Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hutan di Papua Sedang Tidak Baik-baik Saja

Hutan di Papua Sedang Tidak Baik-baik Saja

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
  • visibility 652
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lagi dan lagi, kawasan hutan adat akan dicaplok oleh perusahaan kelapa sawit. Kali ini Suku Awyu yang menjadi korban keserakahan perusahaan sawit  PT Indo Asiana Lestari (PT IAL).

 

Hendrikus “Franky” Woro, perwakilan masyarakat adat suku Awyu,  berusaha keras untuk mendapatkan keadilan atas tanah hutan adat milik mereka.

GP0STW9UR_Low_res_with_credit_line

“Kami tidak ingin ada perusahaan-perusahaan mana pun yang masuk dan merusak hutan kami.  Hutan itu sangat penting bagi kami masyarakat adat. Kami mau makan, mau minum, mau ambil kayu, semua tergantung kepada alam.”

-Gregorius Yame-

Franky sudah melayangkan gugatan lingkungan hidup dan perubahan iklim ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura pada awal Maret kemarin. Franky ingin Pemerintah mencabut izin PT IAL yang didasarkan dari analisis dampak lingkungan (Amdal) yang tidak mempertimbangkan hak-hak masyarakat hukum adat, khususnya Suku Awyu. Namun sayangnya, pihak PTUN Jayapura tidak memberikan transparansi informasi atas izin yang dikantongi oleh PT IAL tersebut.

 

Namun ternyata perjuangan mereka tak cukup hanya sebatas di Jayapura. Sesaat setelah gugatan dilayangkan di Jayapura, muncul informasi bahwa PT Megakarya Jaya Raya dan PT Kartika Cipta Pratama – yang lahannya terletak berdampingan dengan PT IAL di Provinsi Papua Selatan – menggugat Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Alasannya kedua perusahaan tersebut ingin Menteri KHLK membatalkan Surat Keputusan Penertiban dan Penataan Pemegang Pelepasan Kawasan Hutan atas nama kedua perusahaan tersebut.

 

Tentu saja Franky dan teman-temannya tak tinggal diam. Mereka terbang ke Jakarta untuk mengajukan permohonan sebagai tergugat intervensi ke PTUN Jakarta. Mereka menyambangi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menuntut keadilan atas hak hutan adat di Papua. Aksi mereka ini mendapatkan perhatian media dan masyarakat Indonesia.

Vindes - Suku Awyu

Dukungan datang dari berbagai pihak. Perjuangan suku Awyu belum selesai. Mereka masih terus memperjuangkan keadilan atas hak-hak hutan adat di tanah Papua. Suku Awyu membutuhkan lebih banyak dukungan untuk keadilan.

GP0STWAI5_Low_res_with_credit_line

Suku Awyu tidak hanya memperjuangkan hak mereka atas hutan adat di Papua. Mereka juga memperjuangkan keselamatan lingkungan hidup karena ancaman krisis iklim semakin nyata kita rasakan. Perjuangan ini milik kita bersama.

Salam Hijau Damai,

Greenpeace Indonesia 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3,5 Tahun Kinerja Ditjen Gakkum: 567 Kasus Pidana dan Rp 18,3 Triliun Gugatan

    3,5 Tahun Kinerja Ditjen Gakkum: 567 Kasus Pidana dan Rp 18,3 Triliun Gugatan

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta,- Sejak dibentuknya tahun 2015 hingga 2018, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum KLHK) telah menyelesaikan 567 kasus pidana masuk ke pengadilan, 18 gugatan terhadap perusahaan (inkracht) dengan nilai Rp 18,3 triliun, dan 132 kesepakatan penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Ditjen Gakkum telah menangani 2.677 pengaduan, 3.135 pengawasan izin dan […]

  • Gelar Safari Ramadhan, IPC Palembang Santuni 1.000 Anak Yatim Piatu

    Gelar Safari Ramadhan, IPC Palembang Santuni 1.000 Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) Palembang menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1440 H dengan tema “Ramadhan Bersama BUMN Penuh Cinta dan Kebahagiaan” di Kantor IPC Palembang, Boom Baru, Jum’at (17/5/2019). General Manager IPC Palembang, Agus Edi Santoso, menyampaikan kegiatan Safari Ramadhan merupakan agenda rutin dilaksanakan manajemen PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Dengan acara […]

  • Survei ISS UIN Raden Fatah : Elektabilitas Dodi Reza Alex Paling Tinggi

    Survei ISS UIN Raden Fatah : Elektabilitas Dodi Reza Alex Paling Tinggi

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.320
    • 0Komentar

    Popularitas Bupati Muba dilingkungan mahasiswa PTN Islam terbesar di Sumsel tersebut mencapai 60 %.

  • Seniman Dulmuluk Bersiasat di era Pandemi

    Seniman Dulmuluk Bersiasat di era Pandemi

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 2.923
    • 0Komentar

    Selama masa pandemi, kreativitas dan aktivitas seniman hanya tersalurkan melalui daring. Absen berkesenian secara tatap muka selama masa pandemi membuat rasa rindu membuncah di dada para seniman. Termasuk pelaku seni di Palembang. Buncahan kerinduan itu tak pelak direspon Dewan Kesenian Palembang (DKP). Sebuah gagasan untuk bersilaturahmi di penghujung masa pandemi pun telah dilaksanakan. Tentu saja, […]

  • Cegah Karhutla, Sumsel Gandeng PTPN VII 

    Cegah Karhutla, Sumsel Gandeng PTPN VII 

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan menggandeng PT PN VII guna mencegah karhutla di Sumsel. Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru Menerima Direksi PT. Perkebunan Nusantara VII dalam rangka melaporkan kondisi PT. Perkebunan Nusantara VII, serta hubungan antara PT. Perkebunan Nusantara VII dengan Pemerintahan Daerah Provinsi Sumsel. Audiensi dihadiri langsung Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara VII Muhammad […]

  • Reaksi Pascavaksinasi COVID-19: Kebanyakan Hanya Pegal, Lapar, dan Ngantuk

    Reaksi Pascavaksinasi COVID-19: Kebanyakan Hanya Pegal, Lapar, dan Ngantuk

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 710
    • 0Komentar

    KOMISI Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) terus memantau pelaksanaan program vaksinasi COVID-19, termasuk mendengarkan laporan masyarakat. Hingga Rabu (20/1), Komnas KIPI mengatakan ada 30 laporan KIPI yang bersifat ringan dan tidak ada reaksi serius yang memerlukan perawatan intensif setelah tenaga kesehatan (nakes) mendapat vaksin COVID-19 pertama kali. Prof. DR Dr. Hindra Irawan Satari, […]

expand_less
WordPress Archive Menu WordPress plugin – Wpdock Menuar – Navigation Menu for Elementor Menuzord – Responsive Megamenu Meow! – Pet Care & Pet Shop Elementor WordPress WooCommerce Theme Mercado Pago for LatePoint (Payments Addon) Mercado Pro – Turn your WooCommerce into Multi Vendor Marketplace Mercadopago Payment gateway for Easy Digital Downloads Merchandiser – Clean, Fast, Lightweight WooCommerce Theme Merge – Personal Portfolio & Resume WordPress Theme Merk – Branding Solution & Advertising Agency Elementor Template Kit