Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Jelang Libur Nataru 2023, BNPB Siapkan Langkah Tingkatkan Kesiagaan & Mitigasi untuk Kurangi Dampak Kejadian Bencana

Jelang Libur Nataru 2023, BNPB Siapkan Langkah Tingkatkan Kesiagaan & Mitigasi untuk Kurangi Dampak Kejadian Bencana

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
  • visibility 717
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Jelang libur perayaan Natal dan pergantian tahun 2023 ke tahun 2024 (Nataru), BNPB mulai menyiapkan langkah peningkatan kesiapsiagaan dan mitigasi untuk mengurangi dampak kejadian bencana. Upaya ini salah satu upaya pemerintah dalam melindungi segenap bangsa dan masyarakat Indonesia.

Itu diungkap oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M saat menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Persiapan Menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Senin (11/12).

Suharyanto menjelaskan, untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi basah yang diprediksi akan terjadi hingga Februari 2024, BNPB mengimbau kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat Provinsi dan Kabupaten / Kota melalui Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2023 tentang Imbauan Dalam Rangka Antisipasi Kejadian Bencana Pada Masa Libur Natal 2023 dan Tahun Baru Tahun 2024.

“Kami mendorong pemda untuk menetapkan status siaga darurat, jadi sebelum terjadi bencana pemda bisa siap siaga dan agar dari pusat dapat memberikan bantuan sumber daya ke daerah,” ucap Suharyanto.

Surat edaran tersebut ditujukan untuk wilayah yang dilalui jalur mudik dengan wilayah tingkat kerawanan bencana seperti Provinsi Lampung, Bali dan Provinsi-provinsi yang ada di Pulau Jawa. Kemudian dalam rangka siaga darurat bencana libur natal dan tahun baru daerah diimbau untuk membuat pos komando, mempersiapkan rencana operasi dan menggelar peralatan.

BNPB juga merilis Peta Jalur Mudik Rawan Bencana yang dapat digunakan oleh masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk mengetahui tingkat kerawanan bencana pada wilayah yang dilalui dan menerjunkan tim BNPB untuk melakukan pendampingan di daerah.

“Peta rawan bencana banjir, rawan cuaca ekstrim dan rawan longsor, akan dibagikan ke masyarakat, ke pemda sehingga para pelaku perjalanan liburan akan paham (tingkat rawan bencananya) ketika sampai di daerah masing-masing,” ujarnya.

“Tim pemantau BNPB akan ke daerah untuk membantu pemda dan kementerian dan lembaga dalam rangka mensukseskan libur dan natal ini,” imbuh Suharyanto

Kesuksesan penggunaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dalam menangani kekeringan dan mengurangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tahun 2023 ini, akan diteruskan untuk mengurangi dampak dari tingginya curah hujan dalam beberapa bulan ke depan.

“Kerjasama dengan BMKG untuk menggunakan TMC terbukti ketika terjadi kekeringan dan El Nino tahun 2023, dengan kesiapan yang lebih cepat tidak terjadi karhutla yang signifikan. Pengalaman ini akan kami terapkan untuk menangani bencana hidrometeorologi basah ini,” ungkap Suharyanto.

“Akan memonitor perkembangan cuaca. Seandainya di jalur mudik dan tempat wisata maupun daerah tertentu yang mungkin akan datang hujan deras dan banjir, dengan TMC hujannya akan diperkecil atau dialihkan ke tempat lain,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kepala BNPB mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah untuk melakukan langkah antisipasi sesuai dengan karakteristik wilayahnya masing-masing.

“Mendorong pemda untuk antisipasi sesuai dengan klasifikasi karakteristik bencana daerahnya,” tutur Suharyanto

Adapun antisipasi yang dimaksud adalah bagi Kawasan Perkotaan untuk memastikan sistem drainase yang efektif dan bersih dari sampah dan manfaatkan sistem monitoring cuaca atau sistem peringatan dini untuk mendeteksi potensi hujan lebat. Kemudian kawasan berikutnya kawasan perbukitan. Agar mewaspadai retakan tanah kering yang rentan longsor saat terjadi hujan, menerapkan teknik konservasi tanah dan air serta pemeliharaan jalur hijau untuk mengurangi erosi dan longsor, merancang sistem drainase yang sesuai dengan topografi perbukitan.

Selanjutnya kawasan pegunungan, mewaspadai banjir lahar dingin saat hujan intensitas tinggi dan membersihkan pohon tumbang yang jatuh ke badan sungai di hulu agar tidak menjadi bendung alam. Berikutnya kawasan pesisir, waspadai potensi banjir rob, selalu memantau prediksi cuaca dan tinggi gelombang serta perbaiki dan rawat pelindung pantai untuk melindungi dari abrasi, banjir rob, dan gelombang tinggi.

Pada akhir paparan, Suharyanto mengungkap BNPB siap melaksanakan tugas kemanusiaan di kala sebagian masyarakat menjalankan libur bersama keluarga tercinta.

“Kita siap mendampingi dan siap siaga bagi masyarakat yang sedang melaksanakan libur ini. Mudah-mudahan libur ini berjalan lancar dan tidak terjadi bencana yang membuat masyarakat menjadi korban,” tutup Suharyanto.[***]/ril/foto : bnpb

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Konten Hoaks, WA Batasi Pengguna Penerus Pesan

    Tekan Konten Hoaks, WA Batasi Pengguna Penerus Pesan

    • calendar_month Rabu, 23 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta- Kebijakan WhatsApp untuk membatasi para pengguna meneruskan pesan hanya sebanyak lima kali didukung oleh Pemerintah Indonesia yang dinyatakan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Seorang pakar digital bernama Anthony Leong mengapresiasi langkah Rudiantara untuk meminimalisir konten negatif dan hoaks beredar di Indonesia. “Bagus, prinsipnya apresiasi untuk meminimalisir hoaks. Langkah ini masih tahapan meminimalisir, bukan menghilangkan. Para […]

  • 103 Tahun, Naik Kursi Roda, Tetap Berangkat Haji

    103 Tahun, Naik Kursi Roda, Tetap Berangkat Haji

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DERETAN bus mulai bersiap meninggalkan pelataran Hotel Makarem Haram View Suites, Madinah, Senin sore waktu Arab Saudi. Para jemaah haji Indonesia satu per satu naik membawa koper kecil dan tas perlengkapan ihram. Di tengah kesibukan itu, perhatian banyak orang tertuju pada seorang lansia yang duduk tenang di atas kursi roda. Namanya Mardijiyono. Namun para jemaah […]

  • Peran Pers di Era Informasi Digital, Siapa Menjaga Kebenaran Saat Semua Orang Bicara?

    Peran Pers di Era Informasi Digital, Siapa Menjaga Kebenaran Saat Semua Orang Bicara?

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Yang cepat belum tentu tepat, yang ramai belum tentu layak HARI  ini, kita hidup di era informasi digital yang bergerak sangat cepat. Arus informasi datang tanpa henti, namun tidak semuanya melalui proses verifikasi informasi yang memadai. Di tengah banjir informasi digital ini, masyarakat dihadapkan pada dua pilihan percaya dengan cepat, atau menunggu dengan sadar. Masalahnya, […]

  • Persiapan Tuan Rumah MTQ ke-30 Tingkat Provinsi Sumsel di Muba

    Persiapan Tuan Rumah MTQ ke-30 Tingkat Provinsi Sumsel di Muba

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 928
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi Mahmud MSi diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Muba H Yudi Herzandi SH MH melakukan peninjauan kesiapan lokasi pelaksanaan MTQ ke-30 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024, di Kota Sekayu, Jumat (8/3/2024). Disela peninjauan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah […]

  • Jepang Panggil ‘Jeriyo’ Sekayu, Tapi Ada Satu Rahasia!

    Jepang Panggil ‘Jeriyo’ Sekayu, Tapi Ada Satu Rahasia!

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.793
    • 0Komentar

    JERIYO Perdinan mengibas-ngibas koper kecilnya di halaman BLK Sekayu. Matahari pagi menyinari halaman, tapi semangat Jeriyo lebih terang daripada lampu stadion waktu final Piala Dunia. “Eh, Jeriyo! jangan cuma bawa koper, bawa otak juga!” teriak Sensei Zulfikar dari jauh.Jeriyo ketawa sambil menjawab, “Tenang, sensei! Otak ku sudah full charge, lengkap sama Wi-Fi dan paket data […]

  • Perayaan Natal Diingatkan Jangan Jadi Klaster Baru Covid-19, Patuhi Protkes

    Perayaan Natal Diingatkan Jangan Jadi Klaster Baru Covid-19, Patuhi Protkes

    • calendar_month Sabtu, 12 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba menghimbau perayaan Natal 2020 jangan menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19 sehingga perlu mematuhi protokol kesehatan [protokes] bagi yang merayakannya. “Tak dapat dipungkiri selama pandemi COVID-19 ini kita harus menyesuaikan diri menjaga jarak dan selalu memakai masker ketika beraktifitas terutama ketika beribadah,” Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex, Tanpa terkecuali pada Perayaan […]

expand_less
WordPress Archive Merge – Personal Portfolio & Resume WordPress Theme Merk – Branding Solution & Advertising Agency Elementor Template Kit Merope – Photography WordPress Theme Mersal – One Page MultiPurpose WordPress Theme Merto - Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Messenger chat support WordPress Plugin MetaFans - Community & Social Network BuddyPress Theme MetaMax – SEO and Marketing WordPress Theme MeToy – Toys Craft Industry Elementor Template Kit Metro – A Theme for vBulletin 4 and 5