Cuma Beda 0,007 Poin, Eugenia Diva Widodo Bawa Pulang Perunggu
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : kemenpora.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID, AICHI – Perburuan podium nomor Changquan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung sangat ketat. Berdasarkan laporan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Eugenia Diva Widodo harus puas membawa pulang medali perunggu setelah mencatat nilai 9,706 di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Senin (21/9).
Eugenia hanya terpaut 0,004 poin dari atlet Makau, Sou CM, yang mengamankan medali perak dengan nilai 9,710. Sementara medali emas menjadi milik Sham HYL dari Hongkong setelah mengumpulkan 9,713 poin.
Dengan selisih yang sangat tipis tersebut, posisi tiga besar nomor Changquan nyaris tak berjarak. Total perbedaan nilai antara peraih emas dan perunggu bahkan hanya 0,007 poin.
Hasil itu belum sesuai dengan target utama kontingen Indonesia yang membidik medali emas. Namun, capaian Eugenia tetap mendapat apresiasi dari Menpora Erick Thohir yang hadir langsung menyaksikan pertandingan.
“Tentu apresiasi kepada para atlet yang sudah berjuang mendapatkan perunggu, perak, luar biasa,” ujar Erick Thohir seusai pertandingan, seperti dikutip dalam laporan Kemenpora.
Bagi Eugenia sendiri, hasil tersebut tetap menjadi sesuatu yang patut disyukuri. Ia merasa puas karena nilai yang didapat di pertandingan merupakan hasil dari proses latihan yang selama ini dijalaninya.
“Hari ini puas banget, hasilnya ini adalah apa yang aku latih hari ini,” kata Eugenia.
Ia mengakui persaingan di nomor Changquan berlangsung ketat. Lawan-lawan yang dihadapinya memiliki kualitas tinggi, sementara perbedaan nilai di antara para peserta sangat tipis.
“Lawan cukup bagus dan berlangsung ketat. Bahkan nilainya beda tipis-tipis. Tapi aku berusaha rileks,” ujarnya.
Eugenia pun memilih menjadikan hasil tersebut sebagai bagian dari proses menuju kompetisi berikutnya.
“Ini adalah langkah untuk menatap kompetisi selanjutnya. Terima kasih atas dukungan dan doanya,” pungkasnya. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
