Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sumsel Capai Target Imunisasi 2018, Kecuali 2 Kabupaten Ini

Sumsel Capai Target Imunisasi 2018, Kecuali 2 Kabupaten Ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 1 Mar 2019
  • visibility 1.073
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pencapaian cakupan imunisasi dasar lengkap pada 2018 di Sumatera Selatan [Sumsel] mampu mencapai angka rata – rata setiap kabupaten kota  99,4%, melebihi target  yang telah ditetapkan sebesar 95 %.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Imunisasi merupakan salah satu upaya dari tindakan medis yang paling efektif dan efisien dalam pemberian vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tersebut, dan Imunisasi yang berasal dari kata Imun diambil dari bahasa latin Imunitas yang berarti pembebasan atau kekebalan, memiliki sejarah panjang di Negeri Ini.

Semenjak, ditorehkan pertama kali di Indonesia, pada tahun 1956. Negeri Ini dinyatakan bebas penyakit cacar oleh World Healthy Organization (WHO), dan terus berjalan berkembang sampai dengan hari ini.

Di Sumatera Selatan [Sumsel], Perkembangan Imunisasi patut untuk diapresiasi, pasalnya, menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, tentang pencapaian cakupan imunisasi dasar lengkap pada 2018, mampu mencapai angka rata – rata setiap kabupaten kota, yakni 99,4%, melebihi target  yang telah ditetapkan, yakni 95 %.

Meski begitu, dikatakan Kepala Dinkes Sumsel, Dra. Lesty Nurainy Apt.,M.Kes, menjelaskan pencapaian yang masih dalam makna rata – rata, pihaknya harus tetap memastikan tidak satu anak pun di Sumsel ini ketinggalan di imunisasi.

“Takutnya ada daerah yang memang sudah full sudah tercapai, namun ada daerah yang masih belum tercapai, alias bocor, ” terangnya, di Hotel Horison Ultima Palembang, Kamis (28/2/19).

Sehingga itu yang harus tetap disisir betul, supaya  semua anak yang seharusnya mendapatkan imunisasi, dipastikan sudah mendapatkannya. Sebab imunisasi ini merupakan satu cara untuk melakukan pengendalian terhadap penyakit, yang bisa di cegah oleh imunisasi tadi.

Beberapa hal yang menjadi kendala, dikatakan Lesty yakni terkadang waktu yang tidak tepat,antara masyarakat dan tim di lapangan, sehingga terasa sulit untuk bertemu, yang kedua, yakni ada seolah kejadian – kejadian  tersiar atau berita miring, seolah imunisasi berdampak negatif oleh masyarakat, Kalau tidak segera ditangani oleh pemerintah setempat, hal itu akan berdampak kekhawatiran bagi masyarakat.

“Atas dasar itu, Dinkes Sumsel akan mengambil langkah yakni memperbanyak tenaga kesehatan khususnya di daerah – daerah terpencil dan memakai pola Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga (PISPK),” urainya.

Ditempat yang sama, Rismawati, SKM, M.Kes,  Pengelola Program Imunisasi Dinkes Sumsel, mengatakan memang capaian  cakupan imunisasi dasar lengkap pada 2018 melebihi target, namun ada 2 kabupaten yang tidak tercapai yakni Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Muara Enim.

Masalah yang paling dominan dilapangan itu adalah lebih ke Sumber Daya Manusia (SDM), yakni rotasi petugas, untuk penyelesaian itu, salah satunya pertemuan dan memecahkan  masalah itu bersama.

“Mudah -mudahan  2019, ke 17 Kabupaten kota di Sumsel mencapai target cakupan imunisasi dasar lengkap,” terangnya.[**]

 

Penulis : Faldi

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenaga Farmasi Masih Minim di Puskesmas Daerah Terpencil

    Tenaga Farmasi Masih Minim di Puskesmas Daerah Terpencil

    • calendar_month Minggu, 22 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 972
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki menilai masih minim tenaga Farmasi yang ditempatkan di Puskesmas daerah terpencil di Sumsel. Hal tersebut disampaikannya dalam membuka Seminar Nasional dan Konferensi Daerah XI Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumatera Selatan di Ballroom STIFI Bhakti Pertiwi Palembang, Sabtu (21/7/2018). Oleh karena itu, katanya  IAI dapat mendorong anggotanya untuk […]

  • Bedah Film Game Change

    Bedah Film Game Change

    • calendar_month Minggu, 6 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.043
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Warung Kopi [Warkop] Oemah Mumed kembali menggelar diskusi sekaligus bedah film Game Change di Warkop oemah mumed yang terletak di jalan Pramuka NO B5 Palembang, Sabtu (5/1/2019). Film ini memberikan gambaran di balik layar strategi kampanye calon presiden AS John McCain pada 2008 silam. Perjalanan dimulai dari pemilihan Gubernur Alaska Sarah Palin […]

  • 4 Desa di Kab.Lahat Terima BLT Tahap II

    4 Desa di Kab.Lahat Terima BLT Tahap II

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

    BANTUAN Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap II Di Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat Mulai Dicairkan.Pantauan dilapangan, Pencairan BLT  Dana Desa tahap II di Kecamatan Pajar Bulan dilakukan secara bertahap dimulai hari ini sebanyak 4 Desa, yaitu Desa Aceh, Pajar Tinggi, Kota Raya Darat dan Kota Raya Lembak. Camat Pajar Bulan Sarmisi mengatakan, pencairan BLT […]

  • Begini Strategi Ala Pemprov. Sumsel untuk  Selamatkan Aset

    Begini Strategi Ala Pemprov. Sumsel untuk Selamatkan Aset

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 933
    • 0Komentar

    “Persoalan perdata di Sumsel ini sangat kompleks dan banyak sekali. Dan selama ini saya menilai sumber masalah pemerintah selalu kalah karena persoalan data. Data kita ini kurang sekali soal aset, entah hilang atau dihilangkan,”

  • Gertakin Nilai Bahasa Isyarat Masih Sulitkan Tuna Rungu

    Gertakin Nilai Bahasa Isyarat Masih Sulitkan Tuna Rungu

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gertakin) Sumsel, Iwan Octarianto Lubis menilai Sistem Bahasa Isyarat (SIBI) dan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) yang diterapkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan terasa masih menyulitkan tuna rungu untuk berinteraksi. Pasalnya menurut dia,  karena selain kurang bermasyarakat, nyatanya SIBI sendiri terasa sulit dipahami bagi siswa tuli dalam […]

  • Kontes Literasi Sains VI FKIP Unsri di Ikuti 189 Peserta dari 8 Propinsi di Indonesia, Zufar Akira Yuki Siswa SMPN 4 Tangsel Juara 1 KLS VI

    Kontes Literasi Sains VI FKIP Unsri di Ikuti 189 Peserta dari 8 Propinsi di Indonesia, Zufar Akira Yuki Siswa SMPN 4 Tangsel Juara 1 KLS VI

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    JURUSAN pendidikan MIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya (PMIPA FKIP Unsri) kembali menggelar Perlombaan dibidang Sains yang bertajuk “Kontes Literasi Sains (KLS) VI” yang dilaksanakan di Kampus Ogan FKIP Universitas Sriwijaya, Palembang, Sabtu (27/11/ 2021). Kegiatan Tahunan Skala Nazional Kontes Literasi Sains (KLS) VI tahun ini dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting yang diikuti oleh 189 peserta siswa/i […]

expand_less
WordPress Archive Fierce – Finance Elementor Template Kit Figura – Creative Agency Elementor Template Kit Fijar – Plumbing Service Elementor Template Kit Fika – Wedding & Wedding Planner Elementor Template Kit Fildisi - Responsive Multi-Purpose WordPress Theme File Manager Plugin For WordPress File Sharing module for Perfex CRM FileBird – WordPress Media Library Folders Filebob – File Sharing And Storage Platform (SAAS) Fillo – Shoes & Sneakers Store WooCommerce Elementor Template Kit