukup kuat, gempa Nias Selatan M6,1 ini tidak berpotensi tsunami.
Guncangan gempa dirasakan warga Kabupaten Nias Selatan dengan intensitas lemah selama sekitar 3–5 detik. Getaran juga dilaporkan terasa di sejumlah wilayah Sumatera Barat.
Beberapa daerah yang ikut merasakan guncangan antara lain Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, dan Kota Padang.
BPBD Pantau Dampak Gempa
Sesaat setelah gempa terjadi, BPBD di wilayah yang merasakan guncangan langsung melakukan pemantauan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus mengecek kemungkinan kerusakan akibat gempa.
Hingga pemantauan dilakukan, informasi terkait dampak gempa masih terus dihimpun oleh pihak terkait.
Masyarakat diimbau tidak panik, tetapi tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
BNPB juga mengingatkan warga agar tidak langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas. Informasi mengenai perkembangan gempa sebaiknya diperoleh dari BMKG, BPBD, atau kanal resmi pemerintah.
Warga Diminta Cek Kondisi Bangunan
Setelah gempa, masyarakat disarankan memeriksa kondisi rumah dan bangunan di sekitarnya. Perhatikan kemungkinan munculnya retakan pada dinding, bagian bangunan yang bergeser, atau kerusakan lain yang dapat membahayakan.
Jika terjadi gempa susulan dengan guncangan kuat, masyarakat diminta segera mencari tempat yang aman dan terbuka serta menjauhi bangunan yang berpotensi roboh.
Warga yang berada di kawasan pantai juga diminta tetap memperhatikan informasi resmi dari BMKG terkait kondisi gempa dan potensi tsunami.
Yang paling penting, masyarakat tidak perlu panik. Tetap tenang, waspada, dan ikuti arahan petugas di lapangan. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
