Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » “Dari Kolom Komentar ke Kursi ASN, Gebrakan Ratu Dewa Bikin Netizen Tersenyum & Birokrasi Ketar-ketir”

“Dari Kolom Komentar ke Kursi ASN, Gebrakan Ratu Dewa Bikin Netizen Tersenyum & Birokrasi Ketar-ketir”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 1.746
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADA dua hal yang paling ditakuti pejabat zaman sekarang, apa itu ? soal laporan KPK dan… komentar netizen, ternyata Wali Kota Palembang Ratu Dewa lebih takut yang kedua, kok bisa?, begini alasannya… soalnya, dari situ juga lahir keputusan besar, yaitu  pelantikan PPPK tahap II, yang akhirnya dipercepat gegara serbuan komentar di media sosialnya.

Bayangin, tiap kali buka instagram, mungkin notifikasi beliau bunyinya bukan “like” tapi “Pak, kapan pelantikan PPPK tahap dua, Pak?”
Kayak arisan online, tiap hari diingatkan jadwalnya, sampai akhirnya Ratu Dewa nyeletuk ke stafnya. “Sudahlah, daripada aku terus ditagih di kolom komentar, mending kita gas pelantikannya sekarang”.

Dan bim salabim!, Senin pagi (13/10/2025) ribuan orang berseragam ASN baru tumpah ruah di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB).
Totalnya 1.560 PPPK plus CPNS lulusan IPDN, wajah-wajah segar yang siap mengabdi, meskipun, mungkin masih bingung mana yang lebih tegang untuk disumpah atau disorot kamera.

Ratu Dewa kayaknya lagi doyan bikin tradisi baru di pemerintahan, sebab kalau dulu jalur cepat, cuma milik ojek online, sekarang pelantikan ASN juga bisa lewat jalur ekspres, tentu bukan karena sogokan, tapi karena netizen pressure.

Beliau bahkan terang-terangan bilang, keputusan ini murni, karena mendengar aspirasi warga lewat media sosial, misalnya kepala daerah yang benar-benar baca komentar netizen bukan cuma buat gaya upload foto seremonial. Ini kayak preseden baru, pemerintahan bisa juga jalan dengan “algoritma rakyat”.

Kalau dulu birokrasi dikenal lambat karena nunggu surat turun, sekarang bisa dipacu hanya dengan scroll ke bawah.

Nah, ini bagian yang paling menarik, sambil sibuk melantik, Ratu Dewa juga ngumumin langkah progresif, salah satunya, misalnya Palembang jadi kota pertama yang ngusulin PPPK Paruh Waktu.

Sekilas kedengarannya kayak kerja sambilan, tapi sebenarnya ini solusi kreatif di tengah keterbatasan anggaran dan kebutuhan SDM.
Konsepnya, adalah pegawai dengan kontrak lebih fleksibel, kerja sesuai kebutuhan, tapi tetap profesional dan punya gaji layak.

Kalau kata orang kantoran “Setengah waktu kerja, tapi jangan setengah hati”, dan kalau kata netizen. “Akhirnya, ada kerjaan resmi yang bisa cocok buat generasi multitasking yang bisa ngajar pagi, dan bisa jualan online sore”.

Inovasi ini bikin Palembang melangkah satu langkah di depan kota lain, bahkan BKN aja lagi ngelirik, sambil mungkin mikir, “Kok bisa ya, Palembang kepikiran duluan?”.

Satu lagi gebrakan yang bikin ASN senyum sumringah dari Ratu Dewa yakni tegas karena tak ada lagi perbedaan seragam antara PPPK, PNS, CPNS, semua sama.

Kalau dulu warna baju bisa nunjukin kasta birokrasi, sekarang semua kembali ke prinsip satu warna, satu semangat. Gak ada lagi yang bisa nyolot bilang, “Aku PNS, kamu PPPK”, karena kata Ratu Dewa, yang dinilai bukan status kepegawaian, tapi kualitas kerja dan dedikasi.

Kerja tulus

Bayangin kalau semua ASN bisa kerja tanpa gengsi, mungkin urusan surat izin usaha bisa selesai secepat pesan kopi di kafe, sebagai penutup acara, lima ASN teladan dikasih penghargaan, ada Camat, Lurah, Guru, Petugas Puskesmas, sampai staf BKPSDM.
Mereka bukan yang viral di TikTok atau punya follower ribuan, tapi punya satu hal yang langka di dunia birokrasi, yakni kerja tulus tanpa pamrih.

Salah satu guru dari Pulokerto bahkan sampai nangis waktu namanya dipanggil, katanya “Saya cuma kerja apa adanya, Pak”
Kalimat sederhana, tapi isinya berat. Di zaman orang sibuk cari sorotan, masih ada yang bekerja dalam diam kayak lilin yang rela meleleh buat terangin orang lain.

Oleh karena itu, dari kolom komentar media sosial sampai pelataran BKB, cerita Ratu Dewa ini jadi bukti kalau birokrasi bisa juga berubah, asal mau mendengar dan bukan cuma dengar atasan, tapi dengar rakyat.

Bahkan bukan juga cuma kerja paruh waktu, tapi kerja sepenuh hati, karena jika kata pepatah Palembang. “Air Musi bisa deras, tapi kalau dayungnya seirama, sampan pasti sampai ke tujuan”.

Begitulah harapan untuk ASN Palembang, biar langkahnya seirama, biar kerja bukan cuma soal absen, tapi soal pengabdian, dan kalau nanti Ratu Dewa buka instagram lagi, semoga komentarnya bukan lagi “Pak, kapan pelantikan?”, tapi “Pak, terima kasih, Palembang makin keren!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Angkat Bicara Terkait Luas Lahan Pertanian di Kabupaten OKI Turun

    Bupati Angkat Bicara Terkait Luas Lahan Pertanian di Kabupaten OKI Turun

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.426
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, OKI –  Bupati Ogan Komering Ilir [OKI] H. Iskandar, SE angkat bicara terkait dengan luas lahan pertanian di daerah turun sesuai metode perhitungan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut Ketua APKASI Regional Sumatera ini terkait dirilisnya data tersebut pihaknya akan semakin fokus untuk dalam upaya peningkatan produksi padi di OKI. Dia menjelaskan menurunnya luas […]

  • Kominfo Imbau Tak Sebar Konten Negatif Aksi Teror

    Kominfo Imbau Tak Sebar Konten Negatif Aksi Teror

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengimbau seluruh masyarakat tidak menyebarluaskan konten negatif yang berkaitan dengan aksi terorisme. Menurutnya, sembari menunggu penanganan dan mendukung kerja Kepolisian RI, setiap orang wajib menjaga ruang digital tetap bersih dan aman. “Saya meminta masyarakat tidak ikut posting atau menyebarluaskan konten foto, gambar, atau video korban aksi terorisme di media […]

  • Gempa Magnitudo 3,5 Terjadi di Tapanuli Selatan

    Gempa Magnitudo 3,5 Terjadi di Tapanuli Selatan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    GEMPA bumi bermagnitudo 3,5 terjadi di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, pada Senin malam, 9 Februari 2026, pukul 21.48.35 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di darat, sekitar 23 kilometer barat laut Tapanuli Selatan. Gempa terjadi pada kedalaman 3 kilometer. BMKG mencatat lokasi gempa berada pada koordinat 1,75 Lintang Utara dan […]

  • “Pasir Jadi Chip, Otak Jadi Aset: Asta Cita Naik Kelas!”

    “Pasir Jadi Chip, Otak Jadi Aset: Asta Cita Naik Kelas!”

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.053
    • 0Komentar

    KALAU dulu orang bilang, “rezeki datang dari tanah,” ya masuk akal  karena  bangsa kita dari dulu emang jago gali. Dari zaman nenek moyang sampai zaman scroll TikTok, hidupnya tak lepas dari urusan gali-menggali, seperti gali tambang, gali jalan, kadang juga gali alasan kalau target tak tercapai. Tapi saban tahun, bumi makin tipis, dan pikiran harus […]

  • Gubernur Ajak Masyarakat Perangi Covid, Vaksin Hanya Meminimalisir

    Gubernur Ajak Masyarakat Perangi Covid, Vaksin Hanya Meminimalisir

    • calendar_month Jumat, 5 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru kembali mengajak masyarakat untuk ikut berperang melawan Covid-19 dengan mengikuti vaksinasi yang telah menjadi program pemerintah. Sebab vaksinasi tersebut dimungkinkan dapat meminimalisir penularan covid-19. “Salah satu yang paling mungkin untuk mencegah penyebaran wabah itu adalah vaksin. Untuk itu, saya harapkan masyarakat tidak takut divaksin karena vaksin ini akan menambah imunitas […]

  • Jokowi -Ma’ruf Dilantik, PDIP Sumsel Gelar Acara Syukuran

    Jokowi -Ma’ruf Dilantik, PDIP Sumsel Gelar Acara Syukuran

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    PDIP Sumsel menggelar acara syukuran atas dilantiknya Joko Widodo [Jokowi] – Ma’ruf Amin menjadi Presiden -Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Acara syukuran tersebut di selenggarakan di Kantor DPD PDIP Sumsel, minggu malam akhir pekan ini. Menurut Wakil Ketua DPD PDIP Sumsel Santo Adjis selaku partai pengusung, PDIP patut mensyukuri keberhasilan yang dicapai dan kembali memimpin negara Indonesia. […]

expand_less
WordPress Archive Pixelpiernyc - Portfolio Creative Agency Freelancer WordPress Theme PixelYourSite Pro – Facebook pixel WordPress plugin Pixia – Showcase WordPress Theme PixieHuge | eSports Gaming Theme For Clans & Organizations Pixion – Developer Portfolio WordPress Theme Pixlab – Agency WordPress Theme Pixwell - Magazine WordPress Pizza House – Restaurant / Cafe / Bistro WordPress Theme Pizzaro – Fast Food & Restaurant WooCommerce Theme Pizzeria Trattoria – Italian Restaurant Elementor Template Kit