Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Potensi Ekonomi Mangrove Indonesia, Bisa Jadi Sumber Cuan Hijau

Potensi Ekonomi Mangrove Indonesia, Bisa Jadi Sumber Cuan Hijau

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemulihan ekosistem mangrove kini tidak lagi dipandang hanya sebagai upaya menjaga lingkungan, tetapi juga sebagai peluang ekonomi baru melalui pengembangan ekonomi hijau dan pasar karbon.

Pemerintah melihat kawasan mangrove memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat ganda, yakni memperkuat perlindungan pesisir sekaligus membuka sumber pendapatan bagi masyarakat yang terlibat dalam menjaga ekosistem tersebut.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat baru- bari ini di Bali mengatakan, kemampuan mangrove dalam menyerap karbon menjadi salah satu peluang ekonomi yang dapat dikembangkan ke depan.

“Saat ini emisi global terus meningkat akibat aktivitas ekonomi. Karena itu diperlukan upaya untuk mengurangi karbon. Salah satunya melalui penyerapan karbon oleh ekosistem seperti mangrove,” ujar Jumhur

Menurut dia, kemampuan mangrove dalam menyerap karbon menjadikan ekosistem pesisir tersebut memiliki nilai strategis dalam menghadapi perubahan iklim. Selain manfaat ekologis, upaya pemulihan mangrove juga berpotensi menciptakan lapangan kerja hijau bagi masyarakat sekitar.

Melalui skema perdagangan karbon, kawasan mangrove yang dipulihkan dapat menghasilkan nilai ekonomi dari karbon yang tersimpan. Masyarakat lokal yang terlibat dalam penanaman dan pemeliharaan mangrove juga berpeluang mendapatkan manfaat dari aktivitas ekonomi tersebut.

“Lalu ketika karbon itu dijual, pekerja di lapangan dan warga lokal juga akan mendapatkan benefit sharing dari hasil penjualan karbon tersebut. Jadi menanam mangrove adalah kegiatan yang menguntungkan,” kata Jumhur.

Selama ini, kegiatan rehabilitasi mangrove masih banyak didukung oleh pemerintah. Namun ke depan, KLH/BPLH mendorong keterlibatan dunia usaha dan investor agar pemulihan lingkungan dapat berkembang menjadi bagian dari ekonomi berkelanjutan.

Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki juga mendorong pengembangan perdagangan karbon di kawasan mangrove dengan melibatkan masyarakat agar manfaat ekonomi dari pengelolaan lingkungan dapat kembali dirasakan warga sekitar.

“Kami mendorong banyak skema perdagangan karbon di kawasan mangrove yang melibatkan masyarakat sehingga manfaatnya juga kembali kepada masyarakat,” ujar Rohmat.

Dengan potensi penyerapan karbon dan keterlibatan masyarakat pesisir, mangrove diproyeksikan menjadi salah satu aset ekonomi hijau Indonesia. Ke depan, pemulihan kawasan mangrove tidak hanya menjadi langkah menjaga lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Hijau Terus Digalakkan

    Industri Hijau Terus Digalakkan

    • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.193
    • 0Komentar

    PENGEMBANGAN industri hijau terus didorong dengan melaksanakan pembangunan rendah karbon . Hal itu juga menjadi isu utama dalam agenda Presidensi G20 Indonesia, yaitu transisi energi berkelanjutan. Untuk mewujudkan ekonomi hijau dan mencapai target pembangunan rendah karbon, Kemenperin telah melakukan berbagai upaya strategis. Salah satunya, rutin menggelar penganugerahan Penghargaan Industri Hijau sejak 2010. Dan juga, penyusunan […]

  • Wah .., Ada Program Pengungkapan Sukarela dari Ditjen Pajak, Apa Itu ?, Baca & Pahami !!

    Wah .., Ada Program Pengungkapan Sukarela dari Ditjen Pajak, Apa Itu ?, Baca & Pahami !!

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    MELALUI kegiatan Audiensi bersama Walikota Palembang, Ditjen Pajak (DJP) Kanwil Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung (Sumsel Babel) sengaja menyampaikan salah satu program pelayanan kepada Wajib Pajak (WP) yang saat ini telah dijalankan, yakni Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Diketahui, PPS merupakan program yang memberikan kesempatan kepada WP untuk melaporkan atau mengungkapkan kewajiban perpajakan yang belum […]

  • FKUB Diminta Aktif Cegah Tangkal Potensi Konflik Antar Umat Beragama di Sumsel

    FKUB Diminta Aktif Cegah Tangkal Potensi Konflik Antar Umat Beragama di Sumsel

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.158
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan, H Herman Deru menyambut audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel di Ruang Tamu Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (19/11/20). Dalam audinesi ini, Ketua FKUB Sumsel, KH. Mal’an Abdullah didampingi sejumlah pengurus lainnya menyampaikan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) FKUB yang dilakukan pada 2-5 November 2020 lalu. Ia mengatakan, FKUB harus memaksimalkan […]

  • IRONI

    IRONI

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.800
    • 0Komentar

      Ironi… Saat matahari masih terbit dari timur, namun manusia disfungsi semakin menjamur. Saat dunia masih memperlihatkan rotasi, namun nalar dan nurani sudah mati. Saat semua ksatria sedang mempersiapkan perang, pemalas masih saja bangun siang. Ironi… Saat diskusi sudah hampir hilang, sindrom game online semakin terang benderang. Saat buku-buku ilmiyah dibandrol mahal, budaya kopi paste […]

  • Rokok Ilegal Terus Diburu, dari Tanpa Pita Cukai hingga Pita Palsu, Ini Ciri yang Perlu Diwaspadai

    Rokok Ilegal Terus Diburu, dari Tanpa Pita Cukai hingga Pita Palsu, Ini Ciri yang Perlu Diwaspadai

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Peredaran rokok ilegal masih menjadi perhatian serius, lantaran tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan cukai, tetapi juga berdampak pada penerimaan negara dan persaingan usaha. Oleh karena itu, pengawasan dilakukan dari pasar hingga jalur distribusi barang. Sejumlah operasi yang dilakukan Bea Cukai di berbagai daerah membuktikan pelanggaran cukai masih ditemukan dengan bentuk berenaka […]

  • Sejak 1950 Jadi Rumah Orang Aceh di Perantauan, Taman Iskandar Muda Kini Buka Jalan bagi Talenta Muda

    Sejak 1950 Jadi Rumah Orang Aceh di Perantauan, Taman Iskandar Muda Kini Buka Jalan bagi Talenta Muda

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sejak berdiri pada 24 Agustus 1950, Taman Iskandar Muda menjadi wadah yang menyatukan masyarakat Aceh di perantauan. Kini, organisasi tersebut didorong membuka ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, gagasan, dan talenta mereka. Pesan itu disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) […]

expand_less
WordPress Archive Dastak – A Small Business Responsive Theme Data Table Addon for Elementor Database Cleaner By Meow Apps Database for Contact Form 7 Dataload – Data Science & Analytics Elementor Template Kit Datamatix – Data Science & Analytics WordPress Theme Datapro – Creativ Agency Elementor Template Kit DateBook – Dating WordPress Theme Datera – Online Dating Mobile App Landing Elementor Template Kit Dating App – web version, iOS and Android apps