Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Penerapan Sport Science Pengembangan Olahraga Nasional Sangat Penting, Alasannya ?

Penerapan Sport Science Pengembangan Olahraga Nasional Sangat Penting, Alasannya ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
  • visibility 1.300
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali kembali mengingatkan pentingnya penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) atau saat ini lebih dikenal istilah Sport Science dalam pengembangan olahraga nasional.

Hal itu disampaikan Menpora Amali saat memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan topik “Peran IPTEK Keolahragaan dalam Pembangunan Olahraga Nasional” secara virtual dari SitRoom lantai 9, gedung Kemenpora, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).

Menpora Amali pada kesempatan ini memaparkan bahwa saat ini tengah menjadikan sport science untuk pengembangan olahraga nasional dan hal itu tersusun dalam Grand Design Keolahragaan Nasional atau desain besar olahraga nasional.

Hal ini merupakan tindaklanjut dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat Hari Olahraga Nasional tanggal 9 September 2020 lalu yang menginginkan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru untuk pengembangan olahraga nasional. Bukan hanya untuk pengembangan pusat latihan, tapi juga pengembangan manajemen dan juga meminta untuk mereview total tentang ekosistem pola pembinaan olahraga nasional khususnya olahraga prestasi.

“Sport science tentu ini menjadi pemandu utama pengembangan prestasi kita. Beliau juga menyampaikan dalam arahan itu supaya kita menggunakan big data, kita tahu bahwa big data dan data analytics itu belum kita manfaatkan dengan baik. Banyak calon-calon atlet atau talenta-talenta yang berkualitas yang tersebar seluruh penjuru negeri ini. Tetapi kita tidak bisa memantau karena kita tidak punya data yang lengkap,” kata Menpora Amali.

Sebagai bentuk implementasi penggunaan big data, Kementerian Pemuda dan Olahraga kemudian bekerjsama dengan PT Telkom Indonesia untuk memantau para atlet di tanah air hingga ke pelosok-pelosok negeri.

“Jadi intinya adalah ilmu pengetahuan dan teknologi itu harus kita gunakan untuk mendorong prestasi olahraga kita dan juga kita harus mempunyai basis data yang jelas. Jadi bukan hanya mengira-ngira, menduga-duga,” pungkasnya.

“Tetapi ada basis data dan sekarang harus menggunakan itu sebagai basis kita untuk mendeteksi talenta dan atlet-atlet berkualitas yang mungkin saja karena mereka tinggal jauh dari perkotaan sehingga tidak bisa terpantau oleh para pemandu bakat kita,” tambahnya.

Menpora Amali menyamapiakan sebenarnya secara regulasi, sudah ada undang-undang nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional. Dalam UU ini sudah tertera berbagai panduan untuk para pelaku dan para stakeholder.

“Tetapi memang implementasinya di lapangan harus jujur kita akui bahwa ini belum berjalan. Misalnya sport science ini kita tahu bahwa sport science ini sejak tahun 80-an sudah kita dengar tetapi kita harus jujur katakan bahwa implementasi sampai dengan saat ini masih sangat terbatas,” paparnya.

Menurut Menpora Amali di dalam pasal dan ayat UU SKN ini sudah dijelaskan secara detail tentang sport science dan peran-peran pemerintah dan pemerintah daerah dalam pembinaan atlet dan pengembangan olahraga.

Misalnya, dalam pasal 75 ayat 1 UU SKN yang mengatur tentang tugas pemerintah pusat dan pemerintah atau masyarakat untuk melakukan pengembangan teknologi secara berkelanjutan untuk memajukan olahraga nasional.

“Sangat jelas sebenarnya panduannya tetapi faktanya apakah ini diimplementasikan? Saya berani katakan dalam forum ini kita belum serius, belum sungguh-sungguh mengimplementasikan ayat 1 pasal 75 padahal di sini jelas,” ungkapnya.

Kemudian pada ayat 2 pasal 75 diatur juga bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah atau masyarakat dapat membentuk lembaga penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan.

Sementara di ayat 3 pasal 75 ini, disebutkan bahwa hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagaimana dimaksud ayat 1 disosialisasikan dan diterapkan untuk kemajuan olahraga.

“Ini kita bisa lihat bahwa sudah cukup panduan sesuai dengan undang-undang itu,” jelasnya.

Selain itu ada aturan lain seperti Peraturan Pemerintah nomor 16 tahun 2007 dan Perpres nomor 95 tahun 2017 yang secara jelas mengatur sport science atau penerapan IPTEK dalam olahraga.

Misalnya dalam PP Pasal 72, yang berbunyi pemerintah pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat bertanggung jawab melaksanakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang olahraga.

“Bukan hanya jelas ini tapi sudah jelas. Kemudian diikuti ayat 1, 2, 3 bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga secara terencana dan berkelanjutan diselenggarakan secara sistematis. Ini jga belum ada,” jelasnya.

Sementara itu, dalam Perpres nomor 95 tahun 2017 juga mengatur terkait IPTEK pengembangan olahraga. Misalnya, pada pasal 13 misalnya ayat 1 disebutkan bahwa penerapan pelatihan performa tinggi oleh induk organisasi cabang olahraga dan visi dilakukan dengan memperhatikan ilmu pengetahuan dan teknologi olahragaan.

“Iptek ini tidak hanya untuk olahraga prestasi saja tetapi juga untuk olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan,” jelasnya melansir laman resmi kemenpora, jumat [9/4/2021].

“Sport science sebagai faktor utama untuk mendukung prestasi olahraga. Oleh karena itu tidak bisa ditawar-tawar,” lanjutnya.

Menpora Amali menegaskan bahwa prestasi olahraga hanya bisa dicapai dengan perencanaan dan tidak bisa didapatkan dengan instan. Bahkan dia mengutip pernyataan dari legendaris sepak bola, Pele yang mengatakan bahwa success is no accident.

“Di berbagai kesempatan selalu saya sampaikan bahwa tidak ada prestasi yang kita dapatkan dengan by accident, selalu by desingn. Pele sudah mengatakan itu. Sukses itu harus dengan kerja keras, ketekunan dengan belajar, dengan pengorbanan. Dan lebih itu semua kita harus mencintai apa yang kita lakukan, love of what you are doing or learning to do,” katanya.

Menpora juga mencontohkan mantan pelatih klub sepakbola Inggris, Manchester United Sir Alex Ferguson yang sangat menekankan tentang sport science.

“Sir Alex Ferguson juga menggunakan sport science sebagai pemacu prestasi dari para anak-anak yang dilatih. Dan kita tahu setelah sir Alex Ferguson meninggalkan Manchester United prestasinya melorot. Itu terbukti bahwa apa yang dilakukan oleh Alex Ferguson selalu dipantau oleh sport science,” ujarnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usulan Raperda DPRD Palembang Ini Pasti Banyak Dukungan Masyarakat, Terkait Apa ?

    Usulan Raperda DPRD Palembang Ini Pasti Banyak Dukungan Masyarakat, Terkait Apa ?

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    “Insya Allah Palembang semakin berkah”

  • kuliah umum bina darma

    Irdam II Sriwijaya Kuliahi Mahasiswa UBD

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    Sebanyak 1.200 mahasiswa baru Universitas Bina Darma (UBD) Palembang mendapatkan pemahaman mengenai wawasan kebangsaan dalam kuliah umum dari Irdam II Sriwijaya Kolonel Inf Suko Basuki, kemarin.

  • Kabupaten OKI Miliki Universitas, Gubernur  Resmikan Kampus Baru UNISKI

    Kabupaten OKI Miliki Universitas, Gubernur Resmikan Kampus Baru UNISKI

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 647
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru meresmikan kampus baru Universitas Islam Ogan Komering Ilir (UNISKI) di Kabupaten OKI, Senin (28/2) pagi. Gubernur Herman Deru menyebut keberadaan  kampus baru  tersebut sangat penting dalam upaya mempersiapkan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul untuk membangun Provinsi Sumsel ke depannya. “Kebutuhan terpenting selain kesehatan adalah pendidikan. Pendidikan […]

  • “Dari Kolom Komentar ke Kursi ASN, Gebrakan Ratu Dewa Bikin Netizen Tersenyum & Birokrasi Ketar-ketir”

    “Dari Kolom Komentar ke Kursi ASN, Gebrakan Ratu Dewa Bikin Netizen Tersenyum & Birokrasi Ketar-ketir”

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.752
    • 0Komentar

    ADA dua hal yang paling ditakuti pejabat zaman sekarang, apa itu ? soal laporan KPK dan… komentar netizen, ternyata Wali Kota Palembang Ratu Dewa lebih takut yang kedua, kok bisa?, begini alasannya… soalnya, dari situ juga lahir keputusan besar, yaitu  pelantikan PPPK tahap II, yang akhirnya dipercepat gegara serbuan komentar di media sosialnya. Bayangin, tiap […]

  • Jelang Nataru, Satpol PP Sumsel Gencarkan Razia Pekat

    Jelang Nataru, Satpol PP Sumsel Gencarkan Razia Pekat

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    SATUAN Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak henti-hentinya melakukan penertiban guna menjaga kenyamanan dan ketenteraman masyarakat khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Salah satunya yakni razia penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Sat Pol PP Sumsel bersama tim terpadu Sat Pol PP Kabupaten Banyuasin, TNI dan Polri,” Kamis (19/12/2019) […]

  • Desa Bumi Kencana Ikuti Lomba Hatinya PKK Tingkat Provinsi

    Desa Bumi Kencana Ikuti Lomba Hatinya PKK Tingkat Provinsi

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Asna Aini Apriyadi berkunjung ke Desa Bumi Kencana Kecamatan Sungai Lilin dalam rangka pembinaan hatinya PKK, Rabu (24/8/2022)   Dalam kegiatan itu juga dihadiri langsung Camat Sungai Lilin Agus Kurniawan Saputra Sip Msi, Forkopimcam dan juga beberapa kades dalam Kecamatan Sungai Lilin.   “Kehadiran kami di […]

expand_less
WordPress Archive Miso – Minimal Portfolio Elementor Template Kit Miss Sunshine – Women Lifestyle Blog WordPress Theme MissSpa – Salon WordPress Theme MisterNFT – NFT Portfolio Elementor Template Kit Miti – Elementor Fashion WooCommerce Theme Mitti – Home Decor & Crafts – WooCommerce Theme MitUp – Event & Conference WordPress Theme Mixana – Startup & SaaS WordPress Theme Mixmart – Handmade Shop WordPress WooCommerce Theme Mixology – Bar & Cocktails Elementor Template Kit