Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » “Menambang di Raja Ampat, Ibarat Goreng Ikan di Akuarium Hotel Bintang Lima”

“Menambang di Raja Ampat, Ibarat Goreng Ikan di Akuarium Hotel Bintang Lima”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 686
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Jangan karena emas setitik, rusak laut sebelanga,”

Sumselterkini.co.id, – Raja Ampat itu bukan sembarang tempat, kalau Papua itu mutiara, maka Raja Ampat adalah bagian yang kilaunya bikin matahari minder. Di bawah lautnya, ada karang warna-warni yang lebih komplit dari rak cat toko bangunan. Di atasnya, hutan tropisnya nyimpen burung cenderawasih yang malu-malu tapi cantik, belum lagi spesies yang kalau ditulis semua, bisa ngalahin isi kamus biologi satu semester.

Tapi tunggu dulu, ada kabar bikin kita pengin garuk-garuk kepala meski nggak gatal ada aktivitas tambang nikel di situ. Lah ini gimana ceritanya?. Ibarat orang masak rendang di tengah ruang tamu, jelas bukan tempatnya!. Nikel boleh dicari, tapi masa iya harus dicongkel dari surga ekologis kelas dunia?. Ini ibarat ngorek-ngorek lantai masjid buat nyari koin jatuh, niatnya nyari rezeki, tapi caranya kurang ajar.

Empat perusahaan sebut saja PT GN, PT ASP, PT KSM, dan PT MRP diperiksa oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Hasilnya?. Wah…, bukannya patuh, malah banyak tingkah. Ada yang berkegiatan di hutan lindung, ada yang nggak punya izin lingkungan, ada juga yang seperti anak kos tinggal di mana-mana, izin belum tentu lengkap.

Contohnya PT GN, yang nyemplungin alat berat di Pulau Gag. Pulau ini kecil, tapi impaknya besar. Di sinilah tempat terumbu karang joget-joget di bawah laut, dan mereka bukan peserta lomba 17-an, tapi fondasi kehidupan laut. Kalau hutan lindungnya dijadikan tambang, sama saja kita tebas akar sambil nyiram daun, gak akan tumbuh apa-apa selain bencana.

PT ASP juga gak mau kalah. Di Manuran dan Waigeo, mereka kayak orang bikin kolam ikan tapi lupa bikin talang air. Settling pond-nya jebol, air berlumpur tumpah ke pantai, bikin laut keruh seperti teh tubruk kelamaan diseduh. Padahal laut Raja Ampat itu mestinya bening, bisa buat ngaca kalau kita gak pede sama kamera depan.

KLH/BPLH sudah pasang badan. Menteri Hanif bilang, “Tidak akan dibiarkan satu inci pun kerusakan,”. Mantap…., tapi kita juga tahu, di negeri ini kadang yang sudah dilarang justru makin semangat dilanggar, apalagi kalau dalihnya investasi. Padahal, coba lihat pepatah nenek moyang “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijaga” . Lah ini malah dibor, digali, ditambang langitnya bukan dijaga, tapi diajak ribut.

Perlu kita ingat, kawasan ini telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional Konservasi, sesuai Perpres 81 Tahun 2023. Jadi kalau ada yang berani menambang tanpa mikir dampaknya, itu sama aja seperti ngebakar buku perpustakaan demi cari korek api.

Kita ngerti, nikel memang dibutuhkan buat baterai, buat mobil listrik, buat masa depan katanya. Tapi janganlah masa depan itu kita bangun di atas reruntuhan rumah makhluk hidup lain. Kalau Raja Ampat rusak, dunia akan kehilangan laboratorium alam terbesar dan tercantik yang pernah ada. Dan kita? Kita akan dikenang sebagai generasi yang menyemen surga demi segenggam logam.

Sudah saatnya semua pihak dari pemerintah daerah, pusat, sampai warga setempat menyatukan suara, jangan sampai Raja Ampat jadi Raja Ambyar. Mari kawal langkah hukum, dukung pemulihan ekosistem, dan ingatkan siapa pun yang kelewat semangat ngebor pulau kecil untuk pakai logika, kalau cinta alam, jangan nambang di halaman rumahnya.

Jangan tunggu sampai burung cenderawasih terakhir tinggal di kaus oblong turis, jangan tunggu sampai laut biru kita hanya bisa dinikmati lewat screensaver komputer. Jangan sampai anak cucu kita mengenal Raja Ampat hanya dari dongeng sebelum tidur.

Raja Ampat bukan warung pinggir jalan yang bisa dibongkar pasang. Ia adalah mahakarya alam, dan sebagaimana lukisan mahal, tidak boleh dicoret-coret seenaknya. Kalau ada yang maksa nambang juga, mending kita kasih cangkul, bukan ke tanah, tapi buat garuk-garuk rasa malu, karena masih ada orang yang tega ngeduk surga demi dompet pribadi.

Yuk, jaga Raja Ampat. Bukan cuma demi Indonesia, tapi demi warisan dunia yang harus tetap berdenyut, berwarna, dan berbisik di antara terumbu dan ombak: bahwa manusia masih punya akal sehat dan cinta.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Drama Bawang, Beras & Cabai – Inflasi Rasa Dapur Nusantara”

    “Drama Bawang, Beras & Cabai – Inflasi Rasa Dapur Nusantara”

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.404
    • 0Komentar

    INFLASI itu bagi akademisi bisa jadi bahan seminar serius, tapi bagi emak-emak di pasar cukup dilihat dari harga cabai, kalau cabai merah meroket, nada suara ikut meninggi, kalau bawang turun, senyumnya bisa selebar kipas angin. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian baru-baru ini mewanti-wanti para kepala daerah untuk serius mengendalikan inflasi. Soalnya, meski inflasi nasional relatif […]

  • Posyandu Naik Kelas, Tapi Apakah Cukup untuk Menang Melawan Stunting?

    Posyandu Naik Kelas, Tapi Apakah Cukup untuk Menang Melawan Stunting?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PERINGATAN Hari Posyandu Nasional 2026 di Palembang, pemerintah kota kembali menegaskan peran Posyandu sebagai ujung tombak layanan kesehatan masyarakat. Di Posyandu Lavender, Kecamatan Sematang Borang, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Palembang, Dewi Sastrani, menekankan Posyandu kini bergerak melampaui fungsi tradisionalnya. Ia menyebutkan Posyandu tidak lagi hanya melayani penimbangan balita, tetapi juga menggerakkan layanan terpadu berbasis […]

  • Komisi IV DPR RI Kunjungi Sentra Kuliner Ikan di Monpera

    Komisi IV DPR RI Kunjungi Sentra Kuliner Ikan di Monpera

    • calendar_month Kamis, 12 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    “Sebenarnya kalau dilihat dari anggaran dengan apa yang disajikan disini tidak begitu mahal, cukup Rp1,6 miliar saja,”

  • Tindak Pidana ITE, Polda Aceh Ungkap Penjualan Kartu Seluler yang Teregistrasi Data Orang Lain

    Tindak Pidana ITE, Polda Aceh Ungkap Penjualan Kartu Seluler yang Teregistrasi Data Orang Lain

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 814
    • 0Komentar

    POLDA Aceh berhasil mengungkap tindak pidana ITE di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh berupa Penjualan kartu seluler perdana yang telah teregistrasi NIK dan NKK Orang Lain yang tersebar dibeberapa wilayah. “Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran pengungkapan itu meliputi Kota Banda Aceh, Bireuen, Kota Lhokseumawe dan Aceh Tamiang,” kata Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol. Soni Sanjaya, […]

  • Di Pasar Lemabang, Harga Ayam Potong Stabil

    Di Pasar Lemabang, Harga Ayam Potong Stabil

    • calendar_month Jumat, 2 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.214
    • 0Komentar

    Sabtu dan minggu harga  ayam potong dikhawatirkan naik kembali, pasalnya sabtu dan minggu banyak warga yang melakukan hajatan.

  • Kembali Cium Merah Putih, Prabowo Bikin Haru Saat Penurunan Bendera HUT RI ke-81

    Kembali Cium Merah Putih, Prabowo Bikin Haru Saat Penurunan Bendera HUT RI ke-81

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ada momen haru dalam upacara penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026) sore. Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan penghormatannya kepada Sang Merah Putih dengan mencium bendera dalam prosesi sakral tersebut. Momen itu menjadi perhatian karena untuk kedua kalinya dalam rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI hari ini, Prabowo terlihat mencium […]

expand_less
WordPress Archive Affiliate Egg – Niche Affiliate Marketing WordPress Plugin Affiliate Egg Pro – Niche Affiliate Marketing WordPress Plugin Affiliate Elements for Elementor Affiliate Pro – Affiliate Management System Affiliate Pro – WordPress Affiliate Program Plugin for WooCommerce AffiliatePro SaaS – Affiliate & Vendor System + Mobile App, AI, Telegram AffiliateWP – Affiliate Area Tabs AffiliateWP – Affiliate Dashboard Sharing AffiliateWP – Affiliate Forms For Gravity Forms AffiliateWP – Affiliate Forms For Ninja Forms