Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » BPS  Umumkan Penduduk Miskin Sumsel Turun Jadi 12,79 Persen 

BPS  Umumkan Penduduk Miskin Sumsel Turun Jadi 12,79 Persen 

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
  • visibility 683
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat pada kurun satu tahun terakhir September 2020-September 2021 angka kemiskinan Sumatera Selatan turun sebesar 0,19 persen poin dari 12,98 persen menjadi 12,79 persen.

Kepala BPS Provinsi Sumsel melalui Humas BPS Provinsi Sumsel Trio Wira Dharma
membenarkan  jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumsel turun menjadi 12,79 persen.

“Sebetulnya daerah termiskin itu tidak fair untuk diperingkatkan, karena kategori kemiskinan itu bukan hanya dilihat dari kondisi kemiskinan itu saja, bisa juga dari kriteria ekonomi yang lainnya. BPS sendiri tidak melakukan pemeringkatan,” ungkapnya saat diwawancarai, Kamis (24/2) sore.

Lebih jauh Trio menguraikan, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2020 sebesar 12,52 persen turun menjadi 12,36 persen pada Maret 2021 dan turun menjadi 11,99 persen pada September 2021.

Peranan kelompok makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan kelompok bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan).

“Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan (GKM) terhadap Garis Kemiskinan (GK) September 2021 tercatat sebesar 74,16 turun jika dibandingkan kondisi Maret 2021 sebesar 74,45 persen, dan turun jika dibandingkan kondisi September 2020 yang sebesar 74,49 persen,” tuturnya.

Sementara komoditas  makanan yang berpengaruh besar terhadap Garis Kemiskinan di perkotaan relatif sama dengan di perdesaan, diantaranya adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras, gula pasir, mie instan, kopi bubuk & kopi instan (sachet), dan roti.

Sedangkan komoditas bukan makanan adalah perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi.

“Jadi persentasenya, selama  enam bulan turun 0,19 %, itu sudah sangat cukup karena kondisi kita pandemi covid,  kemudian pertumbuhan ekonomi kita sudah mulai naik itu bagi BPS sudah menjadi suatu progres yang cukup,” katanya.

Lebih jauh Trio menjelaskan Untuk mengukur kondisi penduduk miskin di Provinsi Sumsel yang meliputi 17 kabupaten/kota, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar basic needs approach. Dimana melalui pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.

“Dengan pendekatan ini, dapat dihitung Headcount Index, yaitu persentase penduduk miskin terhadap total penduduk,” imbuhnya.

Sedangkan untuk Penghitungan Garis Kemiskinan dilakukan secara terpisah untuk daerah perkotaan dan perdesaan. Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan.

“Garis Kemiskinan Makanan (GKM) merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2100 kalori per kapita perhari,” pungkasnya.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jambi Akan Tindak Tegas Kendaraan Lebihi Kapasitas

    Polda Jambi Akan Tindak Tegas Kendaraan Lebihi Kapasitas

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 557
    • 0Komentar

    DIRLANTAS Polda Jambi dan jajaran akan melaksanakan razia kendaraan yang melebihi muatan atau over loading pada tanggal 16 November 2021. Pelaku pelanggaran over loading atau kelebihan muatan ini akan ditindak tegas berdasarkan pasal 307 UU Tahun 2009. Kapolda Jambi, Irjen. Pol. Albertus Rachmad Wibowo, S.I.K., M.I.K., melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Mulia Prianto, […]

  • Izin Berbelit-Belit Bikin Dunia Properti Lesu

    Izin Berbelit-Belit Bikin Dunia Properti Lesu

    • calendar_month Senin, 26 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.077
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah kalangan termasuk DPR RI menilai masih didapatinya perizinan di daerah yang berbelit-belit menjadi salah satu faktor penghambat tumbuhnya sektor properti yang saat ini tengah dilanda kelesuan. Anggota Komisi IV DPR RI dari Partai Gerindra, Edi Prabowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu mengatakan perizinan birokrasi yang berbelit-belit akan menghambat iklim investasi […]

  • Agar Bebas Narkoba, ASN Kejari Pagar Alam Tes Urine

    Agar Bebas Narkoba, ASN Kejari Pagar Alam Tes Urine

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 993
    • 0Komentar

    SEDIKITNYA 20 pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagaralam dites urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pagaralam yang dipusatkan di Kantor Kejari, kemarin. Kepala Kejari Pagaralam, M Zuhri SH MH mengatakan, kegiatan ini merupakan perintah langsung dari Kejagung. Selain itu tentunya sebagai warga negara yang taat hukum dan aturan kegiatan seperti ini sangat berguna bagi semua […]

  • Masyarakat Harus Waspada, Sekarang Ini Banyak Penipuan Investasi

    Masyarakat Harus Waspada, Sekarang Ini Banyak Penipuan Investasi

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    SEKARANG ini marak tawaran investasi dengan keuntungan yang menggiurkan, mereka yang lengah akan mudah tergiur dan penanaman modal tersebut belum tentu memiliki izin. Oleh karena itu masyarakat perlu lebih teliti sebelum mengikuti program investasi tertentu. Apalagi kini juga muncul trading dengan pola yang lebih mudah dan bisa diakses dengan cepat. Sudah banyak korban baik merek […]

  • HD Minta Poltekpar Kembangkan Wisata Religi di Sumsel

    HD Minta Poltekpar Kembangkan Wisata Religi di Sumsel

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru menghimbau kepada Politeknik Pariwisata Palembang (Poltekpar) dapat mengambil peran dalam pengembangan potensi pariwisata di Sumsel dengan bekerjasama dinas terkait. Dia menilai dengan adanya Sumber Daya Manusia (SDM) Poltekpar potensi kepariwisataan di Sumsel dapat lebih berkembang. Bicara Pariwisata, kata HD tentu Sumsel cukup bangga dan bersyukur karena sumber daya alam (SDA) […]

  • “Ngopi Bukan Sekadar Gaya, Tapi Cara Ekonomi Rakyat Bertahan di Palembang”

    “Ngopi Bukan Sekadar Gaya, Tapi Cara Ekonomi Rakyat Bertahan di Palembang”

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.550
    • 0Komentar

    DI SAAT banyak bisnis megap-megap karena harga bahan pokok naik, cuaca nggak jelas, dan tagihan listrik bikin jantung jedag-jedug, ada satu aroma yang tetap bikin orang betah, ialah aroma kopi.Ya, kopi itu, si biji ajaib yang bisa bikin orang dari yang galau jadi produktif, dari yang ngantuk jadi ceramahin dunia. Dan, ajaibnya lagi, justru di […]

expand_less
WordPress Archive Bookshelf for Real3D Flipbook Addon Bookshop Storefront WooCommerce Theme Bookup Book Store Elementor Template Kit Bookworm – Bookstore & Bookshop WooCommerce Theme Boom – Single Product Shopify Theme BoomBox – Viral Magazine WordPress Theme Boomi – Environment & Ecology WordPress Theme Boos – Business Elementor Template Kit Boosin – Book Store WordPress Theme Boosted Elements – Page Builder Add-on for Elementor