Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » Dari Apel ke Aksi, Biar Seragam Jalan, Semangat Jangan Diam

Dari Apel ke Aksi, Biar Seragam Jalan, Semangat Jangan Diam

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 625
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SETIAP bulan, para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkumpul di halaman Kantor Gubernur. Bajunya rapi, barisnya teratur, semangatnya… yah, tergantung semalam begadang ngerjain laporan atau nonton sinetron.

Kemarin, Sekda Sumsel H. Edward Candra memimpin apel gabungan sambil ngebutkan peringatan keras tapi elegan “Budaya kerja autopilot harus kita akhiri!”

Jlebb…..kalimat itu nendang kayak sambel bawang tengah malam sederhana, tapi bikin melek.

Pak Sekda kayaknya udah eneg lihat pola kerja yang “ngantor tapi gak nyantol”. Jabatan ado, anggaran ado, tapi hasil dan dampaknya masih samar-samar kayak kabut di Bukit Siguntang”. “Kapan terakhir kali ngerasa bangga sama hasil kerja sendiri?”

Hal itu, bukan soal hadir apel atau enggak, karena soal kerja yang udah terlalu nyaman di zona formalitas. Kita kerja seperti naik mobil matic kaki tinggal injak gas, tapi gak sadar mobilnya muter-muter di bundaran kantor OPD.

Padahal, APBD 2025 udah jalan, tapi serapan anggaran baru 27,32%. Ibarat punya kompor tapi air tak pernah mendidih,  cuma numpang lewat tanpa kehangatan di masyarakat.

Dalam amanatnya, Pak Edward minta semua ASN mulai melepaskan kebiasaan “tunggu perintah, baru gerak”, beliau bilang “Kami butuh ASN yang punyo ide”.

Tapi jujur bae, inovasi itu dak segampang bilang “ayo berinovasi!”.
Inovasi butuh SDM yang memang kreatif dan mau belajar, pemimpin yang ngasih ruang gerak, bukan ruang rapat doang, sistem yang gak ngebunuh semangat lewat birokrasi berlapis kayak lapis legit

Contoh dari daerah lain Surabaya  dengan e-Musrenbang dan kampung mandiri, warga diajak ikut nyusun program, bukan cuma nerima hasil, Estonia  hampir semua layanan pemerintah bisa online. Gak pake tanda tangan basah, Seoul, Korea Selatan  gunakan aplikasi mVoting agar warga bisa sumbang suara ke kebijakan lokal.

Nah, Sumsel biso kok!, tapi butuh “mode kerja” baru dari autopilot ke autopassion, Simon Sinek, pakar kepemimpinan asal Inggris-Amerika yang buku-bukunya jadi rujukan pemimpin dunia, dalam bukunya Start With Why (2009), Sinek menjelaskan “Working hard for something we don’t care about is called stress.Working hard for something we love is called passion” – Simon Sinek, Start With Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action (2009)

ASN yang kerja hanya karena rutinitas, absen, dan takut ditegur, lama-lama akan lelah. Tapi ASN yang kerja karena cinta, karena rasa memiliki terhadap kemajuan daerahnya  akan bertahan bahkan ketika fasilitas pas-pasan dan tekanan besar.

“Kito harus balik tanyo “Ngapo aku kerja di sini?”, kalau jawabannya cuma karena butuh gaji, ya sudah… siap-siap stress, tapi kalau karena yakin bisa bawa manfaat itulah passion.

Pak Sekda juga menyinggung etika dan sikap ASN yang mulai dilaporkan arogan, jangan sampe ASN kite lebih galak dari Pak RT pas nagih iuran.

Apel itu penting. Tapi yang lebih penting adalah apa yang terjadi setelah apel selesai, apakah semangatnya dibawa ke ruang kerja?, apakah koordinasi jadi lebih padu?, dan apakah ide baru bermunculan, atau justru hilang karena rapat yang kelamaan?. Kalau jawabannya “enggak”, maka maaf… itu bukan apel kinerja, tapi apel pamer seragam.

Setidaknya perlu bikin panggung ide ASN muda tiap bulan, bukan cuma panggung baris-berbaris, publikasikan capaian tiap OPD secara visual dan interaktif (bisa lewat IG, web, atau infografis di kantor lurah). Terapkan sistem reward yang real, bukan cuma piagam, tapi juga peluang promosi dan studi banding. Dan, plis… kasih ruang kerja kreatif. Ruang meeting jangan cuma buat rapat, tapi juga buat kolaborasi lintas bidang

Kita ubah apel bulanan dari acara simbolik jadi titik lompatan reformasi. ASN Sumsel bukan kekurangan tenaga. Kadang hanya kurang denger musik semangat. “Jangan tunggu apel bulan depan untuk berubah. Mulai dari meja kerja kita hari ini”

Kalau bisa, jangan cuma kerja, tapi kerja karena cinta.
Biar cape-nya enak, hasilnya mantap, dan rakyatnya senang. Kutipan lokal “Hidup itu seperti masak pindang—perlu sabar, perlu rasa, dan jangan lupa bawang putih” – Mamak kito, dari dapur ke depan kantor camat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gencar Lindungi Perempuan dan Anak, Pemkab Muba Peroleh Hibah Mobil dari Kemen-PPPA

    Gencar Lindungi Perempuan dan Anak, Pemkab Muba Peroleh Hibah Mobil dari Kemen-PPPA

    • calendar_month Kamis, 20 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Sekayu-Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) akan menghibahkan Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak (MOLIN) dan Motor Perlindungan Perempuan dan Anak (TORLIN) untuk Dinas Pemberdayaan Perempuandan Perlindungan Anak di 114 Kabupaten/Kota di Indonesia, dan salah satunya daerah yang terpiilih yakni Kabupaten Musi Banyuasin. Pemberian Molin dan Torlin tersebut merujuk pada Surat Keputusan Menteri Pemberdayaan Perempuan […]

  • HYCU® Dinobatkan sebagai Visioner dalam Gartner® Magic Quadrant™ 2023 untuk Solusi Perangkat Lunak Pencadangan dan Pemulihan Perusahaan

    HYCU® Dinobatkan sebagai Visioner dalam Gartner® Magic Quadrant™ 2023 untuk Solusi Perangkat Lunak Pencadangan dan Pemulihan Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 928
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Boston, Massachusetts, Agustus 09, 2023 (GLOBE NEWSWIRE) — HYCU, Inc., perusahaan layanan perlindungan data multi-cloud dengan pertumbuhan tercepat di dunia, hari ini mengumumkan, untuk tahun kedua berturut-turut telah dinobatkan sebagai Visioner dalam Gartner Magic Quadrant tahun ini untuk Solusi Perangkat Lunak Pencadangan dan Pemulihan Perusahaan. HYCU menyederhanakan perlindungan data lokal dan multi-cloud untuk […]

  • “Rumah Tapak Pak Tapek: Ketika Kredit Perumahan Membuat Tapir Ikut Nabung”

    “Rumah Tapak Pak Tapek: Ketika Kredit Perumahan Membuat Tapir Ikut Nabung”

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 682
    • 0Komentar

    (Kisah Kredit, Keripik, dan Kejutan Renovasi Bersubsidi) DI sebuah kelurahan yang belum ada di Google Maps, Kelurahan Girang-Garung, tinggallah seorang tokoh legendaris bernama Pak Tapek. Ia adalah mantan pemain bola tarkam yang kini banting setir jadi calon penghuni rumah subsidi. “Sudah waktunya saya punya rumah, bukan numpang di pojok warung kopi terus,” ujar Pak Tapek […]

  • Mari Bersama Cegah Covid, Jangan Lengah, Pandemi belum Berakhir

    Mari Bersama Cegah Covid, Jangan Lengah, Pandemi belum Berakhir

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    INDONESIA kembali menerima kedatangan 1 juta dosis vaksin Sinovac dukungan dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada Selasa (26/10/2021). Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harmadi, menyatakan kedatangan 1 juta vaksin ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir. “Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” kata Sonny Harmadi dalam konferensi pers […]

  • Kenalkan Budaya Sumsel ke Negeri Piramida

    Kenalkan Budaya Sumsel ke Negeri Piramida

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.112
    • 0Komentar

    JIKA tak ada aral melintang, Gubernur Sumsel H.Herman Deru akan menghadiri undangan silaturahmi dari Keluarga Masyarakat Sumatera Selatan (KEMSS) Mesir, pada bulan April 2020 mendatang. Selain mengecek aset Pemprov, agenda kunjungan ke Mesir itu juga akan dimanfaatkannya sebagai sarana merajut silaturahmi dengan warga Sumsel dari berbagai  belahan dunia. Keinginan tersebut diungkapkan HD saat dirinya menerima audiensi […]

  • Digitalisasi UMKM Bukan Lagi Mimpi, QRIS Masuk ke Emperan Pasar

    Digitalisasi UMKM Bukan Lagi Mimpi, QRIS Masuk ke Emperan Pasar

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    DULU, beli gorengan tinggal bilang “Bang, satu bakwan, satu tahu, sama ngutang lima ribu” Sekarang? Sebelum gorengan disentuh, pedagang sudah bilang “Scan dulu, Bang. QRIS-nya di dekat tabung gas” Transformasi digital UMKM bukan lagi wacana. Sekarang, dari warung kopi sampai tukang pijat refleksi, semuanya udah mulai mengandalkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Satu kode […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Products of the Day WooCommerce Products Questions Answered System WooCommerce Products Request Manager Woocommerce Products Revolution Display for Elementor WordPress Plugin WooCommerce PsiGate Gateway WooCommerce Purchase Order Gateway WooCommerce Purchase Order Gateway B2B WooCommerce Quick Order Plugin – Bulk & Fast Product Ordering WooCommerce Quick Resort & Hotel Booking Calendar WooCommerce Quick View