Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » “Riki Rhino 2, Wisata Satwa Indonesia di Layar Animasi”

“Riki Rhino 2, Wisata Satwa Indonesia di Layar Animasi”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 1.488
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI LAYAR bioskop, seekor badak imut bernama Riki tiba-tiba muncul, menabrak rutinitas sehari-hari dengan aksi kocak dan misi mulia menyelamatkan burung-burung langka Indonesia. Dengan langkah lincah dan tingkah lucu, Riki mengajak penonton menelusuri hutan-hutan tropis, menguak keindahan alam sekaligus mengingatkan kita bahwa menjaga satwa langka adalah tanggung jawab bersama, dari sini lahir ide cemerlang film animasi bisa menjadi gerbang utama untuk mengenalkan wisata satwa dan alam Indonesia kepada dunia.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menegaskan  subsektor animasi kini bukan cuma hiburan, tapi juga motor pertumbuhan ekonomi kreatif.

Bayangkan saja, satu film animasi lokal bisa membuka peluang pekerjaan, mempromosikan budaya, hingga meningkatkan minat wisatawan untuk melihat alam Indonesia secara langsung. Kalau kata pepatah, “Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui” Riki Rhino 2 seakan mendayung sekalian mempromosikan alam, edukasi, dan ekonomi kreatif.

Film ini, Riki Rhino 2: The Bird Kingdom, mengangkat satwa langka Indonesia sebagai karakter utama. Tidak hanya memberi hiburan, tapi juga menyisipkan misi edukasi pelestarian lingkungan. Misalnya, ketika Riki beradu mulut dengan burung-burung cerdik, penonton anak-anak (dan dewasa yang masih anak-anak di hati) belajar bahwa setiap makhluk punya peran penting di ekosistem. Dari sudut pandang pariwisata, ini seperti memberi peta rahasia, kalau ingin lihat burung-burung cantik itu nyata, kamu harus datang ke habitat aslinya di Indonesia.

Kocaknya, Riki dan kawan-kawannya kadang bikin penonton ketawa sampai popcorn tercecer, bayangkan seekor badak bergaya balet mengejar burung hantu yang sok bijak. Humor ini bukan sekadar lucu-lucuan.

Film animasi populer dunia sudah membuktikan Disney bikin Norwegia terkenal karena Frozen, Hayao Miyazaki bikin Jepang makin dicari karena Spirited Away. Indonesia pun bisa meniru strategi ini menjadikan film animasi sebagai alat branding wisata satwa dan alam.

Dari sisi ekonomi kreatif, Direktur PT Putra Sentosa Karya Gemilang, Jony Yuwono, menegaskan bahwa seluruh produksi dilakukan oleh talenta lokal. Ini seperti pepatah lama, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Talenta Indonesia diangkat, dipromosikan, dan dihargai di mata dunia.

Oleh karena itu, sinergi antara film, merchandise, dan destinasi wisata bisa jadi strategi IP-based tourism yang win-win, seperti anak-anak terhibur, orang tua teredukasi, dan destinasi alam Indonesia makin dikenal.

Selain itu, juga bisa jadi peluang kolaborasi antara taman satwa, hutan lindung, dan ekowisata bisa memanfaatkan karakter Riki Rhino sebagai maskot.

Bahkan bisa bikin paket wisata tematik, event edukasi, sampai merchandise yang membuat pengalaman wisata lebih menyenangkan. Misalnya, “Riki Rhino Adventure Trail” di Taman Nasional Ujung Kulon atau paket bird-watching di Taman Nasional Bali Barat. Sekali lagi, kata pepatah “Sekali layar dibuka, seribu pemandangan tersingkap”.

Selain itu, promosi kreatif juga penting, menempatkan karakter animasi di ruang publik mall, bioskop, kafe, hingga media sosial membuat film ini bukan sekadar tontonan, tapi fenomena wisata.

Penonton bukan hanya ingin menonton di layar, tapi ingin mengalami langsung habitat satwa yang mereka lihat di film. Ini adalah contoh nyata bagaimana film bisa menjadi pintu masuk ke pengalaman pariwisata nyata, bukan sekadar hiburan pasif.

Dari sisi lain Riki Rhino 2 mengajarkan menjaga alam dan satwa langka bukan tugas pemerintah saja, tapi tanggung jawab kita semua. Jika badak bisa bicara di layar, kenapa kita tidak bisa beraksi di dunia nyata?. Humor dan cerita lucu Riki menjadi cara efektif menanamkan kesadaran konservasi sejak dini sehingga  menunjukkan bahwa pendekatan edukatif melalui animasi lebih mudah diterima anak-anak dan keluarga, dibandingkan metode kampanye konservasi tradisional yang kadang terlalu serius.

Riki Rhino 2 bukan sekadar film animasi, dia adalah jembatan kreatif antara hiburan, edukasi, dan pariwisata. Strategi IP-based tourism ini membuka peluang besar untuk mempromosikan alam Indonesia, mengedukasi masyarakat, dan memperkuat ekonomi kreatif lokal.

Jadi, sebelum Riki benar-benar menyeberang ke bioskop tahun 2026, bagaimana badak lucu ini bisa menjadi ikon wisata Indonesia yang dikenal dunia. Siapkan popcorn, siapkan tawa, tapi jangan lupa juga siapkan sepatu trekking, karena setelah menonton, alam Indonesia menunggu untuk dijelajahi!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ponpes Harus Mandiri, Maka Perlu Uji Publik

    Ponpes Harus Mandiri, Maka Perlu Uji Publik

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 719
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama (Kemenag) tengah menyusun Peta Jalan Kemandirian Pesantren (PJKP). Peta jalan ini disusun sebagai tindak lanjut dari salah satu program utama Presiden Joko Widodo untuk segera mewujudkan kemandirian pesantren di Indonesia. “Alhamdulillah, draf Peta Jalan Kemandirian Pesantren sudah memasuki tahap uji publik. Tahap awal proses uji publik kami gelar di Bogor selama dua hari, […]

  • Saat Menjenguk Korban Tanjung Priok

    Saat Menjenguk Korban Tanjung Priok

    • calendar_month Kamis, 15 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    SUMSElTERKINI.CO.ID, PURWAKARTA – Ruang perawatan intensif itu terlihat sederhana. Selembar tirai hijau memisahkan ranjang setiap pasien. Di salah satu sisinya, pria 73 tahun lemah terbaring dengan selang-selang kecil melingkar di sekitar mulut dan tubuhnya. Di ujung ranjang tergantung papan bertulis nama sang pasien : Husen Sape. Bagi khalayak, nama pria itu mungkin tak cukup kondang. […]

  • Jangan Sampai Lengah, Pandemi Masih Ada

    Jangan Sampai Lengah, Pandemi Masih Ada

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo mengingatkan untuk tidak lengah terhadap penyebaran pandemi Covid-19 yang masih ada dan nyata. Hal tersebut disampaikannya usai melakukan peninjauan vaksinasi bagi seniman dan budayawan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Senin (19/04/2021). “Kita harus menyampaikan apa adanya bahwa pandemi Covid-19 masih ada dan nyata di negara kita. Oleh sebab itu, kita tetap […]

  • Varian Baru Corona B.1.1.7 di Indonesia Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

    Varian Baru Corona B.1.1.7 di Indonesia Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

    PADA 4 Maret 2021, dua kasus positif mutasi virus korona baru (Strain Virus Varian B.1.1.7) di Indonesia dinyatakan pemerintah telah sembuh (negatif). Belum ada penelitian yang menunjukkan varian B.1.1.7  lebih ganas dari yang selama ini ada di Indonesia. Tidak perlu khawatir namun tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. 3M, 3T, dan pelaksanaan vaksinasi […]

  • Pulihkan Dampak Covid, Pemerintah Fokus Mendorong Pemulihan UMKM di Indonesia

    Pulihkan Dampak Covid, Pemerintah Fokus Mendorong Pemulihan UMKM di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    PEMERINTAH berkomitmen untuk terus memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk segera pulih dari imbas pandemi COVID-19. Insentif pemulihan ekonomi nasional (PEN), Banpres Tunai, Digitalisasi UMKM, dan Akses Permodalan dengan KUR menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk mendorong pemulihan dan pemberdayaan UMKM di tanah air. “Kita ketahui, pandemi COVID-19 sejak awal 2020 telah menekan […]

  • Gencar Lakukan Ini, Muba Ingin Tangkap Peluang Penggunaan BBM Berbahan Fosil & Nabati

    Gencar Lakukan Ini, Muba Ingin Tangkap Peluang Penggunaan BBM Berbahan Fosil & Nabati

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

    Hilirisasi komoditas kelapa sawit menjadi hal yang gencar dilakukan Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi. Hal ini juga merupakan skema untuk mengimbangi kebijakan Pemerintah   Pusat untuk menekan penggunaan penggunaan BBM berbahan fosil dan memanfaatkan BBM berbahan nabati yang salah satunya memanfaatkan pengolahan kelapa sawit.   Oleh sebab itu, Pj Bupati Apriyadi mendorong petani sawit […]

expand_less
WordPress Archive Agency Cynic – Digital Agency, Startup Agency, Creative Agency WordPress Theme Agency WordPress Theme AgencyEz – Elementor Pro Template Kit Agenshark – Startup Agency Elementor WordPress Theme Agentieco – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Agenze – The Digital Agency Elementor Template Kit Agenzio – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Agetha – Creative Portfolio Template Kit Agile – Multi-Purpose App Showcase WordPress Theme Agile Scrum – Project Issue Management