Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sumsel Komit Tekan Konflik Manusia & Satwa Liar

Sumsel Komit Tekan Konflik Manusia & Satwa Liar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 10 Feb 2020
  • visibility 772
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengajak semua pihak untuk menjaga kelestarian lingkungan. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir terulangnya konflik antara manusia dan satwa liar seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H. Ahmad Najib mengatakan, konflik antara manusia dan satwa liar itu terjadi akibat rusaknya kelestarian alam yang menjadi tempat bernaungnya satwa liar yang menyebabkan putusnya rantai makanan sehingga persinggungan antara kepentingan satwa yang terus bergerak mencari ruang hidup dan manusia yang terus berkembang mencari penghidupan menimbulkan konflik yang tidak bisa dihindarkan.

“Satwa liar ini punya karakteristik tersendiri dalam aktifitasnya. Jika habitatnya terganggu tentu akan timbul dampak negatif salah satunya konflik antara manusia dan satwa itu. Oleh sebab itu pak gubernur mengajak kita membentuk tim Satgas penanggulangan konflik manusia dan satwa liar ini agar hal itu tidak terulang,” kata Najib saat membuka Lokakarya Penanggulangan Konflik Manusia dan Satwa Liar di Hotel ALTS Palembang, Senin (10/2/2020).

Sebab, lanjut Najib, konflik antara manusia dan satwa liar yang terjadi tentu berdampak luas seperti turunnya perekonomian masyarakat dan minimnya minat pariwisata di suatu daerah yang mengalami konflik tersebut.

“Kolaborasi para pihak, baik pemerintah, sektor swasta, NGO, serta masyarakat memang dibutuhkan dalam menanggulangi konflik manusia dan satwa liar ini,” tuturnya.

Dia meminta, agar pihak yang terlibat dalam lokarya seperti pemerintahan Provinsi, Kabupaten/Kota, OPD terkait, asosiasi, swasta, NGO, dan perguruan tinggi untuk tetap komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita harus memahami soal penanggulangan konflik manusia dan satwa liar baik di tingkat nasional maupun provinsi, serta menyepakati pola koordinasi, komunikasi, dan pembagian peran dan tanggung jawab antar pihak dalam menanggulangi konflik manusia dan satwa liar di Sumsel kedepannya. Kita harus meningkatkan kepercayaan masyarakat jika sebuah kawasan aman dan tidak terjadi konflik dengan satwa,” bebernya.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel sekaligus penanggung jawab dari Tim Koordinasi Penanggulangan Konflik Manusia dan Satwa Liar mengungkapkan, jika dibutuhkan upaya yang bersifat holistik dan terpadu untuk dapat menanggulangi konflik manusia-satwa liar secara efektif.

Bukan hanya upaya yang tidak terbatas pada penanganan di lapangan saat terjadi konflik saja, namun juga upaya-upaya preventif untuk mencegah terjadinya konflik.

“Perencanaan pembangunan juga perlu memperhatikan aspek-aspek pelestarian lingkungan hidup, konservasi hutan dan keanekaragaman hayati, sehingga memastikan kelestarian habitat satwa liar dan mencegah terjadinya konflik. Kata kuncinya adalah kemitraan dan kolaborasi para pihak, baik pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan NGO, dalam menanggulangi konflik manusia dan satwa di Sumsel,” terangnya.

Sementara itu, Project Director Kelola Sendang – ZSL Indonesia Prof. Damayanti Buchori menambahkan, pihaknya bersama pemprov Sumsel dan BKSDA Sumsel serta sejumlah pihak lainnya berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam rangka penanggulangan konflik satwa liar dan manusia.

Salah satu bentuk dari upaya tersebut dengan adanya Tim Koordinasi untuk mengembangkan upaya-upaya pencegahan dan respon terhadap terjadinya konflik manusia dan satwa liar.

“Melalui lokakarya ini, pola kerjasama dan koordinasi terus dimatangkan, termasuk didalamnya upaya sosialisasi kepada masyarakat secara luas. Kita juga mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama memetik pembelajaran dari kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan, serta menggali masukan-masukan untuk memperkuat kemitraan dalam penanggulangan konflik manusia dan satwa liar pada masa yang akan datang,” pungkasnya.

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Riki Rhino 2, Wisata Satwa Indonesia di Layar Animasi”

    “Riki Rhino 2, Wisata Satwa Indonesia di Layar Animasi”

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.489
    • 0Komentar

    DI LAYAR bioskop, seekor badak imut bernama Riki tiba-tiba muncul, menabrak rutinitas sehari-hari dengan aksi kocak dan misi mulia menyelamatkan burung-burung langka Indonesia. Dengan langkah lincah dan tingkah lucu, Riki mengajak penonton menelusuri hutan-hutan tropis, menguak keindahan alam sekaligus mengingatkan kita bahwa menjaga satwa langka adalah tanggung jawab bersama, dari sini lahir ide cemerlang film […]

  • Percepat Pelayanan, Pemerintah Bangun Empat Pusat Data Nasional

    Percepat Pelayanan, Pemerintah Bangun Empat Pusat Data Nasional

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 856
    • 0Komentar

    PEMERINTAH tengah menyiapkan pembangunan empat Pusat Data Nasional guna mewujudkan Pemerintahan berbasis digital sehingga pelayanan lebih maksimal. Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Ditjen Aptika, Bambang Dwi Anggono menyatakan penerapan konsep digital government itu bertujuan untuk mendukung dan mendorong pelayanan publik yang efisien, efektif, dan transparan. “Pembangunan keempat PDN ini ada di lokasi yang berbeda-beda, yakni […]

  • Sriwijaya FC Lepas Airlangga Cs

    Sriwijaya FC Lepas Airlangga Cs

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    CUCI gudang tampaknya dilakukan manajemen Sriwijaya FC di tahun 2020 ini, kendati bergulirnya Liga 2 masih lama namun jajaran manajemen memastikan melepas tiga pemain yang tidak diperpanjang kontraknya bersama lAskar Wong Kito. Airlangga Sucipto, Yongki Aribowoi dan Hendri Satriadi dipastikan tidak berseragam SFC lagi musim ini padahal kualitas pemain ini sangat baik karena selalu menjadi […]

  • Atraksi Terjun Payung Victory Jump Hiasi Langit Monas Saat Peringatan Proklamasi

    Atraksi Terjun Payung Victory Jump Hiasi Langit Monas Saat Peringatan Proklamasi

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Atraksi terjun payung bertajuk Victory Jump mewarnai kemeriahan rangkaian upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (17/8/2026). Pantauan di layar salah satu stasiun televisi swasta nasional, memperlihatkan aksi akrobatik udara tersebut melibatkan belasan penerjun payung profesional yang meluncur dari ketinggian ribuan kaki. Para penerjun tampak membelah langit […]

  • Situasi Afghanistan Memburuk, Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan

    Situasi Afghanistan Memburuk, Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 947
    • 0Komentar

    INDONESIA mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan makanan dan nutrisi bagi rakyat Afghanistan, yang saat ini menghadapi situasi kemanusiaan yang mulai memburuk. Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi, melalui keterangan tertulisnya, setelah pelepasan keberangkatan dua pesawat bantuan kemanusiaan Indonesia untuk rakyat Afghanistan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, kemaren. “Sesuai dengan arahan […]

  • Waduh.. 1/2 Mati Masuk BKB, dan Emak-Emak Pada Narik-Narik Baju Saya, Aku Prabowo

    Waduh.. 1/2 Mati Masuk BKB, dan Emak-Emak Pada Narik-Narik Baju Saya, Aku Prabowo

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.263
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Calon presiden [capres] RI urut 02,Prabowo Subianto mengaku setengah mati mau masuk Halaman Benteng Kuto Besak [BKB] untuk menyampaikan orasi Politiknya pada Kampanye Akbar. “Waduh..setengah mati saya mau masuk PKB rencana sudah orasi pukul 14.00 WIB, namun terhambat hingga 30 menit lebih, karena masyarakat antusias, baju saya ditarik hingga salaman, tangan emak-emaknya keras-keras banget,”gurau […]

expand_less
WordPress Archive Zocio – Social Media Marketing Agency Elementor Template Kit Zoey – Portfolio WordPress Theme Zoho CRM Integration Plugin With Woocommerce: Zoho CRM Plugin for WordPress ZOI – Construction Template Kit Zoli – Fashion WooCommerce WordPress Theme Zonker – WooCommerce WordPress Theme Zooland – Safari & Zoo Elementor Template Kit Zoom Gallery for Elementor ZoomSounds – WordPress Wave Audio Player ZoomSounds – WordPress Wave Audio Player with Playlist