Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Gangga

Gangga

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
  • visibility 2.049
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

 

BELUM hilang rasa takjubku ketika bisa melihat sungai suci ini secara langsung tiba tiba seorang laki laki paruh baya datang menghampiri dan memijat lenganku, terlihat mulutnya komat kamit mengucapkan sesuatu entah doa atau mantra.

Aku yang belum tau apa gerangan yang terjadi tiba tiba terkejut ketika laki -laki paruh baya tersebut mengatakan sesuatu sambil melakukan bahasa isyarat meminta uang, tentu saja aku menolak mentah mentah permintaannya dan segera berlalu dari hadapannya, walaupun jika boleh jujur aku cukup menyesal melakukan hal tersebut. Rasanya bukanlah hal yang berat jika aku mau berbagi rezeki kepadanya.

Siang itu udara di tepi ungai Gangga cukup terasa menyengat, badanku masih terasa letih karena baru melakukan perjalanan belasan jam dari Kota Kalkuta, namun rasa takjub sungguh menghilangkan rasa letih tersebut.

 

 

Tampak di hadapanku kini sungai yang sangat ternama membentng sejauh mata memandang, Gangga adalah nama seorang Dewi dalam agama Hindu yang dipuja sebagai dewi kesuburan dan pembersih segala dosa dengan air suci yang dicurahkannya.

Dewi Gangga sering dilukiskan sebagai wanita cantik yang mencurahkan air di dalam guci. Umat Hindu percaya bahwa jika mandi di sungai Gangga pada saat yang tepat akan memperoleh pengampunan dosa dan memudahkan seseorang untuk mendapat keselamatan.

Dari mulai matahari bersinar di ufuk timur hingga tenggelam di ufuk barat, berbondong bondong manusia silih berganti memadati sungai ternama ini, ada yang memanjatkan doa, membersihkan diri, sekedar memanjakan mata, hingga melihat proses kremasi.

 

 

Matahari perlahan tenggelam di ufuk barat, langit kemudian terlihat gelap. Para pengunjung terlihat semakin ramai untuk melakukan Puja Arti sebuah ritual memanjatkan doa dan puja puji pada sungai suci ini.

Arti adalah ritual renungan yang menggunakan api sebagai persembahan. Biasanya dibuat dalam  sebuah cawan yang berisi bunga dan lilin yang menyala, cawan tersebut lalu dihanyutkan ke sungai. Persembahan ini dibuat untuk Dewi Gangga, yang juga disebut sebagai Maa Ganga, dewi sungai tersuci di India.

Beberapa saat kemudian satu persatu pengunjung mulai meningalkan tempat ini, mataku mulai tarasa ngantuk, badan pun sudah terasa letih, segera aku bersiap kembali menuju penginapan untuk beristirahat.

 

 

Hari mulai berganti pagi, Langit terlihat berwarna cerah sementara sinar mentari pagi itu lembut menyapaku. Untuk kesekian kalinya aku berada di atas sampan menyusuri sungai ini. Tampak di sepanjang tepian sungai para pengunjung sedang khusuk menjalankan ritual agama sementara lainnya tengah asik membersihkan diri.

Seorang pemuda berusia 16 tahun yang kusapa dengan Babu (Babu dalam bahasa Hindi berarti anak anak) kini berada di hadapanku, ia dengan cekatan membawaku dengan sampan miliknya menyusuri sungai ternama ini, sepanjang jalan kami banyak bercerita, ia pun sempat bertanya dari mana aku berasal.

 

 

“Hei apakah kamu melihat tempat pembakaran mayat di sebelah sana?”, ucap pria muda berkulit sawo matang ini. “Iya tentu aku melihatnya”, jawabku. “Apakah kau melihat seorang laki laki tua yang sedang mendulang emas?”, tanyanya lagi “Haaah emas? Emas dari mana? Laki laki mana yang kau maksud?”, tanyaku heran.

Babu lalu menunjuk seorang laki laki paruh baya yang tengah bertelanjang dada, “Laki laki itu tengah mendulang emas tak jauh dari tepi sungai”, aku akhirnya melihat laki laki paruh baya yang ia maksud tengah sibuk mendulang emas.

Tak jauh darinya terlihat soerang pria berkemeja lengan pendek berwarna putih tengah memasukan air sungai ke dalam mulut jenazah menggunakan lengannya.

 

 

“Emas dari mana? Apakah di sungai ini terdapat emas?”, tanyaku heran, “Laki laki tua itu sedang mendulang emas dari jenazah jenazah yang telah dibakar, sewaktu dibakar para jenazah tersebut mengenakan perhiasan emas, setelah jenazah tersebut menjadi abu, abu tersebut nantinya aku disebarkan di sungai ini, nah saat itulah para pendulang emas itu bekerja,” begitu jawab pria muda ini.

India sebagai negara yang menyandang predikat jumlah penduduk terpadat ke 2 di dunia, dengan jumlah populasi sekitar 1,3 milyar tentunya cukup sulit untuk mengais rezeki, segala bentuk pekerjaan yang mendatangkan uang tentunya akan segera dihadapi, seperti halnya yang saat ini ada di depan mataku.[***]

 

Penulis  :Musafir Rock N Roll

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tol-palindra

    Menag Sebut Dana Haji Boleh Digunakan Untuk Investasi Infrastruktur

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    Dana setoran haji /setiran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) boleh digunakan untuk investasi infrastruktur asalkan memenuhi prinsip-prinsip syariah, aturan konstitusi dan aturan fikih.

  • Muba Lantik 14 Orang Pejabat Administrasi – CPNS PTT Kemenkes

    Muba Lantik 14 Orang Pejabat Administrasi – CPNS PTT Kemenkes

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] Drs H Apriyadi MSi melantik 2 orang Pejabat Administrasi, 3 orang Pegawai Negeri Sipil Lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, 2 orang IPDN Kementerian Dalam Negeri, dan Peresmian Pengangkatan 7 orang CPNS PTT Kementerian Kesehatan, di Aula Dinas Kesehatan Muba, Jumat (17/5/2019). Adapun dua orang Pejabat Administrasi di Lingkungan Pemkab Muba […]

  • Pelantikan MUI OKI, Ini Asa Wabup OKI

    Pelantikan MUI OKI, Ini Asa Wabup OKI

    • calendar_month Kamis, 2 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Ulama merupakan mitra strategis bagi pemerintah untuk mewujudkan kerukunan dan menyukseskan pembangunan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menjadi wadah musyawarah para ulama, zuama dan cendekiawan muslim dalam merumuskan dan menetapkan fatwa telah berkontribusi besar dalam pembangunan negara dan juga daerah, termasuk Kabupaten Ogan Komering Ilir. “MUI ini merupakan organisasi yang besar, Keberadaan MUI memiliki […]

  • SMK Sumbang Pengangguran Sangat Besar, Sandiaga Uno : Daerah Harus Lebih Serius Kembangkan Kewirausahaan

    SMK Sumbang Pengangguran Sangat Besar, Sandiaga Uno : Daerah Harus Lebih Serius Kembangkan Kewirausahaan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 767
    • 0Komentar

    PEMERINTAH daerah dihimbau lebih serius mengembangkan kewirausahaan untuk masyarakatnya guna menekan angka pengangguran. Hal itu disampaikan Founder OK OCE H Sandiaga Uno saat memberikan dialog kewirausahaan dan Launching Program of Goes to School dan Campus di Opi Mall, kemarin. Apalagi, kata mantan Cawapres ini, kelompok yang paling banyak menyumbang pengangguran terbesar di Indonesia tersebut berasal dari SMK. […]

  • Mawardi Yahya Buka Perkemahan Gema Muhammadiyah

    Mawardi Yahya Buka Perkemahan Gema Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.287
    • 0Komentar

    SALAM Pramuka….!, demikian salam lantang yang diucapkan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel Ir. H Mawardi Yahya di hadapan ratusan peserta  Perkemahan Gema Muhammadiyah (PGM) ke -15  Tahun 2019 Se- Sumatera di bumi perkemahan Cadika, Rabu (11/9/2019). Sebagai pembina upacara pada pembukaan PGM Mawardi Yahya yang juga Wakil Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Daerah Sumsel mengucapkan selamat datang […]

  • KKP hentikan dua operasional proyek PMA di  Morowali

    KKP hentikan dua operasional proyek PMA di Morowali

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.618
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- MOROWALI, – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan dua operasional proyek Penanaman Modal Asing (PMA) pembangunan jetty yang tidak dilengkapi dengan dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) di Morowali, Sulawesi Tengah. Penyegelan pembangunan jetty seluas 3,49 hektare milik PT MBN dan 2,25 hektare milik PT ADP dilakukan pada Rabu, 18 Desember 2024 […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce POS Stripe Reader M2 Integration WooCommerce PostPaid – Buy Now Pay Later WooCommerce Pre Order | Pre Booking | Pre Release Purchase WooCommerce Pre-Orders WooCommerce PrePurchase Woocommerce Price by Customer and User Roles WooCommerce Price by Unit – Length, Area, Weight & Volume Calculator WooCommerce Print Invoices & Packing Lists WooCommerce Print Products (PDF) WooCommerce Private Store – Shop For Registered Users Plugin