Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kuliah Gratis Belum Berlaku, Tapi Lebih dari 28 Persen Mahasiswa PTN Sudah Dapat Afirmasi

Kuliah Gratis Belum Berlaku, Tapi Lebih dari 28 Persen Mahasiswa PTN Sudah Dapat Afirmasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 42 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Wacana pendidikan tinggi gratis di perguruan tinggi negeri (PTN) terus bergulir. Namun, sebelum kebijakan tersebut benar-benar diterapkan secara menyeluruh, pemerintah menyebut sebagian mahasiswa PTN saat ini sudah mendapatkan dukungan biaya pendidikan melalui berbagai skema afirmasi.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dilaman resmi kemdiktisaintek mengungkapkan, mahasiswa dari kelompok ekonomi tidak mampu telah mendapat dukungan pemerintah. Bahkan, mahasiswa yang memperoleh afirmasi dengan kontribusi biaya sangat rendah hingga tanpa biaya disebut telah mencapai lebih dari 28 persen di PTN.

Artinya, pendidikan tinggi gratis secara menyeluruh memang belum diberlakukan, tetapi skema bantuan dan keringanan biaya bagi kelompok tertentu sebenarnya sudah berjalan.

Pemerintah kini tengah mengkaji kemungkinan memperluas dukungan tersebut hingga pendidikan tinggi negeri dapat diakses lebih banyak masyarakat tanpa terbebani biaya kuliah.

Tak Hanya Hapus Biaya Kuliah

Rencana pendidikan tinggi gratis tidak serta-merta dapat diterapkan hanya dengan menghapus biaya yang dibayarkan mahasiswa.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) masih menghitung kebutuhan pembiayaan untuk setiap mahasiswa di PTN.

Pemerintah juga memetakan kondisi masing-masing perguruan tinggi, termasuk jumlah mahasiswa dan kebutuhan biaya penyelenggaraan pendidikan.

Perhitungan tersebut diperlukan untuk mengetahui berapa besar anggaran yang harus disiapkan negara apabila seluruh PTN nantinya dapat digratiskan.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan, arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pendidikan negeri gratis telah ditindaklanjuti dengan kajian mengenai standar pembiayaan mahasiswa di seluruh PTN.

“Kami sudah mulai menghitung juga bagaimana kebutuhan yang standar per mahasiswa untuk seluruh PTN. Kita sudah kalkulasi,” ujar Brian usai menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (21/9).

Dengan demikian, pemerintah saat ini masih berada pada tahap penghitungan dan pemetaan kebutuhan, bukan pada tahap penerapan pendidikan tinggi gratis secara menyeluruh.

Kelompok Tak Mampu Sudah Mendapat Dukungan

Di tengah pembahasan kuliah gratis, pemerintah juga menegaskan bantuan untuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu bukan sesuatu yang baru dimulai.

Menurut Brian, mahasiswa yang berada dalam kelompok desil 1 hingga 4 di PTN telah mendapatkan dukungan beasiswa. Selain itu, jumlah mahasiswa yang memperoleh afirmasi dengan kontribusi biaya sangat rendah hingga tanpa biaya telah mencapai lebih dari 28 persen di PTN.

Skema yang sudah berjalan menjadi salah satu bagian yang sedang dievaluasi pemerintah dalam merancang kebijakan pendidikan tinggi ke depan.

Pemerintah ingin memastikan perluasan akses pendidikan tidak hanya berbicara terkait biaya kuliah saja, melainkan juga menyasar mahasiswa yang memang membutuhkan bantuan.

“Intinya, kita ingin optimal dan kita ingin memastikan akses perguruan tinggi itu semuanya bisa diikuti oleh mereka-mereka yang memang tidak mampu,” tutur Brian.

Lalu, Kapan Kuliah Gratis Bisa Berlaku?

Pertanyaan berikutnya adalah kapan pendidikan tinggi negeri gratis dapat benar-benar diterapkan. Untuk hal itu, pemerintah belum menetapkan seluruh PTN akan langsung menerapkan pendidikan gratis pada satu waktu.

Kemdiktisaintek masih menyiapkan beberapa kemungkinan. Jika hasil perhitungan menunjukkan seluruh kebutuhan dapat dipenuhi, penerapan secara menyeluruh dapat dipertimbangkan.

Namun, jika belum memungkinkan, pemerintah membuka kemungkinan penerapan secara bertahap. Brian menambahakan skenario itu dapat mencakup tahapan pada 2027, 2028 hingga 2029.

“Nanti tentu pada kesempatan pertama kami akan melaporkan kepada Bapak Presiden hitungan-hitungan kebutuhan untuk dapat menggratiskan seluruh PTN,” kata Brian.

Menurut dia, tahapan implementasi akan disesuaikan dengan hasil penghitungan kebutuhan pembiayaan dan kondisi yang ada.

KIP Kuliah Masih Menjadi Bagian dari Skema Bantuan

Sambil mengkaji kebijakan pendidikan tinggi gratis, pemerintah juga masih menjalankan berbagai instrumen bantuan pendidikan, salah satunya Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).

Program tersebut menjadi salah satu instrumen untuk membantu mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Apalagi, arah kebijakan pendidikan tinggi gratis ke depan tidak berdiri sendiri, sebab pemerintah masih harus menentukan bagaimana skema yang sudah berjalan, seperti bantuan afirmasi dan KIP Kuliah, akan ditempatkan apabila kebijakan pendidikan tinggi gratis diterapkan lebih luas.

Persoalannya bukan hanya berapa mahasiswa yang akan dibebaskan dari biaya, tetapi juga berapa kebutuhan anggaran untuk menjaga agar perguruan tinggi tetap dapat menyelenggarakan pendidikan secara berkelanjutan.

Pemerintah Masih Menghitung Besarnya Kebutuhan

Intinya, angka lebih dari 28 persen itu merupakan gambaran dukungan biaya pendidikan bagi kelompok tertentu sebenarnya sudah berlangsung di PTN. Namun, memperluas skema menjadi pendidikan tinggi gratis untuk seluruh mahasiswa membutuhkan perhitungan yang jauh lebih besar.

Pemerintah harus mengetahui kebutuhan biaya setiap mahasiswa, kondisi masing-masing PTN, jumlah mahasiswa, hingga kemampuan anggaran negara. Hasil penghitungan tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Presiden sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan skema dan tahapan kebijakan.

Dengan kata lain, kuliah gratis di PTN belum menjadi kebijakan yang berlaku untuk semua mahasiswa. Yang sedang berlangsung saat ini adalah proses menyiapkan dasar pembiayaan agar jika kebijakan tersebut diterapkan, pemerintah memiliki perhitungan mengenai kebutuhan anggarannya. Sementara menunggu keputusan lebih lanjut, dukungan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap berjalan melalui berbagai skema yang sudah tersedia. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salurkan 1.000 Al – Qur’an dan Juz Amma

    Salurkan 1.000 Al – Qur’an dan Juz Amma

    • calendar_month Minggu, 6 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.807
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Sebagai bentuk apresiasi atas jasa para Ustadz dan Ustadzah dalam mencetak generasi Qurani. Gubenur Sumsel H Herman Deru membagikan 1.200 kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk  ustadz dan ustadzah Se Kota Palembang. “Pemerintah Provinsi melalui Dinas Ketenagakerjaan  memberikan perlindungan kepada ustad dan ustadzah dengan memberikan kartu BPJS ketenagakerjaan.  Pemprov Sumsel  berusaha hadir memberikan perhatian atas […]

  • Kemunculan Berita Partai Politik Baru di Era Disrupsi Jelang Pemilu 2024

    Kemunculan Berita Partai Politik Baru di Era Disrupsi Jelang Pemilu 2024

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.340
    • 0Komentar

    MENJELANG pemilu tahun 2024 terdapat namanya era disrupsi yang terjadi saat ini, berbagai masalah muncul dalam dunia perpolitikan negara ini. Disrupsi merupakan suatu kondisi di mana terjadinya suatu perubahan secara mendasar yang dapat memunculkan perubahan yang baru. Disruption mengambil alih teknologi lawas yang dilakukan oleh serba fisik dengan teknologi digital yang menghasilkan sesuatu yang lebih modern, […]

  • SMPN 4 Ditunjuk Untuk Terapkan Boarding School, Pemkot Pagar Alam Bakal Subsidi Siswa Yang Lulus Seleksi

    SMPN 4 Ditunjuk Untuk Terapkan Boarding School, Pemkot Pagar Alam Bakal Subsidi Siswa Yang Lulus Seleksi

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Pagar Alam berencana bakal memberi subsidi kepada siswa yang lulus seleksi di SMPN 4 setelah SMPN tersebut  menjadi satu-satunya ditunjuk, untuk menerapkan sistem boarding school dengan memberikan fasilitas asrama untuk siswanya. Boarding school dirikan  memiliki kelas berprestasi, gunanya untuk menampung siswa-siswa yang berprestasi, akan mendapatkan beasiswa, seperti gratis sekolah selama 3 tahun serta  biaya […]

  • Sandal Jepit ke Sepatu Ekspor, BPIP Sidoarjo Buka Jalan

    Sandal Jepit ke Sepatu Ekspor, BPIP Sidoarjo Buka Jalan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.197
    • 0Komentar

    NGOMONGIN alas kaki, kita tuh bangsa yang unik, dari yang cuma pake sandal jepit buat beli Indomie di warung, sampai yang sepatu pantofel-nya kinclong buat kondangan. Pokoknya, kaki rakyat Indonesia tuh nggak pernah telanjan, selalu ada sol-nya. Nah, kabar baiknya, sol itu sekarang bukan cuma buat nginjek tanah, tapi juga buat nginjek pasar dunia! Sidoarjo […]

  • Agar Bersaing Di Pasaran, OKI Bantu Fasilitasi Sertifikat Halal, Apa Manfaatnya ?

    Agar Bersaing Di Pasaran, OKI Bantu Fasilitasi Sertifikat Halal, Apa Manfaatnya ?

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kabupaten OKI mendorong produk UMKM di OKI mampu bersaing di pasar ofline maupun online. Untuk itu Pemkab memfasilitasi sertifikasi halal bagi 17.532 pelaku UMKM di OKI sebagai syarat menembus market place. “Fasilitasi sertifikat halal dari MUI ini menjadi salah satu kebutuhan para […]

  • Jelang Nataru, Pemerintah Perkuat Jaringan Internet

    Jelang Nataru, Pemerintah Perkuat Jaringan Internet

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Pandemi mengubah gaya hidup masyarakat, di antaranya aktivitas digital yang kian menjadi kebutuhan. Terlebih pada momen hari raya atau libur nasional, di mana masyarakat masih harus membatasi mobilitas. Akibatnya, komunikasi dan interaksi lebih banyak menggunakan fasilitas daring atau dalam jaringan. Mengantisipasi meningkatnya kebutuhan akses internet pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang, pemerintah bekerja […]

expand_less
WordPress Archive Tritmix – Fashion Elementor WooCommerce Theme Triump - Life Coach & Motivator Elementor Template Kit Troof – Roofing Service Elementor Template Kit Trophy – Soccer and Football Club WordPress Theme Trotol – Renovation Elementor Template Kit Trucking-Transportation & Logistics HTML Template TruckPress – Logistics & Transportation WP Theme Truder – CCTV Security Service Elementor Template Kit True Mag | WordPress Theme for Video and Magazine TrueBooker – Appointment Booking & Scheduler Plugins for WordPress