Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Empat Pelajar, Satu Merah Putih, Kisah Paskibraka dalam Upacara Penurunan Bendera

Empat Pelajar, Satu Merah Putih, Kisah Paskibraka dalam Upacara Penurunan Bendera

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Upacara penurunan bendera selalu menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Di tengah barisan yang berdiri tegak dan suasana khidmat, ada anggota Paskibraka yang menjalankan tugas dengan ketelitian tinggi agar Sang Merah Putih turun dengan sempurna.

Prosesi di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026 memperlihatkan cerita menarik tersebut. Empat pelajar dari wilayah berbeda mendapat peran dalam rangkaian penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih.

Mereka membawa nama daerah masing-masing, tetapi menjalankan satu tugas yang sama di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur bertugas sebagai Komandan Kelompok 8. Ia memimpin jalannya formasi dalam prosesi utama penurunan bendera.

Sementara, Mirza Rafi Navazani, pelajar SMAN 1 Sintang asal Kalimantan Barat, menjalankan tugas sebagai pembentang bendera. Tugas tersebut menuntut ketepatan gerakan karena ia harus bekerja dalam satu rangkaian bersama petugas lainnya.

Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dari Nusa Tenggara Barat mendapat tugas sebagai pengerek bendera. Pelajar SMAN 1 Taliwang itu menjadi bagian penting dalam proses menurunkan Sang Merah Putih dari tiang utama.

Setelah bendera berhasil diturunkan, giliran Neeltje Deliana Insjowi Werimon dari Papua menjalankan tugas sebagai pembawa bendera. Ia membawa Sang Merah Putih menuju mimbar kehormatan untuk kemudian diserahkan kepada Presiden Prabowo.

Empat daerah dalam satu rangkaian

Keempat pelajar itu berasal dari daerah yang berbeda. Namun, tugas mereka bertemu dalam satu rangkaian yang sama.

Atanasius menjalankan komando. Mirza membentangkan bendera. Maharazthu mengerek bendera, sedangkan Neeltje membawanya menuju mimbar kehormatan.

Pembagian tugas itu membuktikan prosesi penurunan bendera tidak hanya mengandalkan satu petugas. Setiap anggota memiliki tanggung jawab sendiri dan harus menjalankannya pada waktu yang tepat.

Kesalahan kecil dapat mengganggu seluruh rangkaian. Oleh sebabitu, latihan dan kekompakan menjadi bagian penting dalam persiapan Paskibraka.

Kesempatan tersebut merupakan anugerah untuk empat pelajar terpilih itu setidaknya juga menjadi pengalaman yang tidak biasa. Mereka berdiri di halaman Istana Merdeka dan menjalankan salah satu tugas kenegaraan yang mendapat perhatian luas setiap peringatan Hari Kemerdekaan.

Apa tugas anggota Paskibraka saat penurunan bendera?

Paskibraka memiliki beberapa posisi dalam upacara, termasuk petugas yang berkaitan langsung dengan proses pengibaran maupun penurunan bendera.

Komandan Kelompok 8 bertugas memimpin kelompok sesuai rangkaian gerakan dan aba-aba yang telah ditentukan. Pembentang bertanggung jawab membentangkan bendera dengan posisi dan gerakan yang tepat.

Sementara itu, pengerek menjalankan proses menaikkan atau menurunkan bendera sesuai instruksi. Setelah bendera selesai diturunkan, pembawa bendera mengambil bagian dalam membawa Sang Merah Putih menuju tempat yang telah ditentukan.

Setiap posisi memiliki fungsi berbeda. Namun, semuanya harus bergerak dalam satu irama.

Itulah sebabnya latihan Paskibraka tidak hanya mengandalkan kemampuan individu. Mereka juga harus membangun kekompakan dengan anggota lain agar seluruh gerakan terlihat seragam dan terukur.

Merah Putih menyatukan perbedaan

Ada hal sederhana yang terlihat dari keempat pelajar tersebut.

Mereka datang dari Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Papua. Wilayah asal mereka berbeda, begitu pula latar belakang dan perjalanan masing-masing sebelum terpilih menjadi Paskibraka.

Namun, ketika menjalankan tugas di Istana Merdeka, identitas daerah itu bertemu dalam satu simbol.

Sang Merah Putih.

Bendera yang mereka jaga bukan hanya bagian dari perlengkapan upacara. Bagi Indonesia, Merah Putih menjadi simbol perjuangan, persatuan, dan kedaulatan negara.

Karena itu, setiap prosesi pengibaran dan penurunan bendera selalu memiliki suasana tersendiri. Ada penghormatan yang diberikan kepada bendera, tetapi ada pula pesan tentang bagaimana generasi muda mengambil bagian dalam menjaga simbol negara.

Tugas singkat dengan tanggung jawab besar

Prosesi penurunan bendera mungkin hanya berlangsung dalam waktu singkat. Namun, para anggota Paskibraka membutuhkan persiapan yang panjang untuk mencapai gerakan yang rapi dan seragam.

Mereka harus menghafal formasi, memahami aba-aba, menjaga posisi, serta mempertahankan konsentrasi selama berada di lapangan.

Tekanan juga tidak kecil karena tugas tersebut berlangsung dalam upacara kenegaraan dan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Pada akhirnya, Atanasius, Mirza, Maharazthu, dan Neeltje berhasil menyelesaikan tugas masing-masing dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih.

Presiden Prabowo kemudian menerima bendera yang telah diturunkan dan meletakkannya kembali di mimbar kehormatan.

Sebelum meninggalkan mimbar, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara yang telah mengikuti rangkaian peringatan sejak pagi hingga sore.

“Terima kasih atas pelaksanaan upacara yang tertib dan khidmat,” ujar Prabowo.

Prosesi pun berakhir.

Namun, kisah empat pelajar tersebut menunjukkan bahwa sebuah upacara kenegaraan tidak hanya berbicara tentang pejabat yang hadir atau seremoni yang berlangsung.

Ada anak-anak muda yang mendapat kepercayaan menjalankan tugas penting. Mereka datang dari berbagai penjuru Indonesia, menjalankan peran yang berbeda, lalu bertemu dalam satu rangkaian penghormatan kepada Merah Putih.

Empat pelajar, empat daerah, satu tugas.

Dan semuanya berakhir di bawah satu bendera yang sama. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Covid-19 Melonjak, Muba Terapkan PPKM Level IV, Rakor  dengan Menteri, Bupati Kedepankan Cara Humanis

    Covid-19 Melonjak, Muba Terapkan PPKM Level IV, Rakor  dengan Menteri, Bupati Kedepankan Cara Humanis

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 686
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin [Muba] menerapkan PPKM level IV terhitung pada Senin 26 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021 dengan mengedepankan sikap humanis. “Sejak jauh hari kita mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19 di Muba, kami telah menyediakan Rumah Sakit Darurat yang dapat menampung ratusan pasien,” ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex saat mengikuti video conference Rapat Koordinasi […]

  • Tidak Semua Menteri Ada Wakil, Posisi Wamen Hanya Yang Dibutuhkan

    Tidak Semua Menteri Ada Wakil, Posisi Wamen Hanya Yang Dibutuhkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 754
    • 0Komentar

    MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menjelaskan bahwa posisi wakil menteri (wamen) dalam beberapa kementerian memang ada secara kelembagaannya. Menurutnya, posisi wamen disiapkan untuk mengantisipasi perubahan situasi yang cepat, namun tidak berarti semua jabatan menteri harus ada wakil. “Wakil menteri memang kelembagaannya ada. Sebagian besar kementerian di perpres (peraturan presiden) kementeriannya itu memang ada posisi wakil […]

  • Gambo Muba Resmi Peroleh Sertifikat HAKI dan Hak Cipta

    Gambo Muba Resmi Peroleh Sertifikat HAKI dan Hak Cipta

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.014
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba -Produk Eco Fashion Gambo Muba yang berasal dari pengolahan limbah Getah Gambir yang di inisiasi Thia Yufada Dodi Reza, Selasa (23/5/2023) secara resmi mendapatkan sertifikat Hak Cipta dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang merupakan buah kerja keras banyak pihak dibawah komando Pj Bupati Apriyadi Mahmud. Hal ini diketahui saat Pembukaan Kegiatan Mobile […]

  • HUT ke -100, Pemadam Kebakaran Harus Mandiri

    HUT ke -100, Pemadam Kebakaran Harus Mandiri

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 861
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang-Pemadam kebakaran Kota Palembang harus mandiri dan menjadi dinas sendiri. Dengan demikian Pemadam Kebakaran dapat lebih konsentrasi melaksanakan tupoksinya tanpa terbebani tugas lainnya. Demikian diutarakan     pada pearingtan HUT ke-100 Pemadam Kebakaran, di Pelataran Benteng Kuto Besak Palembang,Rabu (28/3/2019). “Kita harus berkoordinasi dengan DPRD untuk perubahan nomenklatur agar mereka menjadi dinas tersendiri, sebab […]

  • Hotspot Karhutla Nasional Naik Jadi 18.065 Titik, Sumsel-Riau-Jambi Justru Turun

    Hotspot Karhutla Nasional Naik Jadi 18.065 Titik, Sumsel-Riau-Jambi Justru Turun

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Hotspot karhutla di Indonesia kembali meningkat pada 28 Agustus 2026. Data SiPongi Kementerian Kehutanan mencatat 18.065 titik, naik dari 14.788 hotspot sehari sebelumnya. Namun, kenaikan secara nasional itu tidak terjadi merata sebab di sejumlah wilayah di Sumatera justru terlihat adanya penurunan titik panas, termasuk Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi. Sumatera Selatan mencatat 1.036 hotspot […]

  • “UMKM Indonesia, Saatnya Dagang Global Pakai QRIS”

    “UMKM Indonesia, Saatnya Dagang Global Pakai QRIS”

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    PEPATAH  lama bilang “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian”, maka di era digital sekarang pepatahnya berubah jadi “scan-scan ke awal, transfer-transfer ke rekening”. Ya, begitulah kira-kira gambaran masa depan transaksi lintas negara dengan QRIS antarnegara dan Local Currency Transaction (LCT) yang sedang diuji coba Indonesia-Tiongkok. Sebagai penulis yang sering nongkrong di warung kopi sambil mendengar […]

expand_less
WordPress Archive Sputnik – Social Media Marketing Elementor Template Kit SquaDrone – Drone & UAV Business Square – Real Estate WordPress Theme Squareroot – WordPress Resume Theme Squares – Interactive Design Agency Portfolio WordPress Theme Squaretype – Modern Blog WordPress Theme Sørina – Creative Portfolio WordPress Theme Stack – Clean Responsive Bootstrap 4 Admin Dashboard Template Stack – Multi Purpose HTML with Page Builder StaffScout – Job Board and Employment WordPress Theme